Tugas Berat Itu Meneken Surat Pemecatan

Metropolis

Kapolda Sumut Satu Jam di Sumut Pos

Di sela kesibukannya, secara khusus Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Wisjnu Amat Sastro SH hadir di Graha Pena Jalan Sisingamangraja Km 8,5 Medan Amplas, kantor Harian Sumut Pos. Dalam kunjungan berdurasi satu jam tersebut, Wisjnu menguak agenda Polda Sumut dalam waktu dekat ini.


Kedatangan Wisjnu bersama rombongan, langsung disambut Pimpinan Umum/Pemimpin Redaksi Sumut Pos Zul kifli Tanjung, Wakil Pemimpin Redaksi Pandapotan MT Siallagan dan Hirzan, Redaktur Pelaksana Faliruddin Lubis, dan Asisten Kordinator Liputan Laila Azizah.

Wisjnu hadir sekira pukul 12.00 WIB dan langsung menebar senyum saat memasuki lobi gedung Graha Pena Medan. Seluruh staf iklan dan pemasaran yang berada di ruang itu pun langsung menyalami sang jenderal dan menyempatkan momen itu fotobersama. Usai bercanda dengan staf-staf Sumut Pos di lobi, Wisjnu langsung diajak naik ke lantai tiga.

Selama berjalan naik ke lantai tiga, Wisjnu yang didampingi Zulkifli Tanjung, mengatakan, saat ini Polda Sumut sedang memprioritaskan pengamanan menjelang Natal dan Tahun Baru. “Kita kan pengayom, pelindung bagi masyarakat agar merasa aman dan nyaman. Menjelang Natal dan Tahun Baru kita prioritaskan pengamanan dengan melaksanakan operasi Zebra. Ini kita lakukan untuk menurunkan angka kecelakaan dan tertib berlalu lintas agar jalan menjadi lancar aman dan nyaman,” kata Wisjnu.

Wisnu juga mengatakan, pengamanan tersebut juga untuk menekan angka kejahatan menjelang Natal dan Tahun Baru. “Jadi di setiap pusat perbelanjaan dan persimpangan kita telah siapkan personel untuk mengantisipasi pelaku-pelaku kejahatan beraksi,” ujar Wisjnu sambil melangkah ke lantai tiga dan melihat ruang kerja awak redaksi.
“Kalau siang gini sunyi ya?” cetus Wisjnu.

“Untuk di lantai tiga ini, Pak, sore baru ramai. Ya, setelah para wartawan pulang dari mencari berita di lapangan. Di sinilah berita yang dicari wartawan itu diolah untuk diterbikan dan untuk cetaknya ada di lantai satu,” terang Zulkifli Tanjung.

Setelah itu, Wisjnu dan rombongan dipersilakan memasuki ruang pertemuan. Sebelum mempersilahkan duduk, Zulkifli Tanjung memperkenalkan beberapa koran yang satu grup dengan Sumut Pos sambil menunjukkan bingkai bergambar koran yang dipajang di dinding ruangan.

Dalam suasana penuh keakraban itu Wisjnu mengatakan, peran media sangat penting untuk menciptakan suasana kondusif aman dan nyaman. Apabila ada kritikan atau saran kepada kepolisian khususnya Polda Sumut, Wisjnu siap menerima kritik dan koreksi dari media. “Untuk kritik membangun kita siap menerima demi kebaikan bersama serta menjaga situasi aman dan  kondusif,” katanya.

Dalam perbicangan kemarin, Wisjnu mengakui kalau kerja Polda Sumut belum sempurna. “Kita memang belum bisa melayani permintaan masyarakat sepenuhnya. Tapi bukan berarti kita diam, kita akan tetap berupaya semaksimal mungkin dalam melayani masyarakat. Maka, dengan adanya informasi dari media, masyarakat bisa menilai kinerja polisi,” ujar Wisjnu.

Karena itu, Wisjnu mengaku butuh waktu, tenaga, dan pikiran. Caranya dengan grand strategy yakni membangun kepercayaan (trust building) dan kini melanjutkannya dengan membangun kemitraan (partnership building) dengan semua pihak.

Saat disinggung perkerjaan apa yang paling berat selama bertugas di Polda Sumut, Wisjnu mengaku perkerjaan yang paling berat adalah meneken surat pemecatan anggota. “Ya, saya harus berpikir jernih dan mohon petunjuk kepada Tuhan. Ini sangat sulit, beban hati saya harus benar-benar terima apa yang sudah saya lakukan,” aku Wisjnu.
Begitulah, pertemuan kemarin memang berjalan dengan cair. Perbincangan pun tidak hanya terfokus pada satu tema. Semua mengalir, mulai dari kerja hingga hal-hal yang sedikit pribadi seperti tugas terberat tadi. Tanpa terasa satu jam berlalu. Wisjnu dan rombongan pun permisi sembari memberikan plakat untuk Sumut Pos yang diterima Zulkifli Tanjung. (mag-5)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *