USU Bantu Jaga Kesuburan Tanah Petani di Batubara

Pendidikan Sumatera Utara

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Universitas Sumatera Utara (USU) terus menunjukkan tanggung jawabnya sebagai pendidik di tengah-tengah masyarakat, seperti pelaksanaan pengabdian masyarakat di Desa Lubuk Cuik, Batubara, Sabtu (28/8/2021). USU memberikan pelatihan untuk menaikkan kesuburan tanah dan memberikan pelatihan kepada petani untuk membuat pupuk organik.

Pengabdiaan masyarakat yang didanai oleh dana Abdimas Talenta USU tahun 2021 dilaksanakan oleh Prof Ir T Sabrina M.AgrSc, Ph.D, Dr Mariani Sembiring SP MP dan Dr T Irmansyah SP MP. Kehadiran Tim USU ini langsung disambut oleh Ketua Koperasi Berkah Abdi Jaya, Hamdan dan Pengawas Koperasi Dr Ahmad Fauzi serta Ketua PokTan, Saimun dan Ketua Gapok Tan, Kamsir serta 27 anggota koperasi yang hadir dan turut dihadiri sejumlah mahasiswa USU.


Prof Sabrina menyampaikan, kehadiran Tim USU dalam pengadian masyarakat di Desa Lubuk Cuik untuk melatih kelompok tani membuat BioVermi, yang merupakan pupuk organic vermin kompos yang diperkaya dengan mikroba bermanfaat. “Hasil dari analisis tanah lahan cabai petani di Lubuk Cuik, bahwa selama ini tidak pernah dilakukan penilaian kesuburan tanah. Petani memberikan pupuk berdasarkan pengalaman bercocok tanam, alasan inilah kami dari USU hadir untuk memberikan pemaparan dan pemahaman tentang tata cara mempertahankan kesuburan tanah,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sabrina juga memaparkan tentang tata cara kesuburan tanah dan menjaga kehilangan hara dari dalam tanah. “Kami juga membantu Pupuk organik cair (POC) yang dihasilkan oleh petani dihantarkan oleh tim USU ke laboratorium terakreditasi untuk diiktirafkan/dikenali kandungan di dalamnya,” katanya.

Di tempat yang sama, Saimun mengakui selama ini tidak pernah ada penilaian keseburan tanah, petani hanya memberikan pupuk berdasarkan pengalaman bercocok tanam saja. “Saya berharap, dengan kehadiran Tim USU dalam pendidikan ke masyarakat ini kami para petani di Lubuk Cuik ini bisa meningkatkan pengetahuan dalam mengolah kesuburan tanah yang ada ini,” ucapnya.

Dalam sambutannya, Hamdan menyambut baik maksud dan tujuan pengabdian ini dan berharap koperasi dapat menghasilkan produk yang dapat meningkatkan penghasilan koperasi.

Koperasi PT Berkah Abadi Jaya didirikan pada awal tahun 2021 beranggotakan 24 orang yang sebahagian besar adalah petani cabai dengan visi menjadi koperasi kuat,unggul dan mampu mensejahterakan seluruh anggota dan masyarakat.

Seperti diketahui bahwa Desa Lubuk Cuik merupakan salah satu sentra cabai merah di daerah Sumatera Utara. Luas areal pertanaman cabai di daerah tersebut seluas 1.092 ha, total produksi cabai pada tahun 2020 sebanyak 11.150 ton. (adz)

loading...