Vaksin Pfizer Mulai Beredar di Medan, Bobby: Realisasi Target Vaksinasi Capai 65,25 Persen

Metropolis

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution menyebutkan, saat ini Pemko Medan semakin masif dalam melaksanakan kegiatan vaksinasi massal. Karena itu, capaian target vaksinasi Covid-19 di Kota Medan terus mengalami peningkatan.

TINJAU: Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Berani Serbu di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia, Sabtu (23/10).

Menurut Bobby, saat ini tercatat realisasi target vaksinasi Covid-19 di Kota Medan telah mencapai 65,25 persen dari total 1,9 juta warga Kota Medan yang ditargetkan sebagai penerima vaksin atau yang memenuhi syarat untuk divaksinasi.


Hal itu dikatakan Bobby, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Berani Serbu di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia, Jalan Mangkubumi Medan, Sabtu (23/10) lalu. Vaksinasi tersebut, digelar atas kerja sama Generasi Muda Keluarga Besar FKPPI Sumut dan Imigrasi Kelas I TPI Polonia.

“Dari target 1,9 juta lebih yang bisa divaksinasi di Medan, saat ini sudah 65,25 persen capaian vaksinasi kita,” ungkap Bobby, dalam vaksinasi yang menargetkan cakupan 1.000 vaksin tersebut.

Ke depannya, lanjut Bobby, jika Kementerian Kesehatan RI telah memberikan izin agar anak n

di bawah 12 tahun dapat divaksinasi Covid-19, maka jumlah target 1,9 juta jiwa yang masuk dalam kategori memenuhi syarat penerima vaksinasi tersebut, secara otomatis akan bertambah. Sedikitnya, jumlah itu akan bertambah menjadi 2 juta jiwa.

“Tentunya target ini bisa bertambah menjadi 2 juta, jika umur di bawah 12 tahun diperbolehkan divaksinasi. Karena itu, kami masih menunggu dan akan mengikuti arahan dari Kementerian Kesehatan,” jelasnya, seraya menginformasikan, vaksin yang disuntikkan adalah vaksin Pfizer.

Dengan kata lain, selain Sinovac, saat ini Kota Medan juga telah memiliki vaksin jenis Pfizer. Harapannya dengan adanya kedua jenis vaksin ini, target vaksinasi Covid-19 di Kota Medan bisa semakin cepat tercapai.

“Kami berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi, agar kekebalan kelompok atau herd immunity segera terbentuk, dan pemulihan di segala sektor lebih mudah dilaksanakan,” harap Bobby.

Berdasarkan pantauan, setibanya di Kantor Imigrasi, Wali Kota Medan bersama Ketua Umum GMKB FKPPI Sandy Mandela Simanjuntak, dan Plt Kepala Divisi Keimigrasian Betni Humiras Purba, langsung meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga berbincang dengan tenaga kesehatan dan masyarakat yang akan disuntik vaksin dosis pertama jenis Pfizer tersebut.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Shandy mengatakan, GMKB FKPPI ikut berperan dalam pemulihan kondisi Indonesia. Di Sumut khususnya Kota Medan, merupakan provinsi kelima yang menyelenggarakan kegiatan vaksinasi massal tersebut.

Shandy menjelaskan, GMKB FKPPI memiliki target untuk dapat menyuntikkan vaksin kepada 25.000 orang se-Indonesia.

“Kami menilai urusan Covid-19 bukan hanya urusan pemerintah, tapi kita semua. Karena itu, kami ikut berpartisipasi untuk pemulihan kondisi ekonomi. Kami targetkan se-Indonesia, penyuntikan 25.000 dosis pertama, dan 25.000 dosis kedua, jadi total 50.000 dosis,” pungkasnya. (map/saz)

loading...