Wali Kota Jamin e-KTP Selesai April

Metropolis

MEDAN-Wali Kota Medan Rahudman Harahap menjamin pelaksaaan program kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) selesai April mendatang, sesuai target yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Menurut informasi dari camat dalam satu hari sebanyak 500 wajib e-KTP dapat dilayani.  Apabila bisa dilayani seperti itu maka tenggang waktu 30 April dapat tercapai,” kata Rahudman didampingi Wakil Wali Kota HT Dzulmi Eldin, saat melakukan kunjungan ke kantor Camat Medan Barat, pekan lalu.
Dalam kunjungan itu, Rahudman ingin melihat sejauh mana pencapaian pelaksanaan program e-KTP.


Seperti diketahui, pemerintah pusat menargetkan pelaksanaan e-KTP secara nasional rampung 30 April 2012. Di Medan, capaian target proses pelaksanaan e-KTP masih 33,53 persen atau 727.668 jiwa dari jumlah wajib KTP sebanyak 2.170.400 jiwa.

Selain itu, Rahudman juga melihat sarana dan prasarana e-KTP yang ada di kantor camat dan kehadiran petugas entri data. Kunjungan yang diterima langsung oleh Camat Medan Barat Syahrul Effendi Rambe, capaian target pelaksanaan e-KTP di Medan Barat mencapai 44,59 persen atau 38.312 jiwa dari jumlah 85.918 penduduk yang wajib e-KTP.

Setelah itu, Rahudman melihat proses belajar dan mengajar di SD Pertiwi yang berada di depan kantor Camat Medan Barat, wali kota merasa bangga dengan Yayasan Pertiwi, dia menilai proses belajar dan mengajarnya, serta para guru, orangtua murid serta komite sekolah terjalin suatu sinergitas, dan inilah menjadi modal untuk memajukan mutu pendidikan di Kota Medan.

“Yayasan ini cukup baik dan bertaraf internasional, kita melihat proses belajar dan mengajarnya, para guru, orangtua murid serta komite sekolah terjalin suatu sinergitas, ini menjadi modal bagi kita untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Medan,” ungkapnya.

Ketua Komisi A DPRD Medan, Ilhamsyah mengatakan kalau alat lengkap dan sistem jaringan tetap online target dapat tercapai sesuai dengan komitmen Wali Kota Medan.

“Dewan sudah mewanti-wanti Pemko Medan jangan terlampau menargetkan bulan April akan selesai,” ucapnya.

Menurutnya, Pemko Medan harus segera memperbaiki sistem agar tidak menjadi bomerang. Dimana, program ini tidak akan tercapai seperti apa yang diharapkan yang dapat dilihat kesiapan operator ditambah lagi amburadulnya sistem undangan kepada penduduk untuk menghadiri entri data sehingga ada yang belum menerima undangan sampai sekarang.

“Semakin yakin ketika peralatan e-KTP yang belum lengkap. Jadi kami menilai program ini terlalu dipaksakan,” ucapnya.
Apabila program ini tetap dilaksanakan, lanjut Ilhamsyah, ke depan Pemko diminta untuk melakukan kajian lebih mendalam mengenai kelengkapan peralatan e-KTP agar program ini benar-benar terlaksana sesuai target.

“Undangan ke penduduk juga harus diperhatikan lagi selain persoalan alat. Kajian Pemko harus lebih mendalam agar saat dilanjutkan tahun depan, bisa terlaksana sesuai target,” pungkasnya.(adl)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *