27 C
Medan
Friday, January 16, 2026

Rangkul Alumni Timur Tengah Guna Sukseskan Pemulihan Pascabencana Berbasis Masjid

ACEH TAMIANG, SumutPos.co– Perkuat silaturahim untuk penanganan pascabencana di Aceh adalah salah satu upaya guna mempercepat pemulihan. Sebagaimana dilakukan Pembina Laznas AQL Peduli Ustad Bachtiar Nasir menjalin pertemuan dengan para Alumni Timur Tengah di Aceh Tamiang, Langkat, dan Langsa.

“Sekarang saya bersilaturahmi dengan para alumni Timur Tengah yang ada di Aceh Tamiang, Langkat dan Langsa. Saya berpikir, dengan adanya jalinan silaturahmi ini, akan menambah energi menjadi lebih besar,” kata KH Bachtiar Nasir yang juga Ketua Umum Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia, Kamis (15/1/2026).

KH Bachtiar Nasir yang biasa disapa UBN menyampaikan, kunjungannya ke Aceh Tamiang sekaligus untuk memantau sejumlah posko bantuan kemanusian Laznas AQL Peduli yang memiliki Program Pemulihan Pascabencana Berbasis Masjid. Maka, sangat penting baginya untuk terus bersama dengan para Alumni Timur yang ada di Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, IDI, dan Aceh Utara agar dapat bergerak bersama-sama demi pemulihan pascabencana di Aceh.

“Alhamdulillah, kami bersilaturahmi dengan Ustad Marwan, saya sebelumnya belum pernah bertemu. Semoga pertemuan ini memperkuat silaturahmi kita, dan sama-sama membangun sinergitas demi pemulihan pascabencana Aceh,” katanya.

Lebih lanjut, UBN menyampaikan, pada pertemuan silaturahmi para alumni Timur Tengah di Aceh Tamiang ini, secara pribadi dapat dirasakan seperti pertemuan di dalam rumah sendiri. Sebab, pertemuan ini membuat suasana semakin dekat dan semangat untuk menggairahkan dakwah akan bertambah energinya menjadi lebih besar lagi.

“Saya merasa mendapatkan energi besar dalam silaturahmi ini, sebab saya bertemu dengan Alumni Timur Tengah yang ada di Aceh Tamiang dan para penggiat dakwah lainnya. Saya merasa diringankan dalam menggairahkan dakwah di sini, kedepannya saya piker sudah perlu lagi mendatangkan bantuan-bantuan yang lebih banyak lagi untuk mendukung dakwah di Aceh,” ujarnya.

Ke depan, UBN mengingatkan, khusus di Aceh, paling penting adalah bagaimana memperkuat spiritual dan kekuatan moral serta mental ke masyarakatnya. Sehingga dalam pencapaian kehidupan kemasyarakatan bisa memberikan dampak sosial dan ekonomi yang lebih baik lagi.

“Maka dengan ini kami mengajak para Alumni Timur Tengah di Aceh untuk sama-sama bergerak melaksanakan pemulihan pascabencana berbasis masjid, dengan begitu kekuatan spiritual, moral dan mental masyarakatnya akan menghadirkan kebaikan kepada kehidupan sosial dan ekonomi di masa depan,” pungkasnya. (adz)

ACEH TAMIANG, SumutPos.co– Perkuat silaturahim untuk penanganan pascabencana di Aceh adalah salah satu upaya guna mempercepat pemulihan. Sebagaimana dilakukan Pembina Laznas AQL Peduli Ustad Bachtiar Nasir menjalin pertemuan dengan para Alumni Timur Tengah di Aceh Tamiang, Langkat, dan Langsa.

“Sekarang saya bersilaturahmi dengan para alumni Timur Tengah yang ada di Aceh Tamiang, Langkat dan Langsa. Saya berpikir, dengan adanya jalinan silaturahmi ini, akan menambah energi menjadi lebih besar,” kata KH Bachtiar Nasir yang juga Ketua Umum Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia, Kamis (15/1/2026).

KH Bachtiar Nasir yang biasa disapa UBN menyampaikan, kunjungannya ke Aceh Tamiang sekaligus untuk memantau sejumlah posko bantuan kemanusian Laznas AQL Peduli yang memiliki Program Pemulihan Pascabencana Berbasis Masjid. Maka, sangat penting baginya untuk terus bersama dengan para Alumni Timur yang ada di Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, IDI, dan Aceh Utara agar dapat bergerak bersama-sama demi pemulihan pascabencana di Aceh.

“Alhamdulillah, kami bersilaturahmi dengan Ustad Marwan, saya sebelumnya belum pernah bertemu. Semoga pertemuan ini memperkuat silaturahmi kita, dan sama-sama membangun sinergitas demi pemulihan pascabencana Aceh,” katanya.

Lebih lanjut, UBN menyampaikan, pada pertemuan silaturahmi para alumni Timur Tengah di Aceh Tamiang ini, secara pribadi dapat dirasakan seperti pertemuan di dalam rumah sendiri. Sebab, pertemuan ini membuat suasana semakin dekat dan semangat untuk menggairahkan dakwah akan bertambah energinya menjadi lebih besar lagi.

“Saya merasa mendapatkan energi besar dalam silaturahmi ini, sebab saya bertemu dengan Alumni Timur Tengah yang ada di Aceh Tamiang dan para penggiat dakwah lainnya. Saya merasa diringankan dalam menggairahkan dakwah di sini, kedepannya saya piker sudah perlu lagi mendatangkan bantuan-bantuan yang lebih banyak lagi untuk mendukung dakwah di Aceh,” ujarnya.

Ke depan, UBN mengingatkan, khusus di Aceh, paling penting adalah bagaimana memperkuat spiritual dan kekuatan moral serta mental ke masyarakatnya. Sehingga dalam pencapaian kehidupan kemasyarakatan bisa memberikan dampak sosial dan ekonomi yang lebih baik lagi.

“Maka dengan ini kami mengajak para Alumni Timur Tengah di Aceh untuk sama-sama bergerak melaksanakan pemulihan pascabencana berbasis masjid, dengan begitu kekuatan spiritual, moral dan mental masyarakatnya akan menghadirkan kebaikan kepada kehidupan sosial dan ekonomi di masa depan,” pungkasnya. (adz)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru