ACEH TIMUR, SumutPos.co– Peringati Isra Mikraj di Aceh Timur, AQL Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Peduli menyerahkan tujuh ekor sapi kepada Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al Farlaky. Penyerahan tujuh ekor sapi ini guna persiapan acara peringatan pelaksanaan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dan meugang puasa bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Tujuh ekor sapi yang baru diserahkan secara simbolis, terdiri dari lima ekor untuk menyambut hari meugang puasa dan dua ekor untuk peringatan Isra Mikraj di desa pedalaman Aceh Timur. “Program bantuan tujuh ekor sapi ini didistribusikan melalui bupati sebanyak lima ekor, dan dua ekor lagi akan dipotong untuk acara Isra Mikraj oleh warga Gampong (Desa) Batu Sumbang, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur,” kata Ketua Pembina AQL Laznas Peduli Ustadz Bachtiar Nasir atau yang akrab disapa UBN usai serah terima bantuan tujuh ekor sapi jantan, Jumat 16 Januari 2026.
“Malam ini diselenggarakan peringatan Isra Mikraj di Batu Sumbang. AQL Laznas Peduli bekerja sama dengan warga setempat memasak nasi dan daging sapi untuk makan bersama seluruh warga Gampong Batu Sumbang,” imbuh UBN.
UBN menjelaskan, tim AQL Laznas Peduli juga sudah merealisasikan anggaran untuk pembangunan empat unit meunasah darurat pascabanjir di Aceh Timur, hingga kini masih menunggu lokasi yang disiapkan untuk dibangun. Kemudian, AQL Laznas Peduli sudah menyumbang Musaf (Al Quran) sebanyak 2.800 eksemplar.
“Kami mengajak warga Aceh Timur untuk menulis dan menebalkan Al Quran sampai khatam. Al Quran ini bukan Al Quran biasa, satu jus satu buku dan ini adalah Al Quran khusus yang sangat istimewa dari fungsi untuk menghafalkan dan harga. Kami meyakini, penulisan wahyu Allah SWT tersebut juga berfungsi sebagai program healing dan terbuka keberkahan dari langit. AQL Laznas Peduli akan menyiapkan 500 eksemplar Al Quran khusus tulis tebal dengan anggaran Rp250 juta untuk ditulis tebal. Banyak yang terbukti sembuh dari penyakit penyakit batin,” ucap UBN.
Lebih lanjut, UBN juga menyampaikan rencana akan melaksanakan pengadaan boat kayu serta mobil ambulance. Selain itu, mobil untuk transportasi siswa di sekolah-sekolah yang terisolir seperti wilayah Pantai Bidari dan Simpang Jernih.
“Untuk boat sudah siap anggarannya sebanyak lima unit. Kami sudah bertemu dengan ahli pembuat boat dan proses pembuatannya memakan waktu selama satu bulan di Desa Batu Sumbang,” tuturnya.
Mengenai sekolah darurat yang disampaikan Bupati Aceh Timur memerlukan seragam, sepatu dan alat tulis, UBN menyatakan, saat ini AQL Laznas Peduli sedang mempersiapkan program school kits (paket perlengkapan sekolah), dan AQL Laznas Peduli segera membuka posko di wilayah Peureulak agar konsentrasi bantuan lebih efektif. “Pak bupati akan menugaskan timnya untuk membantu realisasi pembukaan posko tersebut,” katanya.
Saat disinggung mengapa, AQL Laznas Peduli memilih Aceh Timur, UBN menceritakan, tim AQL Laznas Peduli datang ke Gampong Batu Sumbang perbatasan Aceh Tamiang-Aceh Timur. Saat melihat kondisinya, ternyata desa tersebut jaraknya lebih jauh dari Kota Medan, maka di sana kurang mendapatkan perhatian atau bantuan dari pemerintah maupun relawan.
Meskipun, Aceh Tamiang kondisi kerusakannya sangat berat, tapi Aceh Timur ini juga tidak kalah beratnya. Sebagaiman diketahui Bersama, bantuan sosial sudah sangat banyak mengalir ke Aceh Tamiang, dan AQL Laznas Peduli melihat distribusi bantuan ke Aceh Timur masih sangat kurang.
“Atas dasar itulah, AQL Laznas Peduli menentukan salah satu fokusnya adalah Aceh Timur. Selain itu penerimanya sangat mendesak dan lebih membutuhkan, kami juga senang dengan pemerintah daerahnya sangat antusias,” tegasnya UBN.
Lebih lanjut, UBN memproyeksikan timnya akan membantu masyarakat Aceh Timur sampai Idulfitri bahkan Idul Qurban 2026 atau sekitar enam bulan ke depan. “Jika memang Allah SWT kehendaki, ada yang harus kami kerjakan di sini, para donator, para muhsinin (orang-orang baik), mari sama-sama sesegera mungkin dari kondisi darurat ke pemulihan bencana ini, saham paling bagus buat kita, yang ingin beramal saleh. Bersama AQL Laznas Peduli di program tepat guna, semoga sampai ke tangan para mustahik yang tepat, sehingga jangankan donasi yang bersifat kemanusiaan, zakat anda pun sebetulnya layak untuk kita tempatkan di sini termasuk zakat pada bulan Ramadhan,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al Farlaky akan mendorong Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), relawan dan lembaga bantuan untuk menyalurkan bantuan sebanyak-banyaknya untuk kebutuhan masyarakat. Bupati berharap, setiap lembaga yang masuk untuk bekoordinasi dengan pemda, harus diberikan kemudahan proses distribusi, termasuk juga keamanan di lapangan.
“Kami mencatat lokasi-lokasi mana yang sudah dapat bantuan dan lokasi mana yang belum. Silahkan berkoordinasi kepada pemerintah daerah melalui posko induk di kabupaten, yang mau serahkan langsung silakan, tapi seminimalnya sudah melaporkan untuk dicatat di daerah ini ada tim yang masuk. Misalnya ada bantuan yang sama kita arahkan lagi di situ,” jelas Bupati Aceh Timur yang juga mantan jurnalis tersebut. (adz)

