Karo Matangkan Desa Percontohan Jelang Penilaian Provinsi

KARO – Kurang dari sepekan menjelang kedatangan Tim Monitoring Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Karo bergerak cepat mematangkan berbagai persiapan.

Melalui rapat koordinasi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, PKK Karo berupaya memastikan desa-desa percontohan tampil optimal dalam penilaian tingkat provinsi tahun 2026.

Rapat koordinasi yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karo, Rabu (10/6), dipimpin langsung Ketua TP PKK Kabupaten Karo Roswitha Antonius Ginting. Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk menyatukan persepsi sekaligus memperkuat kolaborasi antara pengurus PKK dan perangkat daerah yang tergabung dalam Dewan Pembina.

Persiapan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas Teleks Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara Nomor 45/SKR/PKK PROV/V/2026 tentang Monitoring Desa/Kelurahan Pelaksana Program Unggulan PKK. Sebelumnya, Tim Supervisi Provinsi juga telah melakukan kunjungan awal ke Kabupaten Karo pada 30 April 2026 lalu.

Sesuai jadwal, Tim Monitoring Provinsi Sumatera Utara akan turun langsung ke Kabupaten Karo pada 17 Juni 2026 untuk melakukan penilaian terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di desa-desa percontohan yang telah ditetapkan.

Dalam arahannya, Roswitha menegaskan bahwa keberhasilan monitoring tidak hanya menjadi tanggung jawab PKK semata, tetapi membutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh unsur pemerintah daerah hingga tingkat desa.

“Kerja sama yang solid antara pengurus PKK, perangkat daerah, kecamatan dan desa sangat penting agar seluruh program yang telah dijalankan dapat ditampilkan secara maksimal saat penilaian nanti,” ujarnya.

Adapun sejumlah aspek yang akan menjadi fokus penilaian meliputi Tertib Administrasi PKK, Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK, Program Aku Hatinya PKK, hingga pelaksanaan IVA Test sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan perempuan.

Suasana rapat berlangsung dinamis dengan pembahasan berbagai kesiapan teknis maupun administrasi. Seluruh peserta turut memberikan masukan guna memastikan setiap indikator penilaian dapat dipenuhi secara optimal.

Rapat tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Karo, para kepala dinas dan badan yang tergabung dalam Dewan Pembina PKK, para camat, serta Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Karo.

Turut hadir Kepala Puskesmas Kecamatan Kabanjahe bersama para kepala desa dan Ketua TP PKK Desa dari lima wilayah percontohan yang akan mewakili Kabupaten Karo dalam monitoring tingkat provinsi. Kelima desa tersebut yakni Desa Mulawari Kecamatan Tigapanah, Desa Temburun Kecamatan Tiganderket, Desa Rumah Berastagi Kecamatan Berastagi, Desa Pertumbungen Kecamatan Munte, dan Desa Deram Kecamatan Merdeka.

Melalui koordinasi yang semakin intensif menjelang hari penilaian, Pemerintah Kabupaten Karo dan TP PKK optimistis desa-desa percontohan mampu menunjukkan berbagai capaian program pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan selama ini.

Monitoring tingkat provinsi tersebut tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga momentum untuk memperlihatkan komitmen Kabupaten Karo dalam membangun desa yang mandiri, sehat, produktif, dan sejahtera melalui implementasi program-program PKK yang berkelanjutan. (deo/ila)

KARO – Kurang dari sepekan menjelang kedatangan Tim Monitoring Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Karo bergerak cepat mematangkan berbagai persiapan.

Melalui rapat koordinasi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, PKK Karo berupaya memastikan desa-desa percontohan tampil optimal dalam penilaian tingkat provinsi tahun 2026.

Rapat koordinasi yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karo, Rabu (10/6), dipimpin langsung Ketua TP PKK Kabupaten Karo Roswitha Antonius Ginting. Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk menyatukan persepsi sekaligus memperkuat kolaborasi antara pengurus PKK dan perangkat daerah yang tergabung dalam Dewan Pembina.

Persiapan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas Teleks Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara Nomor 45/SKR/PKK PROV/V/2026 tentang Monitoring Desa/Kelurahan Pelaksana Program Unggulan PKK. Sebelumnya, Tim Supervisi Provinsi juga telah melakukan kunjungan awal ke Kabupaten Karo pada 30 April 2026 lalu.

Sesuai jadwal, Tim Monitoring Provinsi Sumatera Utara akan turun langsung ke Kabupaten Karo pada 17 Juni 2026 untuk melakukan penilaian terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di desa-desa percontohan yang telah ditetapkan.

Dalam arahannya, Roswitha menegaskan bahwa keberhasilan monitoring tidak hanya menjadi tanggung jawab PKK semata, tetapi membutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh unsur pemerintah daerah hingga tingkat desa.

“Kerja sama yang solid antara pengurus PKK, perangkat daerah, kecamatan dan desa sangat penting agar seluruh program yang telah dijalankan dapat ditampilkan secara maksimal saat penilaian nanti,” ujarnya.

Adapun sejumlah aspek yang akan menjadi fokus penilaian meliputi Tertib Administrasi PKK, Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK, Program Aku Hatinya PKK, hingga pelaksanaan IVA Test sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan perempuan.

Suasana rapat berlangsung dinamis dengan pembahasan berbagai kesiapan teknis maupun administrasi. Seluruh peserta turut memberikan masukan guna memastikan setiap indikator penilaian dapat dipenuhi secara optimal.

Rapat tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Karo, para kepala dinas dan badan yang tergabung dalam Dewan Pembina PKK, para camat, serta Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Karo.

Turut hadir Kepala Puskesmas Kecamatan Kabanjahe bersama para kepala desa dan Ketua TP PKK Desa dari lima wilayah percontohan yang akan mewakili Kabupaten Karo dalam monitoring tingkat provinsi. Kelima desa tersebut yakni Desa Mulawari Kecamatan Tigapanah, Desa Temburun Kecamatan Tiganderket, Desa Rumah Berastagi Kecamatan Berastagi, Desa Pertumbungen Kecamatan Munte, dan Desa Deram Kecamatan Merdeka.

Melalui koordinasi yang semakin intensif menjelang hari penilaian, Pemerintah Kabupaten Karo dan TP PKK optimistis desa-desa percontohan mampu menunjukkan berbagai capaian program pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan selama ini.

Monitoring tingkat provinsi tersebut tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga momentum untuk memperlihatkan komitmen Kabupaten Karo dalam membangun desa yang mandiri, sehat, produktif, dan sejahtera melalui implementasi program-program PKK yang berkelanjutan. (deo/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru