Muktamar ke-XXIII Al-Washliyah akan Dibuka Ketua MPR H. Ahmad Muzani

Muktamar ke-XXIII Al Jam’iyatul Al-Washliyah akan dibuka Ketua MPR H. Ahmad Muzani. Kepastian tersebut disampaikan Ketua Umum PB Alwashliyah KH. Dr. Masyhuril Khamis, M.M. “Insya Allah, Ketua MPR Bapak H. Ahmad Muzani akan membuka muktamar ke-XXIII. Muktamar berlangsung pada 7-10 Juli di Asrama Haji Jakarta,” ujar ketua umum kepada pers, Senin (6/7).

Ketua umum menjelaskan bahwa muktamar akan diikuti seribu peserta dari 38 wilayah (propinsi) di tanah air dan perwakilan luar negeri. “Sebagian peserta sudah berdatangan. Ada yang naik kapal laut, bus dan pesawat udara,” ujar KH. Dr. Masyhuril Khamis, M.M yang baru saja kembali dari Uzbekistan menemani Ketua MPR Ahmad Muzani melakukan kunjungan kerja.

Muktamar ke-XXIII yang mengangkat tema ‘Berkhidmad Untuk Umat Menuju Indonesia Maju’ memiliki makna yang sangat penting, karena menjadi ajang tatap muka dan silaturrahim bagi seluruh peserta yang sudah tidak bertemu lebih dari 10 tahun.

Karena pada muktamar lalu (muktamar XXII-2021) berlangsung dalam suasana pandemi covid dan tidak mempunyai kesempatan untuk tatap muka. Maka tidak heran antusiasme peserta sangat tinggi.
“Luar biasa! Antusiasme peserta sangat tinggi. Dari Medan sendiri mencapai ratusan orang. Mereka konvoi dengan bus. Juga dari Aceh dan Riau. Sekarang sudah dalam perjalanan,” tambahnya.

Baik peserta maupun penggembira, kata KH Masyhuril, panitia akan melayani dengan baik, sehingga mereka yang sudah berjuang mati-matian dan bersusah payah datang ke arena Muktamar merasa senang dan bangga serta merasa memiliki Ormas Islam besar yang lahir di Medan tahun 1930.

Muktamar juga sangat krusial karena akan dilakukan penyempurnaan (penyesuaian) AD/ART sehingga mampu mengantisiupasi perubahan zaman. “Baik panitia SC dan OC telah melakukan rapat siang malam, dengan semangat yang luar biasa tinggi untuk menyempurnaan anggaran dasar maupun anggaran rumah tangga, sehingga benar-benar menghasilkan yang terbaik bagi umat,” rincinya.

Informasi dari Organizing Committee (OC ) menyebut sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga akan hadir memberikan pencerahan. Muktamar hari kedua akan hadir Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed yang memberi pencerahan dengan mengangkat tema: Penguatan Pendidikan Karakter dan Keagamaan di Era Disrupsi.

Menteri Haji dan Umrah KH.Mochammad Irfan Yusuf juga akan hadir menyampaikan materi: Transformasi Pelayanan Haji dan Umrah Untuk Kemandirian Umat. Selanjutnya Menteri Agama Prof Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA dengan materi: Moderasi Beragama dan Penguatan Keluarga Muslim di Era Digital dan Ketua Baznas Dr. Ir. Sodik Mudjahid, M.Sc dengan materi: Optimalisasi Zakat Untuk Penguatan Pendidikan dan Kesejahteraan Umat.

Sedangkan di hari ketiga akan tampil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, S.S, M.Si dengan materi: Legalitas Aset Umat dan Penguatan Kemandirian Organisasi Islam dan Wakil Menteri Agama Prof. Dr. Romo HR Muhammad Syafi’i, M.Hum dengan materi: Penguatan Program Ekonomi Keumatan.

Gebyar Muktamar Alwahliyah ke -XXIII akan lebih semarak, karena ada hiburan. Saat pembukaan akan tampil Orkes Gambus Noor El Sabah dari Malaysia. Sejumlah wilayah pun telah menyiapkan atraksi dan aspirasinya untuk disampaikan dalam muktamar. (dmp)

Muktamar ke-XXIII Al Jam’iyatul Al-Washliyah akan dibuka Ketua MPR H. Ahmad Muzani. Kepastian tersebut disampaikan Ketua Umum PB Alwashliyah KH. Dr. Masyhuril Khamis, M.M. “Insya Allah, Ketua MPR Bapak H. Ahmad Muzani akan membuka muktamar ke-XXIII. Muktamar berlangsung pada 7-10 Juli di Asrama Haji Jakarta,” ujar ketua umum kepada pers, Senin (6/7).

Ketua umum menjelaskan bahwa muktamar akan diikuti seribu peserta dari 38 wilayah (propinsi) di tanah air dan perwakilan luar negeri. “Sebagian peserta sudah berdatangan. Ada yang naik kapal laut, bus dan pesawat udara,” ujar KH. Dr. Masyhuril Khamis, M.M yang baru saja kembali dari Uzbekistan menemani Ketua MPR Ahmad Muzani melakukan kunjungan kerja.

Muktamar ke-XXIII yang mengangkat tema ‘Berkhidmad Untuk Umat Menuju Indonesia Maju’ memiliki makna yang sangat penting, karena menjadi ajang tatap muka dan silaturrahim bagi seluruh peserta yang sudah tidak bertemu lebih dari 10 tahun.

Karena pada muktamar lalu (muktamar XXII-2021) berlangsung dalam suasana pandemi covid dan tidak mempunyai kesempatan untuk tatap muka. Maka tidak heran antusiasme peserta sangat tinggi.
“Luar biasa! Antusiasme peserta sangat tinggi. Dari Medan sendiri mencapai ratusan orang. Mereka konvoi dengan bus. Juga dari Aceh dan Riau. Sekarang sudah dalam perjalanan,” tambahnya.

Baik peserta maupun penggembira, kata KH Masyhuril, panitia akan melayani dengan baik, sehingga mereka yang sudah berjuang mati-matian dan bersusah payah datang ke arena Muktamar merasa senang dan bangga serta merasa memiliki Ormas Islam besar yang lahir di Medan tahun 1930.

Muktamar juga sangat krusial karena akan dilakukan penyempurnaan (penyesuaian) AD/ART sehingga mampu mengantisiupasi perubahan zaman. “Baik panitia SC dan OC telah melakukan rapat siang malam, dengan semangat yang luar biasa tinggi untuk menyempurnaan anggaran dasar maupun anggaran rumah tangga, sehingga benar-benar menghasilkan yang terbaik bagi umat,” rincinya.

Informasi dari Organizing Committee (OC ) menyebut sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga akan hadir memberikan pencerahan. Muktamar hari kedua akan hadir Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed yang memberi pencerahan dengan mengangkat tema: Penguatan Pendidikan Karakter dan Keagamaan di Era Disrupsi.

Menteri Haji dan Umrah KH.Mochammad Irfan Yusuf juga akan hadir menyampaikan materi: Transformasi Pelayanan Haji dan Umrah Untuk Kemandirian Umat. Selanjutnya Menteri Agama Prof Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA dengan materi: Moderasi Beragama dan Penguatan Keluarga Muslim di Era Digital dan Ketua Baznas Dr. Ir. Sodik Mudjahid, M.Sc dengan materi: Optimalisasi Zakat Untuk Penguatan Pendidikan dan Kesejahteraan Umat.

Sedangkan di hari ketiga akan tampil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, S.S, M.Si dengan materi: Legalitas Aset Umat dan Penguatan Kemandirian Organisasi Islam dan Wakil Menteri Agama Prof. Dr. Romo HR Muhammad Syafi’i, M.Hum dengan materi: Penguatan Program Ekonomi Keumatan.

Gebyar Muktamar Alwahliyah ke -XXIII akan lebih semarak, karena ada hiburan. Saat pembukaan akan tampil Orkes Gambus Noor El Sabah dari Malaysia. Sejumlah wilayah pun telah menyiapkan atraksi dan aspirasinya untuk disampaikan dalam muktamar. (dmp)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru