SERGAI – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Nomor 14.206.197 di Desa Limbong, Kecamatan Dolok Merawan, Jalan Lintas Sumatera; Tebingtinggi-Pematangsiantar diduga mencuri kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite milik konsumen dengan memainkan barcode. Hal itu diungkapkan korban, S Damanik, warga Dolok Merawan, kepada wartawan di Sei Rampah, Sabtu (3/10).
Menurut Damanik, barcode MyPertamina milik mobilnya digunakan oleh operator SPBU Limbong tanpa izin untuk mengisi pertalite ke kendaraan lain.
“Buktinya ada di mesin dispenser SPBU. Nomor SPBU Limbong 14.206.197 tertera jelas saat barcode saya dipakai orang lain,” ujar Damanik.
Ia menceritakan, kejanggalan mulai terasa saat hendak mengisi di SPBU wilayah Tebingtinggi. Operator di sana menunjukkan sisa jatah hariannya tinggal Rp300 ribu, padahal hari itu ia belum mengisi sama sekali.
Keesokan harinya, sisa kuota tinggal Rp100 ribu. Di hari ketiga, ia bahkan gagal mengisi karena sistem error. Barcode miliknya terdeteksi sedang dipakai bersamaan di SPBU Limbong, sehingga terjadi tabrakan sistem.
“Hari ini saya cek lagi, sisa tinggal Rp360 ribu, padahal saya tidak ada mengisi. Semua pemakaian tercatat di SPBU Limbong,” katanya.
Jika ditotal, dalam empat hari terakhir saja, kuota BBM miliknya yang diduga dicuri mencapai hampir Rp4 juta. Padahal batas normal pengisian mobilnya hanya 120 liter atau Rp1,2 juta per 24 jam.
Damanik curiga praktik ini sudah berlangsung lama dan dilakukan secara sistematis. Barcode dengan nopol berbeda tetap bisa dipakai untuk mengisi BBM subsidi, yang diduga kuat untuk dijual kembali ke penimbun.
“Ini terencana. Operator dapat untung dari situ. Saya akan lapor ke polisi,” tegasnya.
Sementara Mandor SPBU Limbong berinisial Jul, saat dihubungi melalui nomor berbeda hingga berita ini dikirim ,belum memberikan keterangan meski telepon selulernya dalam keadaan aktif.
Awak media mencoba mengkonfirmasi ke pihak SPBU 14.206.197 Limbong melalui nomor kontak +62 838-29xx-xxxx. Namun yang bersangkutan mengaku bukan penanggung jawab.
“Mohon maaf itu di luar tanggung jawab saya, saya hanya sebagai petugas kebersihan di SPBU,” jawabnya.(fad/azw)

