30 C
Medan
Friday, March 6, 2026

Hadiri Penyerahan UEP 2025, Pemko Tebingtinggi Perkuat Usaha Produktif Warga

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih, menghadiri kegiatan Penyerahan Bantuan Sosial Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Kantor Dinas Sosial Kota Tebingtinggi, Jalan Gunung Leuser, Rabu (4/3).

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Tebingtinggi dalam memperkuat perekonomian masyarakat melalui dukungan langsung kepada pelaku usaha kecil dan warga terdampak bencana.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih, terlebih dahulu menyampaikan terima kasih kepada pemerintah provinsi atas dukungan dan sinergi yang telah diberikan dalam membantu masyarakat Kota Tebingtinggi. Ia juga menitipkan salam hormat kepada gubernur atas perhatian dan komitmen dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat.

Selanjutnya, Iman berharap agar bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan oleh para penerima manfaat. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab dalam menggunakan bantuan tersebut agar benar-benar menjadi sarana produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan bukan untuk diperjualbelikan, melainkan digunakan sebagai sarana produksi guna menghasilkan barang dan jasa yang memiliki nilai ekonomi serta mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

Pemerintah Kota Tebingtinggi juga terus mendorong kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membantu pemasaran produk UMKM agar semakin berkembang dan memiliki daya saing di pasar lokal maupun regional.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengoptimalkan pusat konveksi di lantai 3 Pasar Kain sebagai ruang promosi dan pengembangan usaha menjahit masyarakat. Selain itu, pelaku usaha pangkas rambut didorong untuk meningkatkan kualitas layanan menjadi barber shop yang lebih modern dan profesional.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Tebingtinggi, Muhammad Hasbie Ashshiddiqi, dalam laporannya menyampaikan bahwa bantuan UEP tahun 2025 disalurkan kepada 34 penerima manfaat yang tersebar di lima kecamatan dan 13 kelurahan.

Bantuan tersebut berupa peralatan usaha seperti perlengkapan pembuatan kue, peralatan menjahit, serta peralatan pangkas rambut yang diharapkan dapat langsung digunakan untuk menunjang usaha penerima.

Selain itu, terdapat 16 penerima manfaat tambahan dari usulan R3P pascabencana yang juga menerima bantuan dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat terdampak.

Setiap penerima memperoleh total bantuan sebesar Rp8 juta, yang terdiri dari stimulan sosial ekonomi dan bantuan sosial bagi korban bencana, guna mempercepat pemulihan dan penguatan usaha masyarakat.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Tebingtinggi menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat sektor UMKM, serta mendorong terwujudnya ekonomi yang mandiri, maju, dan berdaya saing. (mag-3/azw)

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih, menghadiri kegiatan Penyerahan Bantuan Sosial Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Kantor Dinas Sosial Kota Tebingtinggi, Jalan Gunung Leuser, Rabu (4/3).

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Tebingtinggi dalam memperkuat perekonomian masyarakat melalui dukungan langsung kepada pelaku usaha kecil dan warga terdampak bencana.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih, terlebih dahulu menyampaikan terima kasih kepada pemerintah provinsi atas dukungan dan sinergi yang telah diberikan dalam membantu masyarakat Kota Tebingtinggi. Ia juga menitipkan salam hormat kepada gubernur atas perhatian dan komitmen dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat.

Selanjutnya, Iman berharap agar bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan oleh para penerima manfaat. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab dalam menggunakan bantuan tersebut agar benar-benar menjadi sarana produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan bukan untuk diperjualbelikan, melainkan digunakan sebagai sarana produksi guna menghasilkan barang dan jasa yang memiliki nilai ekonomi serta mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

Pemerintah Kota Tebingtinggi juga terus mendorong kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membantu pemasaran produk UMKM agar semakin berkembang dan memiliki daya saing di pasar lokal maupun regional.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengoptimalkan pusat konveksi di lantai 3 Pasar Kain sebagai ruang promosi dan pengembangan usaha menjahit masyarakat. Selain itu, pelaku usaha pangkas rambut didorong untuk meningkatkan kualitas layanan menjadi barber shop yang lebih modern dan profesional.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Tebingtinggi, Muhammad Hasbie Ashshiddiqi, dalam laporannya menyampaikan bahwa bantuan UEP tahun 2025 disalurkan kepada 34 penerima manfaat yang tersebar di lima kecamatan dan 13 kelurahan.

Bantuan tersebut berupa peralatan usaha seperti perlengkapan pembuatan kue, peralatan menjahit, serta peralatan pangkas rambut yang diharapkan dapat langsung digunakan untuk menunjang usaha penerima.

Selain itu, terdapat 16 penerima manfaat tambahan dari usulan R3P pascabencana yang juga menerima bantuan dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat terdampak.

Setiap penerima memperoleh total bantuan sebesar Rp8 juta, yang terdiri dari stimulan sosial ekonomi dan bantuan sosial bagi korban bencana, guna mempercepat pemulihan dan penguatan usaha masyarakat.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Tebingtinggi menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat sektor UMKM, serta mendorong terwujudnya ekonomi yang mandiri, maju, dan berdaya saing. (mag-3/azw)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru