GUNUNGTUA, SUMUTPOS.CO – Bupati Padang;awas Utara (Paluta) H Reski Basyah Harahap SSTP MSi memberikan peringatan keras kepada seluruh jajarannya saat memimpin Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 di Ruang Rapat Bupati, Kamis (5/3).
Dalam arahannya, Reski menegaskan bahwa dokumen yang ditandatangani oleh para kepala perangkat daerah tersebut memiliki bobot yang jauh lebih besar dari sekadar kewajiban administratif tahunan.
“Perjanjian kinerja ini bukan sekadar dokumen administrasi atau formalitas di atas kertas. Ini adalah kontrak moral dan tanggung jawab nyata bagi seluruh perangkat daerah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Reski di hadapan para pejabat eselon II dan camat
Reski juga menyoroti kebiasaan lama yang hanya mengejar angka serapan anggaran tanpa melihat dampak nyata di lapangan.
Ia meminta pola pikir aparatur sipil negara (ASN) di Paluta berubah menjadi berbasis hasil (outcome oriented).
Ada lima poin krusial yang ditekankan Reski untuk Tahun Anggaran 2026, yakni, Hasil Nyata: Perencanaan harus fokus pada manfaat bagi warga, bukan sekadar menghabiskan anggaran. Integritas ASN: Profesionalisme menjadi fondasi utama tata kelola pemerintahan. Kualitas Pelayanan: Masyarakat harus benar-benar merasakan kehadiran pemerintah melalui pelayanan yang prima. Hapus Ego Sektoral: Menghilangkan sekat antar dinas demi sinergi pembangunan, dan Inovasi Teknologi: Memanfaatkan digitalisasi untuk efisiensi kinerja.
Reski juga mengingatkan bahwa seluruh target kinerja Tahun 2026 harus selaras dengan visi besar daerah. ‘Mewujudkan Keberlanjutan Pembangunan Paluta yang Beriman, Cerdas, Maju, dan Beradat.’
Dia juga menjelaskan bahwa pembangunan tidak boleh meninggalkan jati diri budaya.
“Pembangunan infrastruktur dan ekonomi penting, tapi harus dilandasi nilai moralitas dan pelestarian adat budaya sebagai identitas kita,” tambahnya.
Reski berharap Tahun 2026 menjadi momentum
‘akselerasi’ bagi Kabupaten Padanglawas Utara. Ia menuntut para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja lebih disiplin dan terukur.
“Keberhasilan kita tidak diukur dari tumpukan laporan administratif yang bagus, tapi dari sejauh mana masyarakat merasakan perubahan nyata dalam hidup mereka,” pungkasnya.
Acara ini juga turut disaksikan oleh Sekretaris Daerah Dr Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, serta para camat se-Kabupaten Padanglawas Utara. (mag-12/azw)

