DAIRI, SUMUTPOS.CO – Menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri 2026, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kabupaten Dairi bergerak cepat menjaga stabilitas harga bahan pokok. Melalui program Gerakan Pangan Murah, TPID hadir langsung di tengah masyarakat guna memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau.
Kegiatan ini digelar di Pasar Sumbul, Kecamatan Sumbul, Selasa (24/2), serta di Pasar Tigabaru, Kecamatan Pegagan Hilir, Senin (23/2). Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah yang rutin dilakukan saat momen hari besar keagamaan.
Kepala Bagian Perekonomian yang juga Sekretaris TPID Dairi Lipinus Sembiring, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan upaya konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.
“Dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, kita menjual sembako berupa beras jenis SPHP kemasan 5 kilogram dan minyak goreng jenis Minyakita kemasan 1 liter,” ujar Lipinus, Rabu (25/2).
Ia menambahkan, program ini terlaksana melalui sinergi TPID bersama sejumlah pemangku kepentingan sebagai bentuk komitmen dalam mengendalikan inflasi serta memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan di tingkat masyarakat.
Menurutnya, momen Ramadan dan Idul Fitri kerap diiringi peningkatan permintaan bahan pokok yang berpotensi memicu kenaikan harga. Karena itu, intervensi pasar melalui Gerakan Pangan Murah dinilai efektif untuk menjaga keseimbangan harga.
“Melalui kegiatan ini diharapkan stabilitas harga tetap terjaga, daya beli masyarakat dapat dipertahankan, dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga,” ungkapnya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya minat warga memanfaatkan program tersebut. Pemerintah Kabupaten Dairi pun berkomitmen terus memantau perkembangan harga dan stok pangan agar inflasi tetap terkendali sepanjang Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. (rud/ila)

