27 C
Medan
Tuesday, July 23, 2024

Premium di Tebingtinggi Habis

TEBING TINGGI- Sejumlah Sentra Pengisiaan Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Tebingtinggi kehabisan stok bahan bakar minyak (BMM) bensin dan solar. Delapan SPBU yang ada di Kota Tebingtinggi hanya melayani penjualan jenis Pratamax.
Amatan wartawan Sumut Pos, SPBU yang terletak di Jalan KL Yos Sudarso, Jalan KL Yosudarso Simpang Beo, Jalan Prof HM Yamin, Jalan Setia Budi, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Sutoyo, Jalan Simpang Deblod Sundoro, Jalan Gatot Subroto Kota Tebingtingi kehabisan stok bensin, sehingga harus memasang plang di pintu masuk SPBU bertuliskan maaf bensin habis.

“Sudah dua bulan belakangan ini pasokan bensin dari Depot Pertamina Medan mulai dikurangi terutama premium. Biasanya dalam seminggu pasokan premium masuk tiga kali, sekarang hanya masuk satu kali saja. Dulu, sebelum ada pembatasan dari pihak Pertamina, jatah kami 270 kiloliter per bulan untuk jenis premium,” terang B Silaban, salah seorang pengawas SPBU di Jalan Simpang Deblod Sundoro Kota Tebingtinggi.

Pengawas SPBU di Jalan KL Yosudarso Simpang Beo Kota Tebingtinggi, Ucok Nasution mengungkapkan, bahwa pihaknya tidak mengetahui sejauh mana pemerintah melalui Pertamina membatasi kuota pembelian setiap SPBU terhadap berbagai jenis bahan bakar jenis premium dan solar.

“ Kini pasokan bensin tinggal 16 ton dalam seminggu dan solar 14 ton yang diberikan pihak pertamina dan itu waktunya hampir bersamaan masuk ke dalam 8 SPBU yang ada di Kota Tebingtinggi. Kemungkinan itulah yang menyebabkan langkanya BBM jenis premium dan solar,” ujar Ucok Nasution.(mag-3)

TEBING TINGGI- Sejumlah Sentra Pengisiaan Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Tebingtinggi kehabisan stok bahan bakar minyak (BMM) bensin dan solar. Delapan SPBU yang ada di Kota Tebingtinggi hanya melayani penjualan jenis Pratamax.
Amatan wartawan Sumut Pos, SPBU yang terletak di Jalan KL Yos Sudarso, Jalan KL Yosudarso Simpang Beo, Jalan Prof HM Yamin, Jalan Setia Budi, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Sutoyo, Jalan Simpang Deblod Sundoro, Jalan Gatot Subroto Kota Tebingtingi kehabisan stok bensin, sehingga harus memasang plang di pintu masuk SPBU bertuliskan maaf bensin habis.

“Sudah dua bulan belakangan ini pasokan bensin dari Depot Pertamina Medan mulai dikurangi terutama premium. Biasanya dalam seminggu pasokan premium masuk tiga kali, sekarang hanya masuk satu kali saja. Dulu, sebelum ada pembatasan dari pihak Pertamina, jatah kami 270 kiloliter per bulan untuk jenis premium,” terang B Silaban, salah seorang pengawas SPBU di Jalan Simpang Deblod Sundoro Kota Tebingtinggi.

Pengawas SPBU di Jalan KL Yosudarso Simpang Beo Kota Tebingtinggi, Ucok Nasution mengungkapkan, bahwa pihaknya tidak mengetahui sejauh mana pemerintah melalui Pertamina membatasi kuota pembelian setiap SPBU terhadap berbagai jenis bahan bakar jenis premium dan solar.

“ Kini pasokan bensin tinggal 16 ton dalam seminggu dan solar 14 ton yang diberikan pihak pertamina dan itu waktunya hampir bersamaan masuk ke dalam 8 SPBU yang ada di Kota Tebingtinggi. Kemungkinan itulah yang menyebabkan langkanya BBM jenis premium dan solar,” ujar Ucok Nasution.(mag-3)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/