Masyarakat Desa Berampu, Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi bergotong royong untuk memperbaiki jaringan irigasi yang mengalami longsor beberapa waktu lalu.
Gotong royong tersebut, sudah berlangsung selama tiga hari di lokasi longsor, tepatnya Dusun Juma Sianak, Desa Huta Rakyat, Kecamatan Sidikalang, sejak Selasa (27/1) lalu.
Camat Berampu Chandra Efendi Sagala menyampaikan, gotong royong dilaksanakan secara bergantian oleh masayarakat setiap dusun. Gotong royong yang dilakukan warga juga dimonitoring Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).
“Gotong royong ini murni inisiasi dari masyarakat petani selaku pengguna saluran irigasi ini. Lokasi kerusakan memang berada di wilayah Sidikalang. Namun di hilir pengguna saluran irigasi itu warga Desa Berampu,” ungkap Chandra.
Adapun pekerjaan yang dilakukan warga adalah pemasangan talang untuk pengairan longsor sepanjang 25 meter, lebar 10 meter, dan tinggi 10 meter.
“Pemasangan tanggul dengan menyusun karung yang telah diisi tanah serta pemasangan bambu untuk penyangga talang,” pungkas Chandra. (rud/saz)
Masyarakat Desa Berampu, Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi bergotong royong untuk memperbaiki jaringan irigasi yang mengalami longsor beberapa waktu lalu.
Gotong royong tersebut, sudah berlangsung selama tiga hari di lokasi longsor, tepatnya Dusun Juma Sianak, Desa Huta Rakyat, Kecamatan Sidikalang, sejak Selasa (27/1) lalu.
Camat Berampu Chandra Efendi Sagala menyampaikan, gotong royong dilaksanakan secara bergantian oleh masayarakat setiap dusun. Gotong royong yang dilakukan warga juga dimonitoring Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).
“Gotong royong ini murni inisiasi dari masyarakat petani selaku pengguna saluran irigasi ini. Lokasi kerusakan memang berada di wilayah Sidikalang. Namun di hilir pengguna saluran irigasi itu warga Desa Berampu,” ungkap Chandra.
Adapun pekerjaan yang dilakukan warga adalah pemasangan talang untuk pengairan longsor sepanjang 25 meter, lebar 10 meter, dan tinggi 10 meter.
“Pemasangan tanggul dengan menyusun karung yang telah diisi tanah serta pemasangan bambu untuk penyangga talang,” pungkas Chandra. (rud/saz)