Pemprovsu Sambut Positif
Pemprovsu menyambut baik rencana Kemenhub membangun delapan pelabuhan penyeberangan di kawasan Danau Toba secara bertahap mulai tahun ini. “Pertama kita tentu apresiasi keinginan kuat pemerintah pusat menjadikan pariwisata Danau Toba semakin mendunia, dengan banyaknya pembangunan sarana prasarana di kawasan tersebut, yang bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik dalam dan luar negeri, juga dari sisi perekonomian masyarakat kita yang akan ikut terdongkrak,” kata Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, Muchlis Nasution menjawab Sumut Pos, Senin (5/3).
Apalagi pembangunan delapan pelabuhan baru tersebut sesuai nawacita pemerintah pusat, kata dia, bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan turis mancanegara dimana sesuai target 2019 ditetapkan sebanyak satu juta wisman datang menikmati panorama alam kawasan Danau Toba. “Tinggal lagi kita pemerintah provinsi dan daerah se kawasan Danau Toba dapat saling sinergi untuk mewujudkan target kunjungan wisman tersebut. Selain sisi promosi yang tahun ini gencar kita lakukan sampai ke luar negeri, perbaikan pelayanan di daerah kita juga harus kita benahi. Begitupun dengan sarana dan prasarana yang ada,” katanya.
Ia menambahkan hal ini tentu menjadi tantangan besar dan berat bagi pemda di Sumut, mengingat tidak mudah merealisasikan satu juta wisman untuk datang ke Danau Toba. Namun dengan edukasi kepada masyarakat dan stakeholder terkait secara terus menerus, maka semua tantangan tersebut akan dapat diwujudkan bersama.
“Ditambah yang kita tahu bahwa sudah ada diluncurkan 16 kalender even Danau Toba tahun ini, dimana kalau semua acara dapat terselenggara maksimal target kunjungan wisman bisa kita wujudkan,” katanya.
Anggota DPRD Sumut, Robert Lumban Tobing juga mendukung penuh rencana pembangunan sarana dan prasarana di KSPN Danau Toba oleh pemerintah pusat tahun ini. Namun ia berharap, wacana tersebut tidak sekadar lip servis mengingat ini merupakan tahun politik, dimana nantinya hanya sebatas untuk cari dukungan masyarakat atas kerja rezim pemerintahan saat ini. “Tentunya semua hal yang menyangkut pembangunan di provinsi yang kita cintai ini, harus didukung dan dikawal pelaksanaannya. Apalagi Danau Toba kan sudah masuk KSPN dan harapan kita seluruh elemen masyarakat ikut untuk mengawalnya. Hal ini penting supaya rencana pembangunan yang sudah dicanangkan, bukan untuk komoditi politik semata,” kata politisi Partai Gerindra ini.
Pihaknya juga meminta sebagai koordinator wilayah, Pemprovsu cepat tanggap akan semua kondisi menyangkut KSPN Danau Toba. Saling bergandengan tangan dan bahu membahu dengan pemkab dan pemko agar target satu juta wisman dapat tercapai tahun ini.
“Kalau kita tidak kompak, sebagus apapun program yang dibuat tidak akan jalan. Pemprov dan seluruh pemda harus jalan bersama, begitu juga dengan masyarakat harus dilibatkan. Dengan demikian semua pihak akan merasakan manfaat dari pengembangan KSPN Danau Toba,” katanya. (gus/prn)

