MEDAN, SumutPos.co- Dalam semangat Ramadan 1447 Hijriah, Bank Mandiri menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim di Gedung Menara Mandiri Regional 1/Sumatera 1, Jalan Pulau Pinang Medan, Selasa (24/2).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Mandiri yang selaras dengan semangat “Hargai Momen Keberkahan dengan Berbagi Kebaikan” dalam menghadirkan manfaat sosial berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus mencerminkan komitmen Mandiri Melayani Sepenuh Hati.
Melalui inisiatif ini, Bank Mandiri menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan sosial, sekaligus memperkuat keterikatan antara perusahaan, karyawan, dan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkuat nilai empati, kebersamaan, dan kepedulian sosial.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Utama Bank Mandiri Riduan, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Henry Panjaitan, jajaran direksi dan SEVP serta jajaran management Bank Mandiri, perwakilan Bank Mandiri Group. Acara tersebut diisi tausyiah oleh Ustad Othman Omar Shihab.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum strategis bagi perusahaan untuk memperkuat solidaritas sosial melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Melalui kebersamaan dan aksi berbagi yang kami lakukan hari ini, Bank Mandiri berharap dapat menghadirkan keberkahan yang bermakna, sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis dengan masyarakat di Kota Medan dan sekitarnya,” ujar Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan.
Lebih lanjut, Riduan menjelaskan, kegiatan ini mencerminkan komitmen Bank Mandiri untuk senantiasa hadir dan berperan aktif dalam berbagai momentum sosial yang sarat dengan nilai kemanusiaan. Melalui semangat berbagi di bulan suci Ramadan, perusahaan berupaya menghargai setiap momen keberkahan dengan memberikan kontribusi yang relevan dan berdampak.
Selain kegiatan buka puasa bersama, Bank Mandiri juga menyalurkan santunan kepada masyarakat sekitar Kota Medan, sebagai wujud nyata kepedulian sosial. Bantuan tersebut disalurkan dalam berbagai bentuk, antara lain paket perlengkapan sekolah, paket kesehatan, serta paket sosial yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan dasar penerima manfaat.
Sebagai bagian dari rangkaian berbagi kebaikan, Bank Mandiri turut menyelenggarakan kegiatan khitanan gratis bagi anak-anak di sekitar wilayah operasional perseroan. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Bank Mandiri dalam mendukung kesehatan masyarakat serta menghadirkan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh lingkungan sekitar.
Kegiatan buka puasa bersama, pemberian santunan, serta penyelenggaraan khitanan gratis ini merupakan bagian dari rangkaian inisiatif sosial Bank Mandiri yang secara konsisten dilaksanakan di berbagai wilayah operasional. Melalui pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan, Bank Mandiri tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan perbankan, tetapi juga berkontribusi aktif dalam membangun nilai sosial dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
Secara keseluruhan, melalui program Mandiri Berbagi Kebaikan, Mandiri Group menyalurkan bantuan kepada lebih dari 114.000 penerima manfaat sepanjang bulan Ramadan. Program ini menyasar yatim piatu, lansia, dhuafa, komunitas rentan, serta masyarakat di sekitar wilayah operasional Bank Mandiri.
Bukan hanya itu, untuk melengkapi semangat Ramadan dan Idul Fitri, Bank Mandiri kembali menghadirkan program mudik bersama sebagai wujud komitmen dalam mendukung kelancaran perjalanan masyarakat ke kampung halaman. Tahun ini, Bank Mandiri menyiapkan fasilitas mudik gratis dengan 80 kota tujuan yang dapat diikuti secara terbuka oleh masyarakat.
“Sebagai agen pembangunan, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mengintegrasikan nilai-nilai sosial dalam setiap inisiatif perusahaan. Melalui semangat berbagi di bulan Ramadan ini, kami berharap dapat memperkuat sinergi dengan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya.
Salurkan Paket Bantuan Sekolah
Pada kesempatan itu, RCEO Region I/Sumatera 1, I Gede Raka Arimbawa menyampaikan, kegiatan Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim tersebut dihadiri 305 peserta undangan, yang terdiri dari Perwakilan Perusahaan anak, Mandirian Region I/Sumatera 1, serta 250 anak-anak terdiri dari Panti Asuhan Bani Adam (82 anak), Panti Asuhan Almarhama (39 anak), Panti Asuhan Al Kahfi (75 anak), Panti Asuhan Aisyiyah Putri (54 anak).
Disebutkan, Region I/Sumatera 1 telah menyalurkan 2000 paket bantuan sekolah untuk anak yatim piatu yang tersebar di 35 panti asuhan, 100 paket bantuan kesehatan untuk lansia serta 1085 paket sembako untuk masyarakat di sekitaran kantor Bank Mandiri yang tersebar di Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Riau, dan Provinsi Kepulauan Riau.
“Adapun sebagai penutup dari rangkaian kegiatan kami juga telah melakukan sunat massal gratis untuk 250 anak-anak yang tidak mampu berkolaborasi dengan Mandiri Amal Insansi (MAI),” ungkapnya.
“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan di masa-masa yang akan datang seiring dengan terus dan semakin membaiknya kinerja Bank Mandiri. Mari kita doakan bersama agar Bank Mandiri senantiasa diberi keberkahan, kemajuan, dan kemampuan untuk terus menjadi jalan kebaikan bagi banyak orang. Amin ya Rabbal ‘alamin,” katanya.
Sementara itu, Sohmoi, salah seorang anak dari Panti Asuhan Bani Adam, kelas 1 SMA Bani Adam mengaku senang bisa menghadiri acara yang digelar Bank Mandiri. Apalagi dia mengaku baru pertama kali mengikuti kegiatan tersebut dan senang banyak kawan dan berbuka puasa bersama di bulan Ramadan tahun ini. Selain itu Bank Mandiri juga memberikan santunan dan bingkisan perlengkapan sekolah.
Begitu juga dengan Ayunda dari Panti Asuhan Aisyiah mengaku sangat senang dan bahagia dengan kegiatan buka puasa bersama yang digelar Bank Mandiri. Semoga acara seperti ini sering dibuat Bank Mandiri.
“Kami senang dan bahagia buka puasa bersama Bank Mandiri. Ini pertama kali ikut buka bersama Bank Mandiri, semoga ke depan bisa ikut lagi,” ujar Ayunda yang punya cita-cita ingin bekerja di bank. (rel/adz)

