26 C
Medan
Thursday, January 8, 2026

KH Muhammad Nuh Ajak Peserta Silatwil KNRP Sumut 2026 Jaga Nafas Perjuangan untuk Palestina

MEDAN, SumutPos.co – Anggota DPD RI asal Sumatera Utara KH Muhammad Nuh MSP memberikan arahan strategis sekaligus motivasi, membakar semangat peserta Silaturahim Wilayah (Silatwil) Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Sumatera Utara 2026 di Putra Mulia Hotel Medan, 3-4 Januari 2026.

Di hadapan puluhan pengurus dan relawan dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara, sosok yang akrab disapa Ustadz Nuh ini menekankan, isu Palestina bukanlah sekadar isu kemanusiaan musiman, melainkan amanah konstitusi dan keyakinan yang harus terus diperjuangkan hingga kemerdekaan penuh tercapai.

Ustadz Nuh mengingatkan para peserta agar tidak mengalami “kelelahan psikologis” dalam menyuarakan isu Palestina. Menurutnya, kegigihan relawan di daerah, adalah napas bagi perjuangan diplomasi di tingkat internasional.

Dia juga berharap, KNRP Sumut terus menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat mengenai sejarah dan kondisi terkini di Masjidil Aqsa. Ketua DPW Persis Sumatera Utara ini juga mengapresiasi kedermawanan masyarakat Sumatera Utara yang selama ini dikenal sangat responsif dalam memberikan bantuan materiil maupun spiritual untuk rakyat Palestina.

“Perjuangan membebaskan Palestina adalah maraton panjang yang membutuhkan stamina iman dan stamina fisik. Jangan pernah merasa lelah, karena saudara-saudara kita di sana tidak pernah lelah mempertahankan tanah suci umat Islam,” ujar Ustadz Nuh di sela-sela arahannya.

Optimisme di Tahun 2026
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Nuh juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara lembaga kemanusiaan dengan pemangku kebijakan. Sebagai anggota DPD RI, ia berkomitmen untuk terus menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina di forum-forum kenegaraan.

Acara Silatwil ini diakhiri dengan komitmen bersama seluruh pengurus KNRP se-Sumatera Utara untuk meningkatkan efektivitas penggalangan opini dan bantuan di tahun 2026, guna memastikan dukungan bagi Palestina tetap menjadi prioritas di tengah dinamika global. (adz)

MEDAN, SumutPos.co – Anggota DPD RI asal Sumatera Utara KH Muhammad Nuh MSP memberikan arahan strategis sekaligus motivasi, membakar semangat peserta Silaturahim Wilayah (Silatwil) Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Sumatera Utara 2026 di Putra Mulia Hotel Medan, 3-4 Januari 2026.

Di hadapan puluhan pengurus dan relawan dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara, sosok yang akrab disapa Ustadz Nuh ini menekankan, isu Palestina bukanlah sekadar isu kemanusiaan musiman, melainkan amanah konstitusi dan keyakinan yang harus terus diperjuangkan hingga kemerdekaan penuh tercapai.

Ustadz Nuh mengingatkan para peserta agar tidak mengalami “kelelahan psikologis” dalam menyuarakan isu Palestina. Menurutnya, kegigihan relawan di daerah, adalah napas bagi perjuangan diplomasi di tingkat internasional.

Dia juga berharap, KNRP Sumut terus menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat mengenai sejarah dan kondisi terkini di Masjidil Aqsa. Ketua DPW Persis Sumatera Utara ini juga mengapresiasi kedermawanan masyarakat Sumatera Utara yang selama ini dikenal sangat responsif dalam memberikan bantuan materiil maupun spiritual untuk rakyat Palestina.

“Perjuangan membebaskan Palestina adalah maraton panjang yang membutuhkan stamina iman dan stamina fisik. Jangan pernah merasa lelah, karena saudara-saudara kita di sana tidak pernah lelah mempertahankan tanah suci umat Islam,” ujar Ustadz Nuh di sela-sela arahannya.

Optimisme di Tahun 2026
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Nuh juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara lembaga kemanusiaan dengan pemangku kebijakan. Sebagai anggota DPD RI, ia berkomitmen untuk terus menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina di forum-forum kenegaraan.

Acara Silatwil ini diakhiri dengan komitmen bersama seluruh pengurus KNRP se-Sumatera Utara untuk meningkatkan efektivitas penggalangan opini dan bantuan di tahun 2026, guna memastikan dukungan bagi Palestina tetap menjadi prioritas di tengah dinamika global. (adz)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru