31 C
Medan
Friday, February 20, 2026

Kota Medan Siaga Ramadan 1447 H, Rico Tri Putra Bayu Waas: Keamanan Diperketat, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rintik hujan yang mengguyur Lapangan Merdeka Medan, Rabu (18/2/2026) petang, tak menyurutkan semangat jajaran Pemerintah Kota Medan menggelar apel gabungan pemantauan ketenteraman masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 H.

Di bawah langit mendung, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, berdiri tegak menyampaikan instruksi tegas demi memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan penuh ketenangan. Apel tersebut diikuti aparatur Pemko Medan, unsur TNI, dan Polri sebagai wujud sinergi lintas lembaga menjaga stabilitas kota.

Dalam arahannya, Rico Waas menegaskan bahwa ketenteraman masyarakat selama Ramadan adalah prioritas utama. Koordinasi solid antarinstansi, menurutnya, menjadi kunci menciptakan suasana aman dan kondusif.

“Yang terpenting bagaimana masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadan dengan khusyuk dan hati yang tenang. Kami mengharapkan seluruh lembaga dan instansi bisa berkoordinasi untuk menjaga kondisi masyarakat tetap aman,” tegasnya.

Rico Waas secara khusus menginstruksikan camat, lurah, dan kepala lingkungan untuk melakukan pemantauan intensif di wilayah masing-masing, terutama pada jam-jam rawan.

Ia meminta pengawasan dilakukan sejak waktu subuh guna mengantisipasi potensi gangguan ketertiban, termasuk kerumunan remaja usai sahur yang kerap memicu keresahan masyarakat.

Selain itu, pengawasan terhadap operasional rumah makan, tempat hiburan, hingga pedagang musiman juga menjadi perhatian. Rico menekankan bahwa aktivitas ekonomi tetap diperbolehkan, namun harus mematuhi aturan ketertiban dan tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Silakan berjualan mencari rezeki, tetapi tetap jaga kerapian dan ketertiban. Jangan sampai mengganggu pengguna jalan,” ujarnya.

Pengamanan, lanjutnya, harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari subuh hingga pelaksanaan salat tarawih pada malam hari.

Tak hanya fokus pada keamanan, Rico Waas juga memberi peringatan keras kepada seluruh ASN di lingkungan Pemko Medan agar tidak mengendurkan pelayanan publik selama Ramadan.

Ia mengingatkan pengalamannya tahun lalu saat melakukan inspeksi mendadak ke salah satu kantor kecamatan pada pukul 09.00 WIB dan mendapati ruangan pelayanan masih kosong.

“Tolong, walaupun dalam bulan puasa, tidak ada pengurangan rasa pelayanan. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap prima seperti hari-hari biasa. Saya akan pantau terus, jangan sampai ada ruangan yang kosong di jam kerja,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Rico juga memastikan ketersediaan stok pangan tetap terjaga menjelang Ramadan hingga Lebaran. Meski terdapat kenaikan harga pada sejumlah komoditas, ia menyebut kondisi umum masih relatif stabil.

Pasar murah di setiap kelurahan diminta tetap menjaga ketersediaan barang sebagai bentuk komitmen pemerintah kepada masyarakat. Pemantauan harga akan dilakukan secara berkala bersama unsur Forkopimda.

Apel gabungan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Kota Medan, termasuk perwakilan dari kepolisian, TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan unsur terkait lainnya.

Menutup apel di tengah suasana khidmat, Rico Waas menyampaikan ucapan selamat menyambut Ramadan kepada seluruh warga Medan.

“Mari kita awali bulan suci ini dengan semangat melayani. Semoga kita semua tetap dalam lindungan Allah SWT dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Medan yang kita cintai,” pungkasnya. (map/ila)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rintik hujan yang mengguyur Lapangan Merdeka Medan, Rabu (18/2/2026) petang, tak menyurutkan semangat jajaran Pemerintah Kota Medan menggelar apel gabungan pemantauan ketenteraman masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 H.

Di bawah langit mendung, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, berdiri tegak menyampaikan instruksi tegas demi memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan penuh ketenangan. Apel tersebut diikuti aparatur Pemko Medan, unsur TNI, dan Polri sebagai wujud sinergi lintas lembaga menjaga stabilitas kota.

Dalam arahannya, Rico Waas menegaskan bahwa ketenteraman masyarakat selama Ramadan adalah prioritas utama. Koordinasi solid antarinstansi, menurutnya, menjadi kunci menciptakan suasana aman dan kondusif.

“Yang terpenting bagaimana masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadan dengan khusyuk dan hati yang tenang. Kami mengharapkan seluruh lembaga dan instansi bisa berkoordinasi untuk menjaga kondisi masyarakat tetap aman,” tegasnya.

Rico Waas secara khusus menginstruksikan camat, lurah, dan kepala lingkungan untuk melakukan pemantauan intensif di wilayah masing-masing, terutama pada jam-jam rawan.

Ia meminta pengawasan dilakukan sejak waktu subuh guna mengantisipasi potensi gangguan ketertiban, termasuk kerumunan remaja usai sahur yang kerap memicu keresahan masyarakat.

Selain itu, pengawasan terhadap operasional rumah makan, tempat hiburan, hingga pedagang musiman juga menjadi perhatian. Rico menekankan bahwa aktivitas ekonomi tetap diperbolehkan, namun harus mematuhi aturan ketertiban dan tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Silakan berjualan mencari rezeki, tetapi tetap jaga kerapian dan ketertiban. Jangan sampai mengganggu pengguna jalan,” ujarnya.

Pengamanan, lanjutnya, harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari subuh hingga pelaksanaan salat tarawih pada malam hari.

Tak hanya fokus pada keamanan, Rico Waas juga memberi peringatan keras kepada seluruh ASN di lingkungan Pemko Medan agar tidak mengendurkan pelayanan publik selama Ramadan.

Ia mengingatkan pengalamannya tahun lalu saat melakukan inspeksi mendadak ke salah satu kantor kecamatan pada pukul 09.00 WIB dan mendapati ruangan pelayanan masih kosong.

“Tolong, walaupun dalam bulan puasa, tidak ada pengurangan rasa pelayanan. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap prima seperti hari-hari biasa. Saya akan pantau terus, jangan sampai ada ruangan yang kosong di jam kerja,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Rico juga memastikan ketersediaan stok pangan tetap terjaga menjelang Ramadan hingga Lebaran. Meski terdapat kenaikan harga pada sejumlah komoditas, ia menyebut kondisi umum masih relatif stabil.

Pasar murah di setiap kelurahan diminta tetap menjaga ketersediaan barang sebagai bentuk komitmen pemerintah kepada masyarakat. Pemantauan harga akan dilakukan secara berkala bersama unsur Forkopimda.

Apel gabungan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Kota Medan, termasuk perwakilan dari kepolisian, TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan unsur terkait lainnya.

Menutup apel di tengah suasana khidmat, Rico Waas menyampaikan ucapan selamat menyambut Ramadan kepada seluruh warga Medan.

“Mari kita awali bulan suci ini dengan semangat melayani. Semoga kita semua tetap dalam lindungan Allah SWT dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Medan yang kita cintai,” pungkasnya. (map/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru