29 C
Medan
Friday, July 12, 2024

Menambah Pengetahuan, PFI Medan dan USU Kolaborasi di Bidang Ilmu Jurnalistik

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Rektor 3 Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan M.Si., Apt menerima audiensi Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan di Gedung Rektorat USU, Senin (19/2) siang.

Dalam pertemuan ini tercetus banyak peluang kolaborasi yang bisa dilakukan antara USU dan PFI Medan. Tidak sebatas hanya urusan yang terkait pemberitaan saja.

“Kita ingin memperbanyak kerjasama baik di bidang akademisi, industri, termasuk dengan PFI Medan,” ucap Prof. Dr. Poppy didampingi
Kepala Humas, Promosi dan Protokoler Amalia Meutia, MPsi, Psikolog, Kepala Arsip USU, Aisyah SE,. M.Si, dan Manager Kemitraan Global Dr. Arida Susilowati, S.Hut., M.Si,.

Sementara itu Dr. Arida berharap pertemuan ini terus berkesinambungan tidak hanya sebatas audiensi dan silaturahmi saja. Mengingat peluang kerjasama dan kolaborasi antar USU dan PFI Medan sangat terbuka lebar.

“Yang terdekat pelatihan dengan narasumber dari PFI Medan tentang ilmu jurnalistik. Kita membutuhkan narasumber yang memang ahli di bidangnya. Kita butuh ada nota kesepakatan atau MoU,” ucap Dr. Arida.

Kepala Humas, Promosi dan Protokoler Amalia Meutia, MPsi, Psikolog menambahkan maraknya media sosial di jaman sekarang menjadi kesempatan setiap orang untuk memberitakan. Namun, banyak pihak yang belum paham cara menulis dan memproduksi informasi hingga berita secara benar.

“Ilmu jurnalistik tidak hanya sebatas di Fisipol saja, mungkin di fakultas lain para mahasiswa juga minat dengan ilmu jurnalistik. Karena knowledge jurnalistik tidak melulu untuk mahasiswa Fisipol tapi semua mahasiswa boleh menggunakan ilmu jurnalistik dan menjadi pewarta,” kata Amalia.

“Seperti, mahasiswa harus tahu tentang cara memproduksi berita, angle motret dan semua tentang jurnalistik,” ucap Amalia.

Sedangkan Kepala Arsip USU, Aisyah SE mengatakan ingin membuat galeri USU. Banyak arsip lama USU yang mungkin bisa menjadi bahan informasi kepada masyarakat banyak. Seperti yang telah dilakukan oleh sejumlah universitas di Indonesia.

“Tentunya kita mesti aktif melakukan training dan mengadakan pelatihan teknis dengan narasumber yang berkompeten. Sebab, kita dituntut bisa aktif dalam media sosial, setidaknya setiap SDM mampu menulis berita dan caption dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua PFI Medan Riski Cahyadi menyebutkan niatan organisasi pers ini adalah bisa ikut bermanfaat bagi banyak orang. Contohnya mampu membagikan ilmu yang dimiliki anggota PFI Medan kepada mahasiswa USU secara khusus.

“Apalagi secara organisasi kita sudah diakui dan terverifikasi dewan pers. Lalu, sekarang bagaimana kita memaksimalkan dan bisa berperan besar agar menjadi manfaat untuk orang banyak. Kita siap membantu dan berkolaborasi dengan USU dalam banyak hal,” ujar Riski didampingi, Sekertaris Jendral PFI Medan, Zulfan Dalimunte. (rel/tri)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Rektor 3 Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan M.Si., Apt menerima audiensi Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan di Gedung Rektorat USU, Senin (19/2) siang.

Dalam pertemuan ini tercetus banyak peluang kolaborasi yang bisa dilakukan antara USU dan PFI Medan. Tidak sebatas hanya urusan yang terkait pemberitaan saja.

“Kita ingin memperbanyak kerjasama baik di bidang akademisi, industri, termasuk dengan PFI Medan,” ucap Prof. Dr. Poppy didampingi
Kepala Humas, Promosi dan Protokoler Amalia Meutia, MPsi, Psikolog, Kepala Arsip USU, Aisyah SE,. M.Si, dan Manager Kemitraan Global Dr. Arida Susilowati, S.Hut., M.Si,.

Sementara itu Dr. Arida berharap pertemuan ini terus berkesinambungan tidak hanya sebatas audiensi dan silaturahmi saja. Mengingat peluang kerjasama dan kolaborasi antar USU dan PFI Medan sangat terbuka lebar.

“Yang terdekat pelatihan dengan narasumber dari PFI Medan tentang ilmu jurnalistik. Kita membutuhkan narasumber yang memang ahli di bidangnya. Kita butuh ada nota kesepakatan atau MoU,” ucap Dr. Arida.

Kepala Humas, Promosi dan Protokoler Amalia Meutia, MPsi, Psikolog menambahkan maraknya media sosial di jaman sekarang menjadi kesempatan setiap orang untuk memberitakan. Namun, banyak pihak yang belum paham cara menulis dan memproduksi informasi hingga berita secara benar.

“Ilmu jurnalistik tidak hanya sebatas di Fisipol saja, mungkin di fakultas lain para mahasiswa juga minat dengan ilmu jurnalistik. Karena knowledge jurnalistik tidak melulu untuk mahasiswa Fisipol tapi semua mahasiswa boleh menggunakan ilmu jurnalistik dan menjadi pewarta,” kata Amalia.

“Seperti, mahasiswa harus tahu tentang cara memproduksi berita, angle motret dan semua tentang jurnalistik,” ucap Amalia.

Sedangkan Kepala Arsip USU, Aisyah SE mengatakan ingin membuat galeri USU. Banyak arsip lama USU yang mungkin bisa menjadi bahan informasi kepada masyarakat banyak. Seperti yang telah dilakukan oleh sejumlah universitas di Indonesia.

“Tentunya kita mesti aktif melakukan training dan mengadakan pelatihan teknis dengan narasumber yang berkompeten. Sebab, kita dituntut bisa aktif dalam media sosial, setidaknya setiap SDM mampu menulis berita dan caption dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua PFI Medan Riski Cahyadi menyebutkan niatan organisasi pers ini adalah bisa ikut bermanfaat bagi banyak orang. Contohnya mampu membagikan ilmu yang dimiliki anggota PFI Medan kepada mahasiswa USU secara khusus.

“Apalagi secara organisasi kita sudah diakui dan terverifikasi dewan pers. Lalu, sekarang bagaimana kita memaksimalkan dan bisa berperan besar agar menjadi manfaat untuk orang banyak. Kita siap membantu dan berkolaborasi dengan USU dalam banyak hal,” ujar Riski didampingi, Sekertaris Jendral PFI Medan, Zulfan Dalimunte. (rel/tri)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/