MEDAN, SUMUTPOSCO – Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti Sitorus, menyambut baik dan mengapresiasi Jihan yang terpilih untuk mengikuti program YSEALI di Syracuse University dalam waktu dekat ini. Hal itu dikatakan Erni ketika menerima kunjungan Jihan di ruang kerjanya pada gedung DPRD Sumut, Rabu (26/2/2025)
“Ini prestasi yang baik, saya juga mau ikut jika diundang ke Amerika. Gimana ceritanya kok bisa terpilih ikut program study banding ini,” ucap kata Ketua Erni Aryanti.
Erni Aryanti pun sangat mendukung dan berjanji akan tetap mengawal hingga waktu keberangkatan tiba.
“Silakan infokan saja apa yang dibutuhkan, kita akan siap memberi saran dan masukan sesuai kebutuhan, untuk bekal Jihan nanti ketika mengikuti program. Semoga hasil dari program bisa diterapkan juga di tengah-tengah masyarakat Sumatera Utara.” ujar menyemangati.
Jihan pun mengatakan, bahwa dirinya terpilih untuk mengikuti program pendidikan dan pertukaran pelajar di Amerika setelah mengikuti beberapa tahapan wawancara dari pihak penyelenggara, yaitu Young South East Asian Leader Initiative (YSEALI).
Jihan pun menyatakan bahwa dirinya mecoba mengikutinya dengan melampirkan berkas-berkas yang dibutuhkan. Setelah itu, mengikuti wawancara dengan menggunakan bahasa Inggris. Hasilnya, Jihan pun dinyatakan lulus.
Didampingi ibunya, Sri Wahyuni Nukman, wanita berkacamata lulusan Universitas Potensi Utama Jurusan Hubungan Internasional itu mengatakan bahwa saat ini dirinya tengah menunggu jadwal keberangkatan ke Amerika. Nantinya, biaya keberangkatan, penginapan dan kebutuhan hidup selama lima minggu ditanggung pemerintah Amerika selaku pihak penyelenggara program.
Jihan mengaku tertarik mengikuti program itu untuk menambah ilmu dan wawasan yang selama ini digelutinya di perkuliahan bidang hubungan internasional.
“Tidak hanya soal politik dan pemerintahan luar negeri saja, saya juga ingin mengetahui lebih jauh tentang hubungan sosial kemasyarakatan antar negara, ekonomi dan kebudayaan. Saya pikir ini sangat menarik,” ujar Jihan yang saat ini sedang giat-giatnya mengikuti informasi perkembangan politik di Indonesia pasca Pilkada serentak 2024.
Di Amerika nanti, Jihan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas ini untuk memperdalam wawasan keilmuan. Apalagi di sana Jihan akan dididik di universitas yang sudah ditentukan pemerintah Amerika.
“Termasuk juga menambah hubungan relasi sesama alumni yang terlebih dahulu menyelesaikan studinya, dan bisa berkolaborasi dengan komunitas pelajar yang ada disana” sambungya.
Setelah program ini selesai, Jihan mengaku berniat untuk melanjutkan program S2 sesuai jurusannya.
“Ya, tunggu program ini selesai. Saya ingin dapat beasiswa lanjut S2,” ujar alumni SMA Negeri 2 Medan itu.
Seperti diketahui, program YSEALI merupakan program bantuan pendidikan dari pemerintah Amerika Serikat kepada negara-negara di ASEAN. Program ini ditujukan kepada anak-anak muda ASEAN yang berusia antara 18 hingga 35 tahun yang memiliki pengalaman dalam kepemimpinan dan pengabdian masyarakat.
Program YSEALI fokus pada isu-isu penting yakni pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi dan kewirausahaan, isu lingkungan, pendidikan, kemasyarakatan dan tata kelola pemerintahan.
Peserta program merupakan mahasiswa/pelajar dan lulusan baru (maksimal 4 tahun setelah lulus) dan kembali ke negara asal setelah program selesai, guna menerapkan hasil dari program yang dilaksanakan selama lima minggu.
(map/han)