27.8 C
Medan
Saturday, May 18, 2024

Medan tak Punya Master Plan Drainase

MEDAN- Hujan deras disertai petir yang melanda Kota Medan, mengakibatkan sejumlah ruas jalan protokol digenangi air setinggi 50 Cm, Sabtu (26/11). Ruas jalan protokol yang digenang air diantaranya Jalan HM Yamin, Jalan Kolonel Yos Sudarso, Jalan AR Hakim, Jalan Stasiun, Jalan Karatau, Jalan Sutomo Ujung, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Letda Sujono dan Brigjen Katamso.

Akibat genangan air tersebut, ruas-ruas jalan tersebut menjadi macet karena pengemudi memperlambat laju kenderaannya dan ada juga sejumlah kenderaan bermotor yang mogok akibat banjir. Menyikapi kondisi ini, Pemerhati Transportasi dan Tata Ruang dari Fakultas Teknik Sipil USU Filiyanti Bangun mengatakan, seharusnya Pemko Medan segera melakukan pemetaan ulang terhadap drainase. Harus dilihat dari segi titik rendah permukaan tanah dengan permukaan laut, sehingga tingkat ketinggi permukaan tanah bisa diketahui.

Bukan malah melakukan pelebaran dan pengerokkan drainase. “Sudah seharusnya pemko memilikimasterplandrainaseKotaMedan, sehinggadrainase yang diinginkan bisa tercapai dan Kota Medan tidak kebanjiran lagi saat turun hujan,” ungkapnya.(gus)

MEDAN- Hujan deras disertai petir yang melanda Kota Medan, mengakibatkan sejumlah ruas jalan protokol digenangi air setinggi 50 Cm, Sabtu (26/11). Ruas jalan protokol yang digenang air diantaranya Jalan HM Yamin, Jalan Kolonel Yos Sudarso, Jalan AR Hakim, Jalan Stasiun, Jalan Karatau, Jalan Sutomo Ujung, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Letda Sujono dan Brigjen Katamso.

Akibat genangan air tersebut, ruas-ruas jalan tersebut menjadi macet karena pengemudi memperlambat laju kenderaannya dan ada juga sejumlah kenderaan bermotor yang mogok akibat banjir. Menyikapi kondisi ini, Pemerhati Transportasi dan Tata Ruang dari Fakultas Teknik Sipil USU Filiyanti Bangun mengatakan, seharusnya Pemko Medan segera melakukan pemetaan ulang terhadap drainase. Harus dilihat dari segi titik rendah permukaan tanah dengan permukaan laut, sehingga tingkat ketinggi permukaan tanah bisa diketahui.

Bukan malah melakukan pelebaran dan pengerokkan drainase. “Sudah seharusnya pemko memilikimasterplandrainaseKotaMedan, sehinggadrainase yang diinginkan bisa tercapai dan Kota Medan tidak kebanjiran lagi saat turun hujan,” ungkapnya.(gus)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/