32 C
Medan
Thursday, April 3, 2025

Kepulangan Kloter 5 Kembali Delay, PPIH Embarkasi Medan Terkesan Buang Badan

MEDAN, SUMUTPOS.CO โ€“ Kepulangan jamaah haji Debarkasi Medan ke tanah air kembali mengalami delay. Kali ini, rombongan jamaah haji kelompok terbang (kloter) 5 asal Kota Pematangsiantar, Tebingtinggi dan Medan mengalami delay kurang lebih 3,5 jam.

Menurut jadwal, semula kloter 5 tiba di Bandara Kualanamu, Deliserdang pada pukul 15.10 WIB. Namun dari pihak maskapai Garuda, menginformasikan perubahan jadwal menjadi tiba di Bandara Kualanamu, pukul 18.25 WIB.

โ€œIa, dari pihak Garuda menginformasikan kloter 5 delay. Tadinya tiba di kualanamu jam 15.10 menjadi pukul 18.25. Ada sekitar 3 jam delay. Jadi tiba di Asrama Haji sekitar pukul 20.30 WIB,โ€ ungkap Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Medan, H Zulfan Efendi kepada Sumut Pos, Jumat (28/6).

Dia mengaku, PPIH Embarkasi Medan tidak bisa berbuat banyak terkait delay yang kembali terjadi. Karna menurutnya, hal tersebut merupakan kewenangan Dirjen Penyelanggara Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama RI.

โ€œYang bisa menyurati pihak Garuda, cuma pusat. Kalau PPIH Embarkasi hanya mengikuti jadwal dari pihak maskapai saja,โ€ jelasnya.

Zulfan mengaku, PPIH Embarkasi Medan tak mempunyai kewenangan untuk mengajukan komplain ke pihak Garuda, terkait delay yang kembali terjadi. Iapun meminta untuk menanyakan hal itu ke pihak Garuda langsung.

โ€œTanyakan saja langsung nanti ke pihak Garuda sewaktu penerimaan jamaah haji di Asrama Haji Medan. Nanti ada mereka (pihak Garuda) disitu,โ€ katanya.

Namun, di singgung jika keberangkatan dan kepulangan jamaah haji menjadi bagian tanggung jawab PPIH Embarkasi/Debarkasi Medan, Zulfan terkesan buang badan. Apalagi saat disinggung delay kepulangan jamaah haji, adalah masalah ummat.

โ€œNantilah saya kabari lagi, saya tanya dulu kepihak Garuda masalahnya apa,โ€ pungkasnya.

Sebelumnya, pihak PT Garuda Indonesia mengirimkan surat kepada Ketua PPIH Arab Saudi dan Dirjen PHU Kemenag RI. Surat itu menginformasikan penundaan kepulangan kloter 5 Debarkasi Medan, dengan alasan masalah operasional.

Semula pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GIA 3205, berangkat dari Bandara Jeddah, Jumat (28/6) pukul 02.00 WAS dan tiba di Bandara Kualanamu, Deliserdang pukul 15.10 WIB. Namun jadwal tersebut berubah, menjadi tiba di Kualanamu, pukul 18.25 WIB.

Sebelumnya, kepulangan Kloter 3 Debarkasi Medan asal Kabupaten Mandailing Natal dan Langkat mengalami delay selama 10 jam, pada Rabu (26/6). Hal itupun telah dijawab oleh Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Medan, H Ahmad Qosbi.

Menurut Qosbi, delay 10 jam yang dialami jamaah haji pada awal-awal pemulangan merupakan hal yang biasa terjadi. โ€œJam terbangnya itu sulit mengaturnya karena ratusan penerbangan (seluruh dunia) yang mau take off,โ€ ujarnya kepada Sumut Pos, Kamis (27/6). (man)

MEDAN, SUMUTPOS.CO โ€“ Kepulangan jamaah haji Debarkasi Medan ke tanah air kembali mengalami delay. Kali ini, rombongan jamaah haji kelompok terbang (kloter) 5 asal Kota Pematangsiantar, Tebingtinggi dan Medan mengalami delay kurang lebih 3,5 jam.

Menurut jadwal, semula kloter 5 tiba di Bandara Kualanamu, Deliserdang pada pukul 15.10 WIB. Namun dari pihak maskapai Garuda, menginformasikan perubahan jadwal menjadi tiba di Bandara Kualanamu, pukul 18.25 WIB.

โ€œIa, dari pihak Garuda menginformasikan kloter 5 delay. Tadinya tiba di kualanamu jam 15.10 menjadi pukul 18.25. Ada sekitar 3 jam delay. Jadi tiba di Asrama Haji sekitar pukul 20.30 WIB,โ€ ungkap Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Medan, H Zulfan Efendi kepada Sumut Pos, Jumat (28/6).

Dia mengaku, PPIH Embarkasi Medan tidak bisa berbuat banyak terkait delay yang kembali terjadi. Karna menurutnya, hal tersebut merupakan kewenangan Dirjen Penyelanggara Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama RI.

โ€œYang bisa menyurati pihak Garuda, cuma pusat. Kalau PPIH Embarkasi hanya mengikuti jadwal dari pihak maskapai saja,โ€ jelasnya.

Zulfan mengaku, PPIH Embarkasi Medan tak mempunyai kewenangan untuk mengajukan komplain ke pihak Garuda, terkait delay yang kembali terjadi. Iapun meminta untuk menanyakan hal itu ke pihak Garuda langsung.

โ€œTanyakan saja langsung nanti ke pihak Garuda sewaktu penerimaan jamaah haji di Asrama Haji Medan. Nanti ada mereka (pihak Garuda) disitu,โ€ katanya.

Namun, di singgung jika keberangkatan dan kepulangan jamaah haji menjadi bagian tanggung jawab PPIH Embarkasi/Debarkasi Medan, Zulfan terkesan buang badan. Apalagi saat disinggung delay kepulangan jamaah haji, adalah masalah ummat.

โ€œNantilah saya kabari lagi, saya tanya dulu kepihak Garuda masalahnya apa,โ€ pungkasnya.

Sebelumnya, pihak PT Garuda Indonesia mengirimkan surat kepada Ketua PPIH Arab Saudi dan Dirjen PHU Kemenag RI. Surat itu menginformasikan penundaan kepulangan kloter 5 Debarkasi Medan, dengan alasan masalah operasional.

Semula pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GIA 3205, berangkat dari Bandara Jeddah, Jumat (28/6) pukul 02.00 WAS dan tiba di Bandara Kualanamu, Deliserdang pukul 15.10 WIB. Namun jadwal tersebut berubah, menjadi tiba di Kualanamu, pukul 18.25 WIB.

Sebelumnya, kepulangan Kloter 3 Debarkasi Medan asal Kabupaten Mandailing Natal dan Langkat mengalami delay selama 10 jam, pada Rabu (26/6). Hal itupun telah dijawab oleh Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Medan, H Ahmad Qosbi.

Menurut Qosbi, delay 10 jam yang dialami jamaah haji pada awal-awal pemulangan merupakan hal yang biasa terjadi. โ€œJam terbangnya itu sulit mengaturnya karena ratusan penerbangan (seluruh dunia) yang mau take off,โ€ ujarnya kepada Sumut Pos, Kamis (27/6). (man)

Artikel Terkait

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Terpopuler

Artikel Terbaru