24 C
Medan
Sunday, January 25, 2026

Rakernas PGPI Sukses di Medan

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) memutuskan untuk mengadakan Musyawarah Besar (Mubes) pada 9 September 2013 mendatang di Surabaya.

Hasil Rakernas PGPI ini dicetuskan di GPdI Maranatha Jalan S Parman Medan, Rabu (31/10) yang dihadiri anggota PGPI yang berjumlah 84 sinode gereja aliran Pentakosta dan Kharismatik.

Dalam pembukaan Rakernas PGPI yang dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PGPI Dr MD Wakkary didampingi Dirjen Bimas Kristen Saur Hasugian, Pdt Ir Timoteus Subekti dan Ketua Panitia Pdt Samuel Gozaly ditandai dengan pemukulan gondang secara bergantian, Senin (29/10). Rakernas diawali dengan kebaktian dan Pdt. Timoteus Subekti menyampaikan Firman Tuhan.

Dalam sambutannya Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen (Dirjen Bimas Kristen) Dr. Saur Hasugian,MTh dalam sambutannya menegaskan bahwa sesuai dengan tri tugas gereja, yaitu Koinonia, Diakonia dan Marturia membuat perkembangan gereja di berbagai tempat termasuk sampai ke desa-desa semakin pesat. Perkembangan ini sangat cepat terjadi terutama adanya gerakan Pentakosta.

Menurut Ketua Panitia Rakernas PGPI 2012 Pdt. Samuel Gozaly peserta Rakernas adalah Pengurus Pusat PGPI se- Indonesia dan mengusung tema “Tingkatkan karya Roh Kudus dalam Melaksanakan Amanat Agung dan Mewujudkan gereja Yang Esa.” Dan sub tema “Dengan kebersamaan PGPI memperjuangkan Undang-Undang yang tidak diskriminatif serta meningkatkan persatuan NKRI.”

Hadir dalam Rakernas tersebut tokoh masyarakat Sumut Dr RE Nainggolan, Ketua Yayasan Sumatera Berdoa JA Ferdinandus, Ketua PGI W Sumut Pdt. Jamilin Sirait, MTh, anggota DPD RI Parlindungan Purba SH MM serta undangan lainnya.

Ketua PGPI Pusat Dr. MD Wakkary menyampaikan bahwa Rakernas akan membahas persiapan-persiapan Mubes nanti. Selama ini, Rakernas selalu digelar di Pulau Jawa. Tahun ini dilaksanakan di luar Pulau Jawa dan pilihannya adalah kota Medan, Sumatera Utara.
Rakernas PGPI diikuti sekitar150 orang peserta yang berasal dari sejumlah provinsi di tanah air dan dilanjutkan dengan seminar. (rs/tms)

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) memutuskan untuk mengadakan Musyawarah Besar (Mubes) pada 9 September 2013 mendatang di Surabaya.

Hasil Rakernas PGPI ini dicetuskan di GPdI Maranatha Jalan S Parman Medan, Rabu (31/10) yang dihadiri anggota PGPI yang berjumlah 84 sinode gereja aliran Pentakosta dan Kharismatik.

Dalam pembukaan Rakernas PGPI yang dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PGPI Dr MD Wakkary didampingi Dirjen Bimas Kristen Saur Hasugian, Pdt Ir Timoteus Subekti dan Ketua Panitia Pdt Samuel Gozaly ditandai dengan pemukulan gondang secara bergantian, Senin (29/10). Rakernas diawali dengan kebaktian dan Pdt. Timoteus Subekti menyampaikan Firman Tuhan.

Dalam sambutannya Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen (Dirjen Bimas Kristen) Dr. Saur Hasugian,MTh dalam sambutannya menegaskan bahwa sesuai dengan tri tugas gereja, yaitu Koinonia, Diakonia dan Marturia membuat perkembangan gereja di berbagai tempat termasuk sampai ke desa-desa semakin pesat. Perkembangan ini sangat cepat terjadi terutama adanya gerakan Pentakosta.

Menurut Ketua Panitia Rakernas PGPI 2012 Pdt. Samuel Gozaly peserta Rakernas adalah Pengurus Pusat PGPI se- Indonesia dan mengusung tema “Tingkatkan karya Roh Kudus dalam Melaksanakan Amanat Agung dan Mewujudkan gereja Yang Esa.” Dan sub tema “Dengan kebersamaan PGPI memperjuangkan Undang-Undang yang tidak diskriminatif serta meningkatkan persatuan NKRI.”

Hadir dalam Rakernas tersebut tokoh masyarakat Sumut Dr RE Nainggolan, Ketua Yayasan Sumatera Berdoa JA Ferdinandus, Ketua PGI W Sumut Pdt. Jamilin Sirait, MTh, anggota DPD RI Parlindungan Purba SH MM serta undangan lainnya.

Ketua PGPI Pusat Dr. MD Wakkary menyampaikan bahwa Rakernas akan membahas persiapan-persiapan Mubes nanti. Selama ini, Rakernas selalu digelar di Pulau Jawa. Tahun ini dilaksanakan di luar Pulau Jawa dan pilihannya adalah kota Medan, Sumatera Utara.
Rakernas PGPI diikuti sekitar150 orang peserta yang berasal dari sejumlah provinsi di tanah air dan dilanjutkan dengan seminar. (rs/tms)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru