26 C
Medan
Saturday, April 5, 2025

AirAsia QZ8501 Hilang, Media India Damprat Malaysia

AirAsia QZ8501 Hilang, Media India Damprat Malaysia. Foto: istimewa
AirAsia QZ8501 Hilang, Media India Damprat Malaysia. Foto: istimewa

JAKARTA, SUMUTPOS.CO โ€“ Musibah AirAsia QZ8501 menyita perhatian dunia. Ribuan pemberitaan muncul menyusul misteriusnya penerbangan AirAsia rute Surabaya-Singapura, Minggu (28/12) pagi itu.

Saah satu berita yang cukup unik adalah dari koran The Economic Times. Pada edisi Senin (29/12), di halaman depannya, bisa dibilang head line news dari koran harian di India berbahasa Inggris ini, seperti menyindir Malaysia.

Dengan berani dan lugas, The Economic Times melabeli kejadian itu dengan, โ€œDamn! Malaysia Again. 162 Vanish. AirAsia This Time,โ€ tulisnya.

Koran tersebut juga menyebutkan, tragedi AirAsia ini merupakan kejadian yang ketiga di tahun ini, yang melibatkan pesawat atau maskapai โ€˜milikโ€™ Malaysia. โ€œAnother tragedy airasia plane goes missing en route from indonesia to singapore in third incident this year involving a malaysia carrier,โ€ tulis The Economic Times.

Dua tragedi lain yang dimaksud bahkan dilabeli Jinxed alias (pembawa) sial, yakni musibah MH370 (Maret) dan MH17 (Juli). โ€œInsiden hari Minggu (AirAsia QZ8501) datang di salah satu tahun terburuk dalam penerbangan untuk Asia,โ€ tulisnya.

Judul halaman depan The Economic Times ini sempat menuai kritik, yang mengharapkan pemilihan kata-kata yang lebih bijaksana. (adk/jpnn)

AirAsia QZ8501 Hilang, Media India Damprat Malaysia. Foto: istimewa
AirAsia QZ8501 Hilang, Media India Damprat Malaysia. Foto: istimewa

JAKARTA, SUMUTPOS.CO โ€“ Musibah AirAsia QZ8501 menyita perhatian dunia. Ribuan pemberitaan muncul menyusul misteriusnya penerbangan AirAsia rute Surabaya-Singapura, Minggu (28/12) pagi itu.

Saah satu berita yang cukup unik adalah dari koran The Economic Times. Pada edisi Senin (29/12), di halaman depannya, bisa dibilang head line news dari koran harian di India berbahasa Inggris ini, seperti menyindir Malaysia.

Dengan berani dan lugas, The Economic Times melabeli kejadian itu dengan, โ€œDamn! Malaysia Again. 162 Vanish. AirAsia This Time,โ€ tulisnya.

Koran tersebut juga menyebutkan, tragedi AirAsia ini merupakan kejadian yang ketiga di tahun ini, yang melibatkan pesawat atau maskapai โ€˜milikโ€™ Malaysia. โ€œAnother tragedy airasia plane goes missing en route from indonesia to singapore in third incident this year involving a malaysia carrier,โ€ tulis The Economic Times.

Dua tragedi lain yang dimaksud bahkan dilabeli Jinxed alias (pembawa) sial, yakni musibah MH370 (Maret) dan MH17 (Juli). โ€œInsiden hari Minggu (AirAsia QZ8501) datang di salah satu tahun terburuk dalam penerbangan untuk Asia,โ€ tulisnya.

Judul halaman depan The Economic Times ini sempat menuai kritik, yang mengharapkan pemilihan kata-kata yang lebih bijaksana. (adk/jpnn)

Artikel Terkait

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Terpopuler

Artikel Terbaru