Finis Kedua, Tebus Kekecewaan di Australia, Veda Raih Prestasi Terbaik Musim Ini

SEPANG – Veda Ega Pratama mencatat pencapaian bersejarah setelah meraih pole position pertamanya di Grand Prix Australia pekan lalu. Sayangnya, ketika itu balapan utama dibatalkan akibat cuaca buruk.

Tetapi, Veda tidak perlu menunggu lama untuk menebus kekecewaannya. Hanya berjarak satu pekan, pembalap asal Gunungkidul itu berhasil finis di posisi kedua dalam GP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11).

“Alhamdulillah, saya sangat bahagia bisa meraih podium di Sepang. Apalagi keluarga saya, ayah, ibu, adik perempuan, dan sepupu datang langsung. Bisa meraih podium di depan mereka rasanya luar biasa,” ujar Veda saat wawancara di parc ferme.

Hasil di Sepang menjadi pencapaian terbaik Veda sejak menjalani debut di kelas Moto3 musim ini. Sekaligus, menjadi podium keduanya setelah finis ketiga pada GP Brasil di Autodromo Internacional Ayrton Senna pada Maret lalu.

Hingga GP Malaysia, Veda telah mengoleksi dua podium dan satu pole position. “Pekan lalu kami tidak bisa balapan di Phillip Island meskipun saya meraih pole position. Jadi, bisa mendapatkan hasil ini di Sepang tentu sangat menyenangkan,” ucapnya.

Capaian Veda di Sepang tidak datang dengan mudah. Rider 17 tahun itu sebenarnya harus memulai balapan dari posisi kedelapan. Namun, dia berhasil memperbaiki posisinya hingga berada di lima besar. Sejak itu, dia terus bersaing memperebutkan posisi kedua dengan tiga pembalap lain yakni, Alvaro Carpe, Hakim Danish, dan David Almansa.

Veda akhirnya finis 3,734 detik di belakang Maximo Quiles. Tambahan 20 poin membuatnya naik ke satu setrip ke posisi tujuh klasemen sementara dengan 131 poin. “Saya akan menikmati hari ini. Namun, saya harus ingat bahwa pekan depan ada balapan lagi. Saya akan terus bekerja keras,” pungkasnya. (ka/bas/dek)

SEPANG – Veda Ega Pratama mencatat pencapaian bersejarah setelah meraih pole position pertamanya di Grand Prix Australia pekan lalu. Sayangnya, ketika itu balapan utama dibatalkan akibat cuaca buruk.

Tetapi, Veda tidak perlu menunggu lama untuk menebus kekecewaannya. Hanya berjarak satu pekan, pembalap asal Gunungkidul itu berhasil finis di posisi kedua dalam GP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11).

“Alhamdulillah, saya sangat bahagia bisa meraih podium di Sepang. Apalagi keluarga saya, ayah, ibu, adik perempuan, dan sepupu datang langsung. Bisa meraih podium di depan mereka rasanya luar biasa,” ujar Veda saat wawancara di parc ferme.

Hasil di Sepang menjadi pencapaian terbaik Veda sejak menjalani debut di kelas Moto3 musim ini. Sekaligus, menjadi podium keduanya setelah finis ketiga pada GP Brasil di Autodromo Internacional Ayrton Senna pada Maret lalu.

Hingga GP Malaysia, Veda telah mengoleksi dua podium dan satu pole position. “Pekan lalu kami tidak bisa balapan di Phillip Island meskipun saya meraih pole position. Jadi, bisa mendapatkan hasil ini di Sepang tentu sangat menyenangkan,” ucapnya.

Capaian Veda di Sepang tidak datang dengan mudah. Rider 17 tahun itu sebenarnya harus memulai balapan dari posisi kedelapan. Namun, dia berhasil memperbaiki posisinya hingga berada di lima besar. Sejak itu, dia terus bersaing memperebutkan posisi kedua dengan tiga pembalap lain yakni, Alvaro Carpe, Hakim Danish, dan David Almansa.

Veda akhirnya finis 3,734 detik di belakang Maximo Quiles. Tambahan 20 poin membuatnya naik ke satu setrip ke posisi tujuh klasemen sementara dengan 131 poin. “Saya akan menikmati hari ini. Namun, saya harus ingat bahwa pekan depan ada balapan lagi. Saya akan terus bekerja keras,” pungkasnya. (ka/bas/dek)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru