JAKARTA – Hubungan antara Fabio Quartararo dan Yamaha MotoGP Team dilaporkan semakin memburuk di tengah musim MotoGP 2026.
Dilansir dari laman The Race pada Kamis (9/4), Ketegangan tersebut dipicu oleh performa motor yang dinilai tidak kompetitif. Situasi ini menandai fase sulit dalam kerja sama keduanya yang telah berlangsung beberapa tahun terakhir.
Quartararo secara terbuka mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap performa motor Yamaha. Ia menyebut bahwa berbagai perubahan teknis yang dilakukan tidak memberikan perbedaan signifikan.
Pembalap asal Prancis itu menilai tim belum memahami sepenuhnya cara mengoptimalkan motor. Pernyataan tersebut mempertegas adanya masalah dalam pengembangan teknis tim.
Dalam beberapa kesempatan, Quartararo juga mengindikasikan mulai menjauh dari proses pengembangan motor. Ia merasa telah menyampaikan berbagai masukan yang dibutuhkan tim.
Namun, menurutnya, tidak ada perkembangan berarti dari masukan tersebut. Hal ini membuatnya memilih untuk tidak lagi mengulang kritik yang sama.
Performa Yamaha yang tertinggal dari para pesaing semakin memperburuk situasi. Dalam sejumlah balapan, jarak waktu yang cukup besar dari pembalap terdepan menjadi sorotan.
Meskipun masih mampu meraih poin, hasil tersebut dinilai jauh dari ekspektasi sebelumnya. Kondisi ini turut memengaruhi kepercayaan diri pembalap dan tim.
Di sisi lain, masa depan Quartararo juga menjadi faktor yang memperkeruh hubungan. Ia diketahui akan bergabung dengan Honda pada musim mendatang. (JPC/TRI)
JAKARTA – Hubungan antara Fabio Quartararo dan Yamaha MotoGP Team dilaporkan semakin memburuk di tengah musim MotoGP 2026.
Dilansir dari laman The Race pada Kamis (9/4), Ketegangan tersebut dipicu oleh performa motor yang dinilai tidak kompetitif. Situasi ini menandai fase sulit dalam kerja sama keduanya yang telah berlangsung beberapa tahun terakhir.
Quartararo secara terbuka mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap performa motor Yamaha. Ia menyebut bahwa berbagai perubahan teknis yang dilakukan tidak memberikan perbedaan signifikan.
Pembalap asal Prancis itu menilai tim belum memahami sepenuhnya cara mengoptimalkan motor. Pernyataan tersebut mempertegas adanya masalah dalam pengembangan teknis tim.
Dalam beberapa kesempatan, Quartararo juga mengindikasikan mulai menjauh dari proses pengembangan motor. Ia merasa telah menyampaikan berbagai masukan yang dibutuhkan tim.
Namun, menurutnya, tidak ada perkembangan berarti dari masukan tersebut. Hal ini membuatnya memilih untuk tidak lagi mengulang kritik yang sama.
Performa Yamaha yang tertinggal dari para pesaing semakin memperburuk situasi. Dalam sejumlah balapan, jarak waktu yang cukup besar dari pembalap terdepan menjadi sorotan.
Meskipun masih mampu meraih poin, hasil tersebut dinilai jauh dari ekspektasi sebelumnya. Kondisi ini turut memengaruhi kepercayaan diri pembalap dan tim.
Di sisi lain, masa depan Quartararo juga menjadi faktor yang memperkeruh hubungan. Ia diketahui akan bergabung dengan Honda pada musim mendatang. (JPC/TRI)