Home Blog Page 1021

Ganjar Siap Jadi Mentor Politik Anak Muda

Tim Media Ganjar Pranowo BERBAGI WAWASAN: Para aktivis mahasiswa berdiskusi dengan Ganjar Pranowo tentang isu lokal, regional, dan nasional di RM Parikaton, Pakis, Kabupaten Malang, pada Senin (16/10).

SUMUTPOS.CO – CALON presiden (capres) 2024 Ganjar Pranowo memenuhi undangan khusus dari aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) perguruan tinggi se-Malang Raya, pada Senin (16/10). Dalam kesempatan itu, Ganjar melamar mereka untuk terjun di dunia politik sekaligus siap menjadi mentor.

Suasana akrab terlihat kala Ganjar bertemu dengan para aktivis dari berbagai kampus di RM Parikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Sembari menikmati makan siang, Ganjar dan para mahasiswa yang hadir saling bertukar pikiran. Banyak hal yang dibicarakan, mulai dari dunia pendidikan, olahraga, sosial, hukum, hingga politik.

Menurut Ganjar, para mahasiswa tersebut sangat kritis dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap dunia yang ada di sekitar mereka. Karena itu, dia secara langsung melamar mahasiswa dan mahasiswi yang hadir untuk ikut serta dalam kancah perpolitikan di negeri ini.

“Saya lamar Anda semua untuk bisa masuk dalam politik. Terserah partainya apa dan terlibatlah agar semua bisa mencicipi proses berdemokrasi, agar betul-betul antara teori dan praktiknya bisa seimbang, dan mereka bisa menjadi penjaga moral yang baik,” ujar Ganjar.

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu bahkan siap menjadi mentor bagi mahasiswa dan mahasiswi yang berminat masuk ke dunia politik. Menurut Ganjar, aktivis mahasiswa kebanyakan memiliki intelektualitas dan idealisme yang tinggi.”Saya tidak memaksa. Tapi kalau oke, saya siap jadi mentor dan mereka jadi kaderku,” tegasnya.

Namun, Ganjar mewanti-wanti jika masuk ke dunia politik dan berhasil mendapat kekuasaan, mereka harus bisa menjaga diri dari godaan yang merugikan rakyat.”Tapi saya ingatkan jangan sampai tergiur godaan dan jebakan. Jadi, harus dilatih mulai dari saat ini,” paparnya.

Selain menawarkan diri menjadi mentor politik, Ganjar juga menjanjikan program pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Hal itu disampaikan saat memberikan kuliah umum di Universitas Kristen Maranatha Bandung, pada Rabu (11/10).

Dalam kesempatan itu, Ganjar mencanangkan program satu keluarga miskin satu sarjana. Menurut Ganjar, pendidikan merupakan salah satu kunci dalam pemberantasan kemiskinan. Pihaknya juga akan memperluas penerapan boarding school bagi anak keluarga kurang mampu, seperti di SMKN Jateng.

Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Malang Raya Abi Naga Parawansa mengatakan bahwa pihaknya memang sengaja ingin bertemu dengan Ganjar untuk berdiskusi, menjelang tahun-tahun politik.

“Kami tahu Pak Ganjar ada agenda ke Malang, jadi kita ingin berdiskusi, terutama menjelang tahun politik. Diskusi dengan Pak Ganjar menarik karena menyentuh isu lokal, regional dan nasional,” tandasnya.

Pemerintah perlu memberi perhatian lebih kepada anak muda karena mereka merupakan generasi penerus bangsa. Karena itu, jika terpilih menjadi presiden, Ganjar berjanji akan memberikan akses pendidikan yang adil dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Ganjar Pranowo merupakan salah satu politikus senior Indonesia. Perjalanan karir politiknya tidak diperoleh secara instan. Sejak masih menjadi mahasiswa, mantan gubernur Jawa Tengah dua periode itu merupakan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Universitas Gadjah Mada (UGM), Jogjakarta.

Sementara itu, politikus muda Kota Medan, Boydo H.K Panjaitan menilai bahwa yang dilakukan Ganjar Pranowo yang siap memberikan pendidikan politik dengan menjadi mentor politik anak-anak muda atau kaum millenial, khususnya mahasiswa sebagai langkah yang sangat tepat. “Sebab dengan merangkul dan menjadi mentor politik mahasiswa, para kaum millenial yang terdidik ini dapat lebih terarah dan matang dalam berpolitik ataupun memandang politik dari setiap sudut,” ucap Boydo kepada Sumut Pos, Minggu (29/10).

Dikatakan politisi muda tersebut, saat ini sangat banyak para kaum millenial yang tertarik untuk terjun di dunia politik. Namun sayang, tidak banyak politisi senior yang mumpuni yang bersedia untuk menjadi mentor kaum millenial tersebut. Padahal bila kaum millenial diberi pendidikan politik yang baik, maka situasi politik bangsa Indonesia akan semakin baik. ( wir/map)

8 Tahun IPOS Forum, Sawit Akan Menjadi Sumber Energi di Masa Mendatang

TINJAU: Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi meninjau salah satu stand di acara 8 Tahun Indonesian Palm Oil Stakeholders Forum.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menjadi narasumber dalam acara 8 Tahun Indonesian Palm Oil Stakeholders Forum (IPOS-FORUM), di Hotel Santika Dyandra, Kamis (26/10).Turut hadir, Kejati Sumut, Kepala Pengadilan Tinggi, Biro Hukum PTPN 4 dan para peserta Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) Sumut, instasi pemerintah serta para undangan lainnya.

Dalam paparannya, Irjen Pol Agung mengatakan, kelapa sawit di wilayah Provinsi Sumatera merupakan ekosistem yang sudah lama. Di mana sudah lebih dari 100 tahun telah beroperasi dan ekosistemnya terbentuk dengan lengkap yang meliputi lahan, pabrik, lingkungan masyarakat perkebunan, sekolah dan pusat penelitian.

Menurutnya, peluang sawit di masa yang akan datang menjadi sumber energi terbarukan, bahan pangan dan menjadi anugerah bagi bangsa Indonesia karena lokasi yang sangat ideal untuk tanaman sawit.(dwi/tri)

Namun, lanjutnya, keberadaan probelamatika kelapa sawit di Indonesia meliputi problematika agraria, tanaman, politik, sosial dan problematika campuran, menjadikannya sulit berkembang. Pemecahan problematika itu, sambung Agung, apabila perkebunan kelapa sawit dapat memberikan profit bagi negara, pegusaha/industri, masyarakat dan sosial budaya.

“Bagaimana kita menyelesaikan problematika tersebut dalam rangka mewujudkan keadilan dan kepastian hukum agar bisa dirasakan yaitu dengan cara menerapkan kebijakan pemerintah yang kuat dalam konteks penerapan hukum yang pasti dan adil, memberantas mafia kelapa sawit, lahan dan mafia industri,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Agung juga memberikan beberapa rekomendasi untuk ditindaklanjuti segera, yaitu harus sungguh-sungguh pada cita-cita besar untuk mewujudkan kesejahteraan, melalui perkebunan industri dan hilirisasi kelapa sawit. “Logika dan persepsi publik harus dibangun dengan benar dan yang paling penting adalah hajar mafia sawit,” pungkasnya. (dwi/tri)

Migrasi Motor Listrik Bisa Jadi Bahan Kampanye

RAKIT: Pekerja merakit kenderaan listrik di salah satu pabrik produksi.

SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Asosiasi Industri Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiadi menyebutkan, para calon legislatif (caleg) bisa memanfaatkan kendaraan listrik sebagai bahan kampanye agar realisasi penggunaan motor listrik tercapai.

“Mungkin mereka tertarik sepeda motor listrik dibawa ke dapil-dapil untuk kampanye Anggota DPR sebagai gimmick. Selama pemilu diharapkan sepeda motor listrik diangkat sebagai gimmick ke daerah-daerah,” kata Budi Setiadi, Minggu (29/10).

Budi menilai masyarakat Indonesia terutama yang berada di daerah belum mengetahui bahwa pemerintah mempunyai program subsidi sebanyak Rp7 juta untuk pembelian sepeda motor listrik. Pemerintah, lanjutnya, bahkan sudah memperluas cakupan pembelian motor listrik dari yang sebelumnya dikhususkan untuk empat kategori masyarakat menjadi seluruh masyarakat dengan bermodalkan KTP.

Melalui kampanye politik tersebut dan didukung peningkatan regulasi yang semakin mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik, Aismoli optimistis, jumlah realisasi motor listrik subsidi yang per September 2023 baru berjumlah 8.000 mampu meningkat setidaknya menjadi 10.000.

“Karena sekarang kan banyak masyarakat yang belum tahu ada bantuan subsidi Rp 7 juta itu. Kalau mungkin mereka tahu banyak, ya kita dari industri siap untuk (menyediakan motor listrik) itu,” tuturnya.

Lebih lanjut Budi berharap pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral agar pelaku UMKM dan perusahaan kecil tidak hanya bisa membeli motor listrik subsidi melalui perorangan namun juga melalui entitas perusahaan.

Begitu juga dengan konversi motor listrik yang seharusnya bisa lebih dibuka lebih luas lagi guna menekan penggunaan BBM subsidi.

“Di balik subsidi bukan hanya pemberian untuk yang tidak mampu beli melainkan percepatan penggunaan agar subsidi BBM bisa berkurang, polusi bisa berkurang kemudian juga kita bersama beberapa negara bisa mengurangi polusi udara yang jadi isu global,” ucapnya.

Adapun tren pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia terus meningkat. Pada 2018 hanya ada 9 Agen Pemegang Merek (APM) sedangkan pada 2023 sudah ada 52 perusahaan telah mengajukan Sertifikat Uji Tipe (SUT) dan sebanyak 48 pabrik juga telah mengajukan Izin Usaha Industri (IUI) di Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

“Dari data tersebut, secara kuantitas meningkat. Bahkan kepemilikan sepeda motor listrik telah mencapai 70 ribu unit. Pertumbuhan kendaraan listrik sejak 2018 hingga 2023 ini turut didukung oleh percepatan Pemerintah dalam mengembangkan regulasi. Baik melalui Peraturan Presiden (Perpres), Inpres (Instruksi Presiden), hingga Peraturan Pemerintah dan Menteri,” tutur dia. (jpc/tri)

UPT Barantin Belawan Jamin Kesehatan Pasokan Santan Kelapa ke Mancanegara

PERIKSA: Petugas UPT Barantin Belawan saat memeriksa untuk memastikan dan memberikan jaminan keamanan pangan produk yang akan di ekspor dalam kondisi sehat dan aman dikonsumsi.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Undang-undang (UU) No. 21 Tahun 2019 memberikan amanah kepada Badan Karantina Indonesia (Barantin) untuk memastikan dan memberikan jaminan keamanan pangan setiap komoditas pertanian dan perikanan serta olahannya yang akan di ekspor dalam kondisi sehat dan aman dikonsumsi.

Seperti yang dilakukan UPT Barantin di Belawan telah memastikan 2.802 karton santan kelapa asal Sumatera Utara (Sumut) yang akan di ekspor ke Malaysia dalam keadaan sehat dan aman dikonsumsi, (21/10) lalu.

“Sebelum melakukan pemeriksaan fisik, kami telah memastikan seluruh dokumen persyaratan administrasi juga telah lengkap. Selanjutnya pejabat karantina memeriksa kebenaran jenis dan jumlah produk yang akan diekspor sesuai dokumen. Pejabat karantina juga memastikan bahwa santan dan kemasan bersih dan bebas dari reinvestasi organisme pengganggu tumbuhan serta kontaminasi tanah dan benda lain. Demikian halnya dengan kontainer pengangkut harus diperiksa kebersihan dan kelayakannya sebelum produk distuffing,” jelas Lenny Hartati Harahap, Kepala UPT Barantin di Belawan, melalui keterangan persnya, Rabu (26/10).

Berdasarkan Sistem Otomatisasi Perkarantinaan atau IQFAST UPT Barantin di Belawan, periode Januari – September 2023 tercatat ekspor santan kelapa asal Sumut telah mencapai 3.626 ton dengan nilai ekonomis sebesar Rp. 77miliar, dengan negara tujuan Malaysia, Brazil, China, Romania, Netherland dan Australia.

Lenny menjelaskan bahwa setelah pejabat karantina memastikan komoditas ekspor dalam keadaan sehat tidak ada hama penyakit yang terbawa maka dokumen Phytosanitari Certificate (PC) dapat diterbitkan. PC merupakan persyaratan ekspor santan kelapa yang dipersyaratkan negara Malaysia, sebagai bentuk jaminan terhadap produk yang akan diekspor dan jaminan keberterimaan negara tujuan terhadap produk tersebut.

Lenny menyampaikan apresiasi kepada eksportir di Sumut yang telah berupaya melakukan ekspor komoditas pertanian ke mancanegara, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi komoditas tersebut.

“Saya bangga kepada para pengusaha di Sumut, yang telah mampu mengekspor produk-produk hilirisasi, seperti santan kelapa dalam kemasan ini, tidak lagi mengekspor kelapa bulat. Dengan produk hilirisasi seperti ini kita akan lebih banyak menyerap tenaga kerja dalam negeri dan nilai produk yang diekspor juga semakin tinggi. Selain itu, secara teknis produk jadi ini juga akan memperkecil risiko terkontaminasi organisme pengganggu tumbuhan,” pungkas Lenny. (mag1/tri)

Hanya Berlaku di Puskesmas, Faskes Tingkat Pratama UHC Bukan di Klinik

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan telah menyiapkan jaminan kesehatan kepada setiap warganya yang tidak memiliki jaminan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Medan Berkah (JKMB) sejak Desember 2022.

Dengan begitu, masyarakat dapat berobat ke setiap fasilitas kesehatan (faskes) maupun rumah sakit (RS) yang telah menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan dengan hanya menunjukkan KTP Medan.

Namun begitu, terdapat perbedaan antara pasien BPJS Kesehatan pada umumnya dengan pasien UHC, yakni pada faskes tingkat pratama. Bila pasien BPJS Kesehatan pada umumnya dapat memilih untuk terdaftar di puskesmas ataupun klinik sebagai faskes tingkat pratama, maka pasien UHC hanya bisa berobat ke puskesmas.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi NasDem, T. Edriansyah Rendy SH M.Kn saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Jala 20 Gg. Serasi Lingkungan 20, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (29/10/2023) sore.

“Saat ini semua warga Kota Medan yang tidak punya jaminan kesehatan ataupun yang menunggak iuran BPJS Kesehatannya tetap dapat berobat secara gratis ke puskesmas. Sekali lagi ke puskesmas, bukan ke klinik. Sebab untuk kerjasama (UHC) Pemko Medan dengan BPJS Kesehatan, itu melalui puskesmas,” ucap Rendy dihadapan ratusan warga yang hadir.

Dikatakan Rendy dalam kegiatan yang turut dihadiri perwakilan BPJS Kesehatan Kota Medan, Lukmanul Hakim dan Koordinator PKH Kota Medan, Dedy Irwanto Pardede tersebut, UHC JKMB merupakan bentuk kepedulian dan tanggungjawab Pemko Medan dalam memberikan jaminan kesehatan kepada warganya.

“Jadi tidak ada lagi istilah tidak bisa berobat karena tidak ada biaya, karena iuran BPJS nya menunggak atau tidak sanggup membayar tunggakan dan lain-lain. Saat ini semua warga Kota Medan, baik yang punya jaminan kesehatan ataupun tidak, semua tetap bisa berobat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan BPJS Kesehatan Kota Medan, Lukmanul Hakim, menambahkan bahwa masyarakat yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik dari faskes ataupun RS yang menjadi provider BPJS Kesehatan dapat melaporkan hal itu kepada pihaknya. Sebab, petugas BPJS Kesehatan selalu disiapkan di setiap RS yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

“Sebagai contoh, pasien disuruh pulang walaupun masih dalam kondisi sakit dengan alasan batasan hari untuk rawat inap. Perlu kami jelaskan bahwa tidak ada batasan hari untuk rawat inap di BPJS Kesehatan, maka segera laporkan kepada kami bila bapak/ibu mengalami hal seperti itu dan hal-hal lain yang tidak sesuai prosedur,” pungkasnya. (map)

PLN UID Sumatera Utara Nyalakan 1.003 Sambungan Listrik Warga Tak Mampu 

Penyalaan simbolis dilakukan oleh anggota Komisi VII DPR RI disaksikan oleh EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PT PLN (Perser) dan pemerintah daerah Kabupaten Asahan dirumah penerima manfaat atas nama Hamdan beralamat di Dusun 3, Kelurahan Sei Tualang Pandau Kecamatan Sei Kepayang Barat (28/10).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke – 78, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melakukan penyalaan sambungan listrik untuk warga tidak mampu melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Program  yang diinisiasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Komisi VII DPR RI ini menyasar warga tidak mampu di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (28/10/2023).
Tahun 2023, program BPBL menargetkan sebanyak 125 ribu rumah tangga tidak mampu di seluruh Indonesia. Sedangkan target penerima program BPBL di Provinsi Sumatera Utara sebanyak 4.500 rumah tangga tidak mampu.
Dalam sambutannya, Executive Vice Presiden Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PT PLN (Persero), Nayusrizal mengatakan sebagai bentuk dukungan PLN atas rencana pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat tidak mampu dimana salah satunya dengan pemerataan akses dan percepatan penyediaan tenaga listrik, maka PLN bersama dengan mitra kerja akan bergandengan tangan, bersinergi, berkolaborasi dan melangkah bersama melaksanakan tugas mulia dari Kementrian ESDM melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).
“Program BPBL ini menjadi bukti komitmen PLN untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat tidak mampu dan listrik untuk kehidupan yang lebih baik,” ungkap Nayusrizal.
Ia juga menambahkan PLN berkomitmen penuh dalam pemerataan akses dan percepatan penyediaan tenaga listrik bagi seluruh lapisan masyarakat, dimana melalui Instruksi Presiden nomor 4 tahun 2022 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem yang mana mandat dari aturan tersebut adalah menyiapkan ketersediaan dan ketercukupan energi dan elektrifikasi bagi keluarga miskin ekstrem.
“Program ini juga salah satu dari sekian upaya pemerataan akses listrik ke seluruh nusantara untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dengan memberikan bantuan pasang baru listrik 900 VA bagi Rumah Tangga (RT) miskin belum berlistrik yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” ujar Nayusrizal.
Hadir dalam penyalaan langsung, anggota komisi VII DPR RI, Nasril Bahar menyampaikan bahwa masyarakat Kecamatan Sei Kepayang Kabupaten Asahan telah mendapatkan pengalokasian 4.500 titik rumah tangga melalui program bantuan dari Kementerian Energi Sumber Daya Manusia (ESDM).
“Setiap keluarga penerima program BPBL mendapatkan fasilitas sambungan baru listrik daya 900 VA, pemasangan instalasi listrik rumah sebanyak 3 titik lampu + 1 stop kontak, pemeriksaan dan pengujian instalasi Sertifikat Laik Operasi (SLO) serta pengisian token listrik secara gratis,” ungkap Nasril.
Dalam wawancara terpisah, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid mengucapkan selamat kepada keluarga penerima program BPBL di Kabupaten Asahan. Semoga dengan adanya listrik masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan perekonomian keluarga.
“Terima kasih kepada kepada semua pihak yang mendukung program BPBLsehingga bisa melampaui target. PLN selalu berupaya untuk menyalurkan listrik kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Awaluddin.
Awaluddin juga mengajak masyarakat untuk menggunakan listrik secara bijak dan legal untuk menghindari kejadian kebakaran akibat penggunaan listrik secara illegal. (ila)

SPEKTRA Meriah Kembali Hadir di Kota Medan, Banjir Program dan Promo Menarik Penuh Untung

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Federal International Finance (FIFGROUP) yang merupakan anak perusahaan PT Astra International Tbk dan bagian dari Astra Financial kembali menghadirkan salah satu program pameran produk elektronik, gadget, hingga prabot rumah tangga, yaituSPEKTRA Meriah spesial untuk masyarakat Kota Medanyang bisa mewujudkan segala macam kebutuhan konsumen.

Acara tersebut diselenggarakan di Ramayana Teladan yang berlokasi di Jalan Sisingamaraja, Medan, Sumatera Utara mulai hari Sabtu, 28 Oktober 2023. Kegiatan ini akan berlangsung sampai dengan tanggal 5 November 2023.

Astra Multifinance Marketing Head and Multiproduct Financing Marketing Head Wilayah Sumatera Utara FIFGROUP, Pesta Krishi Exaudi Hutapea, turut hadir pada pembukaan hari pertama SPEKTRA Meriah di Kota Medandidampingi oleh jajaran manajemen FIFGROUP. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan berbagai program dan promo menarik untuk memberikan berbagai macam keuntungan bagi masyarakat yang ingin mewujudkan impian dan semua kebutuhannya,” tutur Pesta.

Lebih lanjut, Pesta mengatakan bahwa program yang akan hadir selama 9 hari danFIFGROUP menargetkan untuk menyalurkan nilai pembiayaan senilai Rp 2 miliar selama pelaksanaan acaraSPEKTRA Meriah Kota Medan itu.

Dengan mengusung jargon Satu SolusiUntuk Semua Kebutuhan, pada kegiatan SPEKTRA Meriah tersebut tetap akan menghadirkan 5 layananbrand services FIFGROUP, yaitu FIFASTRA, SPEKTRA, DANASTRA, FINATRA, dan AMITRA. Masyarakat yang berpartisipasi akan disuguhi denganberagam kemudahan dan keuntungan melalui program dan promo spesial yang hanya didapatkandi dalam acara ini.

Dalam kegiatan SPEKTRA Meriah tersebut yang menghadirkan berbagai macam pilihan produk elektronik, gadget, hingga perabot rumah tanggamenawarkan promo spesial dengan cukup bayar admin sebesar Rp 49 ribu seluruh pengunjung sudah bisa bawa pulang barang impiannya. Tidak sampai di situ, kami juga menawarkan calon konsumen berupa keuntungan diskon satu kali angsuran dengan bunga mulai dari 0%.

Tidak hanya dari SPEKTRA, berbagai program dan promo lainnya dapat diakses pada kegiatan SPEKTRA Meriah Medan seperti FIFASTRA yang menawarkan pembiayaan atau kredit sepeda motor Honda baru, DANASTRA dengan kredit multiguna, FINATRA yang menawarkan kredit mikro produktif untuk pelaku usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dan AMITRA dengan layanan kredit syariah untuk ibadah Haji dan perjalanan Umrah.

Kegiatan SPEKTRA Meriah di Kota Medan juga turut dimeriahkan dengan berbagai kompetisi menarik dan seru mulai dari Lomba Mewarnai,Games, Karaoke Challenge, Fashion Show, Lomba Ranking 1, hingga Lomba Dancedengan total hadiah yang dapat diraih hingga puluhan juta rupiah.Promo dan kegiatan menarik tersebut diharapkan dapat menambah kemeriahan program SPEKTRA Meriah Medan tersebut.

Tidak hanya itu, masyarakat juga akan disuguhi dengan berbagaihiburan live music, zumba, community gathering dan berbagai aktivitas lainnya. (ila)

Cakades dan Warga Bakal Gajah Akan Unjukrasa, Desak Tolak Hasil Pilkades

SAMPAIKAN: Cakades Bakal Gajah, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi nomor urut 2 ,Charles Napitupulu (tengah) bersama warga pendukungnya menyampaikan rencana aksi unjukrasa ke Kantor Bupati Dairi kepada wartawan, Sabtu (28/10/23).RUDY SITANGGANG/Sumutpos.Jawapos.com.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Calon Kepala Desa (Cakades) dan ratusan masyarakat Desa Bakal Gajah, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, akan menggelar aksi unjukrasa untuk mendesak Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, menolak hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bakal Gajah yang sudah digelar, Rabu (25/10/2023) lalu.

Aksi unjukrasa yang akan mereka gelar, karena dalam pelaksanaan Pilkades lalu panitia pemilihan kepala desa (P2KD) tidak netral dan diduga melakukan berbagai kecurangan serta pelanggaran saat proses pemungutan suara.

Akibat ketidaknetralan dan kecurangan, Calon Kepala Desa (Cakades) nomor urut 2 ,Charles Napitupulu (47) sangat dirugikan.

Hal itu disampaikan Cakades Bakal Gajah no urut 2, Charles Napitupulu (47) bersama ratusan warga pendukungnya kepada wartawan di Bakal Gajah, Sabtu (28/10/2023).

“Kami akan melakukan aksi unjukrasa mendesak Bupati Dairi, agar menolak hasil pemungutan suara dan supaya menginstruksikan P2KD melakukan perhitungan ulang,” katanya.

Cakades itu mengatakan, Pilkades Bakal Gajah diikuti 2 calon yakni calon nomor urut 1, Humitar Sitorus (Incumben) dan nomor urut 2, Charles Napitupulu.

Jumlah kertas surat suara sesuai daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 529 tanpa ada surat suara cadangan atau tambahan. Terpakai 242, tidak terpakai 105, surat suara tidak sah (batal) 26.

Dalam perhitungan perolehan suara, calon nomor urut 1, Humitar Sitorus meraih 205 suara. Sementara nomor urut 2, Charles Napitupulu meraih 193 suara.

Total suara 398 ditambah 26 suara tidak sah menjadi 529. Sementara di DPT hanya 529.

“Kami memiliki dokumen dan fakta kejadian dugaan kecurangan P2KD di tempat pemungutan suara (TPS). Hari Senin (30/10/2023), tim kami akan mengajukan surat ijin keramaian ke Polres Dairi,” sebutnya.

Peringati HUT ke-64, PP Dairi Salurkan Tali Asih dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan

RAYAKAN HUT: Ketua MPC PP yang juga Ketua DPRD Kabupaten Dairi, Sabam Saibarani memberikan kue ulangtahun kepada istri, Lestina boru Sinaga dan jajaran pengurus saat rayakan HUT PP ke-64 di Sidikalang, Sabtu (28/10/2023).RUDY SITANGGANG/Sumutpos.Jawapos.com.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64, Pemuda Pancasila Kabupaten Dairi mengunjungi Panti Asuhan Perpulungen Sidikalang untuk menyalurkan tali asih serta tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Panji Sibura-bura, Sidikalang, Sabtu (28/8/2023).

Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Dairi, Sabam Sibarani mengatakan, kegiatan tabur bunga ke Makam Pahlawan serta kunjungan sosial ke Panti Asuhan, sebagai aksi sosial PP Dairi pada peringatan HUT PP ke-64.

PP sendiri lahir pada, 28 Oktober 1959 atau 64 tahun lalu. Sehingga, setiap perayaan HUT PP bersamaan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang lahir pada, 28 Oktober 1928.

Sabam yang juga Ketua DPRD Dairi menegaskan, pada peringatan HUT PP ke-64 ini, PP harus punya cita-cita, juga harus membuat terobosan-terobosan.

“Untuk mencapai itu, kita harus bersatu, solid dan jangan mau dipecah belah. Kita juga harus loyal berorganisasi. Jika itu sudah kita lakukan, PP Dairi bisa kita besarkan,” ucapnya.

Sabam berharap, semua kader PP yang ikut berkontestasi pada pemilihan umum (Pemilu) untuk anggota legislatif dan pemilihan kepala daerah Bupati/Wali Kota dapat berhasil.

“Kader PP akan maju menjadi Calon Bupati Dairi, semoga cita-cita kita itu tercapai dan dikabulkan Tuhan,” pungkasnya.

Sekretaris PP Dairi, Sardo Manalu menyampaikan, PP organisasi tertua di negeri ini.

“Diusia PP yang sudah tua ini, harus terus kita jaga eksistensi, kebersamaan dan solidaritas. PP bisa maju dan besar, jika kita bersatu disetiap tingkatan wilayah masing-masing,” ucapnya didampingi Ketua MPO PP Dairi, Selamat Ujung.

Usai dari TMP, kegiatan berlanjut di Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang. Disana, acara HUT dipandu Sekjen MPC PP Dairi, Sardo Manalu.

Pada kesempatan itu, Sabam menyuapi kue ulangtahun kepada semua pengurus.

Sabam Sibarani didampingi istri Lestina boru Sinaga dan jajaran MPC yakni Sekretaris MPC, Sardo Manalu, Bendahara MPC, Luhut Panjaitan serta Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi PP Dairi, Selamat Ujung dan seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) 15 Kecamatan, melakukan tabur bunga di TMP Sibura-bura, Sdikalang.

Dalam kesempatan tersebut, PP Dairi memberikan tali asih ke Panti Asuhan Perpulungen Sidikalang berupa beras 10 karung, mie instan 10 kardus serta telur 20 papan, jelasnya. (rud/ram)

Sempat Viral, Jalan di Kabupaten Labura Sudah Mulai Mulus

BADAN JALAN: BBPJN Sumut saat membangun jalan di kawasan Tanjung Leidong Kabupaten Labuhan Batu Utara. Saat ini, progres pembangunan yaitu pembuatan badan jalan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jalan rusak di ruas jalan Teluk Binjai-Tanjung Leidong di Kabupaten Labura, yang sempat viral karena dikunjungi Presiden Jokowi sudah masuk pengerjaan beberapa bulan yang lalu. Ditargetkan, jalan ini akan selesai pada Desember mendatang.

Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumut, Junaidi mengatakan saat presiden datang, dirinya turut mendampingi. Dan dirinya sempat menjelaskan masalah terkait jalan rusak kepada orang nomor satu di Indonesia tersebut.

“Nah, kita dapat penugasan untuk membangun jalan tersebut. Dari kawasan Gunting Saga-Teluk Binjai itu sepanjang 5 Km, dan sudah selesai di aspal, jadi ke depannya tidak ada lagi jalan rusak di kawasan tersebut,” ujarnya belum lama ini.

Sementara untuk kawasan Teluk Binjai-Tanjung Leidong yang sepanjang 33 km, BBPJN Sumut mendapatkan penugasan untuk pengaspalan jalan sepanjang 3 km.

“Untuk Teluk Binjai-Tanjung Leidong, diharapkan kolaborasi pemerintah, provinsi, kabupaten, dan BBPJN,” ungkapnya.

Tetapi di lapangan, BBPJN Sumut harus menggeser pembangunan jalan karena terkendala pembangunan jalan kabupaten yang menggunakan dana APBD sepanjang 14 km.

Awalnya, BBPJN Sumut berencana untuk meneruskan jalan aspal tersebut, tetapi karena jalan kabupaten sedang dalam tahap pembangunan, akhirnya digeser ke dekat rumah penduduk di Tanjung Leidong.

“Kalau kita umpamakan, kita tarik garis lurus, dari Ginting Saga ke Teluk Binjai itu ada jalan nasional, provinsi, dan kabupaten, semua sudah ok. Nah, saat kita mau bangun penugasan jalan kita, ada masalah yaitu jalan kabupaten yang sedang dibangun sepanjang 14 km, dan belum selesai. Akhirnya, kita putuskan untuk melewatkan yang kita pilih di dekat kawasan penduduk,” tambahnya.

Akibat pergeseran ini, BBPJN Sumut harus memutar jalan untuk mengangkut alat berat dan material bangunan, karena jarak tempuh yang semakin jauh.

“Jalan kabupaten tersebut tidak bisa dilalui, bahkan kalau alat berat dan truk lewat tenggelam karena lumpur. Untuk menyesuaikan target, kita geser dan saat ini sedang penyiapan badan jalan, setelah itu baru agregat Kelas A,baru hotmix,” tambahnya.

Keputusan penggeseran jalan aspal ini mendapat antusias warga di sekitaran Tanjung Leidong, karena kawasan rumah mereka akan diaspal sehingga memudahkan aktivitas mereka sehari-hari.

“Alhamdulillah, warga sekitar senang, karena daerah rumah mereka sekarang bebas lumpur. Kita tahu, bahwa Tanjung Leidong merupakan daerah yang penting untuk Sumatera Utara karena pusat beras. Dan kita berharap, pembangunan jalan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” tutupnya.

Junaidi mengatakan, pembangunan jadi dua ruas jalan tersebut merupakan bagian dari Inpres Jalan Daerah yang bertujuan untuk menangani jalan nonnasional yang rusak dan meningkatkan kemantapan jalan daerah di seluruh Indonesia melalui bantuan APBN.

Dana Inpres Jalan Daerah di Sumut Sebesar Rp1,921 triliun dan dibagi ke 22 Kabupaten Kota dari 33 Kabupaten Kota di Sumatera Utara. (ram)