Home Blog Page 1046

Alfaland Group Raih Penghargaan CSR di AMA Leadership Summit 2023

SURABAYA, SUMUTPOS.CO – Alfaland Group baru saja menerima penghargaan di bidang
Corporate Social Responsibility (CSR) dalam acara “AMA Leadership Summit 2023” yang diselenggarakan di Surabaya.

Rasjid Reksodiputro, Chief Human Capital Officer Alfaland Group mewakili perusahaan menerima SDG Award untuk kategori Properti & Perhotelan dari pihak penyelenggara: Connectpedia Business Community bersama Departemen Manajemen Universitas Airlangga serta Lembaga Survei Pasar SLC Marketing, Inc.

Sustainable Development Goals (SDG) merupakan tujuan global di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan diikuti oleh banyak negara di dunia.

Corporate Marcom & PR Manager – Alfaland Group Ditha Fitriana menyebutkan, SDG Award 2023 adalah sebuah penghargaan bergengsi kepada perusahaan di Indonesia yang
telah berhasil menjalankan program CSR yang tidak hanya terbatas pada konsep lingkungan, tetapi juga terkait ekonomi

Selamat & sukses selalu untuk Alfaland Group dalam mewujudkan visi & misi perusahaan, termasuk untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik, khususnya bagi sesama yang
membutuhkan. (rel/sih)

Diwarnai Peluncuran Lima Buku, Tun DR H Rahmat Shah Gelar Syukuran dan Silaturahmi 73 Tahun

BUKU: Satu dari lima buku yang akan diluncurkan saat syukuran dan silaturahmi 73 tahun Tun DR H Rahmat Shah, Senin (23/10).ISTIMEWA.

Tun DR H Rahmat Shah merupakan tokoh nasional dari Sumut yang mendunia karena kiprah kemanusiaan, sosial, olahraga, pendidikan, lingkungan hingga konservasi sumber daya alam.

——–

TOKOH nasional Tun DR H Rahmat Shah lahir di Perdagangan, Kabupaten Simalungun pada tanggal 23 Oktober, 73 tahun lalu. Anak desa dari desa pinggir Sungai Bahbolon ini merupakan sosok yang mencurahkan perjuangan, pengabdian dan pemikiran melalui karya nyata yang bermanfaat. Sebagai anak desa, membuatnya sejak kecil mencintai alam.

Dalam bukunya, Rahmat Shah Anak Desa dari Desa Pinggir Sungai Bahbolon setebal 464 halaman dikisahkan kehidupan secara detail keinginan untuk berbuat yang terbaik untuk masyarakat, bangsa dan negara tercinta. ”Terutama Sumut, tempat dimana kita dilahirkan, dibesarkan, dihina dan suatu waktu dikuburkan,” ungkap Tun DR H Rahmat Shah.

Seabrek aktivitas Tun DR Rahmat Shah ini dilakukan semata karena Tuhan Yang Maha Esa. Ia prihatin melihat kenyataan. ”Kita harus siap mengorbankan waktu, pikiran, dana serta selalu siap korban perasaan dan memiliki musuh. Tiada hari tanpa pengabdian, berbuat dan memberi tanpa pamrih,” jelasnya.

Kiprah Tun DR H Rahmat Shah pun diapresiasi tokoh nasional dan internasional. Tak terbilang jumlah penghargaan yang diterima. Bahkan pada tahun 2020, Tun DR H Rahmat Shah menerima Bintang Mahaputera Nararya atas pengabdian luar biasa kepada Indonesia.

”Kebahagiaan lebih berharga daripada kekayaan. Kedamaian lebih berarti daripada kekuasaan. Persahabatan lebih mulia daripada pengetahuan, ” ungkapan yang sering disampaikan Tun DR H Rahmat Shah.

Ia juga menyebut bahwa bersahabat berarti kita menerima orang lain apa adanya serta menghargai dan mempedulikan mereka. ”Hanya di dalam persahabatan yang tulus ikhlas pada semua oranglah kebahagiaan, kesuksesan dan kedamaian bisa didapatkan,” katanya.

Tun DR H Rahmat Shah juga dikenal sebagai pengusaha dan diplomat yang pernah bertugas sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) tahun 1999-2004 dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tahun 2009-2014.

Tokoh nasional yang mendunia ini juga pendiri dan pemilik dari beberapa perusahaan di industri pertanian, properti, ekspor, impor dan manufaktur.

Tun DR H Rahmat Shah juga Ketua dari Palang Merah Indonesia (PMI) Sumut sejak tahun 2011, dan Konsul Jenderal Kehormatan Konsulat Turki di Medan sejak tahun 1999.

Rahmat merupakan salah satu pendiri museum margasatwa ”Rahmat” International Wildlife Museum & Gallery di Medan. Satu-satunya museum di Asia yang memiliki lebih dari lima ribu spesimen taksidermi. Tahun 1996, ia mengambil alih kebun binatang di Pematangsiantar.

Bertepatan dengan ulang tahun ke-73, Tun DR H Rahmat Shah pada Senin (23/10) melaksanakan syukuran dan silaturahmi di Medan sekaligus peluncuran lima buku. Yakni buku: Kebersamaan Untuk Berbuat Kebaikan, Apa Kata Mereka Tentang Rahmat Shah, Penghargaan Rahmat Shah, “Rahmat” International Wildlife Museum & Gallery serta Kanker Bukan Vonis Mati Sembuh Berkat Doa & Sedekah.

Sebelumnya juga telah diadakan penyerahan 1.023 santunan pada anak yatim di Bali, Simalungun, Pematangsiantar, Serdangbedagai, Medan dan berbagai daerah lain di Indonesia. Diantaranya dari Pesantren Sulaemaniyah, anak di sekitar ”Rahmat” International Wildlife Museum & Gallery serta dari Sari Rejo.

Syukuran dan silaturahmi ini akan dihadiri Ketua MPR RI, tamu-tamu dari 10 negara, anggota DPD RI, anggota DPR RI, Forkopimda Sumut termasuk Pj Gubsu, Ketua DPRD Sumut, konsul, Wali Kota Pematangsiantar, ulama, tokoh agama, rektor dan tokoh organisasi, pimpinan rumah sakit, lembaga konservasi, perbankan, perhotelan,serta kerabat, sahabat dan keluarga Tun H Rahmat Shah (dmp)

Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Minta Presiden Jokowi Datang ke Sergai

RUSAK: Kondisi jalan penghubung antar Kab. Sergai dengan Kab. Batu Bara rusak berat.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Warga di Desa Pematang Cermai, Kec. Tanjung Beringin Kabupaten Sergai, kesal karena jalan penghubung antar kabupaten tidak kunjung diperbaiki. Warga pun meminta Presiden RI Joko Widodo untuk datang dan memperbaiki jalan penghubung antar kabupaten tersebut.

Kondisi jalan di Desa Pematang Cermai dan Desa Pematang Terang dengan panjang kurang lebih dua kilometer ini mengalami kerusakan parah. Jalan ini merupakan jalan lintas timur menghubungkan Kab. Sergai dengan Kab. Batu Bara.

Tak kunjung diperbaiki membuat warga setempat menuding Pemprovsu menganaktirikan Kab. Sergai, karena jalan tersebut merupakan wewenang Provinsi Sumatera Utara.

” Sudah bertahun-tahun jalan ini rusak parah, sementara jalan ini sangat dibutuhkan. Kami meminta Presiden Jokowi turun meninjau jalan ini dan menegur pemprovsu yang tidak peduli dengan jalan ini” papar Zainuddin, warga Desa Pematang Cermai.

Begitu juga dikatakan Hery, setiap hari menggunakan jalan tersebut untuk menuju Sei Rampah. Kondisi jalan cukup parah membuatnya harus ekstra hati-hati jika tidak ingin kecebur kedalam lubang besar dan berlumpur.

” Kondisinya sudah sangat parah, saya yakin Pemprovsu sudah mengetahui jalan ini rusak, tapi saya menilai pemprovsu tidak punya niat untuk membangun, jika tidak mampu lebih baik kembalikan saja statusnya ke pemerintah kabupaten” Kesal Hery.

Terpisah Kepala Dinas PUTR Kab. Sergai Johan Sinaga di huhubungi melalui layanan WhatsApp Minggu (22/10) membenarkan status jalan tersebut merupakan wewenang dan tanggung jawab pemerintah provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provsu.

” Kabupaten Sergai telah berupaya mengajukan penanganan perbaikan jalan tersebut melalui koordinasi ke PUPR Provsu melalui UPT Wilayah Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi begitu juga kepada DPRD Provsu Dapil IV, kita sama-sama berusaha dan berdoa semoga jalan tersebut secepatnya segera mendapat penanganan dan diperbaiki” Terang Johan Sinaga. ( fad/han)

Listrik Padam, Rumdis Wabup Nias Barat Gelap

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO – Rumah dinas(Rumdis) Wakil Bupati Nias Barat (Pendopo Dua) terlihat gelap gulita. Pasalnya, sekitar rumdis terjadi pemadaman listrik, sementara mesin genset rusak dan belum diperbaiki, Minggu, (22/10/2023) malam. Saat di konfirmasi wartawan, Wakil Bupati Nias Barat Dr. Era-Era Hia, MM.,MSi menjelaskan bahwa sudah hampir seminggu solarnya belum di antar.

“Sudah saya panggil saudara Kasubag hari, Jumat (20/10/23) dan memberitahunya kalau solar buat genset telah habis hampir seminggu yang lalu, namun hingga malam ini solar belum di antar”, ujar Doktor Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini.

Lebih lanjut Era Era Hia mengaku sangat kecewa terhadap kinerja Bagian Umum Setda Pemkab Nias Barat ini, seharusnya mereka memfasilitasi keperluan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, bukan mempersulit dan tentunya jangan membeda-bedakan antara Bupati dan Wakil Bupati, karena bagaimanapun saya juga merupakan pimpinan daerah, jadi suka tidak suka semestinya tidak boleh memberlakukan saya seperti ini.

“ Harusnya tidak boleh memberlakukan saya seperti ini,” tegas Tutor Universitas Terbuka ini.

Dikatakannya, bahwa dulu pernah mesin genset yang ada di pendoponya rusak, dan di biarkan begitu saja tanpa di perbaiki

“ Yang lebih sadis, beberapa bulan yang lalu pernah Genset rusak dan tidak diperbaiki selama tiga bulan, sementara Nias Barat sering padam listrik, bensin/solar mobil dinas sering mereka mempersulit, rumah dinas atau pendopo dibiarkan rusak, AC di pendopo tidak di Service, mobil operasional (Strada) dibiarkan rusak, bahkan pakaian dinas untuk tahun ini saja belum ada kabar sama sekali,” ujar Lulusan S2 IPDN ini.

Sementara saat ditanyakan alasan mengapa Bagian Umum memperlakukannya seperti itu, Wabup Nias Barat menjawab singkat

“Kurang tau, mungkin saja ada yang memerintahkan mereka sehingga berani memberlakukan saya seperti ini,” jelasnya

Namun Era Era Hia mengaku tidak mungkin mengajak ribut, karena bagaimanapun saya ini orang terdidik.

” Orang terdidik dan takut akan Tuhan harus sabar menghadapi segala kondisi, apalagi tinggal beberapa bulan lagi jabatan ini berakhir,” tegas Ketua DPD Partai Golkar Nias Barat ini. (mag9/Han)

Ketua Umum Jamiyah Batak Muslim Indonesia Menggagas Ikrar Keberagaman untuk Nusantara

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bangsa ini sedang menghadapi tantangan besar. Kekuatan pondasi ke-bhinekaan kita akan diuji saat menyambut pesta demokrasi lima tahunan, pemilu 2024. Padahal, kondusifitas dalam memilih pemimpin terbaik untuk bangsa mutlak kita butuhkan.

Sebagai ikhtiar memperkuat rajutan “baju keberagaman” dan menjaga nilai-nilai luhur, Jamiyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) menggelar Ikrar Merajut Keberagaman Nusantara dengan Falsafah Pancasila & Semangat Dalihan Na Tolu di GOR Sumatera Utara, Kamis, 19 Oktober 2023.

Acara ini dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin, serta 12 ribu orang dari elemen masyarakat lintas agama, suku, dan budaya, demi terwujudnya Indonesia yang kuat dan tangguh.

Ketua Umum DPP JBMI Arif Rahmansyah Marbun mengatakan Indonesia adalah bangsa besar yang berdiri di atas keberagaman, agama, suku, dan budaya. Keragaman ini adalah sebuah berkah dari Tuhan, namun bisa juga jadi masalah kalau anak bangsa tidak bisa merawatnya.

Ikrar Merajut Keberagaman yang digelar JBMI merupakan salah satu ikhtiar untuk merawat keragaman dan menjaga nilai-nilai luhur. Arif berharap, perbedaan termasuk terkait pilihan politik, tidak membuat anak bangsa menjadi terpecah belah dalam kehidupan sehari-hari.

“Semboyan Bhinneka Tunggal Ika merupakan nafas yang menjadi komitmen kita semua untuk maju bersama. Diperkuat falsafah Batak dalihan na tolu, warisan berharga yang menjadi modal masyarakat Sumatera Utara dalam menjaga toleransi terhadap perbedaan,” kata Arif.

“Perbedaan, apalagi terkait pilihan politik, itu biasa. Perbedaan harus kita jadikan kekayaan, bukan malah justru jadi perdebatan,” tambahnya.

Arif berharap Ikrar Merajut Keberagaman bisa mempererat kohesi sosial antar umat beragama, menggali nilai-nilai Pancasila di berbagai kelompok masyarakat berbasis etnis, budaya, maupun agama. Mempromosikan dan menyegarkan kembali nilai-nilai Islam, nilai luhur, identitas bangsa dengan berbagai keberagamannya sebagai modal kemajuan bangsa.

“Dari semangat kegiatan ini, kami juga berharap bisa melestarikan budaya diskusi, guyub, dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Yang paling penting, ke depan, kita semua ingin Indonesia terus menjadi bangsa kuat,” kata dia.

Acara ini diisi dengan pembacaan ikrar merajut keberagaman yang dibacakan masyarakat litas agama, suku dan budaya, penampilan tarian multietnik, serta penandatanganan nota kesepahaman bersama tokoh lintas agama, suku, dan budaya. (rel/sih)

Berkolaborasi Pererat Silaturahim Antara Alumni dan Almamater

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua IKA FT USU Ir Alfi Syahriza Harahap ST MEng Sc melantik Pengurus Ikatan Alumni Teknik Sipil (IkATSi) USU Periode 2023-2027 di Hotel Lee Polonia Medan, Sabtu (21/10/23).

Alfi berharap, kepengurusan yang terpilih hasil musyawarah IV di bawah kepemimpinan Ketua Umum Heriansyah Siregar ST MT dan Sekretaris Umum Malik Assalih Harahap ST MM, dapat berkolaborasi dengan Departemen Teknik Sipil USU dalam upaya mempererat silahturrahmi antara almamater dan alumni.

Pelantikan ini dihadiri Wakil Dekan I Fakultas Teknik USU Prof Ir Renita Manurung,Prof Ir Hamidah Harahap ,Sekretaris Departemen Teknik Sipil USU Agung Handana ST MT, Dosen Teknik Sipil USU DR Ir Nursyamsi Nasution, DR Ir Rahmi Karolina ST MT, Ir IKA Pujiastuty ST MT, Ketua Dewan Pembina Ikatsi USU Ir Saut Pardede dan Anggota Dewan Pembina DR Ir Jonner Napitupulu, Dewan Penasehat dan Dewan Pakar Ir Besri Nazir dan Ir Syafiatun Siregar ST MT, Ir Feri Mahfuzar Lubis, dan Ir Tuapril Harianja.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Ikatsi USU Ir Heriansyah Siregar ST MT mengatakan, mereka akan membuat program yang bisa berdampak positif terhadap almamater dan alumni, sebagaimana amanah yang disampaikan Ketua IKA FT USU Ir Alfi Syahriza Harahap.

“Tentu pemberdayaan alumni dan upaya meraih potensi untuk meningkatkan alumni muda agar dapat bersaing dengan perguruan tinggi lainnya khususnya teknik sipil, yang merupakan jurusan tertua.

Gelar Maulid, DPP IKA SMAN 7 Medan Ingin Tanamkan Nilai Akhlak Mulia Bagi Pelajar

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPP Ikatan Alumni (IKA) SMAN 7 Medan menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW di Bagasta Cafe, Minggu (22/10). Hadir dalam kegiatan tersebut Sekjend DPP Malik Assalih Harahap, Bendahara Umum Nina Harahap, Wasekjend Yuni Astuti, Nining, Ita Masyitah dan Kabid Kerohaanian Erwi Shoha,Titien Suryani, Butet Nasution, Kepala Sekolah Drs Masri Lubis.

Kepala SMAN 7 Medan Drs H Masri Lubis MSi mengapresiasi kegiatan ini. Dia berharap, hendaknya kegiatan ini dilaksanakan secara berkesinambungan. “Ini juga merupakan contoh yang baik kepada para pelajar SMAN 7 khususnya yang muslim untuk tidak lupa pada sejarah Rasulullah yang disampikan melalui kegiatan Maulid Nabi ini,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Masri juga berharap, para siswa mengikuti suri tauladan Nabi dengan meningkatkan ibadah dan menjauhi maksiat negatif seperti geng motor, narkoba, mencuri, merampok dan kegiatan jahat lainnya.

Sementara Sekjen DPP IKA SMAN 7 Medan, Malik Assalih Harahap menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu agenda DPP periode 2022-2026 dalam bidang kerohanian, salah satunya pengembangan akhlak mulia melalui pengajian dan peringatan hari besar Islam. “Melalui kegiatan ini, kita juga ingin memberikan contoh kepada adik-adik kita yang merupakan calon pemimpin harus memiliki akhlak mulia,” ujarnya.

Malik juga menyampaikan, kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi sesama pengurus DPP alumni, di mana ke depannya kegiatan peringatan hari besar keagamaan ini dilaksanakan secara rutin dan meriah serta lebih besar lagi. “Kita akan menghadirkan para alumni di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Malik juga memberikan bantuan Rp7,5 juta kepada Bina Mental (Bintal) SMAN7 Medan untuk pengembangan program bina mental kerohanian siswa khususnya beragama Islam. “Diharapkan ini menjadi stimulus untuk menarik para alumni lainnya melakukan hal serupa untuk pengembangan mental siswa di SMAN7 Medan,” tukasnya.

Kegiatan maulid ini juga dimeriahkan dengan nasyid dan capela binaan Bintal siswa SMAN7 Medan. Sementara, tampil sebagai penceramah, Al Ustaz H Firmansyah Waruwu Lc MA. Dalam tausiUstaz Firman menyampaikan seputar maulid Rasulullah dan sejarah Rasulullah. “Perlulah menumbuhkan rasa cinta kita pada Rasulullah. Bagaimana menumbuhkan rasa cinta pada rasulullah? Yakni pertama, dengan membaca sirah atau profil rasulullah. Kedua mengikuti sunnah dan jejak rasulullah. Ketiga menjaga warisan Rasulullah yakni Alquran dan Sunnah,” ujarnya. (adz)

Pasca Geledah Kantor Dinas PUPR Sumut, Kejatisu Bakal Tetapkan Tersangka

Kasipenkum Kejatisu, Yos A Tarigan. (Ist)

MEDAN, SUMUTPIS.CO – Pasca menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, pekan lalu, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), juga dalam waktu dekat bakal mengumumkan penetapan tersangka dugaan korupsi pemeliharaan rutin jalan dan jembatan UPT PUPR Provsu, Gunungsitoli.

“Belum, nanti bakal kita umumkan (tersangka) setelah tim penyidik pidsus menghitung kerugian negara yang ditimbulkan dari proyek itu,” ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejatisu, Yos A Tarigan kepada Sumut Pos, Minggu (22/10/2023).

Menurut Yos, tim penyidik telah meningkatkan status dari penyelidikan ke penyidikan berdasarkan 2 alat bukti yang telah dipeggang penyidik. Hal inilah yang mendorong penyidik melakukan penggeledahan ke Kantor Dinas PUPR Sumut, di Jalan Sakti Lubis, Medan.

“Jadi itu bukanlah penggeledahan sebagaimana yang diberitakan beberapa media, melainkan hanya penyitaan beberapa berkas dokumen saja,” katanya.

Dua alat bukti ini, kata Yos, cukup untuk menjerat pelaku sebagai tersangka. Namun, dia masih irit berbicara mengenai penetapan tersangka dari belasan saksi yang telah diperiksa Kejatisu.

Namun disinggung dari belasan saksi yang diperiksa, Kadis PUPR Sumut Marlindo Harahap maupun mantan Kadis PUPR Sumut, Bambang Pardede tidak termasuk yang turut diperiksa.

“Tidak. Karna dia (Marlindo Harahap) tidak ada kaitannya. Ini bukan masa dia. (Bambang Pardede) juga tidak ada kaitannya,” pungkas Yos.

Diketahui, tim penyidik Pidsus Kejati Sumut melakukan penyitaan di kantor Dinas PUPR Sumut atas dugaan korupsi pada Tahun 2022 dalam Dokumen Pelaksanaan Pergeseran Anggaran (DPPA) UPT Jalan dan Jembatan Gunungsitoli di anggarkan dana untuk kegiatan pemeliharaan rutin jalan dan jembatan Provinsi sebesar Rp7.707.781.500,00.

Terhadap barang yang disita tersebut akan dijadikan barang bukti dalam perkara dugaan korupsi di Dinas PUPR Sumut, khususnya dalam DPPA UPT Jalan dan Jembatan Gunungsitoli. (man/han)

Workshop Jurnalistik PWI dan SPS Sumut, Pj Gubernur Sumut: Media Cetak Miliki Segmen Sendiri

Pj Gubernur Sumatera Utara Hassanudin foto bersama narasumber dan peserta Workshop Jurnalistik PWI dan SPS Sumut di Hotel Grand Antares Jalan SM Raja Medan, Sabtu (21/10)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pj Gubernur Sumatera Utara Hassanudin menyakini, keberadaan media massa, terutama media cetak tidak akan mati, bahkan akan terus dinantikan masyarakat untuk dibaca, karena media cetak memiliki segmen pembaca tersendiri.

Hal ini disampaikan Pj Gubernur Sumatera Utara Hassanudin saat menghadiri sekaligus membuka Workshop Jurnalistik dengan tema Depth News Era Digital yang digelar PWI Sumut berkolaborasi dengan SPS Sumut di Hotel Grand Antares Jalan SM Raja Medan, Sabtu (21/10/2023).

“Peran pers sangat diperlukan dalam menyampaikan informasi, baik itu media cetak yang tetap diminati pembacanya,” ucap Hassanudin dihadapan unsur pimpinan dan perwakilan dari media peserta workshop. Hassanudin berharap, kemitraan pemerintah dengan media, yang selama ini telah terjalin dengan baik dapat terus berlanjut. Bahkan ditingkatkan lagi, antara lain dengan menginformasikan berita yang lebih mendalam lagi terkait pembangunan di Sumut.

Hadir pada kegiatan ini diantaranya, Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik, ketua panitia workshop Rianto Ahgly, pengurus PWI Sumut dan SPS Sumut lainnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas Sitorus, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Sumut Hasmirizal Lubis. Workshop menghadirkan narasumber yakni, Ketua Umum Serikat Perusahaan Pers Januar P Ruswita, Ketua Dewan Pengawas LPP TVRI Agus Sudibyo, dan pengajar jurnalistik Nurhalim Tanjung.

Ketua PWI Sumut PWI Farianda Putra Sinik mengatakan, sesuai perkembangan zaman yang terus maju, media cetak di Sumut terus mengalami gejolak, karena semakin pesatnya perkembangan media di era digital saat ini. Pada masa Covid-19 ditambah adanya percepatan digitalisasi, nasib surat kabar makin tergerus dan terimbas parah sehingga perlu dukungan kuat dari pemerintah. “Jangan pernah kita membiarkan surat kabar ini mati atau menjadi sejarah. Surat kabar ini media perjuangan,” ujarnya.

Farianda mengatakan, di era digital saat ini media harus terus berbenah. Termasuk memperbaiki kualitas produk dengan menyajikan liputan liputan mendalam (indepth news) agar media dalam menyajikan informasi dapat lebih terinci dan secara mendetail.

‘’Itulah tujuan digelarnya workshop jurnalistik kali ini untuk melatih para jurnalis dalam menyajikan berita mendalam,’’ujarnya.

Sementara itu, dalam paparannya narasumber Nurhalim Tanjung menyebutkan, era teknologi digital membuat cara orang mengonsumsi berita ikut berubah, mengikuti karakter media sosial (Immediacy, Interactivity, Intimacy). Kondisi ini menjadi tantangan menghadirkan Indepth News . Indepth news penekanannya adalah analisis.

Salah satu fungsinya adalah mensterilkan berita –berita yang belum tentu kebenarannya.

Sementara Agus Sudibyo, mengajak para peserta untuk mencoba mendekati masalah pemberitaan dari sisi lain. Wartawan harus memahami posisinya di tengah era digitalisasi. Sebab, ucapnya, teknologi memengaruhi lini kehidupan.

Media massa, jurnalisme, juga demikian. Ada manfaat dan dampak yang disebut disrupsi digital.
Ketua Umum SPS Pusat, Januar P. Ruswita menuturkan, strategi media cetak untuk mempertahankkan relevansinya yakni dengan: pengembangan platform, pengembangan model bisnis dan pengembangan redaksional. “Brand media cetak sangat kuat, caranya terus berinovasi dan berkreasi. Kolaborasi dengan berbagai pihak, ‘’pungkasnya. (sih)