29 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 1087

Ganjar Minta Revisi UU Desa Fokus pada Peningkatan Kesejahteraan Desa

APRESIASI: Ketua Umum DPP PAPDESI Wargiyati memberikan jersey MU nomor 8 kepada Ganjar Pranowo disela rakernas PAPDESI 2023 di Smesco Nareswara Ballroom, Jakarta Selatan, Selasa (26/9).

SUMUTPOS.CO – DANA desa yang dialokasikan pemerintah mencapai Rp 70 triliun per tahun tidak boleh digunakan secara sia-sia. Karena itu, revisi terbatas Undang-Undang No 6 Tahun 2014 tentang Desa harus tetap fokus pada peningkatan kesejahteraan desa.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pembina DPP Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Ganjar Pranowo saat menghadiri rapat kerja nasional (rakernas) PAPDESI di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, Selasa (26/9).

“Satu, dalam revisi kita orientasinya harus kesejahteraan desa. Dua, sudah ada banyak sekali inovasi desa kalau belum masuk undang-undang silakan, soal masa jabatan silakan, komunikasikan dengan cara yang mereka akan lakukan,” ujar Ganjar Pranowo.

Politikus PDI Perjuangan ini menekankan, dana desa yang sangat besar itu harus dikelola secara baik sehingga memberikan manfaat bagi peningkatan perekonomian masyarakat desa. ”Saya hanya inovasinya harus tetap berjalan, rakyatnya mendapat manfaat, dan yang terakhir jangan ada korupsi,” ungkap Ganjar.

Ganjar juga meminta agar para kepala desa membuat sebuah posko pendampingan untuk merumuskan hal-hal yang penting untuk diakomodir dalam Undang-Undang Desa. Dia pun mendorong agar para kepala desa berkerjasama dengan aparat penegak hukum.

“Saya pengen teknisnya ada tim dari PAPDESI yang menyiapkan diri, punya catatannya, punya pengalamannya, tahu caranya, buat posko. Posko pendampingan untuk menyelesaikan undang-undang desa ini,” lanjut Ganjar.

Posko itu nantinya dijadikan tempat berkumpul untuk berdiskusi terkait hal-hal yang penting untuk diakomodir dalam UU Desa. Termasuk membahas kebijakan pemerintah maupun DPR apabila ada kebijakan terkait desa maupun tentang usulan revisi UU Desa.

Dia juga berharap agar kepala desa siap menyampaikan usulannya ketika ada rapat-rapat dengan pemerintah maupun DPR. Menurut Ganjar, posko ini terbukti efektif dan berhasil ketika dulu masa-masa perjuangan dalam pengesahaan UU Desa.

Mantan gubernur Jawa Tengah dua periode ini menilai, pentingnya kepercayaan kepada kepala desa untuk mengelola anggaran desa dengan maksimal. Hal itu juga mendorong inovasi dari setiap desa di Indonesia.”Kalau desa sudah dikasih regulasinya, sudah dikasih anggarannya, kasih kepercayaannya ke kepala desa,” tegasnya.

Mantan DPR RI itu juga menambahkan bahwa memang sudah saatnya desa mempercepat pembangunan. “Sumber daya yang ada, tata kelola, regulasi menjadi modal ke depan. Tinggal didorong saja, istilahnya gaspol. Tapi saya titip makmurkan desa dan warganya. Jangan korupsi,” pesannya.

Menyikapi hal itu, Pengamat Kebijakan Publik Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Rafriandi Nasution menjelaskan Undang-Undang No 6 Tahun 2014 tentang desa memang harus berpihak dengan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di desa. Dikatakan Rafriandi, selain dari sisi programnya, yang penting diperhatikan juga pembinaannya, implementasi di masyarakat dan terakhirnya evaluasi rutin.

Rafriandi mengatakan bahwa setiap kabupaten atau daerah memiliki perbedaan dalam permasalahan pembangunan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat di desa sehingga harus disesuaikan dengan karakteristik tiap daerah. (rel/wir/gus)

TGS Ganjar Sumut Ajak Warga Asahan Jaga Kesehatan dengan Berwudhu

Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Sumut saat sosialisasi ‘Terapi dan Manfaat Wudhu untuk Kesehatan Jasmani’ di Majelis Taklim Nurul Yakin, Desa Sei Kapayang Tengah, Kecamatan Sei Kapayang, Kabupaten Asahan, Sumut, Jumat (29/9).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Sumatera Utara (Sumut) mengajak warga di Kabupaten Asahan untuk senantiasa menjaga kesehatannya dengan berwudhu.

Hal itu disampaikan Tuan Guru Sahabat Ganjar Sumut dalam sosialisasi ‘Terapi dan Manfaat Wudhu untuk Kesehatan Jasmani’ di Majelis Taklim Nurul Yakin, Desa Sei Kapayang Tengah, Kecamatan Sei Kapayang, Kabupaten Asahan, Sumut, Jumat (29/9).

“Selama ini mungkin melaksanakan wudhu tapi belum tahu manfaat di baliknya. Dengan adanya pembahasan dan materi yang disampaikan, mudah-mudahan menambah semangat dan motivasi menjaga kesehatan,” kata Koordinator Wilayah Tuan Guru Sahabat Ganjar Sumut, Zulfi Andika.

Dalam sosialisasi itu Tuan Guru Sahabat Ganjar Sumut menerangkan bahwa dampak positif terhadap kesehatan jasmani akan dirasakan ketika berwudhu.

Zulfi mengatakan, kontak antara air, proses membasuh, dan permukaan yang dibasuh menjadi sarana terapi kesehatan menggunakan media air atau biasa disebut hidroterapi.

Sehingga air wudhu yang membasahi kulit wajah, kulit tangan dan kaki, serta kuku tidak hanya membersihkan dari kotoran, tetapi berpotensi untuk hidroterapi dan menjaga kesehatan.

“Wudhu ini ada manfaat hidroterapi yang sangat banyak kalau kita lihat. Yang paling umum kita bisa melancarkan peredaran darah, juga menghindari kerutan-kerutan dan bisa menjaga konsentrasi dan fokus,” kata Zulfi.

Zulfi mengatakan, materi ini memberikan wawasan positif agar warga di Kabupaten Asahan semakin semangat menjaga kesehatannya melalui cara-cara yang penuh keberkahan, seperti berwudhu.

Sementara Ustadz Nazarudin Siahaan selaku pemateri acara menyebut hidroterapi adalah terapi yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Apalagi umat Muslim bisa mendapatkannya secara alami lewat berwudhu.

“Ini manfaatnya bagi kita sangat baik untuk kesehatan tubuh. Boleh dibilang ini adalah hidroterapi yang sangat baik bagi kita, apalagi bagi kesehatan badan dan tubuh. Sehingga dengan berwudhu kita secara tidak langsung juga menjaga kesehatan badan,” tuturnya.

Ustadz Nazarudin berharap kegiatan ini memotivasi masyarakat untuk senantiasa berwudhu. “Mudah-mudahan kita semua dan dari pengajian ini bisa memperbanyak dan lebih sering berwudhu, baik di rumah maupun luar rumah,” pungkasnya.

Selain memberikan edukasi tentang manfaat hidroterapi ketika berwudhu, Tuan Guru Sahabat Ganjar Sumut juga memberikan bantuan kepada Majelis Taklim Nurul Yakin berupa kipas angin dan tikar. (rel/tri)

Kapolres Langkat Berikan Bantuan kepada Warga yang Tertimpa Puting Beliung

BANTUAN: Personel Polres Langkat saat menyerahkan bantuan untuk warga yang tertimpa bencana Puting Beliung di Dusun V Desa Sei Meran, Langkat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Kapolres Langkat AKBP Faisal Rahmat HS SIK diwakili Kabag Ren Kompol B Girsang SH memberikan bantuan sosial kepada warga Dusun V Desa Sei Meran Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat yang tertimpa musibah Angin Puting Beliung, Kamis (28/9/2023).

Kompol B Girsang menyatakan, adapun bantuan yang diberikan berupa, beras, telur, dan mie instan.

“Untuk bantuan, kita serahkan kepada Kepala Dusun V Desa Sei Meran, Mislawati. Nah, beliau nanti yang akan menyerahkan kepada warga yang terkena musibah,” ungkapnya.

Dijelaskannya, bantuan ini sebagai wujud kepedulian Polri khususnya Polres Langkat untuk berbagi kepada sesama yang membutuhkan.

“Apalagi warga kita baru saja tertimpa bencana alam yang tidak ada yang bisa memprediksinya,” lanjutnya.

Kepala DusunV Desa Sei Meran, Mislawati sebagai perwakilan warga masyarakat mengucapkan terima kasih atas bantuan Kapolres Langjat.

“Saya akan menyerahkan bantuan tersebut kepada warga masyarakatnya yang tertimpa musibah,” tutupnya. (mag-6/ram)

Sekda Resmikan Loket Pelayanan Informasi BPJS Kesehatan di RSUD Nias Selatan

POTONG PITA: Sekda Kabupaten Nias Selatan, Ir Ikhtiar Duha, MM potong pita ketika meresmikan loket pelayanan informasi BPJS kesehatan di RSUD Nias Selatan, Jumat (29/9/2023).

NIAS SELATAN, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Selatan Ir Ikhtiar Duha, MM meresmikan loket pelayanan informasi BPJS kesehatan di RSUD Nias Selatan, Jumat (29/9/2023).

Sekda Kabupaten Nias Selatan, Ir Ikhtiar Duha, MM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi langkah BPJS Kesehatan menjalin kerjasama dengan RSUD Nias Selatan dan memilih faskes tersebut sebagai peluncuran inovasi layanan kesehatan.

Hal ini bermakna dukungan sekaligus dorongan akan terwujudnya akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau bagi peserta JKN di Nias Selatan.

“BPJS kesehatan telah melakukan gerak cepat dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, hal ini perlu dicontoh oleh semua pemangku kepentingan di bidang terkait,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pihaknya terus berupaya dan mengajak pemangku kepentingan di bidang terkait bersama-sama mengambil peran dalam upaya memenuhi fasilitas penunjang di RSUD Nias Selatan. Hal ini perlu ditempuh agar akses keterjangkauan RSUD Nias Selatan dapat ditempuh dengan mudah oleh masyarakat.

“Terkait pemenuhan fasilitas penunjang, kami koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk alat penunjang pelayanan kesehatan, sedangkan untuk akses jalan, penerangan jalan, dan penunjuk jalan, akan jadi wewenang Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Perhubungan. Apabila sinergi antar pemangku kepentingan berjalan baik, hasilnya tentu baik juga,” tutupnya.

Dalam peresmian tersebut turut dihadiri oleh Sekda, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD se-Kabupaten Nias Selatan, Sekdin/Kasubbag/Kasi Lingkup Dinkes, Kacab BPJS Gunungsitoli, Kelala BPJS Kabuoaten Nias Selatan, Kabag Yanfaskes BPJS, Direktur RSUD Nias Selatan, Direktur RSUD Lukas Hilisimaetano, Camat Teluk Dalam, Kepala UPTD Puskesmas, para Kades serta undangan lainnya. (mag-8/ram)

Kades Karang Gading Pergunakan Gaji untuk Kemaslahatan Warga

LABUHAN DELI, SUMUTPOS.CO – Kepala Desa Karang Gading, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang, Agus Sanjaya akan melakukan berbagai hal untuk mensejahterakan warganya, walau menggunakan gajinya sendiri.

“Ini menjadi tanggung jawab bersama, tetapi karena saya aparatur desa, jadi ya harus bergerak juga,” ujarnya ketika ditemui di Desa Karang Gading, Kecamatan Labuhan Deli, Jumat (29/9/2023).

Agus Sanjaya mengungkapkan, selama dirinya menjabat sebagai Kepala Desa, gaji yang diterimanya akan digunakan untuk modal usaha, pembangunan, dan kebutuhan kebutuhan warga lainnya.

“Semenjak saya dilantik menjadi Kepala Desa, buku tabungan dan kartu ATM gaji dipegang oleh perwakilan warga untuk kebutuhan mereka. Selama ini saya tidak mempergunakan gaji saya dari Kepala Desa untuk keperluan pribadi, padahal kalau dibilang itu sudah menjadi hak saya,” jelasnya.

Agus Sanjaya menekankan, menjadi Kepala Desa bukan hanya untuk mencari uang, tetapi untuk berbakti kepada masyarakat. Karena harus disadari, desa yang dipimpinnya jauh dari ibukota kecamatan, apalagi ibukota kabupaten.

“Ini sudah menjadi program utama saya, ketika saya masih menjadi Ketua LKMD (sekarang LPM) di Desa Karang Gading,” lanjutnya.

Kades termuda di Kecamatan Labuhan Deli inipun menambahkan, setahun lebih menjabat sebagai Kepala ada beberapa prestasi yang dibuat warga Desa Karang Gading seperti juara umum turnamen sepak bola Camat Cup dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-77.
Selain meraih juara umum, desanya juga meraih juara lomba sampan dayung tingkat Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat yang merupakan perbatasan Desa Karang Gading Kecamatan Labuhan Deli.

Meskipun setahun lebih ia menjalani kepemimpinan Desa Karang Gading, iapun tak luput dari berbagai isu dan fitnahan, seperi isu ijazah palsu yang dilakukan olehnya ketika mendaftar sebagai calon kepala desa.

“Sampai saat ini, isu itu belum bisa dibuktikan secara rinci, dan saya pun belum tahu siapa yang menyebarkan isu itu,” ungkapnya.(mag-1/ram)

Resmikan Rumah Baca, Pemko Tebingtinggi Harapkan Literasi dan Kualitas SDM Terbangun

RESMIKAN: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani didampingi Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara, Alpian Hutauruk dan Kadis Perpustakaan dan Arsip Muhammad Fadly meresmikan rumah baca di Kelurahan Lalang.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani berharap melalui Rumah Baca dapat meningkatkan literasi, numerasi dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat serta dapat mendongkrak peringkat literasi Indonesia berdasarkan survei PISA 2018.

“Rumah Baca turut meningkatkan kualitas SDM masyarakat. Jangan hanya seremoni. Harapan maju dan juga meningkat, mendongkrak peringkat literasi Indonesia di peringkat 72 dari 78 Negara,” ujar Syarmadani, ketika meresmikan Rumah Baca di Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Jumat (29/9/2023).

Menurut Syarmadani, hal ini sejalan dan dapat didukung oleh generasi muda, khususnya para mahasiswa dan mahasiswi, sebab mereka memiliki 4 kelebihan. “Pertama, fisiknya bagus. Kedua intelektual lebih tinggi cerdas dan mencapai nilai IPM Kota Tebingtinggi sebesar 76,17,” jelasnya.

Diungkapkan Syarmadani, ketiga, melek teknologi, segala hal bisa dipelajari dengan cepat. Dan keempat, mereka memiliki jejaringan (jangkauan luas). Minimal dari penampilan, berbicara, bersikap meyakinkan.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara, Alpian Hutauruk mengungkapkan bahwa provinsi Sumatera Utara berada dibawah rata-rata nasional dalam gemar membaca, berada di peringkat 25 dari 38 Provinsi se-Indonesia.

“Saya harap kita bisa koordinasi kolaborasi. Kami berencana kedepan akan membangun titik baca dan gerobak baca. Untuk titik baca, kita akan buat di titik-titik keramaian. Gerobak baca agar dapat masuk ke dalam gang-gang yang tidak dapat dimasuki mobil,” ujar Alpian.

Sebelumnya, Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tebingtinggi Muhammad Fadly menyampaikan dalam laporannya, dasar pelaksanaan kegiatan adalah Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan selanjutnya Peraturan Walikota Tebingtinggi nomor 21 tahun 2018 tentang penyelenggaraan perpustakaan.

“Dengan maksud dan tujuan, pertama, operator layanan perpustakaan untuk meningkatkan literasi di masyarakat khususnya di Kota Tebingtinggi. Kedua membangun komunikasi dengan pendidikan dasar pendidikan menengah dan juga masyarakat untuk dapat memanfaatkan layanan perpustakaan,” beber Fadly.

Acara dirangkai dengan penandatangan perjanjian kerja sama dengan Perguruan Tinggi dan Lembaga pendidikan yang ada di Kota Tebingtinggi disaksikan Pj Wali Kota.

Untuk saat ini Kota Tebingtinggi memiliki 4 Rumah Baca, Rumah Baca Bagelen, Rumah Baca Persiakan, Rumah Baca Bandar Utama dan Rumah Baca Kampung Lalang. Sementara Pojok Baca Digital (Pocadi) dan Pojok Baca masing-masing memiliki 1 di Lapang Sri Mersing dan Pojok Baca berada di Taman Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi. (ian/ram)

Tekan Kecelakaan Lalin dan Tertib Berlalulintas, Sat Lantas Berikan Pemahaman Kepada Pelajar

BERSAMA: Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Tebingtinggi Ipda Andi, Kepsek SMA Negeri 1 Paino dalam sosialisasi tertib berlalulintas di kalangan pelajar.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tebingtinggi memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada pelajar SMA Negeri 1 Tebingtinggi, Jumat (29/9/2023).

Tujuan pemahaman tersebut dilakukan Sat Lantas Polres Tebingtinggi dalam menekan jumlah angka kecelakaan lalulintas dan pelanggaran lalulintas di wilayah hukum Polres Tebingtinggi khususnya bagi pelajar.

Kasat Lantas Polres Tebingtinggi AKP Dhoraria Simanjuntak diwakili oleh Kanit Kamsel Polres Tebingtinggi, Ipda Andi memaparkan pentingnya tertib lalulintas di jalan raya dan menggunakan helm saat berkendara, tetapi kepada pelajar belum diperbolehkan menggunakan sepeda motor ketika berangkat sekolah.

“Saat ini pelanggaran lalulintas dan kecelakaan lalulintas didominasi dari kalangan pelajar, diharapkan semua pelajar khususnya siswa siswi SMA Negeri 1 untuk tetap mematuhinya sesuai dengan Undang undang No. 22 Tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tebingtinggi, Paino menyambut baik dengan kegiatan sosialisasi Sat Lantas Polres Tebingtinggi dalam tertib berlalulintas di kalangan pelajar.

“Kami meminta kepada seluruh pelajar SMA Negeri 1, untuk memahami dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari, jika dilarang sesuai undang undang, maka patuhilah, karena hal itu akan memberikan keselamatan pada diri pelajar,” bilang Paino.

Kegiatan tersebut dirangkai dengan pengukuhan Kepengurusan Ikatan Keluarga Alumni SMA Negeri 1 Kota Tebingtinggi. (ian/ram)

Pemprov Sumut Gelar Peringati Maulid Nabi, Pj Gubsu : Senantiasa Teladani Kepribadian Nabi Muhammad

Pj Gubernur Sumut, Hassanudin.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pendidikan Sumut, para guru dan pelajar. Pada kesempatan tersebut Hassanudin mengajak umat muslim senantiasa menjadikan Nabi Muhammad sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita umat Islam haruslah senantiasa mengikuti dan meneladani kepribadian Nabi Muhammad SAW,” kata Hassanudin, saat peringatan Maulid Nabi di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Kota Medan, Jumat (29/9/2023).

Banyak sekali hal yang dapat dicontoh dari Nabi Muhammad. Kebaikan-kebaikan yang bisa dicontoh itulah yang dapat menuntun umat agar hidupnya lebih baik.

“Banyak sekali hal yang dapat kita jadikan, teladan dari kepribadian dan perjalanan hidup Nabi, apapun bisa kita ambil hikmahnya,” ujar Hassanudin, sembari mengatakan, Maulid Nabi juga merupakan momentum evaluasi bagi Umat Islam.

Khusus, kepada para pelajar dan guru yang hadir, Hassanudin meminta para pelajar untuk menjauhi narkoba dan judi online. Menurutnya, kedua hal ini merupakan perusak generasi. Ia pun mengajak setiap pihak untuk memberikan kepeduliannya terhadap kedua hal tersebut.

“Saya titip dua hal ini, narkoba dan judi online agar dijauhi, dan berikan perhatian yang besar agar kedua hal ini tidak merusak masyarakat,” kata Hassanudin.

Maulid Nabi Muhammad yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Sumut tersebut diisi dengan tausiyah dari Ustaz Muhammad Yasir Tanjung. Dalam tausiyahnya, Ustaz Yasir mengatakan, Nabi Muhammad mestilah diidolakan oleh setiap Umat Islam. Karena itu, setiap keteladanannya harus diamalkan sehingga kehidupan menjadi baik.

“Mudah mudahan kita hidup senantiasa berbuat kebaikan, menjadikan Nabi Muhammad sebagai tokoh idola dalam kehidupan kita, sehingga hidup kita senantiasa diberkahi,” kata Yasir.

Selain itu, Yasir juga berpesan pada para guru untuk menanamkan nilai spiritual pada para pelajar. Sebab dalam hidup, nilai intelektual saja tidak cukup, mesti dibarengi dengan nilai spiritual.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Asren Nasution, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas Sitorus.(gus/ram)

Micro Targeting Cocok untuk diimplementasikan di daerah Zona Kemiskinan dan Wilayah Ekstrem

Dr Siti Hajar, M SP

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengamat Sosial Medan Utara dari FISIP UMSU, Dr Siti Hajar, M SP, mengatakan untuk menurunkan program kemiskinan di Medan Utara cocok menggunakan Micro Targeting. Micro Targeting adalah strategi yang mengarah kepada intervensi secara langsung melalui sistem pendataan daerah tetapi melalui pemetaan zona kawasan.

“Secara tata kelola daerah untuk penurunan angka kemiskinan, strategi ini menjadi solusi yang tepat bagi daerah yang termasuk zona kemiskinan, apalagi daerah tersebut termasuk wilayah ekstrem yang berdasarkan pendataan daerah rawan, baik secara sosial, dan ekonomi,” ujarnya, Jumat (29/9/2023).

Siti Hajar mengatakan, kebijakan micro targeting ini, dapat diterapkan pada kawasan Medan Utara, dimana Medan Utara merupakan daerah rawan pada kasus stunting dan kemiskinan sesuai dengan data lokus stunting tahun 2022 yaitu Medan Deli, Medan Marelan dan Medan Belawan.

“Strategi micro targeting cocok diterapkan pada kawasan Medan Utara, tetapi harus berkolaborasi dengan berbagai pihak sebagai stakeholder yang mendukung penerapan kebijakan ini sehingga pelaksanaannya dapat maksimal dilakukan apalagi sebagian wilayah medan utara adalah daerah pesisir yang berkondisi banjir rob karena permukaan air laut lebih tinggi dari daratan di pesisir pantai,” tambahnya.

Dan kondisi inilah yang menjadi hambatan terbesar dalam penurunan angka kemiskinan, karena penduduk yang berada di sekitar wilayah banjir rob ini sebagian besar membutuhkan rumah layak huni, air bersih dan pemenuhan makanan yang sehat dan bergizi.

“Kemudian Strategi Micro Targeting ini juga bisa menjadi solusi bagi permasalahan sosial yang sering dihadapi oleh masyarakat, terutama premanisme dan kriminalisasi yang disebabkan oleh faktor kemiskinan dan juga untuk penerapan Mico Targeting untuk Medan Utara khususnya daerah seperti belawan harus ada penanganan khusus terkait kondisi alam yang harus dihadapi mereka,” ucapnya mengakhiri.(mag-1/ram)

Mahasiswa Asal Aceh Bawa Sabu Seberat 5 Kg

SIDANG: Majelis hakim menyidangkan Riski Nanda, terdakwa kasus sabu secara virtual, Jumat (29/9/2023)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Riski Nanda (28), mahasiswa asal Aceh diadili secara virtual di Ruang Cakra 7 Pengadilan Negeri (PN) Medan, karena membawa sabu seberat 5 kg, Jumat (29/9/2023).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Risnawati Br Ginting dalam dakwaannya mengatakan, awal kasus ini bermula saat petugas polisi dari Polrestabes Medan mendapat informasi dari masyarakat bahwasanya di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Sikambing D, Kecamatan Medan Petisah, adanya perbedaan narkoba.

“Para petugas langsung menuju lokasi yang dimaksud dan sesampainya di sana melihat terdakwa di parkiran Hotel Four Point sedang membawa tas dengan gerak gerik mencurigai,” katanya.

Jaksa melanjutkan, melihat hal tersebut para saksi langsung mendatangi terdakwa lalu melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa 5 bungkuas plastik kemasan teh Cina yang berisiakan sabu 5 kg.

“Saat diinterogasi terdakwa mengakui barang bukti yang ditemukan tersebut merupakan milik terdakwa yang diperoleh dengan cara di beri dari seorang laki-laki yang bernama Joel (DPO) dengan tujuan untuk diserahkan kepada seseorang sesuai arahan Joel. Selanjutnya terdakwa beserta barang bukti dibawa ke Polrestabes Medan untuk diproses lebih lanjut,” ucap jaksa.

Jaksa menegaskan, perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam Pasal 114 atau 112 ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Setelah membacakan dakwaannya, majelis hakim menunda persidangan hingga pekan mendatang dengan agenda keterangan saksi. (man)