26 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 1100

Grace Natalie: Banyak Minta Kaesang Jadi Ketum PSI

BERTEMU: Grace Natalie (kanan) dan Kaesang (kiri) bertemu.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengungkapkan, sejak putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangerap bergabung, banyak aspirasi agar Kaesang menjadi Ketua Umum DPP PSI. Aspirasi itu datang dari jajaran kader PSI tingkat DPW hingga DPD.

”Setelah Mas Kaesang kemarin jadi anggota PSI, banyak aspirasi dari DPW dan DPD PSI agar Mas Kaesang jadi Ketua Umum,” kata Grace kepada wartawan, Minggu (24/9).

Menurut Grace, pihaknya akan membicarakan aspirasi tersebut dalam acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas). DPP PSI akan mengumpulkan pengurus PSI seluruh Indonesia, pada Senin (25/9) besok.

“Usulan-usulan itu akan kita bicarakan dan diskusi secara intensif di Kopdarnas itu. Kita tunggu saja apa rekomendasi dari kawan-kawan se-Indonesia,” ucap Grace.

Sebelumnya, Kaesang Pangarep resmi terjun ke dunia politik. Peresmian keanggotaan Kaesang dilakukan di kediaman Presiden Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/9).

Acara ini dihadiri oleh petinggi PSI seperti Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie dan Sekretaris Dewan Pembina Raja Juli Antoni. Hadir pula istri Kaesang, Erina Gundono.

“Hari ini sebuah kegembiraan bagi kami semua, bisa menyambut anggota baru kami, Mas Kaesang,” ujar Grace Natalie.

Sementara itu, Kaesang mengatakan, bergabung dengan PSI sudah melalui pertimbangan matang. Dia ingin menjadikan anak-anak muda aktif dalam dunia politik.

”Keinginan kami ingin anak-anak muda itu bisa lebih terlibat di sektor publik. Apalagi di Pemilu anak muda biasanya sebagai objek pasif,” pungkas Kaesang. (jpc/azw)

250 Mahasiswa Baru UT di Nias Barat, Ikuti OSMB

BARU: Pelaksanaan OSMB dan PKBJJ mahasiswa baru UT Medan di Hotel RPJ Sirombu Nias Barat.

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO – Sejumlah 250 mahasisa/i baru universitas terbuka (UT) medan mengikuti pembekalan melalui orientasi studi mahasiswa baru (OSMB) dan pelatihan keterampilan belajar jarak jauh (PKBJJ) selama dua hari di hotel RPJ Beach Sirombu Nias Barat.

Pelaksanaan OSMB dan PKBJJ dilaksanakan mulai hari sabtu hingga minggu 24/9/2023, dibimbing langsung oleh tutor yang berpengalaman dari Universitas Terbuka Medan.

Husni Mubarak SP, selaku Manejer Marketing dan registrasi UT medan, yang juga merupakan tutor dalam kegiatan ini menjelaskan bahwa kegiatan pembekalan ini sangat bermanfaat untuk mempermudah mahasiswa baru dalam proses belajar, menggunakan aplikasi hingga cara pembayaran uang kuliah

“Respon mahasiswa baru yang ikut dalam kegiatan OSMB dan PKBJJ sangat luar biasa, kehadiran mencapai 95 persen, kemudian kegiatan ini baru 3 kali di laksanakan di Nias Barat, sementara jumlah mahasiswa baru yang mendaftar selalu meningkat setiap semesternya, sehingga kegiatan ini dilaksanakan khusus di Nias Barat secara mandiri,” ujarnya

Dirinya juga berharap dengan terlaksana OSMB dan PKBJJ, mahasiswa dapat menyelesaikan studi di UT dengan hasil yang maksimal tanpa ada kendala yang dihadapi.

Sementara di tempat yang sama mahasiswa baru, Yeremia Hia yang mendaftar di program studi Ilmu Hukum mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa baru untuk mempermudah proses belajar secara online.

Menurutnya kegiatan OSMB dan PKBJJ sangat bermanfaat karena langsung dilatih mahasiswa bagaimana cara untuk mengakses aplikasi-aplikasi yang disiapkan UT guna mempermudah mahasiswa untuk belajar mengikuti program tutorial online, menyediakan tugas dan juga cara pembayaran SPP.

“Semoga dengan adanya kegiatan OSMB dan PKBJJ ini semua kami mahasiswa baru di universitas terbuka tidak mendapatkan kesulitan untuk mengakses semua aplikasi yang ada karena sistem pembelajaran di UT ini hampir seluruhnya dilaksanakan dengan online,” jelasnya. (mag-9/ram)

Pembangunan Pendopo Agung Pujakesuma x, Ashari: Sesuai dengan Visi Kabupaten Deliserdang

BATU PERTAMA: Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan meletakkan batu pertama pembangunan Pendopo Agung Pujakesuma.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Bupati Deli Serdang, H Ashari Tambunan menegaskan pembangunan Pendopo Agung Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma) di Jalan Harapan, Dusun IX, Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjung Morawa, sejalan dengan visi Deli Serdang yang maju dan sejahtera, dengan masyarakatnya yang religius dan rukun dalam kebhinekaan.

“Pembangunan pendopo agung ini merupakan peristiwa bersejarah. Bagi masyarakat Deliserdang, warga Pujakesuma bukan orang asing, tapi sesungguhnya warga Pujakesuma sudah sebagai tuan rumah dari Kabupaten Deliserdang. Kita memahami, jumlah penduduk Deliserdang, mayoritas Pujakesuma. Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Pemkab Deliserdang dan masyarakat menyampaikan penghargaan dan mengucapkan terima kasih atas dibangunnya pendopo agung ini. Dan insya Allah pendopo agung ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Deli Serdang. Pembangunan pendopo agung ini sejalan dengan visi Deliserdang yang maju dan sejahtera, dengan masyarakatnya yang religius dan rukun dalam kebhinekaan,” ujar Ashari Tambunan pada peletakan batu pertama Pendopo Agung Pujakesuma, Jumat (22/9).

Di tempat yang sama, Wakapolri, Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH dalam sambutannya, mengemukakan pendopo agung tersebut juga nantinya akan diperuntukkan sebagai Kantor DPP PKB Pujakesuma. “Masih jauh, dari Rp4 miliar (anggaran pembangunan), masih Rp300 juta. Sepanjang kita sungguh-sungguh, insyaAllah ada jalan untuk mewujudkan itu. Syaratnya cuma satu, jangan mau dipecah belah. Harus bersatu. Kalau kita bersatu, maka akan menjadikan semakin kuat,” tutur Komjen Agus yang juga Ketua Dewan Pembinan Pujakesuma ini.

Sumatera Utara, sebut mantan Kapolda Sumatera Utara ini, merupakan miniaturnya Indonesia. Semakin kuat bersatu, maka diperhitungkan. Provinsi Sumatera Utara adalah barometer untuk keamanan Republik Indonesia, karena kalau Provinsi Sumatera Utara bergejolak, maka seluruh provinsi yang ada juga akan bergejolak.

“Maka kita harus bersatu. Bersatu dengan berbagai keanekaragaman. Kalau berjuang sendiri-sendiri, maka tidak akan didengar. Untuk itu, sama-sama kita tingkatkan suasana yang aman dan jangan mau diprovokasi dengan isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA), karena isu SARA sangat gampang untuk memecah belah bangsa kita. Provinsi Sumatera Utara dengan penduduk yang heterogen gampang untuk menyebarkan isu SARA, untuk seluruh Keluarga Besar Pujakesuma agar dapat bekerjasama dengan komunitas-komunitas lain untuk menciptakan suasana aman dan nyaman,” terang mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri ini.

Sebelumnya, perwakilan Panitia Pembangunan Pendopo Agung Pujakesuma, Joko Susilo dalam laporannya menyampaikan pendopo agung tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 5.000 meter persegi, dengan luas bangunan 15 X 30 meter, dilengkapi dengan pendopo, musala dan lainnya.

“Tujuan pembangunan pendopo ini untuk memberi manfaat bagi warga Pujakesuma, untuk menampilkan produk-produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) warga Pujakesuma, tempat latihan, pengembangan seni dan budaya serta menjadi tempat masyarakat berkumpul ketika melakukan pertemuan.

Turut hadir di acara tersebut, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi; Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri, Irjen Pol dr Asep Hendradiana SpAn KIC MKes; Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Whisnu Hermawan Februanto SIK; Dandim 0204/Deli Serdang, Letkol Czi Yoga Febrianto SH MSi; Kapolresta Deli Serdang, Kombes Irsan Sinuhaji; pejabat utama Polda Sumatera Utara; Dirut PTPN IV, Sucipto Prayitno; Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Paguyuban Keluarga Besar (PKB) Pujakesuma; para pejabat Pemkab Deli Serdang; dan lainnya.(btr/han)

Telkomsel Hadirkan Layanan Inklusif Ramah Disabilitas bagi Teman Tuli di GraPARI

Direktur Sales Telkomsel Adiwinahyu B. Sigit (kanan) saat memberikan pelayanan kepada pelanggan khusus teman tuli di GraPARI. Dengan menyediakan lebih banyak titik layanan pelanggan yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas di Tanah Air, Telkomsel mewujudkan komitmennya dalam mengimplementasikan prinsip Environment, Social dan Governance (ESG) yang berkelanjutan, terutama di lingkup sosial.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel sebagai leading convergence services di Indonesia bersemangat untuk terus mengakselerasikan hadirnya ragam solusi dan inovasi yang menyeluruh dan membuka berbagai peluang kemudahan bagi seluruh pelanggan mendapatkan pengalaman layanan terdepan, tak terkecuali bagi para pelanggan penyandang disabilitas.

Salah satu perwujudan semangat Telkomsel tersebut direalisasikan dengan mendorong upaya peningkatan inklusifitas pada operasional titik layanan pelanggan, yang kini akan menghadirkan layanan khusus bagi pelanggan Telkomsel dari teman tuli (penyandang tunarungu) di sejumlah titik GraPARI yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk tahap awal, 19 GraPARI akan menyediakan layanan tersebut.

Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen Telkomsel dalam mengimplementasikan prinsip EnvironmentSocial dan Governance (ESG) yang berkelanjutan terutama di lingkup sosial. Telkomsel senantiasa memastikan hadirnya layanan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, melalui penyediaan operasional layanan yang semakin ramah bagi penyandang disabilitas di Tanah Air.

Direktur Sales Telkomsel, Adiwinahyu Basuki Sigit mengatakan, “Menurut data terbaru dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, terdapat sekira 22,97 juta atau sekitar 8,5% dari jumlah penduduk Indonesia merupakan penyandang disabilitas[1]. Hal tersebut mendorong pentingnya komitmen seluruh elemen bangsa untuk menghadirkan aksesibilitas yang sesuai bagi penyandang disabiltas.

Untuk itu, bersamaan dengan peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional yang biasa diperingati setiap 23 September, serta sebagai bagian dari upaya dalam memperkuat aspek keadilan dan persamaan hak kepada penyandang disabilitas untuk mendapatkan pengalaman yang setara, Telkomsel terus berupaya menghadirkan layanan pelanggan yang lebih baik dan ramah bagi masyarakat penyandang disabilitas, salah satunya melalui penyediaan layanan khusus yang akan memberikan kemudahan aksesibilitas bagi teman tuli di sejumlah layanan pelanggan GraPARI.”

Saat ini 19 titik GraPARI yang tersebar di seluruh Indonesia dan akan siap melayani kebutuhan teman tuli tersebut antara lain GraPARI Kotabumi (Lampung), GraPARI Wolter Monginsidi (Lampung), GraPARI Kalianda (Lampung), GraPARI TelkomGroup Pangkal Pinang (Kepulauan Bangka Belitung), GraPARI TelkomGroup Palembang (Sumatera Selatan), GraPARI TelkomGroup Medan (Sumatera Utara), GraPARI Ciputat (Banten), GraPARI Serang (Banten), GraPARI Summarecon Mall (Banten), GraPARI BSD (Banten), GraPARI ITC Depok (Jawa Barat), GraPARI Mall Kota Kasablanka (DKI Jakarta), GraPARI Bintaro Xchange (DKI Jakarta), GraPARI Cijantung (DKI Jakarta), GraPARI Boyolali (Jawa Tengah), GraPARI Probolinggo (Jawa Timur), GraPARI Renon Denpasar (Bali), GraPARI Tarakan (Kalimantan Timur), dan GraPARI Plasa Maros (Sulawesi Selatan).

Kedepannya, Telkomsel secara bertahap akan memperluas inisiatif ini dengan menghadirkan lebih banyak titik layanan pelanggan inklusif yang ramah bagi masyarakat tuli dan penyandang disabilitas di Tanah Air dengan secara konsisten melakukan pelatihan peningkatan kapabilitas bahasa isyarat ke seluruh petugas layanan di semua GraPARI.

Dalam inisiatif menghadirkan layanan pelanggan GraPARI yang ramah bagi masyarakat tuli, Telkomsel berkolaborasi dengan Silang.id sebuah perusahaan teknologi yang bergerak di bidang inovasi digital untuk membangun ekosistem inklusif bagi teman tuli, dengan memberikan Pembelajaran Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) kepada para petugas layanan Telkomsel yang dididik secara eksklusif oleh edukator ahli dengan kurikulum yang luas, yang bukan hanya mengajari materi bahasa isyarat, tetapi juga budaya tuli, ekspresi, gestur, hingga filosofi dari gerakan bahasa isyarat.

Melalui pelatihan tersebut, para petugas layanan Telkomsel memiliki keahlian dalam menggunakan bahasa isyarat yang dapat memudahkan komunikasi Teman Tuli untuk berinteraksi dengan pertugas layanan GraPARI untuk dapat memberikan bantuan dan solusi kepada pelanggan Teman Tuli yang membutuhkan solusi atau pertanyaan terkait produk dan layanan Telkomsel.

Selain para petugas layanan GraPARI Telkomsel yang sudah dibekali dan memiliki keahlian dalam menggunakan bahasa isyarat, layanan pelanggan GraPARI juga akan dilengkapi dengan fasilitas infrastruktur khusus untuk teman tuli yang menyediakan informasi tertulis yang lebih jelas dan mudah diakses.

Pelanggan teman tuli dapat dengan leluasa mengunjungi GraPARI untuk melakukan beragam kebutuhan akan layanan Telkomsel, seperti pembelian sim card prabayar, ganti kartu hilang atau rusak, upgrade kartu uSIM 4G/LTE, pendaftaran baru pelanggan Telkomsel Halo (pascabayar), maupun kebutuhan produk dan layanan lainnya.

“Kami berharap kehadiran inisiatif ini mampu meningkatkan kenyamanan pelanggan, khususnya pelanggan teman tuli dalam berkomunikasi, sehingga mendapatkan pengalaman layanan unggulan dari Telkomsel yang dapat semakin mendorong semangat kebersamaan untuk beraktivitas keseharian.

Selain itu, melalui inisiatif ini juga Telkomsel berharap dapat memberikan insipirasi dalam meningkatkan inklusifitas di industri telekomunikasi di Indonesia, serta upaya yang dilakukan merupakan salah satu bukti nyata komitmen customer centric Telkomsel yang selalu berusaha untuk terus mendengarkan umpan balik dari pelanggan guna dapat meningkatkan layanannya agar dapat lebih baik dalam melayani semua kebutuhan pelanggan,” tutup Sigit.(rel)

Terima Kunjungan Tim Pemeriksa BPK Perwakilan Sumut, Pj Sekdako akan Tingkatkan Pelayanan MPP

TERIMA: Pj Wali Kota Tebingtinggi Kamlan Mursyid ketika menerima Tim Pemeriksa BPK Perwakilan Sumatera Utara terkait pelayanan Mall Pelayanan Publik di Kota Tebingtinggi. SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Sekretaris Daerah Kota Tebingtinggi Kamlan Mursyid menerima audiensi dari Ketua Tim pemeriksa BPK perwakilan Provinsi Sumatera Utara di ruang kerja Sekdako Gedung Balai Kota, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi.

Adapun maksud tujuan kunjungan tersebut untuk melakukan pemeriksaan kinerja pendahuluan terkait penyelenggara pelayanan publik dalam rangka Gerakan Indonesia melayani melalui Mall Pelayan Publik (MPP) di Kota Tebingtinggi.

Pj Sekda Kamlan Mursyid menyampaikan terimakasih atas kunjungan audiensi Tim pemeriksa BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara dan mengatakan bahwa salah satu tujuan Mall Pelayanan Publik adalah untuk mendekatkan Pemerintah Kota Tebingtinggi dengan masyarakatnya.

“Pemerintah kota membuat Mall Pelayanan Publik itu supaya mempererat hubungan Pemerintah Kota dengan masyarakat, melalui pelayanan organisasinya kepada masyarakat,” ujar Kamlan, Jumat(22/9).

Kamlan juga mengatakan akan meningkatkan kualitas pelayanan Mall Pelayanan Publik Kota Tebingtinggi kepada masyarakat. “Pemko Tebingtinggi ingin manfaat Mall Pelayanan Publik ini benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Sejauh ini, Kita melihat masyarakat cukup terbantu dengan adanya MPP ini, karena cukup banyak bentuk pelayanan masyarakat yang dapat diperoleh disini (MPP) dan kita akan tingkatkan terus pelayanan yang terbaik baik bagi masyarakat,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Tim pemeriksa BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Teta Diana mengatakan maksud dari pelaksanaan pemeriksaan kinerja pendahuluan terkait penyelenggara pelayanan publik adalah untuk mengetahui efektifitas Mall Pelayanan Publik Kota Tebingtinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami melakukan pemeriksaan kinerja pendahuluan disini sifatnya masih mengumpulkan data dan informasi bagaimana penyelenggara pelayanan publik yang dilakukan oleh Mall Pelayanan Publik Kota Tebingtinggi. Apakah sudah bisa efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. (ian/han)

Bupati Karo Buka Pesparawi 2023

PUKUL GONG: Bupati Karo Corry S Sebayang memukul gong dalam pembukaan Pesparawi 2023.

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kabupaten Karo Tahun 2023 di Sinabung Hills Hotel Berastagi, Jumat (22/9).

Peserta Pesparawai terdiri dari utusan gereja-gereja yang ada di Kabupaten Karo. Pada tahun ini akan menampilkan 6 kategori perlombaan yaitu Padua Suara Dewasa Campuran (PSDC), Vocal Group, Vocal Solo anak 7-9 tahun, Vocal Solo Anak 10-13 tahun, Vocal Solo Remaja Putra dan Vocal Solo Remaja putri.

Bupati Karo menyambut baik kegiatan ini dan berharap kegiatan ini membawa sukacita kepada semua. Bupati juga berpesan kepada para peserta agar nantinya apapun hasil yang diperoleh hari ini merupakan hasil terbaik dan terindah.

“Apapun hasil yang kita peroleh hari ini, itulah yang terbaik dan terindah bagi kita, karena semuanya ini kita laksanakan demi kemuliaan nama Tuhan. Bernyanyilah bagi Tuhan dan masyurkanlah namaNya,” ucap Bupati.

“Kolaborasi atau perpaduan antar notasi-notasi merupakan simbol perdamaian yang mensyukuri indahnya perbedaan, yang adalah anugerah dari Allah. Menjadi tugas kita menyatukan perbedaan-perbedaan dalam kesatuan harmonis yang menghiasi kehidupan,” tambahnya

Acara ini secara resmi dibuka oleh Bupati Karo ditandai dengan pemukulan gong yang turut didampingi oleh Dandim 0205/TK, Letkol. Inf. Ahmad Afriyan Rangkuti, unsur Forkopimda yang mewakili, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karo Dr. H.Mustapid, MA, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kab. Karo, Caprilus Barus S.Sos, Kepala Kesbangpol Kab. Karo, Tetap Ginting S.Sos. (deo/han)

Bupati Sergai Pimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional 2023

fadly/sumut pos PIMPIN: Bupati Sergai H. Darma Wijaya saat memimpin upacara Hari Perhubungan Nasional 2023.

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) melaksanakan upacara Hari Perhubungan Nasional Tahun 2023 di halaman Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah.

Bupati Sergai H Darma Wijaya bertindak sebagai Inspektur Upacara dan membacakan sambutan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, menyampaikan bahwa Hari Perhubungan Nasional Tahun 2023 merupakan momentum yang tepat sebagai Insan Transportasi untuk terus bersama bergerak maju, meningkatkan kinerja sektor transportasi untuk kepentingan masyarakat Indonesia

Bupati melanjutkan, Tema besar Hari Perhubungan Nasional tahun ini adalah “Melaju Untuk Transportasi Maju”. Tema ini dimaksudkan untuk menunjukkan bagaimana para insan transportasi mampu terus bergerak secara konsisten dalam kerja-kerja nyata, melakukan transformasi dan inovasi sektor transportasi serta secara kolektif menggelorakan semangat untuk melaju bersama demi mewujudkan transportasi maju di Indonesia.

“ Inovasi dan pembangunan infrastruktur transportasi dalam wujud modernisasi tersebut, tidak hanya kian mendorong Indonesia menjadi negara maju, juga berimplikasi kuat bagi pembangunan yang berkelanjutan, ramah lingkungan, keselamatan dan pelayanan transportasi yang meningkat,” jelas Menteri Perhubungan.

Oleh karenanya, diimbau kepada seluruh jajaran Kementerian Perhubungan selaku regulator sektor transportasi agar dapat bekerjasama, berkolaborasi dan bersinergi secara optimal dengan para operator, stakeholders dan mitra kerja serta pemerintah daerah.

“ Kerja bersama sangat dibutuhkan untuk mendorong pemanfaatan secara optimal infrastruktur transportasi yang telah dibangun, dan pemberian pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sebab, transportasi yang andal, efisien, dan berdaya saing memiliki dampak positif pada mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi suatu negara,” cetusnya.

Sesuai makna Hari Perhubungan Nasional sebagai Hari Bakti Insan Transportasi Kepada Negeri, maka sejumlah kegiatan telah disiapkan dan diikuti oleh seluruh elemen transportasi, baik pemerintah, operator, stakeholders, mitra kerja dan masyarakat.

Menteri Perhubungan juga mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan transportasi, bukan hanya karena telah turut berpartisipasi pada rangkaian kegiatan tersebut, utamanya karena telah berdedikasi dan berkarya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“ Saya pun berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki untuk pembangunan transportasi di Indonesia,”tutupnya. (fad)

P-APBD Dairi TA 2023 Disahkan, Pendapatan Bertambah Rp36 M, Belanja Naik Rp98 M

SAHKAN: Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani disaksikan Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, saat menandatangani nota kesepakatan pengesahan P-APBD Dairi TA 2023.Rudy Sitanggang/Sumut Pos.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 7 fraksi di DPRD Dairi, menyatakan dapat menerima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD Tahun Anggaran (TA) 2023, untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Pengesahan P-APBD itu digelar dalam Sidang Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani, didampingi Wakil Ketua Wanseptember Situmorang, akhir pekan lalu.

Dalam sidang beragenda penyampaian pandangan akhir masing-masing fraksi, ada 7 fraksi DPRD Dairi, yakni Hanura, Golkar, PDIP, Gerindra, Pertaki, Demokrat, dan NasDem, menyatakan dapat menerima Ranperda tersebut untuk disahkan menjadi Perda.

Dalam pandangan akhir Fraksi Demokrat, yang dibacakan Sekretaris Rukiatno Nainggolan, disampaikan, agar pemerintah terbuka menerima saran serta masukan demi pembangunan Kabupaten Dairi ke arah yang lebih baik. Menurutnya, pembangunan tidak bisa hanya dilakukan pemerintah, harus melibatkan semua elemen, termasuk masyarakat.

Selanjutnya, Demokrat mendorong supaya pengunaan anggaran yang disahkan dalam P-APBD ini, dilakukan secepatnya, untuk meningkatkan ekonomi rakyat.

Sementara, Ketua Fraksi NasDem, Nasib Marudur Sihombing, menyoroti lokasi kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan sepasang suami istri meninggal, akibat mobil CV PAS yang mereka tumpangi, terjun ke Sungai Lau Renun di Dusun Kinapan, Desa Batu Gungun, Minggu (17/9) lalu. NasDem meminta, supaya Pemkab Dairi melalui Dinas Perhubungan, memasang pengamanan di sepanjang jalan yang rawan kecelakaan tersebut, sehingga tidak ada lagi korban berikutnya.

Nasib juga menyoroti buruknya pelayanan di RSUD Sidikalang. “Ada pasien dari Desa Adian Gupa, Kecamatan Siempat Nempu yang menjalani operasi (di RSUD Sidikalang). Jahitan semua lepas, kenapa bisa begitu?” tanyanya tegas.

Dia pun menanyakan bagaimana jaminan dan kualitas layanan di rumah sakit pelat merah terebut. “Saya minta Bupati Dairi melakukan pengawasan terhadap layanan di RSUD Sidikalang,” harapnya.

Dalam sambutannya, Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan, dengan disahkanya P-APBD TA 2023 ini, pihaknya berharap bisa segera mendapat evaluasi dari Gubernur Sumatera Utara (Sumut). Dia juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Dairi, karena sudah menyetujui dan mensahkan P-APBD TA 2023.

“Mungkin selama proses pembahasan, banyak kekurangan yang kami lakukan dan menuai banyak dinamika. Semua proses yang terjadi itu, merupakan dinamika untuk kebaikan pembangunan Dairi yang lebih baik dan maju,” katanya.

Sebelumnya, dalam nota pengantar, Eddy menyampaikan, pendapatan daerah bertambah sebesar Rp36.559.067.798, dari anggaran semula Rp1.158.730.025.000, sehingga pendapatan daerah pada P-APBD TA 2023 menjadi Rp1.195.289.092.798. Begitu juga untuk belanja daerah pada TA 2023, bertambah Rp98.391.458.299, dari anggaran semula Rp1.235.970.625.000, menjadi Rp1.334.362.083.299.

Untuk penerimaan pembiayaan daerah, berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) APBD TA 2022, setelah audit atas Laporan Keuangan Pemkab Dairi TA 2022 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumut, bertambah sebesar Rp57.332.390.501, dari anggaran semula Rp84.740.600.000, menjadi Rp142.072.990.501.

Sedangkan pengeluaran pembiayaan daerah berkurang Rp4.500.000.000, dari anggaran semula sebesar Rp7.500.000.000, jadi Rp3.000.000.000. Sehingga, pertambahan pembiayaan netto, yakni selisih antara pertambahan penerimaan pembiayaan sebesar Rp57.332.390.502, dikurangi dengan pengurangan pengeluaran pembiayaan Rp4.500.000.000, maka pertambahan pembiayaan netto menjadi Rp61.832.390.501. (rud/saz)

Kapolsek Firdaus turun langsung ke lokasi terbakarnya 3 Rumah warga di Sei Rampah

Personil Polsek Firdaus bersama warga membantu petugas pemadam memadamkan Api. (M Fadli/Sumut Pos)

SEIREMPAH, SUMUTPOS.CO – Polres Sergai bersama Dinas Pemadam kebakaran Pemkab Sergai berhasil padamkan api yang menghanguskan 3 unit rumah warga yang terbakar di Dusun VI Rampah Kiri Desa Seirampah, Kecamatan, Seirampah, Wilayah Hukum Polres Serdang bedagai (Sergai), sabtu ( 23/9) pagi.

Ketiga rumah yang terbakar tersebut diketahui bengkel sepeda motor milik Sugiono (54), rumah milik Indun (50) sekaligus tempat usaha warung kopi, dan rumah toko (ruko) milik Rinto Simatupang (39).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, Namun kerugian ditaksir 150 juta-an , karena lokasinya persis di pinggir Jalan Lintas Umum Medan-Tebingtinggi, peristiwa kebakaran ini sontak membuat heboh warga sekitar maupun pengendara yang melintas.

Bengkel sepeda motor milik Sugiono dan rumah warung kopi milik indun yang merupakan bangunan semi permanen, tampak habis terbakar. Sedangkan bangunan Ruko milik Rinto Simatupang hanya terbakar pada kanopi teras.

Setelah dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian dan dengan dibantu warga sekitar, akhirnya kobaran api berhasil dipadamkan.

Menurut pemilik bengkel Siugiono, sekira pukul 07.00 WIB, saat ia sedang memperbaiki sepeda motor di bengkel miliknya, ia melihat kepulan asap dari bagian belakang rumah Indun yang merupakan tetangga sebelah bengkelnya.

Ia awalnya berupaya untuk memadamkan api, namun karena api begitu cepat membesar dan meluas, akhirnya ia meminta bantuan masyarakat sekitar. Melihat kobaran api yang semakin besar, warga kemudian melaporkan pesistiwa kebakaran tersebut ke Polsek Firdaus.

Kapolsek Firdaus, AKP Idham Halik yang turun langsung ke lokasi kebakaran, bersama Tim Inafis, serta personel, belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut.

“Penyebab pastinya masih lidik. Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi ditaksir mencapai lebih kurang Rp.150 juta,” katanya disertai pemasangan garis polisi. (fad/tri)