26 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 1118

Tampilan Baru Kapal Kelud, Lebih Modern dan Nyaman

Kepala Pelni Cabang Medan, Biwa Abi Laksana.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – KM Kelud dibawah menajemen PT.Pelni akan muncul dengan tampilan baru setelah masa Docking 7-22 September. Kepala Pelni Cabang Medan, Biwa Abi Laksana, menyatakan tampilan baru KM Kelud akan lebih modern dan nyaman.

Selama “docking” atau perawatan di atas dok, interior dan eksterior KM Kelud dibenahi sehingga tidak lagi sama dengan penampilan sebelumnya.

“Yang paling terlihat nantinya adalah warna tubuh KM Kelud yang akan didominasi biru-putih sesuai warna logo baru dari PT Pelni. Bagian interior juga berubah, karena akan ada renovasi di dalam kursi penumpang, atau pun bagian bagian lain, agar lebih modern,” ujarnya, Selasa (19/9/2023).

Dari segi fasilitas sama seperti sebelumnya tapi untuk cafetaria akan dibuat lebih modern dan pastinya akan nyaman bagi pelanggan, dan untu kapasitas KM Kelud sendiri akan sama seperti dulu.

Tampilan baru KM Kelud ini akan singgah pada Senin 2 Oktober 2023, di Pelabuhan Bandar Deli Belawan dan ada acara launching pada hari itu juga.

“Intinya kami ingin pelanggan lebih nyaman dan aman. Selain itu, kami juga mau menarik minat calon-calon pelanggan baru untuk menggunakan kapal PT Pelni,” ucapnya.

Kapal Motor (KM) Kelud tidak beroperasi pada 7-22 September 2023 lantaran harus “docking” untuk menjalani perawatan dan pemeliharaan.

Selama KM Kelud berada di galangan, PT Pelni tidak menyediakan kapal pengganti, sehingga tidak ada perjalanan kapal dari dan ke Pelabuhan Belawan, Medan.

Setiap kapal Pelni, termasuk KM Kelud, memang rutin setiap tahunnya untuk melaksanakan docking demi menjaga kondisi fisik. Semua itu agar keselamatan penumpang terjamin.

Pelni Medan pun terus mensosialisasikan “docking” KM Kelud kepada calon penumpangnya melalui berbagai media sosial resmi miliknya.(mag-1/ram)

Oknum Kades Diduga Buat Rusuh di Barak Judi Tembak Ikan Sunggal

KORBAN: Warga Binjai Utara berinisial AH jadi sasaran korban amukan oknum kades di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Oknum kepala desa di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang berinisial MP diduga buat kerusuhan dan keributan hingga berbuntut pemukulan terhadap seorang warga Binjai Utara berinisial AH (36). Peristiwa yang mengakibatkan korban mengalami sakit pada pipi sebelah kanan ini terjadi di lokasi judi tembak ikan, yang diduga berdiri di belakang rumah terlapor (oknum kades), Desa Serbajadi, Deliserdang.

Tak terima menjadi sasaran keributan MP hingga mengakibatkan adanya dugaan penganiayaan sesuai pasal 352 KUHP, korban melaporkan peristiwa ini ke Polsek Sunggal. Laporan korban diterima SPKT Polsek Sunggal sesuai Nomor: LP/B/1780/IX/2023/SPKT/Polsek Sunggal/Polrestabes Medan pada Senin (18/9/2023) petang.

“Saya dipukul dan menjadi korban pemukulan pada Jumat (15/9/2023) pukul 23.30 WIB. Saya datang bersama seorang teman yang jurnalis untuk mendampinginya melakukan tugas peliputan,” ujar korban di Binjai, Selasa (19/9/2023).

“Kami datang ke tempat (lokasi judi tembak ikan) itu sudah ada keributan. Pria yang diduga kades yang ribut saat itu, kami tanda dia (terlapor) kades karena pada malam itu, pakai baju batik dan topi dinas yang bertuliskan kepala desa,” sambung korban.

AH diduga menjadi korban amukan keributan dari sang kades di barak judi tembak ikan tersebut. Pasalnya, korban tiba-tiba langsung menghampirinya dan memberikan bogem mentah.

“Pikir hanya gertak saja, rupanya langsung kasih pukulan mantap ke pipi kanan. Saya pikir cuma gertak karena gak mungkin seorang kades berani memukul, kecuali sama pelaku maling mungkin lah,” bebernya.

Dia menyesalkan tindakan oknum kades yang melakukan pemukulan tanpa sebab. Ditambah lagi, AH datang hanya sekadar mendampingi temannya saja.

“Seorang kades harusnya mengayomi masyarakat tapi malah melakukan pemukulan terhadap saya. Kami tidak tau apa sebabnya dia (terlapor) marah-marah, tiba-tiba langsung mukul,” kata dia.

Dia juga menyesalkan uraian kejadian yang dituangkan dalam LP Polsek Sunggal tidak sesuai. “Peristiwanya bukan siang, tapi malam,” sambung teman korban.

Usai melaporkan peristiwa dugaan penganiayaan ini, korban masuk ke ruang penyidik Unit Reskrim Polsek Sunggal. Namun teman korban selaku saksi, tidak dilakukan pemeriksaan atau diambil keterangannya oleh penyidik.

Lokasi judi tembak ikan ini diduga juga menjual sabu hingga menyediakan lapak isapnya. Lokasi ilegal ini diduga juga berdiri sejak setahun belakangan.

Kala itu, terdapat 1 unit mesin tembak ikan dilengkapi 3 unit jempot. Kemudian belakangan disebut bertambah lagi 1 unit mesin tembak ikan di sana yang diduga milik seseorang marga Sembiring.

Terpisah, Kapolsek Sunggal, Kompol Chandra Yudha Pranata tidak menanggapi konfirmasi yang dilayangkan melalui layanan pesan singkat WhatsApp. (ted/ram)

Maraknya Pencurian BBM, Polres Pelabuhan Belawan dan Pertamina Gelar Rapat Koordinasi

RAPAT: Polres Pelabuhan Belawan dan Pertamina menggelar rapat koordinasi penanggulangan maraknya pencurian minyak pertamina.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO- Polres Pelabuhan Belawan dan Pertamina menggelar rapat koordinasi untuk membahas tindakan preventif mengenai maraknya pencurian BBM Pertamina di Kelurahan Bagan Deli, Senin (18/9/2023).

Rapat ini dipimpin oleh Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon, bersama Kepala Depo Pertamina Labuhan, Saiful Hamzah.

Dalam rapat tersebut, berbagai kesepakatan penting telah dicapai untuk mengatasi masalah ini. Di antaranya, akan dilakukan pemetaan jalur pipa Pertamina, pembuatan pos pantau, serta berkoordinasi dengan Dit Pam Obvit Polda Sumatera Utara guna memperkuat pengamanan.

Hadir dalam rapat koordinasi ini juga sejumlah pejabat dan unsur terkait, termasuk Waka Polres Pelabuhan Belawan, Kompol Aris Fianto, S.Sos., Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan, Kompol Iwan Kurnianto, SH., MH., Kapolsek Belawan, Kompol Henman Limbong, S.P., S.I.K., serta sejumlah perwakilan dari TNI, pemerintah setempat, dan unsur kepolisian lainnya.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon, mengatakan, bahwa tindakan preventif dan upaya peningkatan pengamanan akan terus dilakukan guna meminimalisir tindakan pencurian minyak dan menjaga stabilitas keamanan di area pipa Pertamina.

“Pencurian minyak Pertamina adalah masalah serius yang perlu ditangani secara tegas dan koordinatif. Rapat ini menjadi bukti komitmen Polres Pelabuhan Belawan dan Pertamina Labuhan dalam mengatasi permasalahan ini demi menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah tersebut,” ujarnya. (mag-1/ram)

BP2MI Fasilitas Pemulangan 4 Jenazah PMI dari Taiwan

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Empat jenazah Pekerja Migran Indonesia (*PMI*) yang bekerja di negara Taiwan telah tiba di Indonesia. Pemulangan jenazah tersebut difasilitasi oleh Badan Pelindungan Pekerjaan Migran Indonesia (*BP2MI*).

Kedatangan empat jenazah itu disambut langsung oleh Kepala BP2MI, Benny Rhamdani di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Minggu (17/9/2023) dini hari. Benny pun menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya empat pahlawan devisa itu.

“Malam ini, saya yang didampingi jajaran BP2MI manyambut empat jenazah anak bangsa sekaligus pahlawan devisa kita yang meninggal dunian di Taiwan, kami dari BP2MI atas nama negara menyampaikan duka, kita kembali kehilangan pahlawan devisa,” kata Benny dalam konferensi pers di lokasi.

Wakil Ketua Umum Partai Hati Nurani (Hanura) menyebut satu dari empat jenazah tersebut merupakan laki-laki bernama Jaenal Fanani asal Watulimo, Trenggalek, Jawa Timur. Jaenal meninggal dalam insiden bentrokan antara perguruan silat yang ada di Taiwan.

“Almarhum Jaenal Fanani, bekerja dalam sektor manufaktur, alamarhum meninggal karena perkelahian antar organisasi bela diri sesama organisasi asal Indonesia yang ada di Taiwan, peristiwanya terjadi 2 September 2023,” ungkapnya.

Benny mengatakan, keterlambatan pemulangan alamarhum Jaenal ke Indonesia lantaran harus melalui prosedur dan mekanisme yang ada di Taiwan. Sedangkan, jenazah bernama Suryani yang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga atau ART meninggal karena pendarahan akut pada jaringan lunak tubuh.

“Suryani pekerjaan sebagai ART, asal Tulungagung, Jawa Timur, akibat kematian sakit pendarahan akut pada jaringan lunak tubuh, kepulangan almarhum langsung difasilitasi oleh agensinya,” ucapnya.

Kemudian, jenazah bernama Lustianah berasal dari Lampung Timur, yang juga bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di negara Taiwan meninggal karena mengidap penyakit turbucolius alias TBC.

“Lustianah pekerjaan sebagai ART overstay, asal Lampung, akibat kematian sakit TBC, jenazah PMI ke empat bernama Yana Mulyana. pekerjaan sebagai ABK ilegal, dasal Jawa Barat. Akibat krmatian penyakit belum diketahui, masih menunggu hasil autopsi Tim Doketer RS di Taiwan,” ucapnya.

Mantan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) itu mengatakan, empat jenazah PMI tersebut akan diserahkan kepada pihak keluarga mereka masing-masing.

“Setelah ini para jenazah akan diantarkan ke kampung halaman mereka dengan ambulan yang telah disiapkan, kita berharap dalam perjalanan berjalan dengan lancar selamat sampai tujuan, dan perwakilan BP2MI yang ada di daerah tentunya saya sudah koordinasikan untuk mengawal para jenazah sampai tiba di rumah duka,” imbuhnya.

“Kita do’akan semoga dosa dan salah alamarhum diampuni oleh Allah SWT dan semoga amal ibadahnya juga diterima, dan semoga juga khusnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran untuk menerima ujian ini,” tutur Benny.

Kendati begitu, Benny menyebut ada yang janggal terhadap kematian PMI bernama Suryani. Pasalnya, penyakit yang diidap oleh Suryani tidak masuk akal. Oleh karena itu, Benny memerintahkan kepada jajarannya untuk menulusuri hasil medical cekup Suryani.

“Saya akan menggunakan intuwisi saya bahwa ada yang aneh dengan keberangkatan Suryani, cuma 9 bulan tiba-tiba sakit berat, kok tidak terbaca dalam hasil medis pada saat cekup pemberangkatan Suryani, ini yang diberangkatkan oleh agensi Melati Indonesia, ini berangkat 2022 baru sebelas bulan ke sini tiba-tiba penyakitnya cukup parah,” ujarnya.

“Tentu ini bukan curiga ya, tapi saya sudah perintahkan Deputi untuk menelusuri ini untuk berkomunikasi dengan perusahaan yang menempatkan,” ucapnya.

Benny mengatakan, jika dalam hasil investigasinya tidak sesuai dengan hasil medical cekup Suryani. Benny tidak akan segan-segan untuk memproses secara hukum pihak yang bertanggung atas pemberangkatan Suryani.

“Tapi kalau lihat jenis penyakitnya cukup gawat menurut saya ini penyakit dalam, bagaimana penyakit ini tidak terdeteksi melalui medical cekup, jika hasil medical cekup ini tidak benar maka siapapun harus bertanggung jawab secara hukum, saya dan BP2MI tidak akan main-main dengan segala bentuk kejahatan tapi mudah-mudahan tentu tidak terjadi apa-apa,” tegasnya.(rel)

PPM Pertanian USU Optimalisasi Produk Kompos dari Kotoran Sapi

Dosen Pertanian USU yang tergabung dalam Tim Pengabdian pada Masyarakat foto bersama Pengurus dan Anggota Kelompok Tani Berkat Tani di Desa Batu Malenggang Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat, Sabtu (16/9/2023).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Dosen Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Batu Malenggang Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat, Sabtu (16/9/2023). Kegiatan yang mengangkat tema “Optimalisasi Produk Kompos dari Limbah Peternakan” ini diketuai Dr Ir Ma’ruf Tafsin MSi IPM yang merupakan Dosen Prodi Peternakan Fakultas Pertanian USU dengan anggota Dr Nevy Diana Hanafi SPt MSi dan Ir Achmad Sadeli SPt MSc IPM ASEAN Eng.

Kegiatan ini dihadiri ketua, sekretaris, dan seluruh anggota Kelompok Tani Berkat Tani serta masyarakat Desa Batu Malenggang. Dalam pemaparannya, Dr Ir Ma’ruf Tafsin MSi IPM menyampaikan, pemanfaatan limbah kotoran ternak, terutama ternak sapi, sangat berpotensi dikembangkan di Desa Batu Malenggang, karena desa ini memiliki populasi sapi yang sangat besar.

Selain itu, lanjut Dr Ma’ruf Tafsin, pasar untuk komoditas kompos juga cukup besar, dikarenakan lahan pertanian dan perkebunan di desa itu cukup luas. “Oleh sebab itu, perlu adanya teknologi pengolahan pupuk kompos untuk dapat mengolah kotoran ternak yang melimpah di Desa Batu Malenggang. Salah satu upaya pengolahan kompos adalah dengan membuat rumah kompos agar proses pengomposan dapat berjalan dengan baik, sehingga kompos yang dihasilkan kualitasnya baik,” katanya.

Pada kesempatan ini, tim pengabdian juga memberikan transfer ilmu berupa bahan-bahan yang dapat dimanfaatkan untuk kompos dan juga desain rumah kompos yang rencanannya akan dibangun di Desa Batu Malenggang. “Adapun rumah kompos yang akan dibangun oleh tim pengabdian berukuran 3×10 meter persegi yang dapat dimanfaatkan untuk proses pengomposan,” pungkasnya. (rel/adz)

Bobby Nasution Telah Rehabilitasi 280 Kelas dan Bangun 8 Kelas Baru

BERKUJUNG:  Wali Kota Medan Bobby Nasution saat berkunjung untuk melihat slaah satu fasilitas sekolah negeri di Kota Medan, beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Selain fokus pembangunan fisik, Pemko Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution juga melakukan pembangunan non fisik berupa peningkatan sumber daya manusia (SDM). Pembangunan ini merupakan salah satu strategi untuk mempercepat sekaligus pengembangan SDM yang semakin baik lagi ke depannya.

 Langkah itu dilakukan Bobby Nasution karena infrastruktur atau prasarana adalah fasilitas dasar atau fisik seperti bangunan, jalan, drainase dan lainnya yang dibutuhkan untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.

 Tidak hanya itu, infrastruktur juga merambah ke dunia pendidikan dengan merehabilitasi kelas dan penambahan kelas baru untuk sekolah negeri yang ada di Kota Medan agar proses belajar mengajar semakin baik.

 Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, kurun waktu 2021 – 2022, menantu Presiden Joko Widodo ini telah membangun 8 unit  kelas baru untuk SD Negeri dan SMP Negeri. Selain itu Bobby Nasution juga telah merehabilitasi sebanyak 280 kelas untuk TK/PAUD, SD Negeri dan SMP Negeri.

 “Kurun 2021 – 2022, pembangunan 8 unit  kelas baru yang dilakukan itu meliputi 2 unit untuk SD Negeri dan 6 unit untuk SMP Negeri,” kata Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Laksamana Putra Siregar didampingi Sekretaris Kiky Zulfikar saat dihubungi kemarin.

 Sedangkan sebanyak 280 unit kelas yang direhabilitasi, jelas Putra, dilakukan di tahun 2021 dan 2022. Adapun perinciannya, jelasnya, di tahun 2021 rehabilitasi yang dilakukan sebanyak 2 unit kelas untuk TK/PAUD, 79 unit kelas SD Negeri dan 17 unit kelas SMP Negeri.

 “Di tahun 2022, rehabilitasi kelas yang dilakukan sebanyak 3 unit kelas untuk TK/PAUD, 128 unit kelas SD Negeri dan 13 unit  kelas SMP Negeri,” jelas Putra.

 Ia menambahkan, pembangunan dan rehabilitasi kelas yang dilakukan ini sebagai upaya yang dilakukan Bobby Nasution untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang tentunya berdampak dengan peningkatan SDM.

 “Dengan pembangunan dan rehabilitasi kelas yang dilakukan, kita berharap proses belajar mengajar akan menjadi lebih baik lagi  karena para siswa dan guru merasa lebih nyaman di dalam kelas. Untuk itu Pemko Medan akan terus melakukan perbaikan kualitas pendidikan demi terwujudnya  standar pelayanan minimal di setiap sekolah negeri yang ada di Kota Medan,” ungkapnya.

 Tidak hanya membangun dan merehabilitasi kelas, jelas Putra, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022 juga telah membangun 5 unit ruang toilet untuk SD Negeri, 3 unit ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) untuk SD Negeri, 3 unit ruang perpustakaan untuk SD Negeri.

 Kemudian, kata Putra, membangun 12 unit ruang toilet (jamban) untuk SMP Negeri, 2 unit ruang laboratorium computer untuk SMP Negeri, 1 unit ruang UKS untuk SMP Negeri serta 1 unit ruang toilet untuk SKB. Lalu, ungkapnya, membangun 2 area bermain untuk TK Negeri Pembina dan 2 unit ruang UKS untuk TK Negeri Pembina.

 “Sedangkan sumber dana APBD tahun 2022, kita telah merehabilitasi sebanyak 43 perpustakaan SMP Negeri dan merehabilitasi 31 ruang kelas SD Negeri di Kota Medan,” pungkasnya. (rel)

Pembiayaan Terus Tumbuh, Laba BSI Melesat 32,41%

Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Hery Gunardi (tengah), didampingi Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta (dua kiri), Direktur Compliance & Human Capital BSI Tribuana Tunggadewi (kiri), Direktur Finance & Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho (dua kanan) dan Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna (kanan) tengah berbincang saat memaparkan kinerja BSI di kuartal II/2023 di Jakarta, Selasa (19/9).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berhasil menjaga kinerja yang solid hingga kuartal II/2023. Melalui akselerasi strategi bisnis, perseroan mencatatkan pertumbuhan laba yang signifikan, sebesar 32,41% menjadi Rp2,82 triliun.

Salah satu pendorong pencapaian tersebut adalah pertumbuhan pembiayaan yang berkualitas dan dana pihak ketiga (DPK) yang bergerak positif. Hingga Juni 2023, BSI telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp221,90 triliun atau tumbuh 16,00% secara year on year yang didominasi oleh segmen ritel sebesar Rp158,38 triliun.

Sementara itu, dari sisi penghimpunan dana, pada kuartal II/2023 BSI mencatatkan DPK sebesar Rp252,52 Triliun, yang didominasi oleh produk tabungan yang memberikan kontribusi sebanyak Rp110,93 triliun. Atas hal itu, porsi CASA BSI terus membaik yang didominasi dana murah sebesar 59,93%.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi menyebutkan, penerapan governance, risk, and compliance (GRC) yang kuat merupakan salah satu kunci BSI dapat menjaga kinerja positif sepanjang tahun berjalan 2023.

“Kami meyakini bahwa dengan penguatan GRC, BSI dapat terus merealisasikan pertumbuhan berkelanjutan. Sebab, penerapan GRC yang terintegrasi dapat mensinergikan aspek governance structure, risk management dan compliance, serta environment dan social perseroan. BSI juga terus melakukan akselerasi, mix and match bisnis sesuai prinsip syariah dan berkelanjutan dalam pengembangan ekosistem halal di Indonesia,” kata Hery Gunardi.

Kinerja pembiayaan BSI, lanjut Hery, juga sejalan dengan kualitas pembiayaan yang terjaga, yang tercermin dari NPF gross sebesar 2,31% atau membaik dari posisi tahun sebelumnya sebesar 2,78%. Hal ini juga berdampak baik pada cost of financing (CoC) menjadi 1,55%.

Semakin Efisien
Kinerja solid BSI juga didorong dari kemampuan perseroan mengelola dengan baik rasio effisiensi dan rasio biaya yang berpengaruh terhadap business process dan operasional bank. Tercatat hingga Juni 2023, rasio BOPO perseroan mengalami perbaikan dari 74,50% menjadi 70,87%.

Efisiensi yang baik juga didukung oleh layanan berbasis digital melalui BSI Mobile, yang mencapai 5,39 juta user registered dengan total transaksi mencapai 170,70 juta transaksi per Juni 2023. Adapun jumlah merchant QRIS saat ini mencapai 188 ribu di seluruh Indonesia. Efisiensi bisnis juga berdampak positif pada return of asset (ROA) perseroan yang tercatat menjadi 2,36% dan return of equity (ROE) menjadi 17,27%.

“Dengan komposisi rasio keuangan yang balance, posisi dana yang kuat, serta kualitas pembiayaan yang baik, BSI optimis hingga akhir tahun pertumbuhan bisnis akan tumbuh dobel digit. Begitu juga dari sisi pertumbuhan nasabah, kami meyakini hingga akhir tahun bisa mencapai 20 juta nasabah,” ujar Hery.

Konsisten Mengimplementasikan ESG
Sebagai institusi keuangan syariah, BSI juga konsisten dalam mengimplementasikan environment, social, and governance (ESG). Portfolio pembiayaan keuangan berkelanjutan BSI mencapai Rp52,6 triliun atau 23,77% dari total pembiayaan BSI tumbuh 4,99% secara year on year.

Untuk mendorong implementasi keuangan berkelanjutan, BSI juga mendorong upaya sustainable operation melalui program pengurangan emisi dan pelestarian lingkungan. Di antaranya green building office Gedung Landmark BSI di Aceh dan penggunaan solar panel di BSI Mayestik dan Mataram. Selain itu, percepatan implementasi penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik berbasis Baterai (KBLBB) dengan penyediaan 35 unit motor listrik untuk kendaraan operasional di masjid BSI rest area cipali KM 166A, serta paperless dokumen melalui e-doc BSI.

Hingga Juni 2023, BSI telah menyalurkan dana zakat, infak dan dana kebajikan sebesar sebesar Rp122,2 miliar yang mencakup berbagai program sosio-economic seperti pembangunan 15 Desa BSI yang tersebar di 10 provinsi, aspek spiritual berupa manajemen masjid, program Dai dan mobil musala aspek people berupa BSI Scholarship Prestasi dan Charity & Environment berupa santunan 2.222 anak yatim, mudik difabel, bantuan hewan potong 1444 H, serta program BSI sustainable movement berupa penanaman pohon, 50 mesin RVM, serta pelepasan 200 tukik ke laut.(rel)

Permohonan Penangguhan Penahanan Zainal Muttaqin Ditolak, Kuasa Hukum Sebut Dakwaan Tak Berdasar

Terdakwa kasus dugaan penggelapan Zainal Muttaqin saat menjalani sidang di PN Balikpapan pada Senin (18/9) siang.

BALIKPAPAN, SUMUTPOS.CO – Majelis Hakim PN Balikpapan menolak upaya penangguhan penahanan yang dilakukan terdakwa kasus dugaan penggelapan dalam jabatan, Zainal Muttaqin.

“Jika memang nanti dibutuhkan berobat maka bisa mengajukan izin,” kata Ketua Majelis Hakim Ibrahim Palino.

Kasus pengggelapan dalam jabatan yang melibatkan mantan bos Jawa Pos dan Kaltim Post Group ini kembali disidangkan pada Senin (18/9) di Pengadilan Negeri Balikpapan, dengan agenda pembacaan eksepsi oleh kuasa hukum terdakwa.

Dalam eksepsinya, kuasa hukum terdakwa Zainal Muttaqin menilai dakwaan penuntut umum tak dapat diterima.

Setidaknya ada sejumlah alasan yang mendasari eksepsi kuasa hukum terdakwa. Kuasa hukum terdakwa, Sugeng Teguh Santoso mengatakan dakwaan JPU (jaksa penuntut umum) tidak tepat. “Mestinya kasus ini masuk ranah hukum perdata, bukan pidana,” kata dia.

Dakwaan JPU, sebut Sugeng juga dinilai tak tepat. Sebab, dari kacamatanya, aset tersebut merupakan milik Zainal Muttaqin. “Dakwaan ini juga lewat waktunya alias kadaluwarsa,” imbuh dia.

“Sehingga kami menilai dakwaan ini harusnya batal demi hukum dan tidak dapat diterima,” lanjut Sugeng.

Lebih lanjut penasehat hukum terdakwa meminta majelis hakim untuk menerima eksepsi kuasa hukum seluruhnya. Penasehat hukum juga menilai majelis hakim tidak berwenang mengadili perkara ini. Dakwaan juga harus dibatalkan, setidaknya tidak dapat diterima.

“Kami juga meminta harkat dan martabat serta nama baik terdakwa dipulihkan serta membebankan biaya kepada negara,” kata dia.

Jaksa penuntut umum Asrina Marina mengatakan pihaknya akan menanggapi eksepsi terdakwa pada Kamis (21/9) mendatang. “Kami bersama jaksa dari Kejaksaan Agung akan menanggapi eksepsi kuasa hukum terdakwa,” ujar dia. (rel/sih)

Wujudkan 10.000 Kader Banser, GP Ansor Kecamatan Padang Hilir Gelar Diklatsar

DIKLATSAR: PAC GP Ansor Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi usai melaksanakan Diklatsar Banser se Satkorcab di Sekolah Yayasan Percontohan Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO- Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi melaksanakan Diklatsar Banser se Satkorcab Kota Tebingtinggi selama tiga hari dari tanggal 15- 17 September 2023 di Yayasan Sekolah Percontohan Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi.

Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kota Tebingtinggi, Muhammad Ansari Akbar didampingi Kasi Pemad Kantor Kementrian Agama Kota Tebingtinggi Hatta Purba, menjelaskan bahwa kegiatan Diklatsar Banser diikuti sebanyak 22 orang selama tiga hari.

“Selamat dan sukses kepada anggota Banser yang baru saja lulus dari pendidikan dasar. Kita harapkan Banser-Banser ini nantinya bisa memberikan kontribusi demi menjaga kekondusifan di Kota Tebingtinggi,“ jelas Ansari, Selasa (19/9/2023).

Dijelaskan Ansari, Banser butuh kader yang aktif dan berkualitas, tidak hanya kapasitas. “Kita yang butuh Banser bukan Banser yang butuh kita, marilah kita bangkitkan ghiroh perjuangan untuk mewujudkan 10.000 kader Ansor Banser di Kota Tebingtinggi,” ucapnya.

Kedepannya, GP Ansor Kota Tebingtinggi akan kembali melaksanakan kegiatan Diklatsar Banser untuk mecapai target sepuluh ribu kader Ansor. Harapan kita, mereka yang sudah menjalankan diklatsar ini merupakan generasi milineal dan punya peranan penting ditengah-tengah masyarakat untuk mewujudkan generasi muda yang rahmatan lil alamnin.

Sebelumnya kegiatan Diklatsar Banser ini dibuka oleh Ketua PW GP Ansor Sumut, Fiki Fadly Pardede dan dihadiri Mutasyar Nahdatul Ulama (NU) Kota Tebingtinggi Oki Doni Siregar, IPPNU, IPNU dan Fatayat Kota Tebingtinggi. (ian)

42 Pereli Bertarung di APRC 2023

SIAP: Panitia perlombaan Danau Toba APRC 2023 saat menggelar rapat persiapan. (ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 42 peserta siap bertarung sebagai tercepat di Danau Toba Asia Pacific Rally Championship (APRC) 2023 yang akan berlangsung di kawasan hutan industri, Aek Nauli, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, 22-24 September 2023.

42 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia ikut serta dalam Rally internasional dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally, di antaranya adalah pasangan Ijeck/Hervian Soejono dan Harun Nasution/Ferdinand Susanto dari tim Bla Bla Bla Motorsport, Ricardo Gelael/Gabriel Morales.

Kemudian, Sean Gelael/Hugo Magalhaes dari tim Jagonya Ayam, Rihans Variza/Anthony Sarwono dari HRVRT Mitra Ford, serta Ryan Nirwan/Adi Indiarto dari Toyota Gazoo Racing Indonesia dan pereli lainnya.

Mobil reli yang digunakan oleh para peserta di Kelas M1 seluruhnya sudah berspesifikasi internasional WRC 2 dan AP4, seperti Hyundai i20 R5, Citroen C3 R5, Ford Fiesta Rally 2, dan Skoda Fabia R5.

Untuk diketahui, jadwal Danau Toba APRC 2023 Shakedown atau pengujian lintasan dan mobil reli bakal digelar pada Selasa 19 September 2023, pukul 14.00 hingga 17.00 di Aek Nauli.

Sementara Konperensi Pers dengan peserta akan dilaksanakan, Kamis, 21 September 2023, pukul 16.00 WIB di Marianna Resort & Convention, Tuktuk Siadong, Kabupaten Samosir. Kemudian, dilanjutkan Welcome Lunch dan Briefing Peserta di tempat yang sama.

Sedangkan, Seremonial Start berlangsung di The Caldera Toba Nomadic Escape, Kabupaten Toba, Jumat sore, 22 September 2023, pukul 16.00 WIB.

Untuk balapannya berlangsung pada Sabtu dan Minggu 23 dan 24 September 2023. Dimulai pukul 07.00 WIB. Para pereli berusaha menjadi yang tercepat untuk menaklukkan 8 Special Stage (SS) di Negeri Dolok, Huta Tonga, dan Tobasari Gorbus dengan total jarak tempuh 345,65 kilometer.

Pimpinan Perlombaan atau Clerk of the Course (COC), Elwin Siregar menjelaskan bahwa pihaknya, sudah mempersiapkan segala kebutuhan dalam perlombaan dengan baik.

“Kami sudah mematangkan segala persiapan teknis supaya acara bisa terselenggara dengan sukses. Dan kami sudah siap 100 persen,” ucap Elwin Siregar dalam keterangan tertulis, Selasa (19/9).

Elwin mengungkapkan bahwa event ini melibatkan 320 orang Marshal, 50 Panitia Penyelenggara dan sekitar 200 personil pengamanan dari Kepolisian dan TNI serta diliput oleh berbagai media lokal, nasional maupun internasional.

“Gelaran Danau Toba APRC, sekaligus Reli Nasional putaran ke-3 ini, merupakan rangkaian ajang sport tourism. Guna mempromosikan Danau Toba sebagai destinasi wisata superprioritas. Sehingga dapat menggaet turis lokal dan mancanegara,” jelas Elwin.

Danau Toba yang terletak di Sumatera Utara, pada November mendatang juga dipercaya lagi oleh Federasi Otomotif Internasional (FIA) untuk menggelar APRC putaran ke-7, atau grand final APRC 2023.

Event ini, merupakan batu loncatan agar Reli Dunia atau World Rally Championship dapat kembali digelar di Indonesia, khususnya Sumatera Utara, pada tahun 2025 mendatang.(gus/ram)