28 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 1132

Sengketa Tanah, Kades Hamparan Perak Dituding Berpihak

MENGAKU : Muhammad Helmi, Kades Hamparan Perak, yang mengaku tidak berpihak kepada siapapun dalam kasus sengketa Tanah di Dusun I Pauh, Desa Hamparan Perak, Kecamatan Hamparan Perak.

HAMPARAN PERAK, SUMUTPOS.CO – Kepala Desa Hamparan Perak Kecamatan Hamparan Perak, Muhammad Helmi, dituding Berpihak dalam kasus sengketa tanah oleh media online. Atas pemberitaan tersebut, Muhammad Helmi dengan tegas menyatakan bahwa pemberitaan itu fitnah.

“Statement yang dikemukakan merupakan fitnah dari orang orang kerdil yang minim pengetahuan, ada yang coba coba cari panggung,” ujarnya, Kamis (14/9/2023).

Helmi mengatakan dirinya berada di lokasi karena ada pemberitahuan karena ada pemberitahuan ke kantor desa terkait akan adanya aksi pemagaran lahan. Pemagaran akan dilakukan oleh salah satu kelompok yang bersengketa.

“Kehadiran saya bersama Muspika, Babinkantibmas, dan Babinsa untuk menjaga ketertiban agar tidak ada kericuhan, ataupun bentrok antara dua bela pihak yang bersengketa,” ungkapnya.

“Muspika dan saya selaku kepala desa tidak memihak, hannya melaksanakan pemantauan wilayah, saya juga tidak mau di wilayah saya terjadi kamtibmas yang tidak kondusif,” tambah Helmi.

Di lokasi, selain Kepala Desa Hamparan Perak beserta perangkatnya turut juga hadir Sekcam Hamparan perak Putra Dalimunthe, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Karang taruna dan LPM.

Pengamatan wartawan di lokasi saat itu kelompok massa yang mengatasnamakan alih waris Wongso mendatangi lahan kaplingan yang dijaga oleh kelompok dari Afrizon, untuk melakukan pemagaran lahan.

Sempat terjadi adu argumen, disaat kades menjelaskan soal kehadirannya di lahan itu suasana berakhir dengan kondusif.(mag-1/ram)

Kadus Takut Laporkan Aktivitas Barak Narkoba dan Judi di Pinggiran Binjai

WAWANCARA: Kadus Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Pitasari Sembiring saat diwawancarai di barak judi dan narkoba.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kepala Dusun VII Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang, Pitasari Sembiring hadir mendampingi tim gabungan TNI-Polri yang melakukan razia barak narkoba dan judi, Rabu (13/9/2023). Bahkan setiap tim gabungan turun, sang kadus selalu hadir dalam kesempatan tersebut.

Namun saat dikonfirmasi, Pita mengaku tidak tahu apa kegiatan yang ada di dusunnya. Bahkan, dia juga tidak mengetahui ada masyarakat yang melaporkan aktivitas gubuk-gubuk yang dijadikan barak narkoba dan judi tersebut.

Disoal kenapa tidak melaporkan kepada aparat penegak hukum, dia menjawab takut. Hal tersebut disoal karena setiap bangunan semi permanen yang dijadikan barak ini diratakan dengan tanah, selang beberapa hari kemudian dibangun kembali.

“Saya gak berani melaporkan, nanti takut terjadi apa-apa sama saya. Kalau iya bapak-bapak ini (polisi) mau melindungi saya setiap hari, kalau tidak bagaimana. Ini saja saya cakap sama media, gak tau nanti kedepannya bagaimana,” ujar Pita saat diwawancarai di barak narkoba dan judi.

Dia mencotohkan peristiwa yang menimpa masyarakat di daerah Namu Ukur, Kecamatan Sei Bingai, Langkat. “Ada itu di Namu Ukur, tepuk tangan orang itu (setiap tim gabungan gerebek barak), terus masyarakat bilang terima kasih pak polisi. Namun gak lama, ada kan peristiwa yang mobilnya dibakar,” urai dia.

“Makanya saya takut, saya janda. Emak saya janda, saya takut terjadi apa-apa,” sambung Pita.

Dia mengakui, setiap turun tim gabungan melakukan gerebek di dusunnya, selalu ikut turun mendampingi. “Saya lihat banyak bangunan yang dirobohkan,” katanya.

Namun saat ditanya apa kegiatan kesehariannya, Pita berujar tidak mengetahui secara persis. “Sehari-harinya, saya kurang tau kegiatannya apa. Karena kan saya tidak berani ke belakang, saya selalu di depan saja. Cuma orang melintas-melintas tau, (tapi) apa kegiatan di belakang kurang tau,” ujar dia.

Saban harinya mulai dari pagi hingga malam atau 24 jam tanpa henti, banyak orang berkendara motor maupun mobil melintas hilir-mudik di Jalan Sei Petani, atau akses menuju barak narkoba dan judi tersebut. Terlebih lagi, akses jalan menuju barak juga berdiri tempat hiburan malam diduga tidak mengantongi izin alias ilegal yang bernama Key Garden.

“Yang saya nampak banyak orang-orang melintas (kurang tau kapan), karena saya pagi datang ke kantor, sore saya honor kebersihan di dinas lingkungan hidup Kota Binjai. Aktivitasnya gatau lah, kalau razia sudah sering,” ujar dia.

Sepengetahuan Pita berdasarkan pemberitaan, dusunnya terdapat banyak barak narkoba teraman dan bebas yang jumlahnya belasan titik serta barak judi dari berbagai jenis. Mulai dari judi mesin hingga judi dadu dengan omzet ratusan juta setiap harinya.

“Informasi yang saya dapat ini tempat barak-barak nakoba yang saya baca di media. Cuma saya tinjau sampai kemari saya gak berani, nanti jadi masalah sama saya,” pungkasnya.

Pascadiratakan dengan alat berat, kini barak narkoba dan judi di Dusun Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, Kutalimbaru, dikabarkan berhenti beroperasi. Sebelumnya, tim gabungan TNI-Polri kembali menggerebek barak narkoba dan judi yang berdiri diduga di bawah komando buronan Polrestabes Medan berinisial ST di Dusun VII Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang, Rabu (13/9/2023).

Penggerebekan ini dilakukan usai Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas yang diikuti Kapolda Sumut dan Panglima Kodam Bukit Barisan di Istana Kepresidenan. Dalam ratas dimaksud terungkap Sumatera Utara menjadi salah satu provinsi terbesar peredaran narkotika di Indonesia.

Totalnya ada 10 provinsi, namun 9 di antaranya belum disebutkan daerah mana saja. Tim gabungan datang turut mengerahkan alat berat dengan menyisir barak narkoba dan judi tersebut.

Kehadiran alat berat untuk meratakan bangunan semi permanen dan permanen yang diduga dijadikan barak narkoba serta judi. Tidak ada pelaku ataupun barang bukti narkotika dan mesin judi yang disita. Hanya saja, tim gabungan menyita beberapa alat isap atau bong. (ted/ram)

Lantamal I Belawan Laksanakan Sidang Pantukhir Caba Serta Cara Gelombang II 2023

PIMPIN: Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal)I Laksamana Pertama TNI Djohanes Djanarko Wibowo memimpin sidang Pantukhirda (Penentian Akhir Daerah) pada calon Bintara Pria dan Wanita serta calon Tamtama PK TNI AL Gelombang II 2023 yang dilaksanakan di Gedung OB Syaa'f Mako Lantamal I Belawan, Rabu (13/9/2023).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal)I Laksamana Pertama TNI Djohanes Djanarko Wibowo memimpin sidang Pantukhirda (Penentian Akhir Daerah) pada calon Bintara Pria dan Wanita serta calon Tamtama PK TNI AL Gelombang II 2023 yang dilaksanakan di Gedung OB Syaa’f Mako Lantamal I Belawan, Rabu (13/9/2023).

Djohanes yang juga merupakan Ketua Panitia Seleksi Daerah (Panda) Lantamal I Belawan memimpin para calon Bintara dengan jumlah Caba Pria 90 orang, Caba Wanita 17 orang serta Cata 68 orang.

Danlantamal I Laksamana TNI Djohanes Djanarjo mengatakan bahwa penerimaan calon prajurit adalah bagian dari pembinaan personel untuk mendapatkan prajurit TNI AL dengan kualitas dan kuantitas yang dibutuhkan organisasi dalam rangka pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Laut,ucapnya.

“Oleh karenanya saya berharap panitia dapat melaksanakan sidang pantukhir dengan cermat, teliti, transparan dan senantiasa memperhatikan ketentuan yang telah ditetapkan sehingga kita dapat memperoleh prajurit yang terbaik diantara yang baik,” ujarnya dalam rilis yang diterima oleh Sumut Pos, Kamis (14/9/2023).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung hasil seleksi dan penampilan fisik para Calon Bintara Pria dan Wanita serta Calon Tamtama sebelum menentukan kelulusan di tingkat Daerah.

Danlantamal I melaksanakan pemantauan secara selektif dan obyektif dengan melihat perolehan nilai para peserta yang ikut seleksi sesuai dengan kondisi riilnya.

Dari pemantauan terakhir inilah nantinya akan diputuskan siapa saja yang lulus dan diberangkatkan ke seleksi tingkat pusat di Malang, Kawan Timur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Komandan Lantamal I, Para Pejabat Utama Lantamal I, Ketua Tim Mentak Ideologi, para Kepala Sub Panda Jajaran Lantamal I, Ketua Tim Kesehatan, Ketu Tim Jasmani ,dan Ketua Tim Ritmin, Serta Panitia Tim Seleksi.(Mag-1)

OJK Laksanakan Road to Bulan Inklusif Keuangan di Nias Utara

SAMBUTAN: Sekda Kabupaten Nias Utara Bazatulo Zebua SE MEc DEV saat memberikan kata sambutan pada acara road to bulan inklusif keuangan 2023 yang dilaksanakan oleh Kantor OJK Regional V Sumatera di pendopo Bupati Nias Utara, Lotu, Rabu (13/9/2023).

NIAS UTARA, SUMUTPOS.CO – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional V Sumatera melaksanakan road to bulan inklusif keuangan 2023 (Road To BIK 2023) tentang Akses Keuangan Merata, Masyarakat Nias Utara Sejahtera bertempat di aula pendopo Bupati Nias Utara, Rabu (13/09/2023).

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nias Utara Bazatulo Zebua SE MEc DEV menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada kantor OJK regional V Sumatera Bagian Utara yang telah memilih Kabupaten Nias Utara sebagai salah satu Kabupaten dalam melaksanakan bulan inklusif keuangan tahun anggaran 2023.

Sekda mengatakan kegiatan dimaksud sangat positif guna mendorong akses keuangan merata, masyarakat Nias Utara yang sejahtera.

“Saya berharap dengan kegiatan ini masyarakat Nias Utara dan peserta yang hadir semakin teredukasi dalam mengelola keuangan. Serta UMKM-UMKM yang ada di Nias Utara akan semakin tumbuh dengan baik,” ujar Sekda.

Deputi direktur manajemen strategis, EPK, dan kemitraan Pemerintah Daerah kantor OJK regional V Sumatera bagian Utara Wan Nuzul Fachri dalam pemaparannya menyampaikan, bulan inklusi keuangan 2023 ini mengusung tema kegiatan “Akses Keuangan Merata, Masyarakat Sejahtera”.

“Rangkaian kegiatan BIK 2023 sudah dimulai sejak bulan Mei kemarin dan puncaknya pada Oktober mendatang,” ujar Fachri.

Fachri juga menyampaikan bahwa bulan inklusi keuangan 2023 merupakan momentum krusial untuk mewujudkan akses keuangan yang merata demi kesejahteraan masyarakat.

“Melalui serangkaian kegiatan BIK, para penyelenggara berharap bisa terus meningkatkan akses keuangan, pemahaman, dan penggunaan produk dan layanan keuangan,” kata Fachri.

Pada kegiatan tersebut dilaksanakan diskusi dengan menghadirkan beberapa narasumber diantaranya : Raya D. Theresia (Analis OJK Regional V Sumbagut), Satria Pramandika (Asisten Manager Bank Indonesia Kantor PerwakilanSibolga, Sugiyanto (Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Gunungsitoli), dan Venansius Sihura (Kepala Cabang Bank Sumut Lotu).

Turut hadir pada kegiatan tersebut, para Asisten, Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Nias Utara, Masyarakat pelaku UMKM, para pelajar dan lainnya. (adl/ram)

Syah Afandin Ucapkan Terima kasih atas Pengabdian Bilal Mayit & Penggali Kubur

SAMBUTAN: Plt Bupati Langkat H Syah Afandin SH saat memberikan sambutan pada MTQ Ke- 56 Tingkat Kecamatan Sei Lepan dan Peringatan Hari Jadi Kecamatan Sei Lepan ke-31, di kantor Kecamatan Sei Lepan, Langkat, Rabu (13/9/2023).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Langkat H Syah Afandin SH membuka MTQ Ke- 56 Tingkat Kecamatan Sei Lepan dan Peringatan Hari Jadi Kecamatan Sei Lepan ke-31, di kantor Kecamatan Sei Lepan, Langkat, Rabu (13/9/2023).

Giat ini sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis Bantuan Sosial (Bansos) Pemkab Langkat kepada Bilal Mayit, Penggali Kubur, Abang becak, Kelompok Tani dan penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Plt Bupati Langkat berharap MTQ ini menjadi momentum yang baik untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Sei Lepan serta dengan sebagian perwakilan masyarakat dari kecamatan-kecamatan lain di wilayah Teluk Aru Kabupaten Langkat.

“Untuk itu atas nama pribadi dan pemerintah saya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan hari ini terkait dengan penyerahan bantuan sosial baik bagi Bilal mayit, penggali kubur maupun abang becak,” ujarnya.

Dijelaskannya, bantuan sosial kali ini akan diserahkan secara simbolis untuk penerima di wilayah Teluk Aru Kabupaten Langkat, yaitu Kecamatan Gebang, Babalan, Pangkalan Susu Besitang, dan Pematang Jaya. Dengan pengecualian Kecamatan Brandan Barat karena telah terlebih dahulu dilaksanakan pada hari Sabtu 9 September 2023 yang lalu.

Afandin pun mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas pengabdian yang telah diberikan dalam membantu menyelesaikan fardhu kifayah bagi jenazah di desa dan kelurahan masing-masing. Semoga dengan segala keikhlasan para Bilal mayor akan menjadi catatan amal ibadah yang baik yang akan mendapatkan jalan kebaikan pula dari Allah SWT.

“Kami yakin bantuan yang diberikan masih jauh dari yang diharapkan namun demikian hal ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah, harapan saya kiranya bantuan ini tetaplah dapat bermanfaat bagi Bapak Ibu sekalian,” ujarnya

Selanjutnya terhadap penyelenggaraan MTQ, Afandin juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang sesungguhnya sebagai upaya mencari bibit potensial dari berbagai cabang yang diperlombakan dalam mempersiapkan kontingen Kecamatan Sei Lepan pada pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten Langkat.

“Melalui kegiatan MTQ ini diharapkan akan terjaring bibit potensial yang akan berjuang kembali pada ajang MTQ tingkat kabupaten Langkat pada tanggal 9 sampai 13 Oktober mendatang di Kecamatan Kutambaru,” sebutnya.

Selanjutnya Afandin mengatakan, sebentar lagi akan ada perhelatan besar pada tahun 2024 mendatang yaitu Pilpres, Pileg, Pilgub, dan Pilbup, dirinya mengajak “mari kita luruskan niat jangan sampai kita ikut- ikutan terpecah – pecah karena satu pembelaan pada calon tertentu”.

“Mari kita doakan pada pemilihan nanti di negara kita, juga legislatif, gubernur kita dan Bupati nantinya di pimpin oleh pemimpin yang amanah yang mencintai rakyatnya sehingga membawah keberkahan untuk bangsa Indonesia dan khususnya di bumi Langkat berseri ini,” harapnya.

Laporan ketua panitia oleh Kepala KUA Sei Lepan, Abdul Halim Hafiz ,S.Ag menyampaikan bahwa tujuan diadakannya MTQ ini adalah untuk menumbuh kembangkan pemahaman dan pengamalan isi kandungan Alquran dan dari pelaksanaan MTQ adalah merupakan seleksi di tingkat kecamatan yang nantinya akan ikut sertakan pada seleksi tingkat kabupaten Langkat.

Pelaksanaan MTQ akan dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 13-14 September 2023 bertempat di kantor Kecamatan sei Lepan. Cabang perlombaan yang diperlombakan sebanyak 8 cabang yaitu : Tartil Quran, Tilawah anak-anak, remaja dan dewasa. Fahmil Qur’an, Syahril Qur’an, Marhaban, ayat pendek tingkat SD, MI dan MDTA. Sertai ayat pendek tingkat SD/TK dan Fashion show.

Berikut data Basos dari Pemkab Langkat untuk wilayah Teluk Aru:

Kecamatan Sei Lepan:
– Penggali Kubur : 238 orang masing-masing mendapatkan 600 ribu total Rp142.800.000
– Bilal mayit : 167 orang masing-masing mendapatkan 600 ribu total Rp 100.200.000
– Abang becak : 505 orang masing-masing mendapatkan 100 ribu total Rp.50.500.000

Kecamatan Gebang :
– Penggali Kubur 182 orang masing-masing mendapatkan 600 ribu total Rp109.200.000
– Bilal mayit 155 orang masing-masing mendapatkan 600 ribu total Rp93.000.000
– Abang becak 220 orang masing-masing mendapatkan 100 ribu total Rp22.000.000

Kecamatan Pangkalan Susu
– Penggali kubur 101 orang masing-masing mendapatkan 600 ribu total Rp60.600.000
– Bilal mayit 145 orang masing-masing mendapatkan 600 ribu total Rp87.000.000
– Abang becak 148 orang masing-masing 100 ribu total Rp14.800.000

Kecamatan Besitang
– Penggali kubur 254 orang masing-masing mendapatkan 600 ribu total Rp152.400.000
– Bilal mayit 322 orang masing-masing mendapatkan 600 ribu total Rp193.200.000
– Abang becak 239 orang masing-masing mendapatkan 100 ribu total Rp23.900.000

Kecamatan Babalan
– Penggali kubur 73 orang masing-masing mendapatkan 600 ribu total Rp43.800.00
– Bilal mayit 134 orang masing-masing mendapatkan 600 ribu total Rp80.400.000
-Abang becak 745 orang masing-masing mendapatkan 100 ribu total Rp74.500.000
Kecamatan Pematang Jaya
– Penggali Kubur 134 orang masing-masing mendapatkan 600 ribu total Rp80.400.000
-Bilal mayit 129 orang masing-masing mendapatkan 600 ribu total Rp77.400.000

Dinas Pertanian:
Bantuan kepada 2 kelompok tani berupa:
-10 ekor domba untuk Kecamatan Sei Lepan
– 1 unit mesin Colour Sorter untuk Kecamatan Berandan Barat

Dinas Perikanan :
Bantuan kepada 3 kelompok tani bidang perikanan budidaya berupa:
-Crab Apartemen 480 unit untuk Kecamatan Babalan
– Pompa air 3 inch 8 unit untuk Kecamatan Gebang
– Bibit ikan gurame 3500 ekor untuk Kecamatan Sei Lepan
– Bantuan kepada 6 kelompok bidang perikanan tangkap di Kecamatan Sei Lepan dan Babalan masing-masing berupa jaring gembung 20 pieces
– Bantuan kepada 3 kelompok bidang perikanan tangkap di Kecamatan Pangkalan Susu masing-masing berupa Cool Box 10 unit dan Chest Freezer 2 unit

Dinas Sosial:
Penyerahan secara simbolis Aktifnya Kartu Indonesia Sehat (KIS) di wilayah teluk Aru sebanyak 4.295 jiwa untuk Kecamatan Sei Lepan 507 jiwa Serta penyerahan penghargaan kepada Bapak Ibu yang pernah menjabat sebagai Camat Sei Lepan. (mag-6/ram)

Harga Beras Meroket, Meryl Saragih Bagikan 1.000 Paket Beras ke Masyarakat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Sumut Meryl Rouli Saragih, membagikan 1.000 paket beras untuk masyarakat Kota Medan yang membutuhkan. Pembagian paket beras ini dilakukan Meryl sebagai wujud kepeduliannya atas dampak meroketnya harga beras yang dirasakan masyarakat kecil.

“Melambungnya harga beras, sangat besar dampaknya bagi masyarakat. Pasalnya, beras merupakan salah satu bahan pokok utama kebutuhan masyarakat. Saya menyisihkan gaji dan tunjangan saya untuk membantu masyarakat saat ini,” kata Meryl kepada wartawan, Kamis (14/9/2023).

Berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Panan Strategis Nasional (PIHPSN) per 14 September 2023, harga beras kualitas bawah I di harga Rp11.650 per kilogram, beras kualitas bawah II di kisaran harga Rp12.300 per kilogram, beras kualitas medium I dan II diharga Rp13.200 per kiogram dan Rp13.450 per kilogram serta beras kualitas super I dan II dikisaran harga Rp14.000 per kilogram dan Rp14.400 per kilogram.

Menurut Meryl, tingginya harga beras tersebut akan semakin membuat masyarakat kesulitan. “Saya prihatin. Sebagai wakil rakyat saya ikut merasakannya. Sehingga saya berharap beras-beras yang dibagikan ini dapat membantu masyarakat,” ujar Ketua Bapemperda DPRD Sumatera Utara ini.

Saat ini, lanjut Meryl, pihaknya sudah membagikan ke masyarakat wilayah Kecamatan Medan Helvetia, Medan Petisah, Medan Selayang. “Nantinya akan bergulir di bulan ini di beberapa kecamatan di Kota Medan,” sebutnya.

Diketahui, ada upaya pemerintah dalam hal mengatasi lonjakan harga beras ini. Salah satunya melalui Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara pada awal pekan ini sudah menyalurkan bantuan sosial pangan berupa beras tahap kedua tahun 2023 kepada 926.507 keluarga penerima manfaat (KPM) sebanyak 9.260 ton per bulan selama tiga bulan yakni September, Oktober dan November 2023.

Sementara Pemerintah Indonesia telah memberikan bantuan sosial beras tahap kedua kepada 21,35 juta KPM, di mana masing-masing KPM mendapatkan 10 kg beras per bulannya. Beras bansos itu bersumber dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 125 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah.

Meski ada upaya pemerintah, dalam mengendalikan dan menekan harga beras dengan mendistribusikan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) secara masif, Meryl berharap pemerintah khususnya di Sumatera Utara harus mengintervensi dan mencari solusi untuk mengatasi harga beras tersebut.

“Berharap dengan kondisi ini ada intervensi pemerintah agar bisa menekan dan mencari solusi untuk mengatasi harga beras yang melonjak. Saya berharap kenaikan harga beras ini tidak dibarengi dengan kenaikan harga-harga bahan pokok dan komoditi lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang menerima bantuan beras dari Meryl Saragih, Rohimah, mengaku bersyukur mendapat bantuan beras. “Saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Ibu Meryl, yang sudah membantu kami masyarakat ini karena harga beras ini sangat berpengaruh dengan penghasilan kami yang pas-pasan,” ucap perempuan yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga ini.

Ia pun berharap pemerintah bisa menurunkan harga kebutuhan bahan pokok. “Semoga cepat turun harga beras ini. Jangan juga ada kenaikan harga bahan pokok lain,” harapnya. (adz)

Dosen FMIPA USU Berikan Mesin RO untuk Solusi Air Bersih di Pesantren Sahabat Quran Binjai

Lukman Hakim SSi MSi selaku ketua tim pengabdian masyarakat (dua kiri) menyerahkan bantuan mesin RO kepada pengurus Pesantren Sahabat Quran Binjai.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Ketersediaan air bersih masih menjadi masalah yang dialami Pesantren Sahabat Quran di Jalan Kemuning, Gang Madrasah, Jati Makmur, Kota Binjai. Selain keruh dan berbau, volume air yang didapat juga kecil sehingga tidak cukup memenuhi kebutuhan para santri, guru, dan karyawan.

Berangkat dari permasalahan tersebut, para Dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan membuat sumur bor sekaligus memasang alat reverse osmosis (RO) 500 GPF. “Dengan alat tersebut, air yang dihasilkan dari sumur bor sangat jernih, tidak berbau, dan bisa langsung dikonsumai,” kata Lukman Hakim SSi MSi selaku ketua pengabdian masyarakat melalui pesan tertulisnya kepada SumutPos.co, Kamis (14/9).

Selain itu, kata Lukman, tim pengabdian masyarakat FMIPA USU juga memberikan alat kompresor dan tanki tendon air kepada Pesantren Sahabat Quran. “Kami berharap, dengan adanya bantuan ini kebutuhan air bersih bagi para santri, guru, dan karyawan, dapat terpenuhi dengan baik sehingga santri semakin sehat dan tentunya jadi lebih bersemangat dalam mengikuti proses belajar-mengajar,” harap Lukman yang dalam kegiatan itu didampingi anggota tim Awan Maghfirah SSi MSi, dibantu lima orang mahasiswa yakni Human Rafi Ahmad, Sulthon, Abdul Ara, Ahmad Yahran Batubara dan Enola Mariamiken.

Menerima bantuan dari tim pengabdian masyarakat FMIPA USU ini, Ustad Irvanta Padang selaku Ketua Yayasan Sahabat Quran Binjai, mengucapkan banyak terima kasih. ”Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami, karena selama ini kami sangat kesulitan mendapatkan air bersih untuk aktivitas sehari-hari. Selain keruh dan berbau, debit air juga sangat kecil sehingga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan kami. Untuk itu, Kami berharap, kegiatan seperti ini dapat dilakukakan secara kontiniu setiap tahunnya,” pungkasnya. (adz)

Polda Sumut Apresiasi Pasar Murah Keliling Pemko Medan

CEK: Dirut PUD Pasar Medan Suwarno usai dirinya mendampingi pengecekan Satgas Pangan Polda Sumut pada Rabu (13/9/2023) kemarin.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Keberadaan Pasar Murah Keliling mendapatkan apresiasi dari Polda Sumut. Sebab Polda Sumut menilai, adanya Pasar Murah Keliling dinilai mampu menyentuh langsung masyarakat untuk memenuhi kebutuhan beras.

Hal ini disampaikan Dirut PUD Pasar Medan Suwarno usai dirinya mendampingi pengecekan Satgas Pangan Polda Sumut pada Rabu (13/9/2023) kemarin. Pengecekan dilakukan di Pasar Petisah dan Pasar Sei Sikambing.

“Kemarin tim Satgas sangat mengapresiasi Pasar Keliling dan pasar murah yang kami adakan. Sebab ini bisa menyentuh langsung masyarakat,” ucap Suwarno, Kamis (14/9/2023).

Setiba di Pasar Petisah, pengecekan dilakukan di pasar murah yang menjual beras medium 5 kg seharga Rp57.500 minyak goreng 1 liter Rp13.500 dan gula 1 kg Rp13.500. Masyarakat dapat membeli tiap bahan pangan tersebut dengan metode perpaket seharga Rp84.500

Tak hanya pasar murah, tim Satgas menyambangi pula grosir beras UD Jadi Jaya di Jalan Rotan. Di tempat ini, beras medium 5 kg dijual Rp13.400.

Selepas dari Pasar Petisah, tim Satgas bergerak ke Pasar Sei Sikambing. Tujuan kali ini adalah toko penjual beras yang letaknya ada di samping Pasar Sei Sikambing, Jalan Gatot Subroto, Medan. Di tempat ini, beras medium 5 kg dijual Rp13.500.

Pada kesempatan tersebut, kepada tim Satgas, Dirut PUD Pasar Medan Suwarno memaparkan bahwa untuk memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pangan, telah diluncurkan Pasar Keliling oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution. Pasar Keliling menjual bahan pangan tersebut dengan menyambangi lingkungan warga.

“Keberadaan Pasar Keliling sangat disambut oleh masyarakat. Kami terus berkolaborasi dengan Bulog untuk dapat menjaga ketersediaan beras dan kelancaran distribusi beras, maupun bahan pangan pokok lainnya seperti minyak dan gula bagi masyarakat Kota Medan,” pungkas Suwarno.

Untuk diketahui, pengecekan tersebut dipimpin oleh Kasubdit I Indag Ditreskrimsus Polda Sumut AKBP Malto Taduan, Pimpinan Bulog Medan Dharma Wijaya, Dirut PUD Pasar Medan Suwarno, Kepala Dinas Ketapang Tankan Gelora Ginting, Manager OPP Bulog Sumut Arlina Wita dan AKP Indah Handayani.
(map/ram)

Viktor Silaen Anggap Proyek Rp2,7 Triliun Gagal

Anggota Komisi D DPRD Sumut, Viktor Silaen.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Progres pengerjaan pada pembangunan jalan dan jembatan dalam proyek strategi di Sumut dengan anggaran multiyears Rp2,7 triliun, sudah mencapai 57 persen per Agustus 2023. Progres pembangunan itu, mendapatkan sorotan Anggota Komisi D DPRD Sumut, Viktor Silaen.

Viktor mempertanyakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, apa menjadi indikator persentase progres pengerjaan itu. Karena, item-item yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya dan KSO tidak terbuka secara publik.

“Katakan lah siap 60 persen. Ukurannya apa? Kita kan gak tahu. Karena kontraknya sampai saat ini kita gak tahu apa item-item dari pekerjaan itu, gak terbuka,” jelas Victor kepada wartawan, Kamis (14/9/2023).

Politisi senior Partai Golkar ini, mengungkapkan bahwa saat ini, tahun 2023 juga akan berakhir dalam waktu lebih kurang tiga bulan lagi. Ia memberi ‘warning’ kepada PT Waskita Karya (WK), PT Sumber Mitra Jaya (SMJ) dan PT Pijar selaku rekanan, untuk secepatnya menyelesaikan proyek tersebut agar penyelesaiannya tepat waktu.

“Seperti diketahui, batas kontrak pekerjaan proyek multiyears berakhir pada Desember 2023. Jika tidak selesai sesuai perjanjian, maka proyek ‘raksasa’ ini dianggap gagal dan tentunya banyak yang bakal terjerat dengan kasus hukum,” tegas Viktor Silaen.

Pihaknya juga tidak yakin, dalam kurun waktu tiga bulan lagi, perbaikan jalan dan jembatan di Sumut yang masuk dalam proyek multiyears akan tuntas dikerjakan, karena masih banyak ruas jalan provinsi di sejumlah kabupaten/kota yang belum disentuh alias masih ‘hancur-hancuran’.

“Yang dikatakan selesai itu jika semua item pekerjaan itu selesai. Misal pengaspalan badan jalan sekian meter. Misalnya ada cor beton untuk bangun jalan sekian meter. Ada misalnya pembuatan parit sekitar meter. Contoh ada pembangunan jembatan sekian unit, kan gitu. Ini sampai saat ini, untuk jembatan, yang saya dengar ada yang belum dipegang sama sekali. Gitu juga ruas jalan di Asahan-Labura,” sebutnya.

Contoh lain, Sekretaris Fraksi Partai Golkar tersebut mengungkapkan jalan dan jembatan provinsi di Ajamu sampai ke Dusun Seipinang, Desa Teluksentosa, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu yang merupakan paket proyek multiyears berbiaya Rp2,7 triliun hingga saat ini masih ‘perawan’ sekilas belum disentuh perbaikan.

Begitu juga ruas jalan provinsi Gunung Sitoli menuju Nias Utara maupun dari ruas Jalan Gunung Sitoli menuju Nias Barat. Padahal di Km 27 kondisi jalannya sangat parah dan mengalami longsor, sehingga membutuhkan penanganan secara cepat, tapi sampai saat ini masih belum diperbaiki.

Selain itu, jalan provinsi yang menghubungkan Tarutung – Sipahutar dan Pangaribuan – Garoga, Tarutung – Sipahutar – Pangaribuan – Sipirok dan jalan provinsi Sibuhuan menuju Tapanuli Selatan jalur Sosopan masih dalam kondisi hancur lebur.

“Jikapun ada jalan provinsi yang sudah mulus dikerjakan, tapi hasilnya belum sesuai dengan kontrak kerja, misalnya drainase belum selesai atau masih sebagian dikerjakan, seperti jalan provinsi di Simalungun dan jalan sejajar Medan – Berastagi yang sebagian sudah diaspal, tapi drainase babak belur,” tutur Viktor.

Berkaitan dengan itu, politisi vokal ini mendesak Kadis PUPR Sumut Marlindo untuk segera memberikan peringatan keras kepada PT WK dan perusahaan KSO (Kerja Sama Operasional) PT SMJ dan PT Pijar agar menyelesaikan seluruh proyek multiyears sesuai kontrak perjanjian, yakni akhir Desember 2023 tuntas.

“Jika tidak mampu menyelesaikannya sesuai kontrak, ketiga perusahaan itu wajib dituntut membayar denda keterlambatan dengan pembayaran 100 persen dan segera putus kontraknya, karena dianggap tidak serius mengerjakan proyek yang kegunaannya memperlancar arus lalu-lintas perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya juga meminta kepada Pj Gubernur Sumut, Hassanudin agar berhati-hati dalam membayar pekerjaan kepada perusahaan rekanan tersebut.

“Karena ini kan sudah mau pembayaran. Harus diperhatikan betul dan pengerjaannya harus ditanggungjawabi oleh para rekanan,” tandas Viktor.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Sumut, Marlindo Harahap mengungkapkan total progress pembangunan jalan multiyears terkini sudah mencapai kurang lebih 57%. Diharapkan, pembangunan jalan selesai sesuai target.

“Posisi progress pembangunan sudah berada di 57%, kita optimis pembangunan selesai target,” ucap Marlindo.(gus)

Hadapi Berbagai Kendala, Dinas SDABMBK Medan Optimis Pengerjaan Drainase Selesai Desember 2023

DRAINASE: SDABMBK Medan saat membangun drainase.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) mengaku terus bekerja keras dalam menyelesaikan pembangunan drainase di Kota Medan.

Mengingat, pengerjaan drainase berkaitan erat dengan salah satu dari lima program Pemko Medan dibawah kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution, yakni penyelesaian masalah banjir.

“Progres pengerjaan drainase di Kota Medan berjalan dengan baik. Pembangunan fisiknya terus berlanjut dan kita terus mengejar percepatan pembangunannya,” ucap Kepala Bidang (Kabid) Drainase Dinas SDABMBK Medan, Gibson Panjaitan kepada Sumut Pos, Kamis (14/9/2023).

Dikatakan Gibson, percepatan pembangunan drainase terus dilakukan sesuai instruksi Wali Kota Medan, Bobby Nasution dan Kadis SDABMBK Medan, Topan Ginting.

“Apalagi saat ini musim penghujan, kita terus berfokus agar semua drainase dapat berfungsi dengan baik dalam mengalirkan debit air,” ujarnya.

Meskipun begitu, Gibson tak menampik bahwa terdapat sejumlah kendala dalam percepatan pembangunan drainase di Kota Medan.

“Sempat memang kemarin ada perlambatan karena mengatasi tembok-tembok warga yang rubuh karena bersinggungan dengan drainase. Tapi masalahnya sudah kita selesaikan dan saat ini sudah berjalan kembali,” katanya.

Selain itu, sambung Gibson, terdapat contoh kendala lainnya dalam percepatan pembangunan drainase di lapangan. Diantaranya, masih adanya beberapa drainase lama yang ingin dibangun namun terdapat bangunan diatasnya.

“Di beberapa lokasi, kita masih menemukan bangunan di atas drainase,” sambungnya.

Kemudian, cukup banyak penduduk yang mengizinkan jalan menuju rumah warga untuk dibongkar saat akan dilakukan pembangunan drainase. Akan tetapi, warga meminta untuk harus mengembalikan kondisi jalan menuju ke rumah mereka seperti semula, yakni dengan di cor permanen.

“Sementara, kita buat cover slab sehingga gampang dibersihkan. Intinya masalah-masalah yang terjadi di lapangan telah kita selesaikan satu persatu, sehingga pembangunan terus berlanjut,” ungkapnya.

Dengan begitu, lanjut Gibson, pihaknya tetap optimis bahwa seluruh pekerjaan drainase di Kota Medan akan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai kontrak kerja.

“Kita optimis pembangunan drainase di Kota Medan akan selesai sesuai kontrak, yakni akhir Desember 2023. Sesuai instruksi Pak Wali dan Pak Kadis (SDABMBK), kita targetkan pekerjaan ini selesai tepat waktu,” pungkasnya.(map/ram)