32 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 1181

Popnas 2023, Sumut Tambah 2 Perak

FINAL: Ketua Kontingen Sumut, Maimun Masri bersama atlet wushu sanda Sumut yang lolos ke final Popnas 2023 Sumsel. (IST)

PALEMBANG, SUMUTPOS.CO – Kontingen Sumatera Utara menambah dua medali perak pada hari keempat Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2023 Sumatera Selatan, Kamis (31/8). Dua medali perak diraih dari cabang atletik dan taekwondo.

Dari cabang atleti, medali perak disumbangkan Josua Simanjuntak dari nomor 1.500 meter putra. Dia berada di posisi kedua dengan catatan 4 menit 11,92 detik. Josua hanya kalah tipis dari peraih medali emas asal Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Josua hanya kalah tipis dari pelari NTB itu. Kalau tidak salah, selisihhnya tidak sampai satu detik,” ujar Pelatih Atletik Sumut, Saddam Harahap ketika dihubungi, Kamis (31/8).

Atlet atletik Sumut akan kembali berlomba pada Jumat (1/9). Saddam berharap agar atlet Sumut bisa meraih medali emas, termasuk Josua Simanjuntak.

Satu medali perak Sumut lainnya diraih dari taekwondo. Atlet Sumut Hanna Salsabila harus puas dengan medali perak kelas under 49 kg putrid usai kalah dari wakil DIY. Dengan sumbangan ini, Sumut meraih 1 emas, 4 perak dan 1 perunggu dari cabang taekwondo.

Dari cabang wushu, empat pesanda asal Sumut lolos ke final yang akan dimainkan Jumat (1/9) hari ini. Keempatnya adalah Leovando di kelas 48 kg putra, Genea di kelas 52 kg putra, Yanto di kelas 65 kg putra, dan Naila di kelas 56 kg putri.

Sedangkan dari cabang tinju, empat wakil Sumut juga lolos ke semifinal. Keempatnya adalah Nona Beby di kelas 57 kg putri, Zahra di kelas kelas 63 kg putri, Juan di kelas 71 kg putra, dan Cristiano di kelas 75 kg putra.

Satu petinju Sumut yang tampil di kelas 54 kg putra, Aldo harus terhenti di semifinal. Dengan hasil ini, Aldo dipastikan meraih perunggu.

Sumut masih memiliki peluang menambah medali dari cabang panahan, tenis lapangan, angkat besi, karate, senam, dan panjat tebing yang masih memainkan babak penyisihan. Sementara du cabang pancak silat, semua wakil Sumut dipastikan gagal meraih medali.

Ketua Kontingen Sumut, Maimun Masri berharap agar semua atlet Sumut meraih kemenangan pada pertandingan Jumat (1/9). “Mudah-mudahan semua atlet kita bisa meraih kemenangan dan menambah koleksi medali Sumut,” harap Maimun. (dek)

Indonesia Dominasi 8 Besar Xpora Indonesia International Challenge 2023

MELAJU: Tunggal putri Indonesia Tasya Farahnailah melaju ke babak 8 besar Xpora Indonesia International Challenge 2023 di GOR PBSI Sumut, Jumat (1/9/2023). (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Indonesia mendominasi babak delapan besar Xpora Indonesia International Challenge 2023. Di tunggap putri, enam wakil Indoensia dipastikan melaju ke babak perempatfinal yang akan digelar di GOR PBSI Sumut, Jumat (1/9/2023) siang ini.

Perjuangan tunggal putri Indonesia di babak 8 besar akan diawali Aisyah Sativa Fatetani yang menghadapi unggulan kedua asal Thailand, Lalinrat Chaiwan. Aisyah Sativa Fatetani melaju usai mengalahkan Kaloyana Nalbantova 21-9, 18-21, 21-14 pada babak 16 besar, Kamis (31/8).

Unggulan ketiga asal Indonesia Ester Nurumi Tri Wadoyo akan menghadapi rekan senegaranya Ruzana di babak 8 besar. Ester sebelumnya mengalahkan Wakil India Ananya Agrawal dengan skor 21-10, 21-12. Sedangkan Ruzana mengalahkan wakil Indonesia lainnya Yulia Yosephine Susanto dengan skor 21-14, 21-15.

Kyla Legiana Agatha yang sebelumnya mengalahkan unggulan pertama, kembali bertemu rekan senegaraya Gabriela Meilani Moningka di 8 besar. Kyla Agatha sebelumnya mengalahkan wakil India Mansi Singh dengan skor 21-18, 21-18. Sedangkan Gabriela mengalahkan wakil Hong Kong, Saloni Samirbhal Mehta dengan skor 21-15, 13-21, 21-11.

Satu wakil Indonesia lainnya di babak delapan besar adalah Tasya Farahnailah. Tasya akan menghadapi wakil Hongkong, Lo Sin Yan Happy. Tasya yang merupakan kelahiran Medan itu sebelumnya menaklukan Mutiara Ayu Puspitasari dengan mudah dua gim langsung 21-13, 21-7 pada babak 16 besar.

Ungkapan bahagia pun mengalir hangat dari Tasya usai memenangkan laga. “Pertama Alhamdulillah, karena bisa fokus setiap relinya sama berani main nekat aja. Ya mungkin dia (Mutiara Ayu) ada sedikit kendala sama kakinya. Mungkin karena itu dia agak terganggu,” ungkap Tasya, kepada awak media usai laga.

Pada babak 8 besar, Tasya yang berperingkat 127 BWF itu akan menghadapi Lo Shin Yan Happy yang memiliki peringkat 171 BWF. Tasya mengaku sudah pernah menghadapi wakil Hongkong tersebut.

“Sebelumnya sudah pernah ketemu sekali sama dia (wakil Hong Kong) tapi itu sudah lama empat tahun lalu (Junior Grand Prix 2019 U17). Saat itu saya yang menang,” ungkap Tasya.

“Ya karena sudah lama gak jumpa (duel) lagi tentu saya buta lagi akan kekuatan dia,” sambung pebulutangkis kelahiran 17 Agustus 2004.

Selain tunggal putri, Indonesia juga mendominasi kategori lainnya. Di tunggal putra, ada lima wakil Merah Putih yang lolos ke 8 besar. Mereka adalah unggulan ketujuh Alwi Farhan, Tommy Sugiarto (15), Tegar Sulistio, Krishna Adi Nugraha, dan Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay (14).

Di ganda putra juga ada lima pasangan Indonesia lolos ke 8 besar. Mereka adalah M Putra Erwinsyah/Patra Harapan, Raymond Indra/Daniel Edgar Marvino, Berry Anggriawan/Rian Agung Saputro, Sabar Karyaman Gutama/M Reza Pahlevi Isfani (1), dan Reinard Dhanriano/M Alfian Firsada Ternawan.

Dominasi Indonesia juga terjadi di ganda putri. Ada enam wakil Indonesia ke 8 besar. Mereka adalah unggulan kedua Jesita Putri Miantoro/Febi Setianingrum, Velisha Christina/Bernadine Anindya Wardana, Meisa Rizka Fitria/Maulida Aprilia Putri, unggulan ketiga Ridya Aulia Fatasya/Kelly Larissa, Brigita Marcelia Rumambi/Meirisa Cindy Sahputri, dan Anggia Shitta/Putri Larasati.

Di ganda campuran, Indonesia diwakili Verrell Yustin Mulia/Priskila Venus Elsadai, Rafli Ramanda/Indah Cahya Sari Jamil, Marwan Faza/Jessica Maya Rismawardani, M Reza Pahlevi Isfahani/Marsheilla Gischa Islami. (dek)

PSMS Butuh Dua Pemain Lagi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – 17 hari menuju laga perdana di kompetisi Liga 2 musim 2023-2024, PSMS Medan terus menambah slot pemain. Setelah mendatangkan dua pemain asing, tim pelatih PSMS Medan masih mencari beberapa pemain melengkapi kuota pemain maksimal 30 orang.

Seperti diketahui, berdasarkan draft jadwal yang beredar, PSMS Medan akan melakoni laga perdana Liga 2 dengan bertandang ke markas Sada Sumut FC, Sabtu (16/09/2023) mendatang.

Pelatih PSMS Medan, Ridwan Saragih, mengatakan, saat ini PSMS Medan telah memiliki total 26 pemain termasuk dua legiun asing Matheus Souza dan Kim Jin Sung.

“Total pemain saat ini sudah 26 orang, harapan kita minimal ada 28 pemain. Masih ada yang mau kita datangkan lagi, kita mengajukan pinjaman ke klub Liga 1,” ujar Ridwan Saragih kepada awak media, Kamis (31/8).

Kendati telah memiliki Matheus Souza dan Kim Jin Sung, menurut Ridwan Saragih, pihaknya masih berupaya mendapatkan striker dan gelandang serang sesuai harapan dari pemain klub Liga 1 yang PSMS pinjam.

‘Gelandang serang setelah Kim, sebentar lagi kemungkinan kita akan kedatangan satu atau dua pemain lagi, termasuk satu striker,” ucap prajurit TNI AD itu.

Dengan sisa waktu persiapan dua Minggu lebih ini, Ridwan Saragih memiliki tugas untuk menyesuaikan permainan pemain rekrutan anyar dengan gaya permainan PSMS saat ini.

“Pemain yang baru juga yang pemain asing kita akan menyesuaikan dengan karakter bermain kita,” ungkapnya.

Di sisi lain, pelatih berlisensi A AFC tersebut menepis anggapan sebagian pihak yang menilai adanya gap cukup jauh antara pemain inti dan pemain pelapis. Menurutnya, selama ini, dia selalu memberikan kesempatan kepada setiap pemain untuk menunjukkan kemampuannya di lapangan.

“Pemain saya ada nggak yang disimpan tidak saya mainkan? Tidak ada, mereka semua dapat kesempatan bermain. Dari persiapan sampai pra kompetisi, semua dapat kesempatan bermain. Jadi artinya kami tidak membedakan siapa yang main atau tidak main, saya anggap mereka sama punya kualitas,” ungkap pria yang pernah menjabat asisten pelatih Sriwijaya FC itu.

Menurutnya, semua pemain yang ada di PSMS punya performa yang baik. Tinggal tim pelatih kata dia harus menentukan 11 pemain yang terbaik dengan target meraih hasil maksimal di setiap pertandingan.

“Yang membedakan hanya jumlah di lapangan cuma 11 orang. Jadi kita harus cari opsi pemain, yang terbaik dari yang terbaik.

Pada perkembangan lain, permintaan PSMS Medan kepada PSSI/PT Liga Indonesia Baru (LIB) agar Klub suporter tim tamu diizinkan untuk hadir pada pertandingan Liga 2 dipastikan mendapat penolakan.

Direktur Teknik PT Kinantan Medan Indonesia, Andy Mahyar Matondang, mengatakan, Menurut Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, keputusan tak mengizinkan klub suporter tim tamu datang ke stadion merupakan kesepakatan antara FIFA dan PSSI.

“Sudah ada jawaban dari Dirut PT LIB. Ke WhatsApp saya juga beliau (Ferry Paulus) sampaikan keputusan itu merupakan kesepakatan bersama FIFA dan PSSI. Apa boleh buat kita sudah berusaha,” ungkap Andry Mahyar. (dek)

Generasi Muda Sergai Harumkan Nama Daerah, Bupati: Anak Kampung, Tapi Tidak Kampungan

BOLA: Bupati Sergai H. Darma Wijaya bersama Forkopimda kabupaten Sergai beserta Arkhan Fikri dan Tomy Harno (orang tua Arkhan Fikri) saat bermain bola Fun Game di mapolres Sergai.

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Pesepak Bola nasional, Arkhan Fikri menorehkan prestasi. Putra asli Serdangbedagai ini ikut mengharumkan nama Indonesia saat berlaga di Thailand. Setelah diundang Bupati Sergai H. Darma Wijaya ke kantornya beberapa waktu yang lalu, Arkhan kembali hadir menemui warga Sergai di momen pertandingan sepakbola persahabatan antara Forkopimda menghadapi Polres Sergai yang digelar di Lapangan Polres Sergai, Sei Rampah, Rabu (30/8/2023).

Bupati Sergai kembali menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas prestasi luar biasa Arkhan Fikri di ajang piala ASEAN Football Federation under 23 (AFF U-23) di Thailand di mana dirinya didapuk sebagai pemain terbaik turnamen.

“Arkhan ini adalah bukti kalau Sergai tidak pernah kehabisan pemuda-pemudi berprestasi,” ungkap Bupati yang disambut riuh tepuk tangan.

Dirinya menyebut, sejak dulu banyak atlet asal Sergai yang telah membawa nama daerah dan berprestasi hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.

“Banyak anak-anak Sergai yang jadi atlet sukses. Walau kita anak kampung, tapi kita tidak kampungan,” tegas Bupati yang akrab disapa Bang Wiwik ini.

Kepada para anak muda Sergai, Darma Wijaya berpesan agar terus bekerja keras dan berlatih sungguh-sungguh demi menggapai tujuan.

“Arkhan ini sama seperti kita kebanyakan. Dia berasal dari keluarga sederhana. Artinya, anak-anak muda Sergai yang lain juga punya peluang yang sama untuk unjuk prestasi. Jangan mudah menyerah, jangan minder. Insya Allah akan ada Arkhan-Arkhan lain yang muncul dari Sergai,” ucapnya.

Bupati juga menyebut pihaknya selama ini aktif menjaring bibit-bibit potensial lewat gelaran ajang dan kompetisi. Selain itu, dirinya bersama unsur Forkopimda, OPD, pemerintah desa, dan lainnya juga sering menggelar pertandingan olahraga, terkhusus sepakbola di berbagai tempat di Sergai.

“Salah satu tujuannya supaya mengajak generasi muda Sergai lebih mencurahkan perhatiannya pada hal-hal yang positif dan produktif,” katanya.

Sebelumnya Kapolres Sergai AKBP. Oxy Yudha Pratesta, SIK, menyebut kegiatan ini dilaksanakan untuk memotivasi para pemuda-pemudi Sergai untuk mampu berprestasi dan mencurahkan dedikasinya untuk hal-hal positif.

“Mudah-mudahan Adik-adik yang menggeluti olahraga, terutama sepakbola di Sergai bisa melihat Akrhan Fikri dan terpacu semangatnya untuk memberikan yang terbaik dan bisa berprestasi,” ucap Kapolres.

Sementara itu Arkhan di kesempatan serupa berpesan agar generasi muda Sergai agar memupuk semangat tinggi dan disiplin jika ingin mengikuti jejaknya.

“Seperti pesan Pak Bupati dan Kapolres, jauhi narkoba, rokok, atau aktivitas merugikan lainnya. Terus berlatih dan jangan lupa minta doa restu keluarga,” ujarnya singkat.

Hadir dalam kegiatan ini unsur Forkopimda Sergai, para kepala OPD, para atlet sepakbola Sergai, dan masyarakat. (fad/ram)

Kejari Labuhanbatu Limpahkan Berkas SBS ke PN Tipikor Medan

BERKAS: Tim JPU Kejari Labuhanbatu saat melimpahkan berkas tersangka SBS ke Panmud Tipikor PN Medan.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu secara in Absensia telah melimpahkan berkas perkara tersangka SBS terduga pelaku tindak pidana korupsi ke Pengadilan Negeri tindak pidana korupsi Medan pada tanggal 29 Agustus 2023 kemarin.

Dalam pengertian lain, in Absensia berarti terdakwa telah dipanggil secara sah dan tidak hadir di persidangan tanpa alasan yang sah, sehingga pengadilan melaksanakan pemeriksaan di pengadilan tanpa kehadiran terdakwa.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Furkon Syah Lubis SH MH melalui Kasi Intel Firman Simorangkir SH MH didampingi Kasi Pidsus Hasan Afif Muhammad SH MH kepada wartawan, Kamis (31/8/2023) sore.

Firman Simorangkir mengatakan, tersangka SBS merupakan aparatur sipil negara (ASN) pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Labuhanbatu diduga melakukan tindak pidana korupsi pengelolaan dana Bumdes S-3 Aek Nabara, Kecamatan Bilahhulu, Kabupaten Labuhanbatu pada tahun 2019 dalam pengadaan tabung gas elpiji bersubsidi 3 kg yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp327.975.000,-.

“Kerugian tersebut berdasarkan laporan perhitungan kerugian negara yang dilakukan oleh inspektorat daerah kabupaten Labuhanbatu tanggal 13 Juli 2021,” ujar Firman Simorangkir.

Bahwa pada proses tahap penyidikan, tambah Firman Simorangkir, terdakwa melarikan diri dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak Desember tahun 2021.

Diakhir keterangannya Firman Simorangkir menyebut, perbuatan tersangka SBS sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 2 (1), pasal 3 Jo pasal 18 undang-undang Republik Indonesia nomor. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dengan undang-undang Republik Indonesia nomor. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang Republik Indonesia nomor. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 5 ayat (1) ke-1 KUHP. (fdh/ram)

Sindikat Narkoba Antar Provinsi Diciduk Polres Labuhanbatu

AMANKAN: Tersangka SY alias Yani, R alias Kiki dan JUl alias Si'is setelah diamankan di Mapolres Labuhanbatu. (fajar)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu ungkap sindikat jaringan pengedar narkoba antar provinsi. Dari 3 orang pelaku yang diamankan, 1 diantaranya adalah wanita.

Kapolres Labuhanbatu AKBP James Hutajulu melalui Kasi Humas Iptu Parlando mengatakan, selain mengamankan 3 orang pelaku pengedar narkotika jenis sabu antar kabupaten tersebut pihaknya juga berhasil menyita 35,17 gram narkotika jenis sabu-sabu sebagai barang bukti.

“Ya, kita telah menangkap 3 orang terduga pengedar narkotika jenis sabu-sabu yang merupakan jaringan antar provinsi, dan 1 diantaranya merupakan wanita yang diamankan pada 23 Agustus 2023 lalu, di sebuah penginapan yang berlokasi di Jalan Adam Malik, Rantauprapat,” terang Parlando dalam keterangan pers, Kamis (31/8/2023).

Dijelaskannya, pengungkapan itu diawali dari penangkapan terhadap seorang wanita berinisial SY alias Yani (20), warga Kelurahan Perdamean, Kecamatan Rantau Selatan (Ransel), Labuhanbatu yang merupakan pengedar sabu.

Dari tangan pelaku SL alias Yuni, sambung Parlando, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa 16,47 gram narkotika jenis sabu, 1 Buah Dompet dan 1 Unit HP.

Tersangka Yani juga mengakui bahwa barang haram yang dimilikinya tersebut ia peroleh dari seseorang berinisial R alias Kiki yang beralamat di Gang Bogor, Kota Rantauprapat.

“Setelah dilakukan pengembangan, tim akhirnya berhasil mengamankan tersangka R alias Kiki dirumahnya dan menemukan barang bukti berupa 12,85 gram narkotika jenis sabu, beberapa plastik klip kosong dan 1 Unit HP,” jelasnya.

Bermodal keterangan dari tersangka R, selanjutnya tim melakukan pengembangan selama kurang lebih 3 hari dan akhirnya berhasil mengamankan tersangka lain berinisial Jul alias IS, di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Lima Puluh, Kabuoaten Batubara.

Dari penangkapan tersangka Jul, terang Kasat, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 5,85 gram narkotika jenis sabu, 2 unit HP dan uang tunai sejumlah Rp900 ribu yang diduga hasil penjualan sabu.

“Menurut pengakuan Jul alias IS, dirinya memang sudah sering mengantarkan barang haram itu ke beberapa kabupaten terdekat, antara lain di wilayah Asahan, Batu Bara, Tanjung Balai, Labuhanbatu dan Labusel, bahkan hingga ke provinsi Riau,” ujarnya lagi

Lebih lanjut, dari data kepolisian ternyata diketahui bahwa tersangka R alias Kiki dan Jul alias IS merupakan residivis dalam perkara yang sama dan sudah hampir setahun ini kembali menjalani bisnis haram sebagai pengedar semenjak bebas dari penjara,” ujar Parlando mengakhiri.

Saat ini ketiga tersangka dan barang bukti diamankan di Polres Labuhanbatu untuk proses selanjutnya, dan tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman 20 tahun penjara. (fdh/ram)

Rakornas Aspikom Sosialisasi Pengurusan Jabatan Fungsional, Lamspak, dan Akreditasi Internasional

Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (Aspikom) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengurus Pusat (PP) di Pekanbaru, Rabu-Kamis (30-31/8).

PEKANBARU, SUMUTPOS.CO – Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (Aspikom) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengurus Pusat (PP) di Pekanbaru, Rabu-Kamis (30-31/8). PP juga sosialisasi pengurusan jabatan fungsional, Lamspak, dan Akreditasi Internasional.

Ketua Umum Aspikom, S Bekti Istiyanto, mengatakan rakornas merupakan upaya memaksimalkan koordinasi antara pengurus agar program kerja PP dilaksanakan secara optimal. Dalam laporannya, Bekti menyampaikan ada sembilan program yang telah dilaksanakan Pengurus Pusat Aspikom periode 2022-2025.

“Salah satu program yang paling penting dan sudah terlaksana adalah pengesahan badan hukum Aspikom yang diakui oleh Kemenkumham. Ini menjadi dasar kita untuk bergerak,” sebut Bekti.

Selain pengesahan badan hukum tersebut, departemen lainnya juga telah menjalankan program kerja seperti pelaksanaan sertifikasi kompetensi, penyelesaian Capaian Pembelajaran Lulusan, implementasi kerja sama internasional, pembenahan aplikasi keanggotaan, optimalisasi jurnal, publikasi media, sosialiasi akreditasi, dan pengembangan korwil.

Bekti juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para Dewan Pakar dan Dewan Pembina Aspikom yang turut memberikan arahannya kepada PP.

Pada hari kedua, Kamis (31/8), rakornas dilanjutkan dengan sosialisasi pengurusan jabatan fungsional, Lamspak, dan Akreditasi Nasional yang dihadiri sejumlah perwakilan pengelola program studi ilmu komunikasi di Indonesia.

Sejumlah pembicara turut hadir memberikan sosialisasi. Diantaranya Direktur Sumber Daya Dikti Dr Mohammad Sofwan Effendi MEd, Asesor BAN PT Dr Anang Sujoko, Prof Puji Lestari, dan Ketua Dewan Eksekutif Lampspak Dr MR Khairul Muluk MSi.

“Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para pengurus pusat dan pengelola program studi ilmu komunikasi dalam mengembangkan dan memajukan program studi,” tuntas Bekti. (rel/sih)

Sat Lantas Polres Labuhanbatu Distribusikan Buku Bacaan dan Perlengkapan Alat Tulis

BERSAMA: Personel Sat Lantas Labuhanbatu berfoto bersama peserta saat pendistribusian buku bacaan dan perlengkapan alat tulis. (fajar)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Sebagai bentuk upaya dalam meningkatkan budaya literasi, Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polres Labuhanbatu mendistribusikan 100 buah buku bacaan, di Posko kampung bersih dari narkoba (KBN) Padang Bulan, Rantauprapat, Kamis (31/8/2023) pagi.

Kapolres Labuhanbatu AKBP James Hutajulu SIK SH MH MIK melalui Kasat Lantas AKP M Ainul Yaqin SIK MH menyebutkan, pelaksanaan kegiatan pendistribusian buku sebagai upaya meningkatkan budaya Literasi di Indonesia yang dilaksanakan oleh Satlantas Polres Labuhanbatu berdasarkan surat Telegram Kapolres Labuhanbatu Nomor : ST / 140 / VIII / SIP.1.1. / 2023 tanggal 19 Agustus 2023 tentang Kegiatan distribusi buku sebagai upaya meningkatkan Literasi di Indonesia.

“Kegiatan ini sesuai dengan tema, Polri peduli budaya Literasi, Distribusi buku sampai ke pelosok Negeri,” sebutnya.

Lebih lanjut, Ainul Yaqin menuturkan, kegiatan pembagian buku diikuti oleh 50 pelajar dari SDN 20 Rantau Utara dan MIN 2 Rantauprapat, yang diawali dengan penyampaian kata sambutan dan pencerahan kepada para pelajar, tentang budaya literasi dan pemahaman tentang bahaya Narkoba, khususnya terhadap generasi penerus bangsa.

“Selain kegiatan pemberian/ distribusi buku bacaan sebanyak 100 buah, Sat Lantas Polres Labuhanbatu juga memberikan bantuan berupa, 1 buah tak buku, 10 buah meja belajar Portable, 100 buku tulis, 50 buah alat tulis (pulpen) yang dapat dipergunakan sebagai perpustakaan mini yang berada di Posko KBN Padang Bulan Rantauprapat, sehingga para pelajar dapat mempergunakan fasilitas Perpustakaan Mini yang ada di lokasi KBN tersebut setiap waktu,” papar Yaqin.

Para guru juga memberikan testimoni terhadap kegiatan yang dilaksaakan tersebut, khususnya dengan keberadaan Posko kampung bersih dari narkoba (KBN) yang ada di Padang Bulan yang dirasa sangat bermanfaat dalam mencegah peredaran narkoba di daerah tersebut.

“Dengan adanya perpustakaan mini yang ada, maka diharapkan ke depan semakin meningkatkan budaya Literasi di kalangan pelajar khususnya,” tutup Kasat Lantas.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kasubbag Binkar Bag SDM IPTU Yustina SH MH, Kanit Turjawali Sat Lantas IPTU Sumardi SP MH, Kanit Gakkum Sat Lantas IPDA R. Manik SH MH, Bhabinkamtibmas Kelurahan Padang Bulan Aiptu H Endi Suwanto, Bhabinkamtibmas Keluraha Urung Kompas Aipda Rano Syahputra, Personel Sat Lantas, Personel Posko KBN Padang Bulan, Guru dan Pelajar SDN 20 Rantau Utara, Guru dan Pelajar MIN 2 Rantauprapat seta Masyarakat Kelurahan Padang Bulan. (fdh/Ra)

Bandar Narkoba Jadi DPO Polres Pelabuhan Belawan

DPO: Sugeng (28) Bandara Narkoba Belawan, menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Pelabuhan Belawan.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon mengatakan telah mengeluarkan selebaran Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Sugeng ,28, warga Lorong Supir, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.

“Polres Pelabuhan Belawan mengeluarkan surat DPO bagi Sugeng warga Belawan atas kasus narkotika,” ucapnya didampingi sejumlah PJU saat Press Release, Rabu (30/8/2023) sore.

AKBP Josua menambahkan, surat DPO itu dikeluarkan karena yang bersangkutan sangat meresahkan masyarakat.

“Pelaku telah merusak generasi bangsa dengan narkoba, makanya pelaku menjadi target utama Satnarkoba Polres Pelabuhan Belawan,” sebutnya.

Surat DPO ini telah disebar ke seluruh jajaran Polres Pelabuhan Belawan dan Polda Sumatera Utara

Dalam kesempatan ini, Kapolres meminta kepada yang bersangkutan untuk menyerahkan diri.

“Saya meminta kepada pelaku untuk menyerahkan diri sebelum kami melakukan tindakan tegas dan terukur, saya juga berharap kepada masyarakat untuk memberikan informasi bila menemukan orang tersebut,”tegasnya. (mag-1/ram)

Generasi Milenial Punya Andil Besar Dalam Pertumbuhan UMKM

BUKA: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani ketika membuka FGD terkait UMKM Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO- Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdako menggelar Forum Group Discussion (FGD) Peningkatan Pemberdayaan UMKM Naik Kelas Melalui Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR), Sertifikasi Halal dan Online Single Submission (OSS) di gedung Sawiyah Nasution, Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Wali Kota Tebingtinggi, Syarmadani mengatakan bahwa generasi muda milenial memiliki andil yang besar dalam pertumbuhan UMKM khususnya di Kota Tebingtinggi.

“Karena generasi muda memiliki terobosan inovasi dan mempunyai jaringan yang luas dan itu peluang bisnis bagi pertumbuhan UMKM,” terang Syarmadani.

Syarmadani juga menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi UMKM, mulai dari modal, hal perijinan dan sertifikasi halal. ” Kami meminta kepada pihak terkait agar senantiasa untuk mendengarkan saran masukan dari para pelaku usaha UMKM,” jelasnya.

Harap Syarmadani, kedepan, para pelaku UMKM ini semakin tambah sukses dengan usaha yang ada. Mohon bangun optimisme, bangun semangat juang yang tinggi, kita bisa bangkitkan ekonomi kita bersama.

Melalui momen ini, Syarmadani berharap dapat menjalin sinergi bersama stakeholder terkait sebagai upaya menaikkan kelas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMK).

“Kegiatan kita hari ini dalam rangka untuk menjalin sinergi sebagai upaya untuk menaikkan kelas UMKM karena UMKM pelaku ekonomi yang benar riil dan paling kuat dalam menjaga ekonomi,” ujar Syarmadani.

Sementara, Kabag Kemitraan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah OJK Solihin menyampaikan bahwa dalam mendukung program pemulihan ekonomi usaha dalam pemberdayaan UMKM, OJK sebagai regulator telah mengeluarkan kebijakan optimalisasi penyaluran program KUR.

“Penyaluran KUR di Kota Tebingtinggi (posisi semester 1) tercatat sebesar 43,1 miliar kepada 800 debitur dengan jumlah penyaluran KUR Super Mikro sebanyak 1,7 miliar kepada 202 debitur kemudian KUR Mikro sebanyak 25,1 miliar kepada 530 debitur dan KUR Kecil sebanyak 16,2 miliar kepada 68 debitur,” ungkap Solihin.

Terkait OSS, dirinya berharap perijinan usaha menjadi lebih mudah dan semakin dipermudah kepada para pelaku usaha yang tidak perlu mendatangi OPD hanya untuk mengurus ini.

Selain itu, produk halal juga menjadi fokus utama dari OJK. Menurutnya, pelaku usaha UMKM perlu mendapat sertifikat halal dalam meningkatkan kualitas produknya.

“Oleh karena itu pemda perlu melakukan sosialisasi bersama MUI dan Kemenag kepada pelaku usaha ini terkait pentingnya produk yang harus tersertifikasi halal,” harapnya.

Kabag Perekonomian dan SDA, Nasrullah dalam laporannya mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat permodalan usaha dalam rangka pelaksanaan kebijakan percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan UMKM dalam program KUR, meningkatkan kepercayaan konsumen.

“Meningkatkan pangsa pasar, meningkatkan daya saing bisnis dalam Program Sertifikasi Halal serta mempermudah penerbitan NIB (Nomor Induk Berusaha) atau Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau OSS,” jelas Nasrullah. (ian/ram)