31 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 119

Genjot Hasil Produksi, Usaha Rumahan Keripik di Perbaungan Dapatkan Mesin Pengiris Singkong dari Dosen Polmed

SERDANG BEDAGAI, SumutPos.co – Dosen Politeknik Negeri Medan (Polmed) kembali menggelar pengabdian masyarakat pada Bulan Agustus hingga Oktober 2025. Kali ini yang menjadi mitra adalah usaha rumahan keripik singkong di Dusun C, Desa Tanah Merah, Perbaungan, Serdang Bedagai.

Diketahui, Kabupaten Serdang Bedagai merupakan salah satu kabupaten di kawasan pantai timur Sumatera Utara yang memiliki potensi singkong dan olahan
singkong yang cukup besar. Karenanya, dosen Polmed ingin membantu pelaku usaha rumahan kripik singkong di sana dalam meningkatkan produksinya.

“Usaha mitra saat ini telah menerima pesanan dalam jumlah yang cukup besar, yaitu mencapai 100 kg per hari. Dalam produksinya, mitra kita saat ini menghadapi permasalahan dengan pengiris keripik singkong yang akan diolah,” kata Ketua Tim Pengabdian Rahmawaty, ST, MT dalam keterangan tertulisnya yang diterima SumutPos.co, Kamis (30/10/2025).

Menurut Rahmawaty, selama ini mitra mereka memerlukan waktu yang relatif lama dalam mengiris singkong, yaitu berkisar 25–30 menit. Karena pengirisan masih dilakukan secara manual. “Untuk mengatasi permasalahan tersebut, menurut kami, mitra memerlukan alat pengiris singkong dengan kapasitas yang cukup tinggi,” ujar Rahmawaty didampingi anggota tim yakni Dr. Ir. Surya Dharma, S.T., M.T., Lia Hartika, S.H., M.Kn, Ayu Syufiatun Br Tarigan, S.Si., M.Si, dan Habibi Ramdani Safitri, S.Kom., M.Kom serta beberapa mahasiswa.

Melihat kondisi tersebut, lanjut Rahmawaty, mereka berinisiatif memberikan alat pengiris singkong kepada mitra. “Dengan alat pengiris
tersebut, mitra kami dapat menghasilkan keripik dengan jumlah olah yang besar dengan kualitas pengirisan yang seragam. Sehingga produktivitas mitra dapat meningkat dan dapat menerima pesanan-pesanan yang selama ini ditolak karena permasalahan tersebut,” ungkap Rahmawaty.

Selain memberikan mesin pengiris singkong, tim juga mengedukasi mitra tentang membuat kemasan yang menarik dan lebih higienis, sehingga akan lebih banyak orang yang akan membeli keripik mitra tersebut.

Tim juga memberikan pelatihan pembukuan sederhana yang hasilnya akan membantu mitra dalam menyusun laporan keuangan, sehingga laporan keuangan rapi dan sistematis. Pembukuan yang baik, berfungsi untuk mencatat, mengelola, dan menganalisis transaksi keuangan secara sistematis dan teratur.

“Ini membantu dalam pemantauan kesehatan keuangan, pengambilan keputusan, perencanaan strategis sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan mitra,” pungkas Rahmawaty. (adz)

Wujudkan Karo Bebas Judi dan Narkoba

KOMITMEN: Forkopimda Karo menandatangani komitmen bersama untuk mewujudkan Karo bebas judi dan narkoba.(ISTIMEWA)
KOMITMEN: Forkopimda Karo menandatangani komitmen bersama untuk mewujudkan Karo bebas judi dan narkoba.(ISTIMEWA)

KARO, SUMUTPOS.CO – Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Forkopimda Karo menandatangani komitmen bersama untuk mewujudkan Karo bebas judi dan narkoba. Sebelum aksi ini, Pemerintah Kabupaten Karo melaksanakan upacara di halaman kantor Bupati Karo, Jalan Letjen Jamin Ginting Kabanjahe, Selasa (28/10) pagi.

Bupati Karo Antonius Ginting bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga yang dibacakan Bupati Karo, menegaskan pentingnya semangat persatuan dan peran generasi muda dalam membangun bangsa. “Indonesia harus berdiri tegak dan tidak boleh menyerah. Pemuda-pemudi diharapkan terus berkontribusi membangun bangsa dengan ilmu pengetahuan dan semangat kebangsaan,” ujar Bupati.

Usai upacara, dilakukan penandatanganan komitmen bersama mewujudkan Kabupaten Karo bebas dari judi, narkoba, dan penyakit masyarakat. Penandatanganan dilakukan unsur Forkopimda, tokoh agama dan tokoh pemuda, termasuk Ketua KNPI Kabupaten Karo Kelvin Raya Ketaren.

Penandatanganan juga dilakukan organisasi keagamaan seperti MUI, Moderamen GBKP, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, PGPI, Bamagnas, BKAG, PGLLI, FKUB, serta perwakilan Forkopimca se-Kecamatan Kabanjahe. Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto SH SIK MM MTr Opsla yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi seluruh elemen masyarakat. (deo/adz)

Pemkab Dairi Gelar Pesta Njuah Njuah 2025, Bupati Dairi: Jaga, Rawat, dan Lestarikan Budaya Pakpak

SAMBUT KONTINGEN: Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala bersama unsur Forkopimda menyambut kontingen di gelaran Pesta Budaya Njuah-Njuah, Rabu (29/10). (RUDY SITANGGANG/SUMUT POS)
SAMBUT KONTINGEN: Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala bersama unsur Forkopimda menyambut kontingen di gelaran Pesta Budaya Njuah-Njuah, Rabu (29/10). (RUDY SITANGGANG/SUMUT POS)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga, kembali menggelar Pesta Budaya Njuah-Njuah yang dipusatkan di Gedung Nasional Djauli Manik, Rabu (29/10).

Pesta ini dirangkai dengan karnaval yang membawa luah/buah tangan diikuti kontingen dari 15 kecamatan, organisasi perangkat daerah (OPD), sejumlah sekolah, BUMD, dan kementerian agama yang bergerak dari depan Kantor Bupati Dairi dan dilepas Asisten Administrasi Umum, Oloan Hasugian.

Kedatangan kontingen karnaval disambut Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, Ketua DPRD Sabam Sibarani, Wakil Ketua DPRD Wanseptember Situmorang, dan unsur Forkopimda serta tokoh masyarakat Pakpak di depan gedung nasional Djauli Manik.

Kadis Pariwisata, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Rahmat Syah Munthe menyampaikan, Pesta Njuah-Njuah merupakan salah satu aplikasi kegiatan dan aktualisasi budaya daerah dari program Pemkab Dairi dalam upaya pengembangan dan pelestarian kebudayaan khususnya budaya Pakpak.

Menurut Rahmat, beberapa indikator keberhasilan pembangunan kebudayaan tersebut telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Salah satunya, Pemkab Dairi telah menetapkan status 9 objek diduga cagar budaya menjadi cagar budaya melalui keputusan Bupati berdasarkan rekomendasi tim ahli cagar budaya.

“Dan saat ini, sedang dilaksanakan penyusunan naskah rekomendasi terhadap 12 usulan baru penetapan cagar budaya untuk disampaikan kepada tim hhli cagar budaya,” katanya.

Pesta Njuah-Njuah 2025 akan dilaksanakan selama 2 hari di Gedung Nasional Djauli Manik Sidikalang. “Sedang berbagai perlombaan olahraga tradisional dan permainan rakyat, dilaksanakan di Stadion Panji Sitinjo,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu diperdengarkan sambutan Menteri Pariwisata Fadli Zon.Tokoh masyarakat Pakpak Raja Ardin Ujung menyampaikan, pagelaran Pesta Njuah-Njuah setiap tahun ada kemajuan-kemajuan dilakukan Pemkab Dairi, semoga kedepanya lebih baik lagi.

Sementara tokoh masyarakat Pakpak lainya, Abdul Angkat meminta Pemkab Dairi supaya Pesta Budaya Njuah-Njuah dipatenkan melalui produk peraturan daerah (Perda), sehingga penyelenggaraanya bisa eksis dilakukan dan menjadi agenda tahunan. Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani menyatakan, pesta budaya Njuah-Njuah, merupakan ciri khas bangsa khususnya kebudayaan suku Pakpak. “Pesta Njuah-Njuah juga salahsatu upaya melestarikan budaya Suku Pakpak.

Terkait usulan tokoh masyarakat Pakpak, penyusunan Perda untuk penetapan Pesta Budaya Njuah-Njuah, DPRD bersama Pemkab Dairi akan membahas hal itu dan saya pastikan akan kita tindaklanjuti,” ungkapnya.

Sementara Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala membacakan sambutan Bupati Dairi, Vickner Sinaga. Dalam sambutan itu disampaikan, Pesta Budaya Njuah-Njuah bukan sekadar perayaan tahunan. Ini adalah cermin rasa syukur dan kebanggaan kita terhadap warisan leluhur budaya Pakpak yang penuh makna, sarat nilai dan menjadi jatidiri masyarakat Dairi.

“Tahun ini, Pesta Budaya Njuah-Njuah mengusung tema, Sada Kata Dok Partedddung, Ulang Mo Berkessen Tanduk, yang bermakna, seia sekata tanpa ada saling kemunapikan dan hasilnya berkat melimpah,” ujarnya.

Bukan hanya sekedar musyawarah untuk mufakat, tapi seutuhnya lahir batin bersih bersatu, katanya lagi. “Tema ini sangat relevan dengan kondisi kita hari ini. Di tengah arus modernisasi dan perubahan zaman, kekuatan terbesar kita sebagai orang Dairi adalah persatuan dan gotongroyong,” sebutnya.

Vickner juga menegaskan, kebudayaan adalah jiwa pembangunan. Tanpa budaya, pembangunan hanya akan menghasilkan kemajuan fisik, tetapi lehilangan makna dan identitas. “Karena itu, melalui Pesta Budaya Njuah-Njuah ini, saya mengajak seluruh masyarakat Dairi untuk terus menjaga, merawat dan melestarikan budaya Pakpak,” pungkasnya. (rud)

Polda Sumut Resmikan SPPG Polres Taput

RESMIKAN: Wakapolda Sumut Brigjen Pol Rony Samtana meresmikan Dapur SPPG Polres Taput. (ISTIMEWA)
RESMIKAN: Wakapolda Sumut Brigjen Pol Rony Samtana meresmikan Dapur SPPG Polres Taput. (ISTIMEWA)

TAPUT, SUMUTPOS.CO – Polda Sumut terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional peningkatan kualitas gizi bagi anak bangsa. Hal ini diwujudkan melalui peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Taput di Gedung SPPG Polres Taput, Jalan KS Tubun, Kelurahan Hutatoruan X, Kecamatan Tarutung, Rabu (29/10).

Mewakili Kapolda Sumut, Wakapolda Brigjen Pol Rony Samtana menyampaikan, rasa syukur dan apresiasi atas sinergi yang kuat antara Polres Taput, Bhayangkari, serta Pemkab Taput dalam mendukung pelaksanaan program MBG, salah satu program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Program ini merupakan bentuk nyata komitmen negara untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan siap menyongsong masa depan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Dapur SPPG Polres Taput, sambungnya, dibangun di atas lahan seluas 6.636 meter persegi dengan ukuran bangunan 23,3 meter x 19 meter, dan mulai dikerjakan sejak 11 Juli 2025. Fasilitas ini akan melayani 23 sekolah dengan jumlah penerima manfaat mencapai 1.762 siswa, berjarak sekitar 6 kilometer dari lokasi dapur dengan waktu tempuh distribusi sekitar 15 menit.

Rony menegaskan, Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Ia juga mengingatkan, pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan dapur SPPG agar tidak terjadi hal-hal yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat.

“Kita ingin masyarakat melihat bahwa Polri tidak hanya kuat dalam menjaga keamanan, tetapi juga peduli dan bertanggung jawab dalam setiap bentuk pengabdian,” tambahnya.

Rony juga mengucapkan, terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan dapur SPPG Polres Taput. Ia berharap, program ini menjadi inspirasi bagi jajaran Polres lainnya di wilayah Polda Sumut untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan masyarakat yang nyata dan bermanfaat. (dwi)

Sekjend PWI Pusat Apresiasi UKW di Pematangsiantar, Dari 27 Peserta, 23 Dinyatakan Berkompeten

Tim Penguji UKW dan pengurus PWI foto bersama peserta usai pelaksanaan UKW.(PRA EVASI/SUMUT POS)
Tim Penguji UKW dan pengurus PWI foto bersama peserta usai pelaksanaan UKW.(PRA EVASI/SUMUT POS)

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-71 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang dukungan Pemko Pematangsiantar telah selesai, Rabu (29/10). Dari 27 peserta, 23 orang dinyatakan lulus atau berkompeten.

Sekjend PWI Pusat Zulmansyah Sekedang mengucapkan terima kasih kepada PWI Kota Pematangsiantar dan seluruh jajaran. Ucapan terima kasih juga secara khusus disampaikan kepada Pemko Pematangsiantar yang telah mendukung penuh pelaksanaan UKW ini. “Saya pribadi telah menguji di banyak daerah. Kesan saya di Pematangsiantar ini luar biasa. Mudah-mudahan kita semua akan sukses terus,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, PWI Kota Pematangsiantar adalah role model nantinya untuk daerah lainnya. “Semua nilai yang diberikan kepada teman-teman, kalau tidak sepakat boleh banding. Sesungguhnya UKW ini boleh banding atau komplain. Tadi ada empat yang belum kompeten. Namun seperti yang sudah saya sampaikan, belum kompeten itu tidak berarti kiamat bagi profesi kita,” ungkapnya.

Zulmansyah juga menjelaskan tentang lead (teras berita) merupakan hal vital bagi pembuatan berita. “Isi berita sesuai lead yang diangkat. Jadi di kelas saya, semuanya kompeten, tetapi pesan saya tetap, harus banyak membaca terkait keprofesian jurnalis. Kita terlalu fokus terhadap kode etik, tapi kita harus tahu undang-undang tentang keterbukaan informasi publik,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan iklan google tidak tergantung siapa yang duluan tayang berita. “Google Adsense sekarang fokus kepada keakuratan berita. Jadi teman-teman tidak harus berlomba-lomba cepat tayang. Di lapangan, teman-teman harus berimprovisasi sembari menunggu doorstop. Doorstop itu gunanya untuk menambah penyajian berita, penyajian informasi yang menambah khazanah publik,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia yang juga Ketua PWI Kota Pematangsiantar Surati mengucapkan terima kasih kepada para penguji atas keluangan waktu dan memberikan segala pengalaman serta ilmunya. “Saya berterima kasih juga kepada para peserta uji. Di sini kami panitia pelaksana mengucapkan ribuan terima kasih,” ucapnya.

Surati juga mengingatkan agar wartawan yang sudah dinyatakan kompeten bersikap profesional di lapangan. “Jagalah integritas. Anda-andalah yang bakal lebih hebat dari kami-kami ini,” katanya. (pra/adz)

Dukung Generasi Bebas Anemia, Alfamidi Hadirkan Edukasi Gizi Balita di Binjai

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mendukung generasi maju bebas anemia, Alfamidi dan SGM Eksplor berkolaborasi menggelar Edukasi Keluarga Balita bertema “Cegah Kekurangan Zat Besi pada si Kecil, Dukung Jadi Generasi Maju” di Alfamidi Dataran Tinggi, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, pada Selasa, (28/10/2025).

Kegiatan ini didukung Kelurahan Dataran Tinggi dan Pustu Dataran Tinggi, serta diikuti lebih dari 150 peserta yang terdiri dari ibu dan balita. Selain penyuluhan gizi, peserta juga mendapatkan layanan kesehatan berupa penimbangan, pengukuran tinggi dan lingkar kepala, pemberian makanan tambahan, serta pemeriksaan kadar zat besi melalui Iron Checker, program skrining anemia yang diinisiasi oleh SGM Eksplor.

Deputy Branch Manager Alfamidi Cabang Medan, Mulya mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Alfamidi mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Alfamidi tidak hanya hadir sebagai ritel modern, tetapi juga ingin berperan aktif dalam mendukung kesehatan masyarakat.

“Kekurangan zat besi pada anak adalah masalah serius, dan kami ingin berkontribusi dalam mengedukasi masyarakat agar lebih peduli akan asupan gizi anak,” kata Mulya.

Dalam sesi edukasi, dr. Rosi Ginting dari Puskesmas Pembantu (Pustu) Dataran Tinggi menjelaskan pentingnya mencegah kekurangan zat besi sejak dini.

“Zat besi berperan penting dalam pembentukan sel darah merah dan perkembangan otak anak. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anak mudah lelah, sulit konsentrasi, dan berisiko mengalami gangguan tumbuh kembang,” ucap dr. Rosi.

Selain edukasi dan layanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi wadah interaksi antara masyarakat, tenaga kesehatan, serta pihak swasta yang peduli terhadap isu gizi anak. Para orang tua dan balita yang hadir antusias dan senang bisa mendapatkan informasi langsung dari ahlinya. Para peserta berharap kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan.

Program Edukasi Keluarga Balita merupakan bagian dari inisiasi program Keluarga Sehat Alfamidi. Sebuah inisiatif berkelanjutan Alfamidi untuk meningkatkan kesadaran dan akses terhadap layanan kesehatan dasar di tengah masyarakat.

Alfamidi berkomitmen terus menghadirkan dan memperluas berbagai program sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan keluarga dan anak. (ila)

NIB Dipastikan Asli, PT GIS Laporkan FORDISSU ke Kepolisian

FOTO: Kuasa Hukum PT GIS, Gindo Nadapdap SH MH dan Saiful Amri
FOTO: Kuasa Hukum PT GIS, Gindo Nadapdap SH MH dan Saiful Amri

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kuasa Hukum PT Gemilang Indah Sentosa (GIS) memastikan tuduhan Forum Diskusi Sumatera Utara (FORDISSU) terkait Nomor Induk Berusaha (NIB) PT GIS palsu, sangat tidak benar.

Tuduhan itu disampaikan massa saat berunjuk rasa di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dan Poldasu hingga diberitakan beberapa media online.

“Kami sangat menyesalkan tuduhan itu, kami pastikan itu salah dan media online yang memberitakan tersebut telah menyebar berita bohong,” tegas Kuasa Hukum PT GIS, Gindo Nadapdap SH MH dan Saiful Amri, Rabu (29/10).

Gindo mengatakan, manajemen PT GIS mengklarifikasi tuduhan itu dan memastikan NIB mereka asli dan tak pernah dimanipulasi. Selain itu, sangat menyesalkan aksi unjuk rasa yang dilakukan FORDISSU.

“Kami juga menegaskan, pernyataan massa yang disampaikan dalam surat pemberitahuan aksi unjuk rasa ke Mapolrestabes Medan, Mapoldasu, Disnaker Sumut dan Gubernur Sumut serta saat berunjuk rasa yang menyebut PT GIS telah memanipulasi NIB, tidak benar. NIB PT GIS kami pastikan asli, tidak pernah dimanipulasi. Selain itu, kami akan melaporkan media online yang mengutip pernyataan massa terkait NIB PT GIS ke Dewan Pers,” tegas Gindo.

Atas dasar tersebut, kata Gindo, managemen PT GIS menyampaikan kepada masyarakat luas khususnya perusahaan-perusahaan yang selama ini menjadi mitra, bahwa NIB PT GIS sah dan resmi karena diperoleh sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. Sehingga tidak ada dasar maupun alasan apa pun untuk menyatakan NIB PT GIS palsu dan merupakan hasil manipulasi.

Atas penyebaran berita bohong tersebut, lanjutnya, kami telah membuat laporan pengaduan ke Kapolrestabes Medan melalui surat tanggal 18 Oktober 2025 dan surat tanggal 28 Oktober 2025.

“Kami meminta atensi dari Kapolrestabes Medan untuk memproses laporan tersebut, karena tindakan FORDISSU dapat menimbulkan dampak ekonomi sangat besar berupa pemutusan hubungan kontrak dan pada akhirnya mengakibatkan terjadinya PHK terhadap karyawan yang dipekerjakan oleh PT GIS,” tandas Gindo. (azw)

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi jadi Inspektur Upacara Hari Sumpah Pemuda 2025, Pemuda Harus Terus Bergerak dan Berinovasi

UPACARA: Pelajar mengikuti upacara peringatan Sumpah Pemuda di Lapangan H Adam Malik, Selasa (28/10). (ISTIMEWA)
UPACARA: Pelajar mengikuti upacara peringatan Sumpah Pemuda di Lapangan H Adam Malik, Selasa (28/10). (ISTIMEWA)

PEMATANGSIANTAR, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025. Upacara dilaksanakan di Lapangan Adam Malik Pematangsiantar, Selasa (28/10).

Di upacara tersebut, Wesly membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir. Disebutkan, peringatan Hari Sumpah Pemuda merupakan sebuah momen bersejarah yang menandai lahirnya kesadaran nasional bahwa pemuda dari berbagai daerah, suku, dan bahasa memiliki tujuan yang sama, yaitu menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang merdeka dan bersatu.

“Ikrar yang diucapkan pada 28 Oktober 1928 bukan sekadar kata-kata. Melainkan semangat yang mengikat seluruh anak bangsa dalam satu tekad. Semangat itu masih relevan hingga hari ini, ketika kita menghadapi berbagai tantangan baru di era globalisasi dan kemajuan teknologi,” katanya.

Tema Hari Sumpah Pemuda tahun ini, “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, katanya, mengingatkan bahwa kemajuan bangsa tidak akan terjadi tanpa partisipasi aktif generasi muda. “Pemuda dan pemudi Indonesia harus terus bergerak, berkarya, serta berinovasi demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju,” tukasnya.

Erick Thohir mengajak seluruh pemuda Indonesia untuk kembali menyalakan api semangat perjuangan di dalam diri masing-masing. “Mari kita lanjutkan cita-cita luhur para pendahulu bangsa dengan langkah nyata.

Bangunlah Indonesia dari hal-hal kecil di sekitar kita, dari lingkungan tempat kita tinggal, dari bidang keahlian yang kita kuasai, hingga karya-karya besar yang membanggakan negeri,” ajaknya.

“Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-97. Jayalah selalu pemuda Indonesia, jayalah bangsaku Indonesia,” pungkasnya.

Upacara diisi dengan pengibaran bendera merah putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pembukaan UUD 1945, pembacaan teks Keputusan Kongres Pemuda Tahun 1928, dan lainnya. Ada juga barisan Bhineka Tunggal Ika, yang terdiri dari pasangan pemuda-pemudi yang mengenakan pakaian adat Simalungun, Toba, Jawa, Karo, Mandailing, Pakpak, Nias, dan Melayu.

Sedangkan paduan suara berasal dari siswa-siswi SMA Sultan Agung Pematangsiantar. Upacara diikuti barisan ASN, Pramuka, mahasiswa, pelajar, organisasi masyarakat, dan lainnya. (pra)

Gapoktan Sri Karya Gunakan Alat Ukur pH Tanah Digital Otomatis

PENGABDIAN: Dosen Polmed yang melakukan pengabdian kepada masyarakat foto bersama dengan perwakilan Gapoktan Sri Karya di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Sergai. (ist)
PENGABDIAN: Dosen Polmed yang melakukan pengabdian kepada masyarakat foto bersama dengan perwakilan Gapoktan Sri Karya di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Sergai. (ist)

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Dalam upaya meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sri Karya di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), kini telah dilengkapi dengan teknologi terkini berupa alat ukur pH tanah digital otomatis dan aplikasi pendukung.

Teknologi pertanian itu merupakan hasil inovasi dan pemberian dari dosen Politeknik Negeri Medan (Polmed) yang melakukan pengabdian kepada masyarakat. Adapun dosen Polmed yang melakukan pengabdian tersebut, Junus Sinuraya ST MKom, Weno Syechu MKom, Wiwin SA Banjarnahor SKom MSc, Muhammad Riki Atsauri ST MKom dan Yunita Sari Siregar ST MKom.

Ketua tim pengabdian, Junus Sinuraya menyampaikan bahwa program pengabdian masyarakat ini merupakan langkah signifikan dalam modernisasi sektor pertanian lokal yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi komunitas petani di kawasan tersebut.

“Dengan menggunakan alat ukur pH tanah digital otomatis, petani dapat dengan mudah dan akurat menentukan tingkat keasaman tanah mereka, yang merupakan faktor krusial dalam menentukan jenis tanaman yang cocok dan keberhasilan panen,” kata Junus, Rabu (29/10/2025).

Menurutnya, teknologi ini memungkinkan petani untuk membuat keputusan yang lebih tepat dan berbasis data dalam pengelolaan lahan mereka.

Selain alat yang canggih, Gapoktan Sri Karya juga telah menerima aplikasi pendukung yang dirancang khusus untuk membantu petani mencatat, menganalisis, dan mengoptimalkan data pH tanah serta memberikan rekomendasi pengelolaan tanah yang lebih baik.

Aplikasi pendukung ini memungkinkan integrasi teknologi yang komprehensif, sehingga petani dapat memantau kesehatan lahan mereka secara real time dan melakukan penyesuaian pengelolaan yang diperlukan untuk hasil panen yang lebih maksimal.

“Dengan pengetahuan yang lebih baik tentang kondisi tanah, petani dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk dan mengurangi pemborosan sumber daya alam,” sebutnya.

Lebih lanjut Junus mengatakan, program ini juga mencerminkan komitmen untuk membawa inovasi teknologi ke tingkat grassroot dan memberdayakan petani lokal dalam menghadapi tantangan pertanian modern. Diharapkan inisiatif ini dapat menjadi model pengembangan pertanian berkelanjutan di Sumatera Utara dan wilayah sekitarnya.

Gapoktan Sri Karya kini siap menjadi pelopor penggunaan teknologi digital dalam sektor pertanian di kawasan Teluk Mengkudu. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, komunitas pertanian di Desa Pematang Setrak diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan, kualitas hasil panen, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka secara berkelanjutan. (azw)