30 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 1191

Rumah Iskandar Diserang OTK di Medan Denai

Tokoh Masyarakat Iskandar Sembiring menunjukan lokasi penyerangan rumahnya di Jalan Selam I No.53. (Istimewa/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sekelompok orang tak dikenal (OTK) di Medan Denai menyerang rumah Tokoh Masyarakat Iskandar Sembiring di Jalan Selam I No.53. Penyerangan oleh sekelompok OTK ke kediaman Tokoh Masyarakat Medan Denai itu dilakukan pada hari Minggu, (27/8) malam.

Ironisnya, saat penyerangan, oleh sekelompok OTK itu, putri Iskandar Sembiring hanya seorang diri di rumah tersebut.

“Sehingga, putri saya mengalami trauma berkepanjangan hingga harus diungsikan ke rumah lain,” ujar Iskandar Sembiring ketika ditemui di kediamannya, Senin, (28/8).

Kemudian, dijelaskan Ayahanda dari Umar Thoriq, Ketua Koordinator Komisariat Satma Pemuda Pancasila Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) ini, sekelompok OTK itu sempat juga melakukan penganiayaan terhadap teman putranya di kediamannya tersebut.

“Jadi begini, kediaman saya itu juga dijadikan sebagai Sekretariat Organisasi kemasyarakatan (ormas) 234 Solidarity Community (SC). Nah, sekelompok orang yang menyerang rumah saya itu juga melakukan penganiayaan dan membuka secara paksa pakaian Ormas 234SC yang dikenakannya,” jelas Iskandar.

Selain itu, Iskandar menerangkan, OTK yang melakukan penyerangan rumahnya itu seolah mengetahui situasi di kediamannya itu.

“Di rumah cuma ada putri saya seorang diri. Sedangkan anak saya Umar Toriq sedang mengikuti Musyawarah Nasional Satma Pemuda Pancasila (PP) di Bandung. Seolah mereka tau situasi di rumah tersebut sehingga melakukan penyerangan,” terang eks Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Denai ini.

Ketika ditanya perihal motif dugaan penyerangan di kediamannya tersebut, Iskandar mengaku tidak mengetahui secara pasti. “Namun yang jelas, sebelum penyerangan terjadi, baru selesai rapat Ormas 234SC di kediaman saya,” katanya.

Demikian juga halnya ketika ditanya siapa kelompok yang melakukan penyerangan di kediamannya, Iskandar tidak mau menduga-duga.

“Namun yang jelas, saya curiga dan bisa jadi kenal siapa yang melakukan penyerangan. Akan tetapi, biar lah aparat penegak hukum yang menanganinya. Sebab, saya yakin dan percaya, Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi dan Kapolrestabes Medan, Kombes Valentino Alfa Tatareda mampu mengungkap dan menangkap pelaku serta dalang dari penyerangan ini,” pungkas Iskandar Sembiring. (tri/azw)

Bupati Toba Pimpin Raker Forkopimda, Bahas Pajak, KJA, dan Penertiban Sempadan Danau Toba

RAKER: Bupati Toba Poltak Sitorus saat memberikan kata sambutan pada raker Forkopimda. ist/SUMUT POS.

TOBA, SUMUTPOS.CO – Bupati Toba, Poltak Sitorus membuka Rapat Kerja Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Toba di Ruang Balai Data Lantai IV Kantor Bupati Toba, Senin(28/8) 2023.

Dalam sambutannya, Bupati Poltak Sitorus menyampaikan bahwa rapat kerja dilaksanakan untuk dapat mengatasi masalah yang terjadi di Kabupaten Toba, dengan tiga hal utama yang menjadi fokus pembahasan untuk kedepannya ditindaklanjuti dengan baik.

Adapun pembaha tiga hal dimaksud adalah penertiban dan pembahasan pemungutan pajak mineral bukan logam dan batuan di Kabupaten Toba; Penertiban daerah sempadan Danau Toba yang dipergunakan masyarakat;

Penertiban Keramba Jaring Apung (KJA) di Danau Toba yang dimana ketiga hal tersebut tidak kunjung selesai dan selalu berulang.

“Harapannya, ketiga hal ini dapat dibahas bersama dan difokuskan agar ada solusi dalam penyelesaian masalah terlebih dalam ketiga permasalahan di atas telah menjadi perbincangan masyarakat yang tak kunjung ada titik terang dan bahkan ada beberapa yang berulang ditertibkan,”tandasnya.

Dikatakan juga, rapat kerja kali ini bertujuan untuk mengendalikan dan menertibkan serta mencari solusi dari ketiga persoalan tersebut selain beberapa persoalan lain yang ada sehingga melalui rapat kerja ini dapat dibahas untuk mendapatkan kesepakatan bersama oleh pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat dan LSM yang ada di Kabupaten Toba

Melalui Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2022 tentang Pendelegasian Pemberian Perizinan Berusaha di bidang Pertambangan Mineral dan Batuan, diharapkan juga masyarakat di Kabupaten Toba dapat mengurus izin pertambangan rakyat.

“Oleh karena itu, kepada seluruh OPD terkait agar dapat menyosialisasikan dimana usaha penambangan juga harus mematuhi ketentuan perundangan-undangan agar tidak merusak lingkungan hidup disekitarnya,”pintanya mengakhiri.

Turut mendampingi Bupati Toba, Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Augus Sitorus Asisten Bidang Pemerintahan, Eston Sihotang, Asisten Bidang Administrasi Umum, Verry S. Napitupulu, pimpinan perangkat daerah terkait serta para camat se-Kabupaten Toba. (*/mag-10/han)

Lebah Begantong dan Agak Laen Hadir di Konser Toba Harmoni 2023

Arif dari Era Production bersama Vicky Sianipar dan Arif dari Lebah Begantong bicara soal Konser Toba Harmoni 2023 (Triadi Wibowo)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pasca sukses di tahun pertama, konser musik Toba Harmoni hadir kembali dengan konsep berbeda dan lebih segar. Konser ini akan digelar pada 14 Oktober 2023 mendatang di Pardede Hall Medan.

Pada konser Toba Harmoni tahun ini, banyak talent asal Sumatera Utara yang bakal beraksi, diantaranya Viky Sianipar, Anggi Marito, Rony Parulian, Lebah Begantong, Alsant Nababan, DJ Cliff, Ogar Nababan, dan penampilan spesial dari Agak Laen.

Arif selaku promotor dari Era Production menjelaskan, kita ingin konser Toba Harmoni ini menjadi event tahunan karena tahun lalu itu animo penonton sangat luar biasa.

“Banyak yang minta kapan lagi diadain konser Toba Harmoni, dan juga konser kali ini banyak yang spesial yakni salah satunya adalah kehadiran Lebah Begantong dan teman-teman Agak Laen,” ungkapnya saat sesi jumpa pers di Medan, Selasa (29/8).

Ditambahkannya, untuk konser kali ini kita buat di Pardede Hall dengan kapasitas penonton yang lebih besar dari tahun sebelumnya sehingga harga tiket masuknya lebih murah daripada tahun lalu.

“Kalau tahun lalu kapasitasnya sekitar dua ribu penonton, tahun ini kapasitas gedung yang besar kita targetkan sekitar empat ribuan penonton yang hadir. Untuk harga tiket tahun ini yakni yang termurah itu Rp 150 ribu dan yang termahal hanya satu juta rupiah,” Ungkapnya.

Sementara itu musisi sekaligus komposer Viky Sianipar mengungkapkan untuk tahun ini konsep musiknya tetap mengedepankan musik budaya Batak Toba dan dengan kemasan internasional dengan segala macam genre ada disitu.

“Esensi musiknya gak hilang, bagaimana jika musik rock ada suling bataknya, taganing, ada gordang bataknya, tapi bisa juga masuk gendang melayu, akordeon, tanpa jadi kisruh tetap tagline nya harmoni,” ucap Viky.

Ditambahkannya, tahun ini kita coba mengharmonikan konser dengan podcast dengan mengundang Agak Laen, ini tentunya sesuatu yang baru.

Saat ditanya wartawan apakah Konser ini juga akan mengharmonikan dengan komedi, karena pengisi acara konser ini mengundang komedian dan Lebah Begantong yang mempunyai konsep musik menghibur dan lucu, viky mengatakan kita tetap menggali dari masing-masing kelebihan, kalau tema dari komedi itu ya why not, selama komedi bisa berkolaborasi dilingkup budaya, buat aku keren ya.

“Mau komedi dan non komedi intinya bagaimana orang setelah nonton konser ini, terngiang-ngiang terus dan dapat sesuatulah,” pungkasnya.

Sementara itu Arif salah satu personil Lebah Begantong mengaku kaget saat diundang untuk main di Konser Toba Harmoni.

“Awalnya sih kaget, musik Melayu diajak bang Viky konser dengan konsep Toba Harmoni, kalau temanya konser musik Toba nggak selamat ini musik Melayu. Tetapi karena ada kata Harmoni jadi musik Melayunya selamat, jadi kita bisa menyatu dengan bunyi,” ujarnya.

Para personil Lebah Begantong juga berterima kasih atas apresiasinya kepada pihak promotor dan bang Viky yang telah mempercayakan kita mewakili musik Melayu main di konser Toba Harmoni. (tri)

Pemkab Labuhanbatu dan PT HSJ Salurkan Bantuan Pangan

SALURKAN:Pemkab Labuhanbatu dan PT HSJ Salurkan Bantuan Pangan ke masyarakat 4 desa. fajar/SUMUT POS.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu bersama manajemen PT Hari Sawit Jaya (HSJ) Negeri Lama menyalurkan bantuan pangan kepada puluhan kepala keluarga (KK) di Kantor Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Senin (28/8).

Adapun jumlah bantuan yang disalurkan sebanyak 54 paket pangan yang diberikan kepada masyarakat yang tergabung dari 4 desa. Yakni, Desa Sei Kasih, Desa Sei Tarolat, Desa Tanjung Haloban dan Desa Selat Besar.

Kegiatan tersebut langsung dihadiri Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar, dalam hal ini diwakili oleh Wakil Ketua TPPS Hobbol Z Rangkuti.

General Manager PT HSJ Andi Prasetyo mengatakan, ini adalah bantuan yang kedua dari PT HSJ. Selain bantuan pangan, PT HSJ juga mengadakan pengobatan gratis.

Andi Prasetyo juga berharap kiranya kegiatan dapat bermanfaat, sehingga anak-anak penderita stunting bisa kembali pulih dan menjadi penerus Bangsa. Dan ini merupakan langkah baik untuk ke depannya.

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Labuhanbatu yang diwakili Kepala Bappeda Hobbol Z Rangkuti mengucapkan terimakasih kepada PT. HSJ Negeri Lama yang memberikan corporate social responsibility (CSR) dalam bentuk makanan tambahan.

Hobbol Z Rangkuti yang juga selaku Wakil Ketua TPPS menambahkan tentunya banyak program-program CSR untuk penanggulangan Stunting. Angka Stunting saat ini masih belum menurun secara signifikan, tentunya masih banyak lagi program Stunting yang harus diselesaikan.

“Banyak faktor-faktor penyebab diantaranya intervensi spesifik yang kita laksanakan hari ini, program intervensi sensitif (program air bersih, sanitasi, dan kebersihan lingkungan) yang perlu kita jaga,” tambah Hobbol.

Untuk itu kami berharap kepada PT HSJ lebih maksimal lagi memberikan bantuan-bantuan. Tentunya program CSR ini dapat disalurkan untuk pembangunan air bersih, dan bedah rumah.

Hobbol Z Rangkuti juga menjelaskan terkait adanya Balita Penderita Hidrosefalus, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu akan menindaklanjuti proses pengobatan sehingga Balita Penderita Hidrosefalus dapat perawatan yang lebih baik lagi. (fdh/han)

Kembangkan Industri Musik di Karo

GRAND FINAL: Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, menghadiri Grand Final Karo Idol 2023 di Berastagi.

KARO, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Karo Vera Rika, menyaksikan Grand Final Karo Idol 2023 di Star Theater, Mikie Holiday, Berastagi, Minggu (27/8) lalu.

Ketua Pelaksana Karo Idol 2023, Glend Hagai Purba mengatakan, adapun tujuan dari diselenggarakannya acara ini, yakni untuk meningkatkan minat, bakat, dan daya saing generasi muda Kabupaten Karo dalam dunia seni.

Selain itu, ajang ini juga bertujuan untuk membangkitkan dunia industri musik di Kabupaten Karo, serta membangkitkan pariwisata yang akan berdampak pada perekonomian masyarakat.

Dengan mengusung tema ‘Be a Star, Be a Karo Idol’, ajang ini diharapkan dapat menjadi event berkelas dan berkualitas, dengan sistem yang sportif dan profesional. Sehingga dapat merekrut finalis dan pemenang yang dapat dibesarkan di ajang nasional serta internasional.

Pada grand final, 10 finalis yang telah mengikuti seleksi panjang, dimulai dari audisi, eliminasi, semifinal, hingga karantina, telah menampilkan penampilan-penampilan terbaik mereka, pada malam grand final tersebut.

Dari hasil keputusan juri, Joseph Hutajulu menjadi jawara Karo Idol 2023, Yerin Yesita Tarigan meraih tempat kedua, dan Yesi Rumapea ada di posisi ketiga.

Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, mengapresiasi berlangsungnya acara ini, dan berharap melalui kegiatan ini, dapat meningkatkan kreativitas anak muda di Kabupaten Karo, sehingga dapat lebih berkembang.

“Pada kesempatan ini, kami mengucapkan apresiasi yang luar biasa kepada panitia penyelenggara, dan semua yang terlibat dalam acara ini. Dengan kegiatan ini, roda perputaran ekonomi di daerah kita, sedikit banyak mendapat pertumbuhan yang lebih baik,” ungkap Theopilus.

Theopilus pun mengajak seluruh pendukung finalis-finalis yang datang dari luar Kabupaten Karo, untuk menyempatkan berwisata di Kabupaten Karo, dan berbelanja untuk memajukan UMKM. (deo/saz)

Dugaan Penganiayaan oleh Kapolres Dairi, Jemput Bola, AKBP RN Langsung Ditindak

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Polda Sumut jemput bola menindaklanjuti kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Kapolres Dairi, AKBP RN. Diketahui, dari belasan personel yang mendapat dugaan penganiayaan, 2 orang di antaranya harus mendapat perawatan di RSUD Sidikalang. Dan hingga saat ini, kedua personel tersebut masih dirawat di rumah sakit, sejak dugaan penganiayaan yang terjadi pada Senin (28/8) dini hari lalu.

Dikonfirmasi terkait kasus ini, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, Kapolres Dairi sudah diperiksa di Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumut.

“Sudah diperiksa Propam, kemarin,” ungkap Hadi, Selasa (29/8).

Disinggung terkait sanksi yang bakal diberikan, Hadi menjelaskan, kasus tersebut masih didalami.

“Propam sedang mendalami dugaan penganiayaan yang dilakukan Kapolres Dairi,” katanya.

Dia juga mengatakan, meski belum ada laporan resmi, Propam Polda Sumut tetap menindaklanjuti kejadian itu. “Kami jemput bola. Jadi, langsung ditindak,” tutur Hadi.

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, memerintahkan Kabid Propam Polda Sumut Kombes Pol Dudung Adijono, untuk memeriksa Kapolres Dairi.

“Saya sudah perintahkan Kabid Propam untuk memeriksa Kapolres (Dairi),” ujarnya.

Dia pun menegaskan, pemeriksaan terhadap Kapolres Dairi merupakan langkah cepat dalam mengambil tindakan.

“Saya sudah ambil langkah, perintahkan periksa Kapolres,” sebut Agung.Sementara itu, korban dugaan penganiayaan Kapolres Dairi, yakni Bripka DS dan Bripka HS, personel Intelkam Polres Dairi, hingga saat ini masih menjalani perawatan. Ditemui di Ruang VIP Flamboyan RSUD Sidikalang, Selasa (29/8), DS dan HS mengaku, masih merasa pusing di bagian kepala, akibat dugaan penganiayaan atau pemukulan yang dilakukan pimpinannya tersebut.

Pasca-mendapat dugaan penganiayaan dari Kapolres Dairi, kedua personel Bhayangkara itu, juga menyebutkan, kondisi kesehatan mereka masih drop.

“Kepala saya masih pusingS. Saya belum bisa berlama-lama untuk duduk, langsung pusing, akibat pukulan di kepala dan tamparan di bagian wajah saya,” ujar DS.

Hal serupa disampaikan HS. Keduanya mengaku, mereka dan keluarga berencana bakal berangkat ke rumah sakit yang ada di Kota Medan untuk melakukan scaning.

“Kami masih melihat kondisi besok (hari ini, red). Kalau sudah bisa naik mobil, kami akan berangkat ke Medan untuk scaning, memastikan kondisi di bagian kepala,” jelas DS dan HS.

Saat ditemui di RSUD Sidikalang, istri HS, Fitri Dewi Sitohang, tampak menangis mendampingi suaminya. Dia mengaku tidak terima atas perlakuan dugaan penganiayaan terhadap suaminya. Dan 3 orang anaknya pun terpaksa dibawa ke rumah sakit, sambil menjaga suaminya.

Terpisah, saat ditemui di Mapolres Dairi, personel Satreskrim Polres Dairi Aipda BM, anggota yang pertama kali menerima bogem mentah Kapolres Dairi, menuturkan, saat itu, dia dihubungi Kapolres Dairi lewat handy talky (HT).

“Dalam percakapan lewat HT itu, Kapolres menanyakan kepada saya, ‘Ke mana semua personel piket?’ Lalu saya jawab, ‘Siap Komandan, lagi bersih-bersih’. Selanjutnya, dia menyuruh supaya semua fungsi berkumpul di halaman. Setelah kami berkumpul atau berbaris, lalu Kapolres yang sudah datang ke lapangan, menanyakan, ‘Siapa tadi yang menjawab di HT?’. Saya pun mengaku, dan langsung mengangkat tangan sambil berkata, ‘Siap Komandan, saya’,” bebernya.

“Dan Kapolres kembali bertanya, ‘Kenapa kau jawab lewat HT? Kau melawan ya?’. Seketika itu juga, saya menerima pukulan sebanyak 4 kali di bagian wajah kiri dan kanan,” imbuh BM.

BM pun mengaku, melihat langsung semua rekan personel yang piket malam itu, berjumlah belasan orang, menerima dugaan penganiayaan yang dilakukan Kapolres Dairi, termasuk DS dan HS.

Di tempat berbeda, sejumlah personel Polres Dairi yang tak bersedia disebutkan namanya, menyebutkan, Kapolres Dairi sedang tidak berada di Polres Dairi. Mereka menyampaikan, Kapolres Dairi sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polda Sumut. (dwi/rud/saz)

Masyarakat Karo Masih Minim Terapkan Pola Hidup Bersih

SERAHKAN: Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, menyerahkan hadiah kepada perwakilan Desa Nang Belawan.

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, bersama Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, membuka acara Lomba Rumah Sehat Kabupaten Karo 2023, yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Karo, Selasa (29/8).

Lomba Rumah Sehat ini, merupakan media untuk mendorong masyarakat dalam meningkatkan kondisi rumah dan kondisi hidup yang lebih baik, serta untuk mengedukasi masyarakat dalam meningkatkan kondisi rumah yang sehat untuk setiap keluarga. Lomba Rumah Sehat ini bertujuan mempromosikan praktik kebersihan di tingkat rumah tangga, dengan menekankan pada kerja sama tim dalam keluarga dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Cory menyampaikan, berdasar data yang diperoleh, Kabupaten Karo masih rendah dan hanya memiliki 17,7 persen masyarakat yang terdata melakukan pola hidup bersih dan sehat.

“Lomba ini tidak hanya untuk menilai perilaku masyarakat tentang kebersihan, tapi juga untuk mempromosikan praktik kebersihan serta kerja sama antar suami, istri, dan anak, dalam menjaga kebersihan rumah dan lingkungannya. Juga memberi penghargaan kepada keluarga dan masyarakat dalam mempraktikkan kebersihan dan kesehatan,” ungkap Cory.

“Perlu kami sampaikan, dengan kerja sama yang baik dari masyarakat dan pemerintah desa, dukungan kecamatan, serta komitmen kuat pemerintah daerah, kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan harapan kita bersama,” imbuhnya.

Cory pun berharap, ke depannya semua masyarakat dapat mewujudkan rumah sehat di seluruh Kabupaten Karo. Selain itu, dia juga menginstruksikan kepada seluruh camat dan kepala desa untuk tetap dan lebih meningkatkan kegiatan gotong royong setiap Jumat.

Lomba ini bekerja sama dengan berbagai pihak, baik dari Pemkab Karo, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, Bappedalitbang, DPMD, DP3AP2KB, dan kecamatan. Serta didukung dari berbagai privat sector, dengan memahami, semakin banyak pemangku kepentingan yang terlibat, semakin luas cakupan audiens dan potensi kolaborasi praktik kebersihan Kabupaten Karo.

Usai pembukaan acara, dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis peralatan kebersihan dan plakat untuk 6 desa yang melaksanakan program MECIHO. Program MECIHO ini bertujuan untuk secara langsung memberdayakan masyarakat dan meningkatkan kesehatan, kebersihan, serta kondisi kehidupan rumah tangga di masyarakat Kabupaten Karo.

Program ini dilaksanakan di 6 desa pada 3 kecamatan Kabupaten Karo, yakni Desa Nangbelawan, Desa Ndokum Siroga (Kecamatan Simpang Empat), Desa Jaranguda dan Desa Cinta Rakyat (Kecamatan Merdeka), Desa Tanjung Barus dan Desa Sarimanis (Kecamatan Barusjahe).

Turut hadir Program Director Corus Evi Esaly Kaban, District Facilitator USAID ERAT Winda Sitepu, dan para camat, serta tamu undangan lainnya. (deo/saz)