26 C
Medan
Friday, April 17, 2026
Home Blog Page 1236

3 Tahun Kolaborasi dengan Kementerian ATR/BPN, Ini Capaian PLN UIP SBU Jaga Aset

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Selama tiga tahun tepatnya mulai tahun 2020 s/d 2023, PLN UIP SBU telah berkolaborasi dengan kantor pertanahan yang berada di bawah naungan 5 kantor wilayah BPN provinsi untuk menyelamatan aset negara dengan pensertipikatan aset tanah dengan total terbit sampai 2023 sebanyak 6.421

Sedangkan untuk sertifikat HGB, rinciannya sebagai berikut:
1. Aceh : 2022 HGB
2. Sumut : 3356 HGB
3. Sumbar : 888 HGB
4. Riau : 68 HGB
5. Kepri : 87 HGB

GM PLN UIP SBU Hening Kyat Pamungkas menjelaskan, pada Semester I tahun 2023
PLN UIP SBU berkolaborasi dengan Kantah Aceh Tengah, telah menyelamatkan aset tanah PLTA Peusangan dengan penerbitan sebanyak 116 HGB, seluas 59,863 ha, yang sebelumnya pada tahun 2021 juga telah diterbitkan sebanyak 191 HGB seluas 60,012 ha.

“Dimana pengadaan tanah PLTA Peusangan tersebut telah dimulai sejak tahun 1994 dan sampai dengan tahun 2023 ini pekerjaan konstruksinya masih on going,” terangnya dalam kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Unit Induk PT PLN (Persero) dengan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional  se-Sumatera yang digelar di Ballroom Hotel Novotel Palembang, Selasa (15/8/2023).

Masih pada Semester I 2023, lanjut Hening, kolaborasi PLN UIP SBU dengan Kantah Langkat dan Kantah Asahan, juga telah berhasil menerbitkan sertifikat 55 HGB yang merupakan pemecahan di lahan milik HGU PTPN II dan 30 HGB pemecahan di lahan milik HGU PTPN3.

Kemudian, lanjutnya, pada Semester II tahun 2023 ini, PLN UIP SBU berkolaborasi dengan Kantah Deliserdang telah berhasil menerbitkan 19 HGB yang merupakan overlapping dengan lahan milik HGU PTPN III. Serta Kantah Aceh Barat & Nagan Raya yang akan terbit sebanyak 29 HGB yang merupakan pemecahan HGU PT Socfindo.

“Pada tahun 2023 ini, PLN UIP SBU berkolaborasi dengan kantah Subulussalam dan Pakpak Bharat sedang proses pengadaan tanah PLTA Kumbih-3 seluas 86.79 ha (76.73 ha lahan APL) berada di Kota Subulussalam 66,44 ha (59.67 ha lahan APL) dan Kabupaten Pakpak Bharat 20.35 ha (17.06 ha lahan APL) yang merupakan pembangit EBT ditargetkan selesai pada akhir tahun 2023 ini,” urainya.

Lebih jauh Hening menyebutkan, adapun kendala pensertipikatan yang di hadapi PLN UIP SBU terhadap lahan masyarakat , Perusahaan Swasta dan PTPN yaitu: Berkas pembebesan lahan dengan kondisi tidak lengkap dan hilang, pemilik  sulit untuk ditemui, belum dilakukan pemecahan dari pemilik sebelumnya, belum turun waris dsbnya, SHM masyarakat / HGU perusahaan diagunkan di bank daerah maupun BUMN, lahan milik PLN yang dikuasai oleh pihak lain, Overlapping dengan DAS, irigasi, KAI, tanah Pemkab/Pemprov, permasalahan sosial (minta dibayarkan kembali, penolakan masyarakat, Aparat Desa yang menolak menandatanagni berkas pensertipikatan  dll.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Dirjen  Penetapan Hak & Pendaftaran Tanah Supardy Marbun menyatakan pihaknya berkomitmen untuk segera menyelesaikan target PLN pada tahun ini.

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kakanwil BPN) Provinsi Sumatera Selatan Yuniar Hikmat Ginanjar mengatakan, hal yang paling penting lahan yang akan disertipikati ini tidak masuk kawasan hutan.

“Semoga semuanya berjalan lancar, karena yang kita lakukan semata-mata untuk menyelamatkan aset negara. Selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya. Kalau ada kendala nanti dikoordinasikan,” ujarnya.

Sedangkan Senior Executive Vice President Hukum Kebijakan  dan Kepatuhan PT PLN (Persero) Lindasari Hendayani berharap agar kerja sama yang dibangun ini bisa segera merealisasikan target PLN dalam mengamankan seluruh asetnya.

Sementara, hadir dalam kegiatan itu diantaranya GM PLN Group Se- Sumatera. Sedangkan dari stakeholder antara lain Sekretaris Direktorat Jenderal Penetapan Hak & Pendaftaran Tanah Supardy Marbun, Kakanwil BPN se-Sumateradan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Sumatera.

Kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan sertipikat Hak Guna Bangunan secara simbolis. (ila)

Hidayatullah Sebut Keuangan Syariah Bantu Ketahanan Ekonomi Umat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Keuangan Syariah dapat membantu ketahanan ekonomi umat di tengah-tengah resesi ekonomi global seperti sekarang ini. Apalagi, prinsip keuangan atau ekonomi syariah yang mengedepankan aspek sosial dan saling tolong-menolong, seperti perbankan syariah, wakaf, zakat, sedekah, asuransi, dan lainnya, sangat membantu ekonomi umat secara general.

Hal ini disampaikan anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayatullah pada Focus Grup Discussion (FGD) yang digelar Bank Indonesia (BI) di Hotel Santika Dyandra, Medan, Selasa (15/8/2023). Menurut Hidayatullah, ekonomi syariah tumbuh signifikan belakangan ini. “Sudah banyak orang bangga menabung di perbankan syariah, baik itu bank syariah, bank perkreditan syariah, maupun asuransi syariah.

Hidayatullah yang juga tokoh ekonomi syariah Sumatera Utara ini mengatakan, sistem ekonomi syariah memiliki beberapa karakteristik yang berpotensi membantu mangatasi inflasi dalam mata uang rupiah, meskipun dampaknya tidak langsung atau seketika. “Contohnya di perbankan syariah dilarang praktek bunga atau riba. Nah, inikan bisa membantu menekan inflasi,” sebutnya.

Kegiatan Focus Grup Discussion ini juga dihadiri Kepala Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Yura Djalins dan dimoderatori oleh Armin Rahmansyah Nasution. Peserta yang hadir berasal dari Forum Zakat Sumatera Utara, Cendikiawan Muslim Sumatera Utara dan akademisi. (adz)

HUT RI Ke-78, WOM Finance Ciptakan Lingkungan Bersih dengan Bagaikan Tempat Sampah

Semarak Kemerdekaan RI, WOM Finance Donasikan Tempat Sampah.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Semarakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 Republik Indonesia (RI), PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR). Dengan mengusung tema ‘Terus Melaju, Ciptakan Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan’.

Dimana, WOM Finance Kantor Cabang Lubuk Pakam membagikan tempat sampah di 10 titik di Jalan Ahmad Yani, Desa Paluh Kemiri, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang.

Pemberian tempat sampah di sejumlah titik ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Branch Head WOM Finance Cabang Lubuk Pakam, Ariezal Arifman beserta perwakilan karyawan WOM Finance Kantor Cabang Lubuk Pakam dan diterima langsung oleh perwakilan RW/RT setempat.

Ariezal mengatakan bahwa pemberian bantuan tempat sampah sebanyak 10 set tersebut merupakan salah satu upaya untuk mendukung program Go Green yang dicanangkan WOM Finance dalam meningkatkan lingkungan yang bersih, sehat dan bebas sampah.

“Melihat banyaknya masyarakat, yang membuang sampah sembarangan di lingkungan sekitar. WOM Finance sebagai perusahaan yang mendukung program Go Green memberikan tempat sampah terpisah agar lebih mudah, mengedukasi masyarakat cara memilah sampah organik, non organik dan sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), WOM Finance juga ingin bersama-sama mewujudkan masyarakat yang peduli akan lingkungan,” jelas Ariezal, Rabu (16/8).

Bantuan bak sampah ini terdiri dari tiga jenis bak, yakni bak sampah berwarna hijau untuk sampah organik, warna kuning untuk sampah non organik dan merah untuk sampah jenis B3.

“Bak sampah non organik terdiri dari sampah plastik, botol plastik, karet dan sejenisnya. Kemudian untuk sampah organik mencakup dedaunan, sisa sayur dan buah, sisa daging, nasi dan seterusnya,” katanya.

Sedangkan sampah B3 seperti pembalut sekali pakai, popok sekali pakai, elektronik meliputi kabel bekas, telepon genggam, serta benda tajam seperti silet, alat pencukur dan sebagainya.

Selain pemberian tempat sampah, WOM Finance Kantor Cabang Lubuk Pakam juga mengadakan beragam perlombaan tradisional, yang melibatkan anak-anak dan masyarakat di sekitar kantor cabang.

Untuk memeriahkan semarak HUT Kemerdekaan RI. Kegiatan ini, serentak dilakukan oleh WOM Finance di 10 kota, yaitu Bogor, Bandung, Purwokerto, Ngawi, Tebo, Lubuk Pakam, Tenggarong, Palu, Ciputat dan Semarang.(gus)

Poltekbang Medan Gelar Pekan Kemerdekaan, Meriahkan HUT Ke-78 RI Bersama Masyarakat

Direktur Poltekbang Medan, Sukarwoto, taruni-taruni berprestasi.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan menggelar Pekan Kemerdekaan di Lapangan Masjid Nurul Iman, tepat berada didepan Kampus Poltekbang Medan, di Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.

Pekan Kemerdekaan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia ini, yang berlangsung 14-18 Agustus 2023. Dengan mengusung tema ‘Poltekbang Medan Terus Melaju Untuk Indonesia Maju’.

Kegiatan tersebut, dirangkai dengan bazar UMKM, dengan berkolaborasi dengan masyarakat sekitar. Kemudian, pekan olahraga, seni untuk taruna-taruni di Poltekbang Medan.

Selain itu, digelar juga talkshow dengan mengahdirkan taruna-taruni Poltekbang Medan berprestasi dalam bidang olahraga, akademik, musik dan lainnya.

Taruna-taruni berprestasi itu, yakni Tar.Seven Octavia Sanjerico Br Sitanggang dalam prestasi Bela Diri Taekwondo Kejuaraan Nasional Kemenpora RI 2023, Tar.Angel Melanie Siregar Top 10 English Speech Competition PIPTK 2023.

Kemudian, Tar. Adinda Pratiwi dalam prestasi Atletik PORPROVSU 2022 dan Tar. Amelia Nastiti prestasi Bela Diri Taekwondo Kejuaraan Nasional Kemenpora RI 2023.

Talkshow dengan mengahdirkan taruna-taruni Poltekbang Medan berprestasi dihadiri puluhan SMA Plus Taruna Akterlis, Kota Medan, sekaligus memperkenalkan Kampus Poltekbang Medan.

Kegiatan tersebut, dihadiri Direktur Poltekbang Medan, Sukarwoto, S.SiT., S.T.,M.M bersama jajarannya. Sukarwoto mengungkapkan bahwa Poltekbang Medan melaksanakan kegiatan pekan Kemerdekaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-78 RI.

“Kami bersama masyarakat sekitar, berkolaborasi dalam rangka setiap tahun kita merayakan sebagai kegembiraan, untuk mengingat para pejuang kita, yang sudah membebaskan Indonesia untuk kemerdekaan,” ucap Sukarwoto kepada wartawan, Rabu (16/8) sore.

Selain menggelar bazar UMKM, ia mengatakan pelaku UMKM diberikan pelatihan oleh Darma Wanita Poltekbang Medan, dalam wawasan peningkatan usaha dan berbisnis.

“Bazar UMKM, pelatihan kebetulan yang mengisi darma wanita Poltekbang Medan, ada talkshow, ada permainan anak dan gembira untuk masyarakat sekitar. Juga memperkenalkan kepada siswa-siswi tingkat SMA tentang Poltekbang Medan ini,” ucap Sukarwoto.

Sukarwoto menjelaskan dalam sisi akademik, Poltekbang Medan terus mengembangkan akademik sesuai dengan kebutuhan industri penerbangan Indonesia maupun internasional.

“Dengan kebutuhan industri, jadi berbeda dengan pola lama, kami lakukan dengan pendekatan sili asih, sili asah, sili asuh. Itu pengertian secara universal. Tumbuh dengan baik, di tengah masyarakat humanis dan Kampus Poltekbang Medan jadi rumah bagi kedua bagi taruna,” katanya.

Sukarwoto menambahkan mengikuti perkembangan industri penerbangan saat ini, serta perkembangan digital. Poltekbang Medan akan menciptakan taruna-taruni, yang siap berkompetisi secara global, nantinya.

“Industri berbeda jamannya, ke pelayanan. Ada adaptive, kolaboratif, loyal dan sebagainya, SDM seperti itu. Kita mengarah ke sana, jadi sesuai dengan kebutuhan Industri penerbangan,” tandas Sukarwoto.(gus)

PLN UID Sumatera Utara Teken Perjanjian Kerja Sama Dengan Badan Pertanahan Nasional

Dari Kiri ke kanan: EVP Legal Aset Properti dan Perizinan Terintegrasi PT PLN (Persero), Lindasari Hendayani, GM PLN UIP3BS, Daniel Eliawardhana, GM PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid, Kepala Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Askani, GM UIP SBU, Hening Kyat Pamungkas, Sekjen ATR BPN, Suyus Windayana

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara lakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Pertanahan Nasional Provnsi Sumatera Utara dalam rangka rangka wujudkan sinergi dan optimalisasi asset.

PKS tersebut terkait pelaksanaan pendaftaran tanah, asistensi pelaksanaan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang, pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum dan penanganan permasalahan tanah di Regional Sumatera.

Acara Penandatanganan kerja sama ini salah satunya dilakukan oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid dan Kepala Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumatera Utara, Askani, Selasa (15/8) di Palembang.

Executive Vice President Legal Aset Properti dan Perizinan Terintegrasi PT PLN (Persero), Lindasari Hendayani dalam sambutannya mengatakan, kerja sama di bidang sertifikasi, kerja sama PLN dengan BPN kali ini juga melingkupi penerbitan KKPR. KKPR merupakan suatu pendekatan penting dalam memastikan keberlanjutan dan kesesuaian kegiatan usaha di wilayah-wilayah yang memiliki perencanaan tata ruang yang ketat. Dengan mengkaji dan memastikan bahwa kegiatan pemanfaatan ruang sesuai dengan peraturan dan rencana tata ruang, kita dapat memastikan lingkungan yang berkelanjutan, efisien dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Hari ini, PLN akan menerima 99 persil Sertifikat HGB Baru dan 55 persil Sertifikat HGB Perpanjangan, total ada 154 Sertifikat HGB yang terbit sejak 1-31 Juli 2023, dengan rincian Kanwil BPN DI Aceh (23 persil), BPN Sumatera Utara (59 persil), BPN Sumatera Barat (1 persil), BPN Riau (10 persil), BPN Sumatera Selatan (53 persil), BPN Bengkulu (3 persil), dan BPN Lampung (5 persil). Prestasi ini tentu tidak terlepas dari Kolaborasi Bersama antara Pengelola Aset PLN Bersama rekan-rekan BPN dalam melaksanakan sertifikasi dan penanganan kendalanya,” ungkap Lindasari.

Lindasari juga menambahkan, sejak ditandatanganinya MoU antara Direktur Utama PLN dengan Menteri ATR/BPN dibulan Maret tahun 2023 telah terbit 23 KKPR Proyek Strategis Nasional maupun kegiatan berusaha sebagai persyaratan dasar perizinan berusaha PLN.

General Manager PLN UID Sumatera Utara menyampaikan dalam prosesnya, dokumen kepemilikan tanah sangat minim, terutama untuk asset yang diperoleh puluhan tahun yang lalu.

“Melalui perjanjian ini, PLN dan BPN nantinya akan saling bertukar data dan informasi maupun sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Oleh karena itu, PLN membutuhkan dari BPN sehingga kerja sama ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Awaluddin.

Harapannya, melalui perjanjian kerja sama ini ini dapat mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan sesuai target, selain itu diharapkan juga dengan menjamin kepastian hukum dan memitigasi risiko bisnis PLN terutama terkait dengan permasalahan tanah. (ila)

Duel, Buruh TKBM Pelabuhan Belawan Tewas

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Dua buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Belawan berkelahi di atas truk yang sedang memuat beras di dermaga Gudang 108, Sektor 2, Pelabuhan Ujung Baru, Belawan, Selasa (15/8).

Akibatnya dari perkelahian tersebut, Risman Sarumaha (26), warga Jalan Bakti BRI, Gang Mufakat Bahari, Lingkungan 10, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, tewas setelah terjatuh dari atas truk.

Sedangkan temannya berkelahi Fendi Pasaribu (32) warga Lorong Bersama, Kelurahan Belawan Bahari, diamankan Polres Pelabuhan Belawan dan kini sedang menjalani pemeriksaan di Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Belawan.

Keterangan yang diperoleh Sumut Pos Rabu (16/8), menyebutkan, peristiwa itu terjadi, Selasa (15/8), berawal saat pelaku meminta beras dari kapal Tay Son 1 berbendera Vietnam, namun korban tidak memberi.

Perkelahian antara keduanya terjadi dan korban jatuh dari atas truk ke lantai dermaga. Akibatnya, kepala korban mengeluarkan darah segar setelah berbenturan keras dengan lantai dermaga.

Sejumlah pekerja yang berada di lokasi kejadian berusaha menolong dengan membawa korban ke rumah sakit terdekat. Namun korban dinyatakan meninggal dunia dan keluarga korban menolak dilakukan otopsi.

Kapolsek Belawan Kompol Henman Limbong membenarkan kejadian tersebut dan perkaranya sudah ditangani petugas Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan.

Terpisah, Farid Chairmawan Corcomm Pelindo Multi Terminal, membenarkan terjadi perkelahian antar oknum buruh, dan korban yang mengalami luka dan di larikan ke rumah sakit.

Terkait penyebab perkelahian, kami serahkan prosesnya kepada pihak yang berwenang untuk,” ujar Farid.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP. Zikri Muammar ketika dikonfirmasi Rabu (16/08/2023) mengatakan, saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan di Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Belawan.

Zikri menambahkan penyebab dari perkelahian tersebut, berawal berawal saat pelaku meminta beras dari kapal Tay Son 1 berbendera Vietnam, namun korban tidak memberi, pelaku kesal dan terjadilah perkelahian dari atas truk, dan saat ini korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.(mag-1)

Rayakan Kemerdekaan RI, tiket.com Gelar Independence Deals & Dorong Semangat Berwisata di Indonesia

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Dalam merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, pada tanggal 17 Agustus, tiket.com menggelar kampanye Independence Deals yang berlangsung selama 9 hari, mulai dari tanggal 13 hingga 21 Agustus 2023. Program ini dapat dimanfaatkan bagi sobat tiket yang ingin mengoptimalkan ‘hari kejepit’ di tanggal 18 Agustus 2023 untuk berwisata mengunjungi destinasi Indonesia.

Dengan diskon utama yang mencapai 40% + ekstra diskon hingga Rp375.000 untuk semua produk, rangkaian program diskon ini diselenggarakan untuk mendorong semangat bangga berwisata turis Indonesia dengan hadirkan opsi terjangkau ke berbagai destinasi budaya dan alam di berbagai kota di Indonesia dengan kode promo TIKETID dan IDHOTELDOM untuk staycation di dalam negeri makin hemat.

Tahun ini, arti kemerdekaan bagi tiket.com pun makin spesial karena dimeriahkan dengan kerjasama antara tiket.com dengan Kemenparekraf RI edisi Terbang Jelajah #DiIndonesiaAja menggunakan kode promo khusus PESONAIDN. Masyarakat bisa dapatkan diskon senilai Rp50.000 untuk tiap transaksi tiket pesawat ke rute-rute favorit domestik Indonesia.

Maria Risa Puspitasari, SVP of Brand Marketing, tiket.com, berkata, “Sebagai salah satu OTA dengan produk liburan terbanyak di Indonesia, tiket.com telah jadi platform terpercaya bagi sobat tiket untuk merencanakan perjalanan dan liburannya. Kemudahan untuk mencari tiket pesawat, akomodasi dan atraksi wisata dapat diakses dalam satu genggaman aplikasi. Bercita-cita jadi the most loved OTA, tiket.com senantiasa hadirkan beragam program promo customer-centric untuk selebrasi makna perjalanan, wisata, dan tamasya, terutama di masa kebangkitan pariwisata nasional. Kampanye Independence Deals hadir untuk merayakan kemerdekaan masyarakat untuk berliburan ke mana saja, khususnya di Indonesia” ungkap Maria Risa.

Berikut rekomendasi liburan domestik yang cocok untuk merayakan hari kemerdekaan Indonesia:

Pulau Padar, Labuan Bajo

Sambut kemerdekaan Indonesia dengan mengunjungi Pulau Padar, Labuan Bajo, yang memiliki pemandangan indah. Di pulau ini, pengunjung dapat merasakan sensasi menaiki puncak Pulau Padar, berburu sunset, piknik, juga wisata bawah laut. Mumpung lagi di Labuan Bajo, sayang rasanya kalau tidak melihat satwa endemik komodo, asal Nusa Tenggara Timur. Terbang ke Labuan Bajo kini hanya Rp1.593.000 dengan menggunakan promo Independence Deals.

Wisatawan dapat jelajahi trip Labuan Bajo mulai dari Rp2.400.000. Untuk penginapan, deretan hotel cantik seperti Le Pirate Island mulai dari Rp1.200.000/kamar/malam, Mohini Resort, mulai dari Rp845.749/kamar/malam, dan Loccal Collection Hotel, mulai dari Rp1.671.599/kamar/malam.

Bunaken, Manado

Taman Nasional Bunaken merupakan salah satu spot diving ternama di Indonesia yang menyimpan keindahan bawah laut yang menakjubkan. Di sini, penyelam bisa saksikan terumbu karang cantik dan bermacam-macam biota laut warna-warni. Dengan harga tiket promo pesawat Independence Deals mulai dari Rp2.477.000, wisatawan sudah bisa terbang ke Manado. Selain diving, sobat tiket juga bisa snorkeling dan memberi makan terumbu karang, serta berjalan-jalan mengitari pulau. Rekomendasi deretan penginapan nyaman nan indah terdiri dari Bastianos Bunaken Dive Resort mulai dari Rp2.114.999-an/kamar/malam, Grand Luley Manado, mulai dari Rp583.320-an/kamar/malam, dan NDC Resort Manado, mulai dari Rp516.962-an/malam.

Raja Ampat, Jayapura

Sempurnakan perayaan kemerdekaan dengan mengunjungi pesona surga di tanah Papua. Air laut sejernih kristal, pantai yang bersih, dan pulau-pulau yang eksotis membuat Raja Ampat menjadi salah satu destinasi wisata yang selalu diincar banyak orang. Dengan harga tiket promo independence deals mulai dari Rp5.126.000, pengunjung sudah bisa tebang ke Jayapura. Destinasi wisata seperti Pulau Misool, Pantai Friwen, Star Lagoon, Wayag, dan Pasir Timbul juga jangan sampai terlewat. Untuk penginapan nyaman beserta pemandangan indahnya, sobat bisa bermalam di Hamueco Raja Ampat Dive Resort, mulai dari Rp899.000-an/kamar/malam, D Coral Paradise Resort, mulai dari Rp1.614.000-an/kamar/malam, dan Meridian Adventure Marina Club and Resort, mulai dari Rp2.077.000-an/kamar/malam.

“Kami ajak masyarakat untuk memanfaatkan promo Independence Deals untuk berbagai rencana perjalanan dan liburan menjelajahi Indonesia! ” tutup Maria Risa. (rel/sih)

Pemkab Dairi Terima Penghargaan Anugerah KIP

SERAHKAN: Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sumut, Agus Tripryono, menyerahkan Anugerah KIP 2023 kepada Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, Selasa (15/8).Istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemkab Dairi menerima penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dengan predikat Informatif dari Komisi Informasi Publik Sumatera Utara (Sumut) 2023.

Penghargaan diserahkan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Agus Tripryono, kepada Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (15/8) lalu.

Dalam keterangannya, Eddy mengapresiasi Diskominfo Kabupaten Dairi, serta pihak yang sudah mewujudkan pencapaian ini. Sehingga standar keterbukaan pelayanan publik dapat dipenuhi.

“Saya berharap ke depannya, kita bisa mendapatkan apresiasi dan predikat lain yang lebih tinggi lagi. Keterbukaan dan transparansi adalah sebuah kunci. Ini adalah hasil dari kerja keras kita,” ungkap Eddy.

Sementara itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, dalam sambutan yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Agus Tripryono mengatakan, penghargaan ini adalah bentuk apresiasi kepada kabupaten kota yang berhasil menjalankan semangat transparansi, untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih.

“Keterbukaan informasi publik sangat penting, terutama dalam menjalankan roda pemerintahan. Dengan keterbukaan informasi, kita berharap pelayanan kepada masyarakat akan lebih maksimal, untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih,” jelasnya.

Hadir Ketua KIP Pusat Sawaludin, Ketua KIP Sumut Abdul Haris Nasution, Kepala Diskominfo Sumut Ilyas Sitorus, serta mendampingi Penjabat Sekdakab Dairi Charles Bancin, dan Kepala Diskominfo Anggara Sinurat. (rud/saz)

Rakernas APTARI 2023 Digelar di USU, Diikuti 76 Perguruan Tinggi se-Indonesia

Rakernas APTARI tahun 2023, di USU.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pendidikan Arsitektur Indonesia (Rakernas APTARI) tahun 2023, digelar di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU), berlangsung 14 hingga 16 Agustus 2023. Rakernas APTARI mengusung tema ‘Mewujudkan Pendidikan Arsitektur Unggul dan Terpercaya’.

Rakernas APTARI ini, Dihadiri sekurangnya 169 peserta yang merupakan ketua dan sekretaris Program Studi Arsitektur dari 76 perguruan tinggi seluruh Indonesia.

Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D menjelaskan agenda ini penting untuk membahas berbagai perkembangan serta merancang pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.

“Rakernas APTARI ini tentu merupakan agenda yang sangat penting, bagi asosiasi organisasi di Indonesia. Untuk membahas berbagai perkembangan dan merancang pengembangan pendidikan tinggi di tanah air. Saat ini, kita ketahui perkembangan dunia konstruksi sangat besar,” ucap Nizam dalam keterangan tertulis, Kamis (16/8).

Ia mengungkapkan terkhusus yang berkaitan dengan kemajuan bidang infrastruktur dalam menghadapi tantangan yang begitu kompleks untuk kebutuhan pembangunan.

“Demikian pula dengan kemajuan bidang infrastruktur. Tantangan saat ini dan ke depan akan semakin kompleks tentunya dengan kebutuhan Pembangunan yang diharapkan,” jelas Nizam.

Prof. Ir. Nurlisa Ginting M.Sc., Ph.D yang juga didaulat sebagai pemapar utama menjelaskan dari penelitian-penelitian beliau tentang parawisata ditemukan bahwa salah satu faktor penting dalam parawisata berkelanjutan adalah kearifan lokal dimana bangunan atau karya arsitektur yang khas dan unik menjadi faktor kunci.

“Kekhasan arsitektur lokal sebagai buah kearifan lokal harus diajarkan kepada mahasiswa pendidikan tinggi arsitektur, sehingga keberlanjutannya dapat terjaga” tutur Profesor arsitek satu-satunya di USU tersebut.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang hadir secara langsung menyampaikan harapannya agar seluruh pihak bekerja sama untuk menjawab tuntutan kedepannya. Ia berharap pertemuan ini menghasilkan kontribusi dalam pembangunan wilayah Sumatera Utara.

“Mulailah kita bergandengan tangan, kita kerahkan potensi para arsitektur ini untuk melakukan desain, membantu pemerintah dalam menata, merencanakan, dan implementasi pembangunan Sumatera Utara di masa depan,” kata Gubernur Edy.

Rektor USU Prof. Dr. Muryanto Amin S.Sos., M.Si berterima kasih atas kepercayaan terhadap USU sebagai tuan rumah pada Rakernas APTARI 2023. Rektor USU berharap agenda ini akan menghasilkan keputusan yang cukup baik bagi pengembangan Pendidikan Arsitektur di Indonesia serta penguatan kajian terkini.

“Kami tentu bangga karena Universitas Sumatera Utara berkesempatan sebagai tuan rumah dalam kegiatan Rakernas APTARI. Harapan kita agar acara ini bisa berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan yang cukup baik untuk pengembangan Pendidikan Arsitektur di Indonesia serta pengembangan atau penguatan kajian yang sedang trend,” tegas Prof. Muryanto.

Hal senada disampaikan Ketua Rakernas APTARI Dr. Ar. Achmad Delianur Nasution ST., MT., IAI., AA., IAP., GP dan berharap rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar hingga selesai.

“Setelah rapat kerja di gedung auditorium USU tanggal 15 dan 16 Agustus, acara akan dilanjutkan dengan studi ekskursi ke Samosir via Berastagi dan Simalem. Untuk mempelajari arsitktur Karo dan Batak yang berada di tepian Danau Toba sebagai bagian dari Geo Park Tourism,” katanya.

Tutur ketua panitia yang juga ketua Program Pendidikan Profesi Arsitektur USU. Beliau juga mengucapkan terimakasih kepada para mitra yg telah ikut mendukung terselenggaranya acara ini yaitu : PT. Fajar Lestari selaku produsen Dekkson, PT. DGR selaku distributor HVAC, Nippon Paint, Epson, Signify-Philips, Karindo, American Standart, IndoGress, Conwood, Monier, Pillar.

Ketua panitia juga menjelaskan dalam rakernas ini ada talkshow nasional dengan pembicara Ketua Aptari Pusat, ketua Ikatan Arsitek Indonesia Pusat, G. Budi Yulianto Ketua Inkindo Pusat Bapak Erie Heriadi dan Dewan Arsitek Indonesia Bapak Aswin Indraprastha, Bapak Yuswadi Saliya dan Bapak Stevanus J. Manahampi dengan tema “Bersinergi untuk menghasilkan sumber daya manusia arsitek Indonesia”

Ketua APTARI Dr. Yulianto Purwono Prihatmaji, ST, MT, IPM, IAI menerangkan tema yang dipilih berfokus pada Pendidikan Arsitektur yang unggul dan tepat baik didalam negeri maupun luar negeri. Pembahasan pada rakernas ini meliputi kurikulum pendidikan, MBKM, dan lainnya.

Ia menambahkan selama dua hari kedepan akan banyak kegiatan diskusi kelompok kerja untuk mendiskusikan tentang kurikulum pendidikan, serta membahas implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

“Kita mengangkat tema ini untuk mendorong semakin meningkatnya pendidikan arsitektur yang unggul dan tepat. Jadi bukan hanya sekedar unggul, tapi juga terpercaya, baik itu ada di dalam negeri maupun luar negeri,” sebutnya.(gus)

Dusun Bungus Belum Tersentuh Akses Jalan

TANDU: Sejumlah pemuda warga Dusun Bungus, Desa Sionom Hudon 7, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbahas, saat menandu perempuan parobaya karena sakit, untuk dibawa berobat ke Desa Siantar Sitanduk.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Sebentar lagi masyarakat akan merayakan Hari Kemerdekaan ke-78 Indonesia, tepatnya pada 17 Agustus 2023 nanti. Namun selama 78 tahun merdeka, masih ada masyarakat yang belum merasakan pembangunan, khususnya akses jalan.

Seperti yang dialami masyarakat Dusun Bungus, Desa Sionom Hudon 7, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas). Warga di dusun tersebut ternyata sama sekali belum menikmati akses jalan yang bagus. Selain akses jalan, aliran listrik, dan jaringan internet, juga belum mereka rasakan. Mereka juga kesulitan untuk berobat, jika mengalami sakit yang membutuhkan pertolongan medis.

Seperti diunggah akun Facebook @Salmon Manggoer, dari video TikToknya, belum lama ini, menceritakan, sejumlah pemuda sedang menandu seorang perempuan parobaya karena sakit menggunakan sarung dan bambu. Terlihat, mereka menandu perempuan tersebut untuk berobat ke Desa Siantar Sitanduk, karena di desanya tidak ada bidan, maupun Puskesmas.

“Beginilah kami warga Bungus, jika ada yang sakit, kami harus menandu bersama menuju Siantar Sitanduk. Karena di desa kami, Bungus, tidak ada bidan maupun Puskesmas. Kami terus bergantian menandu sepanjang perjalanan,” tulis Salmon.

Diketahui, mereka menandu dengan berjalan kaki sepanjang 18 kilometer, yang menempuh waktu selama 6 jam. Selama mereka menandu, jalan yang dilintasi pun masih tanah liat, terjal, dan sempit, bukan ruas jalan beraspal. Karena itu, mereka harus ekstra hati-hati dan bergantian untuk menandu orang yang sakit.

“Kami tak tahu kapan desa kami ini mendapat pembangunan, kemajuan, seperti desa-desa lainnya. Mohon doanya gaesss, supaya kami juga dapat merasakan hal yang sama seperti kalian,” imbuhnya.

Atas postingan tersebut, video ini pun sudah dibagikan sebanyak 1.017 kali, disukai 2.434 orang, dan banyak menuai tanggapan dan komentar netizen.

Seperti halnya @Samuel Berutu, “O nange, sedih ni, sai ndormo njuah (oh ibu, sedih sekali ini, segeralah sembuh). Bage tahu 70 han deng ngo kppe bungus en ibaing pemerintah i (seperti tahun 70-an masih Desa Bungus dibuat pemerintah ini), pedahal enggo 78 thn Indonesia merdeka (padahal sudah 78 tahun Indonesia merdeka). Mula oda ngo iperhatiken pemerintah Humbang ke, pido kemo pindah kabupaten mi Pakpak Bharat (kalau masih tidak diperhatikan Pemerintah Humbang, masyarakat Desa Bungus minta pindah ke Pakpak Bharat)”.

@Sandro Hasibuan, “Pemkab setempat harus peduli atas desa tsb. Kasihan masyarakat yg berdomisili di desa itu. Jalan pun semak belukar harus perlu dibuat jalan yg baik”.

@Jamudi Tinambunan, “Karena kondisi jalan tdk bisa dilalui kendaraan, makanya terjadi kek gini, bawa pasien pun harus ditandu. Miris melihatnya”.

@Natarlion’s Berutu, “Berkatilah Desa Bungkus ya Tuhan. Kirimlah pemimpin yang tergerak membangun desa ini”.

Perlu diketahui, Dusun Bungus bertempat di Desa Sionom Hudon 7, Kecamatan Parlilitan. Jumlah penduduk Dusun Bungus sebanyak 56 kepala keluarga, sementara jumlah penduduk Desa Sionom Hudon 7, ada sebanyak 600-an orang lebih. (des/saz)