31 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 1248

Tak Terima Dipensiunkan Dini, Puluhan Pekerja Demo Kantor PT Lonsum Medan

UNJUK RASA: Puluhan massa serikat pekerja berunjuk rasa di depan Kantor PT PP Lonsum Medan, Kamis (10/8/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan massa dari Serikat Pekerja PT PP London Sumatra Indonesia (Lonsum) Tbk bersama Serikat Buruh Nasional Indonesia (SBNI) DPD Sumatera Utara menggelar unjukrasa, di depan Kantor PT PP Lonsum, Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 2, Medan, Kamis (10/8/2023).

Koordinator aksi Ferry Agus Sianipar, yang juga kuasa hukum puluhan manager yang dipensiun dinikan tersebut, meminta agar perusahaan mencabut SK Pensiunan dan SK Perjanjian Kerja Lama.

Disela aksi itu, perwakilan dari pendemo yakni Ferry Agus Sianipar, dipersilahkan masuk ke Gedung PT Lonsum untuk bertemu perwakilan dari perusahaan. Mereka diterima pihak PT Lonsum, melalui Esron Sitanggang dan Bustami Saragih.

“Tadi kita sudah bertemu dengan perwakilan perusahaan. Mereka berjanji akan menyampaikan tuntutan kita ke pimpinannya. Dalam tuntutan kita, semua karyawan PT Lonsum meminta agar Perusahaan membatalkan SK Direksi yang baru,” katanya didampingi Sekretaris DPD SBNI Sumut, Jonathan Tambunan.

Menurutnya, SK Direksi yang baru tersebut menganulir surat perjanjian kerja mereka, yang isinya merugikan kepentingan seluruh karyawan PT Lonsum.

“Kedua, PT Lonsum harus membayar hak-hak karyawan yang dipensiun dinikan itu, jangan menunggu putusan-putusan pengadilan, sebagai itikad baik antara karyawan dan pengusaha. Jalan damai harus di kedepankan,” tegasnya.

Namun, sambung Ferry, apabila tidak diindahkan, pihaknya akan kembali membawa massa ribuan buruh Sumut.

“Dua minggu dari sekarang, kita akan kerahkan semua buruh yang ada di Sumatera Utara. Selain itu, kita akan meminta ribuan karyawan Lonsum untuk berhenti dari kegiatanya, sampai tuntutan kita dikabulkan,” pungkasnya.

Diketahui, unjukrasa ini berangkat dari dipensiun dinikan 22 staf senior PT Lonsum Indonesia. Kemudian, Ferry Agus Sianipar selaku kuasa hukum ke-22 staf tersebut mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Ferry mengatakan, gugatan ini dilayangkan karena tidak adanya itikad baik oleh tergugat kepada para penggugat tentang kewajiban perusahaan memberikan hak-hak para penggugat sebagai pekerja yang dipensiun dinikan.

Selain itu, pihaknya juga menyatakan perjanjian bersama antara Tergugat dengan para Penggugat dengan Nomor 04/HRD-IR/XI/2022 tanggal 9 November 2022 adalah tidak sah dan batal demi hukum. Pihaknya juga menyatakan, surat pensiun dini yang dibuat Tergugat kepada para Penggugat, tidak sah dan batal demi hukum.

Ferry juga meminta, agar menghukum Tergugat untuk membayar sisa dana pensiun yang tidak dibayar kepada para penggugat sebesar Rp15.728.448.350.

Ke- 22 staf tersebut yakni, Esron Sitanggang, Lashot Pangidoan Sidabutar, Raj Suhendra, Islamuddin Sulaiman, Jasarlim Sinaga, Dendri Purba, Lamarius Sitompul, Ardiyanto, Zulkifli Nizam dan Surya Ardiyanto,

Kemudian, Mahmudi Nasution, Bustami Saragih, Nazmiardi, Suarina Bernaddeta Tarigan, Edwin Gultom, Prantus Tamba, Maman Surahman, Lise Lisdiyana, Bekti Peni Harianto, Sri Hardono, Bambang Widyantoro serta Efrijon Tanjung. (man)

Semarak HDKD ke-78, Jajaran Rutan Labuhan Deli Laksanakan Upacara Tabur Bunga dan Ziarah

UPACARA : Karutan Labuhan Deli Erwin F. Nasution beserta Jajaran sedang melakukan upacara tabur bunga di TMP Makam Pahlawan Bukit Barisan Medan, Rabu (9/8/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka menyambut HDKD ke-78 Kemenkumham RI, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli Kanwil Kemenkumham Sumut turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan Upacara Tabur Bunga dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan Bukit Barisan Medan, Rabu (9/8/2023)

Upacara Tabur bunga ini dihadiri oleh Kepala Rutan Labuhan Deli, Erwin F Simangunsong beserta Pejabat Struktural. Kegiatan ini juga dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumut, Imam Suyudi serta diikuti oleh Jajaran Pejabat Tinggi Kanwil Kemenkumham Sumut dan UPT Medan sekitar.

“Kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para Pahlawan yang telah berjuang untuk bangsa kita, kemudian dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga dan tabur bunga yang dilakukan oleh seluruh jajaran UPT yang hadir,” ujar Kepala Rutan Labuhan Deli, Erwin F Simangunsong. (mag-1/ram)

Pembangunan Dua Underpass dan Satu Overpass di Kota Medan Dalam Proses Tender

Disain Underpass Juanda, Kota Medan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan terus melanjutkan rencana pembangunan dua underpass dan satu overpass di Kota Medan pada tahun ini. Diketahui, pembangunan dua underpass dan satu overpass tersebut akan didanai melalui APBD Kota Medan.

Adapun kedua underpass tersebut, yakni underpass Simpang Jalan H.M Yamin – Jalan Jawa dan underpass Simpang Jalan Juanda – Jalan Brigjend Katamso. Sementara untuk pembangunan overpass, akan dilakukan di Jalan Stasiun.

Lantas, sudah sampai dimana rencana pembangunan ketiganya? Sekretaris Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Willy Irawan mengatakan, rencana pembangunan dua underpass dan satu overpass tersebut sedang dalam proses tender.

“Rencana pembangunan dua underpass dan satu overpass di Kota Medan terus berlanjut. Saat ini sedang dalam tahap tender,” ucap Willy kepada Sumut Pos, Kamis (10/8/2023).

Diketahui, ketiganya ditenderkan secara serentak atau sekaligus. Namun belum diketahui apakah pekerjaan fisik ketiganya dapat dilakukan secara serentak atau tidak, mengingat satu diantara pembangunan tersebut masih dalam tahap pembebasan lahan.

Adapun underpass yang masih dalam tahap pembebasan lahan yang dimaksud adalah pembangunan underpass Simpang Jalan Juanda. Sementara, pembangunan underpass simpang Jalan H.M Yamin dan Overpaas tidak perlu melakukan pembebasan lahan.

Terkait kapan pekerjaan fisik ketiga proyek tersebug mulai dilakukan, Willy tidak menjelaskannya. Namun, ia memastikan bahwa pekerjaan ketiganya akan dilakukan sesegera mungkin.

“Segera, setelah selesai tender,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemko Medan memastikan akan terus melanjutkan rencana pembangunan dua underpass yang bersumber dari APBD Kota Medan, salah satunya underpass Simpang Jalan Juanda.

Saat ini, rencana pembangunan Underpass Simpang Jalan Juanda tengah dalam proses pembebasan lahan. Proses pembebasan lahan tersebut sedang dalam masa pengukuran lahan.

“Underpass Simpang Jalan Juanda dalam proses pembebasan lahan, saat ini masih tahap pengukuran,” ucap Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan, Endar Sutan Lubis kepada Sumut Pos, Senin (31/7/2023).

Dikatakan Endar, pendataan terhadap lahan yang akan dibebaskan telah dilakukan, sehingga bisa dilanjutkan ke proses pengukuran lahan yang dilakukan saat ini.

“Nantinya selesai diukur, akan kita sampaikan hasilnya pengukurannya secara rinci kepada warga yang lahannya akan dibebaskan, khususnya terkait berapa luas lahan mereka yang akan kita bebaskan,” ujarnya.

Selanjutnya, sambung Endar, pihaknya akan melakukan appraisal terhadap lahan yang akan dibebaskan. Sebelum pada akhirnya, Pemko Medan melakukan pembayaran pembebasan lahan tersebut.

“Kalau normatifnya, prosesnya itu memakan waktu dua bulan. Tapi kita kejar supaya secepatnya bisa selesai,” katanya.

Terkait adanya warga yang mengaku keberatan bahkan menggungat Pemko Medan ke PTUN atas rencana pembangunan underpass Simpang Jalan Juanda tersebut, Endar mengatakan bahwa hal itu tidak akan menyurutkan proses rencana pembangunannya.

“Ya (gugatan) itu haknya, silakan saja. Tapi rencana pembangunan akan terus berjalan, sebab program pembangunan Underpass Simpang Jalan Juanda ini untuk kepentingan umum, kepentingan masyarakat luas,” tutupnya.
(map/ram)

Jadi Putra Putri Kota Tebingtinggi Harus Berpengetahuan Tinggi

TERIMA: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani ketika menerima Pengurus putra putri Kota Tebingtinggi tahun 2022 di Rumah Dinas Wali Kota.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani meminta kepada putri putri Kota Tebingtinggi untuk memiliki pengetahuan lebih dan tetap semangat untuk mempromosikan Kota Tebingtinggi dalam pelayanan Kota Jasa. Hal tersebut diungkapkannya saat menerima kunjungan putra-putri Kota Tebingtinggi tahun 2022 di Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Kamis (10/8/2023).

“Putra-putri Tebingtinggi tahun 2022 untuk tetap semangat, tingkatkan pengetahuan, tambah pengalaman dan tidak terpengaruh dengan lingkungan yang negatif. Promosikan kota kita kepada daerah lain,” ujarnya.

Dikatakan Syarmadani kembali, bahwa Pemerintah Kota Tebingtinggi akan mendukung, dengan tetap melakukan koordinasi dengan pihak terkait, diantaranya pihak keamanan, baik Polres maupun Satpol PP.

“Intinya apa yang bisa kita dukung akan kita dukung termasuk komunikasi. Panitia melakukan koordinasi dengan aparat keamanan. Hal seperti ini untuk mengantisipasi hal yang tidak kita inginkan,” katanya.

Sebelumnya, Arip Permana selaku pembina putra-putri Tebingtinggi mengatakan akan mengadakan audisi seleksi pemilihan putra-putri Tebingtinggi tahun 2023 di bulan September atau Oktober 2023.

“Kami berharap Pj Wali Kota bisa memberikan kemudahan untuk kegiatan pemilihan putra-putri tahun 2023 di Gedung Balai Kartini,” bilangnya.

Turut hadir Kadisporapar Kota Tebingtinggi Syahdama Yanto dan putra putri tahun 2022. ( ian/ram)

13 Bangunan di Jalan Badur Hangus Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Sebanyak 13 unit bangunan di Jalan Badur, Lingkungan 10, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, ludes terbakar, Kamis (10/8/2023). 12 diantaranya merupakan rumah tinggal warga, sementara 1 unit lainnya merupakan bangunan yang berfungsi sebagai sanggar pendidikan.

Diketahui, bangunan-bangunan tersebut berada di kawasan padat penduduk dan berada tepat di pinggir Sungai Deli.

Sebagian warga yang melihat kobaran api dari salah satu rumah warga sibuk mencoba memadamkan api. Sementara, warga lainnya menginformasikan peristiwa itu ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Kota Medan.

“Berdasarkan laporan yang masuk, total ada 13 unit (bangunan yang terbakar),” ucap Kasi Pemadaman Dinas PKP Kota Medan, Rusli Tampubolon.

Dikatakan Rusli, pihaknya mendapatkan informasi kebakaran tersebut dari masyarakat sekitar pada Pukul 10.40 WIB. Kemudian, mobil pemadam kebakaran berangkat ke lokasi pada Pukul 10.42 WIB.

“Waktu Tiba di lokasi Pukul 10.48 WIB, waktu Pemadaman kita lakukan mulai dari Pukul 10.49 WIB dan berhasil kita lakukan pemadaman hingga pendinginan pada Pukul 12.28 WIB,” ujarnya.

Rusli menuturkan, pihaknya mengerahkan 11 unit armada ke lokasi kejadian, baik armada dari Mako maupun dari sejumlah UPT Dinas PKP Kota Medan.

Terkait kendala yang dihadapi, Rusli mengatakan bahwa warga berlomba-lomba untuk merebut selang untuk diarahkan ke rumahnya masing-masing.

“Untuk saat ini kendala pemadam, warga berlomba-lomba merebut selang kita, diarahkan (mereka) ke rumahnya masing-masing. Jadi kita agak terhalang tadi,” katanya.
Rusli menambahkan, berdasarkan informasi warga, api berasal dari salah satu dapur warga. Namun, tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut
“Infonya api berasal dari salah satu dapur warga. Untuk korban jiwa tidak ada,” tuturnya.

Total 129 jiwa terdampak atas kejadian itu, baik pemilik bangunan, penghuni kos, hingga penghuni sanggar pendidikan. Terkait penyebab kebakaran, Dinas PKP Kota Medan belum dapat memastikannya.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.
(map/ram)

Pelaku Pengrusakan Rumah Warga di Bagan Deli, Belum Juga Ditangkap Oleh Polres Pelabuhan Belawan

RUSAK : Rumah Warga yang dirusak Oleh Orang Tak dikenal pada Jumat (04/08/23), sampai saat ini belum juga ada penetapan tersangka oleh pihak Polres pelabuhan Belawan.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Sudah lebih sepekan pasca pengrusakan rumah warga di Lorong Sawita Lingkungan XIV Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan, yang terjadi pada Jumat (04/08/23) lalu dan hingga kini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Zikri Muammar ketika dikonfirmasi Kamis (10/08/2023) mengatakan kejadian ini masih di dalami dan dalam waktu dekat akan dipanggil pihak-pihak terkait termasuk pihak yang diduga menyuruh para pelaku untuk dimintai keterangan.

“Keberadaan Boat/sampan, sudah kita telusuri demikian juga mobil yang digunakan para pelaku. Selongsong peluru saat kita menyisir TKP tidak ada di temukan mungkin karena pelaku menembak diatas boat/perahu seperti keterangan saksi korban,” ucapnya.

Sebelumnya, puluhan pria berbadan tegap dan berambut cepak berjumlah berkisar 40 orang mendatangi warga dengan menggunakan 7 unit mobil dan 1 boat/sampan.

Bahkan, untuk mengintimidasi warga, pria-pria berbadan tegap dan berambut cepak itu sempat meletuskan senjata api hingga lima kali.

Salah seorang warga Irna, saat dikonfirmasi Sumut Pos mengaku melihat peristiwa tersebut melalui jendela rumahnya.

Kejadian tadi siang pukul satu siang, mereka memukul dinding rumah warga yang terbuat dari papan mengunakan senjata mereka jenis pistol dan senjata laras panjang dan senjata mereka juga ditembakkan bahkan nomor Polisi mobil-mereka mereka ditutup” ucap warga. (mag-1/ram)

Kejari Binjai Musnahkan 59 Perkara Inkrah

MUSNAH: Kajari Binjai, Jufri dan forkopimda memusnahkan barang bukti sabu dan ganja yang perkaranya sudah inkrah.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 59 perkara yang sudah inkrah dimusnahkan Kejaksaan Negeri Binjai di halaman kantornya, Jalan T Amir Hamzah, Binjai Utara, Kamis (10/8). Puluhan perkara tersebut sejak April sampai Juli 2023, yang terdiri dari 43 perkara narkotika, 13 perkara oharda dan 3 perkara kamtibum.

Rinciannya, perkara narkotika terdiri dari sabu sebanyak 353,925 gram, pil ekstasi 43 butir, dan ganja seberat 13.435 gram (13 kg). Selain itu, juga ada barang bukti 11 unit HP dan 1 unit senjata api beserta 5 butir peluru yang dimusnahkan.

Barang bukti sabu dan pil ekstasi dimusnahkan dengan cara diblender yang dicampur dengan air dan narkotika jenis ganja dibakar. Sementara telepon selular dimusnahkan dengan menggunakan martil dan senpi rakitan dihancurkan dengan cara digerinda.

“Pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap. Dan ini merupakan akuntabilitas kita selaku aparat penegak hukum Kejaksaan Negeri Binjai terhadap masyarakat kota binjai keseluruhan,” ujar Kajari Binjai, Jufri.

Menurut Jufri, perkara narkotika semakin banyak yang ditangani Korps Adhyaksa di Kota Binjai. “Tentu bersama dengan teman-teman kepolisian, BNNK, konsisten komit dalam memberikan punismen terhadap pelaku-pelaku, penggunaan narkoba ini, khususnya sebagai kurir, penjual dan sebagainya,” ujar Jufri.

Dia menambahkan, penusnahan barang bukti kali ini adalah yang ketiga pada tahun 2023. Saat ini, lanjut Jufri, ada satu perkara yang ditangani atas nama, Fahrul Razi (22) dan Mujibur Rahman (22) warga Aceh Timur, dengan pidana hukuman mati beserta barang bukti 50 kilogram sabu.

“Kita masih menunggu perkara tersebut, agar benar-benar selesai proses hukumnya. Karena masih PK, grasi. Kalau hukuman mati ini banyak tahapannya,” pungkasnya. (ted)

Capaian dan Prestasi Edy dan Ijeck, Sumut Siap Naik Level

Kadis Kominfo Sumut, Ilyas Sitorus.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Provinsi Sumatera Utara (Sumut) siap naik level di tahun 2023. Dengan capaian dan prestasi diukir oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah dalam memimpin Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, Ilyas Sitorus, Kamis (10/8). Ia mengatakan hal itu, tidak lepas dalam memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia (RI).

Ilyas menjelaskan bahwa Sumut dari kurun tahun 2018 hingga Maret 2023 juga telah meneguhkan Sumut sebagai provinsi yang bermartabat dan naik level. Terdapat 80 penghargaan bergengsi yang telah diraih.

“Tahun 2019 diraih sebanyak 9 penghargaan, 15 penghagaan di tahun 2020. Kemudian 28 penghargaan diraih tahun 2021, sebanyak 26 penghargaan di tahun 2022 dan 2 penghargaan tahun 2023,” ucap Ilyas.

Melalui momentum HUT RI ini, Ilyas mengajak, agar seluruh elemen bangsa untuk melaju bersama dan menggelorakan semangat perjuangan yang belum berakhir. Selayaknya olahraga estafet, yang merefleksikan semangat kolektif, harmoni, berkolaborasi, serta sinkronisasi irama gerak dan sinergi pikiran dari tiap-tiap pelari untuk satu tujuan.

Disampaikan juga, pencapaian kepemimpinan Gubernur dan Wagub Sumut yang akan berakhir, bahwa Pemprov Sumut telah berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-9 kalinya atas laporan keuangan pemerintah atau LKPD Provinsi Sumut berdasarkan hasil pemeriksaan BPK.

Sumut juga berhasil menduduki urutan ke empat secara nasional, dalam upaya pencegahan korupsi pada tahun 2022. Sektor kesehatan, mampu melampaui angka nasional dalam penurunan prevalensi stunting.

Pencapaian lainnya, seperti jumlah penduduk miskin di Sumut juga terus menurun dalam tiga tahun terakhir. Pada September 2020, jumlah penduduk miskin di Sumut tercatat sebesar 1,3 juta jiwa, turun menjadi 1,27 juta jiwa pada September 2021.

“Kemudian turun lagi menjadi 1,26 juta jiwa September 2022, dan terus menurun menjadi 1,24 juta jiwa pada Maret 2023. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut mencatat, tingkat kemiskinan mengalami penurunan 0,18 poin yaitu dari 8,33% pada September 2022 menjadi 8,15% pada Maret 2023. Setara dengan 1,24 juta jiwa pada Maret 2023 atau berkurang 22,4 ribu jiwa dalam satu semester terakhir,” terangnya.

Selain itu, kata Ilyas, ada sejumlah event-event nasional dikerjakan di Sumut. Hal ini menandakan bahwa pusat memberi kepercayaan ke Sumut. Salah satunya seperti penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

“Harapan Pak Gubernur Sumut adalah digitalisasi ke masyarakat dari yang manual ke digital. Alhamdulillah ini mendapat dukungan dari semua OPD. Harapan lainnya adalah UMKM naik level, dari yang menjual maunual beralih ke digital,” harap Ilyas.

Sementara itu, Sakhira Zandi dari Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45. Dalam dialog itu, Sakhira Zandi menanggapi soal Sumut yang naik level. Ia mengatakan naik level artinya bergerak terus ke arah yang positif, tidak stagnan, atau mundur.

Ia berharap, pada HUT ke-78 RI ini, majunya Sumut bisa dirasakan oleh semua masyarakat, tidak hanya segelintir saja. Untuk sebuah kemajuan, tentu sektor yang paling dominan adalah ekonomi. Jadi tidak hanya fokus tergadap sektor riil.

“Misalnya saja ketersediaan infrastruktur. Yang kami dengar dari masyarakat, terkait pembangunan jalan multiyears, masyarakat sangat mendukung sekali. Harapannya adalah kita ingin Sumut lebih maju dan kemajuannya bisa dirasakan semua lapisan masyarakat,” ucapnya.(gus)

‘Jemuran Gratis’ Jadi Program Andalan di Kecamatan Medan Deli

INOVASI : Kecamatan Medan Deli, membuat suatu inovasi untuk warga yakni Jemuran Gratis ( Jemput Urus Akte Kelahiran dan Akte Kematian Gratis).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Untuk memudahkan masyarakat di Kecamatan Medan Deli dalam mengurus administrasi kependudukan (adminduk) berupa akte kelahiran dan akte kematian, Kecamatan Medan Deli berinovasi menghadirkan layanan Jemput Urus Akte Kelahiran dan Akte Kematian Gratis (Jemuran Gratis).

Hal itu diungkapkan oleh Camat Medan Deli, melalui Sekretaris Kecamatan Medan Deli, Hendra Syahputra, S.E. M.AP, ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (10/8/2023)

Inovasi Jemuran Gratis ini diluncurkan Kecamatan Medan Deli dengan tujuan agar masyarakat semakin mudah dalam mengurus akte kelahiran dan akte kematian secara gratis.

Sebagaimana arahan dari Wali Kota Medan Bapak Bobby Nasution, kami dituntut untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, oleh karena itu menindak lanjuti arahan tersebut kami di Kecamatan Medan Deli menghadirkan inovasi Jemuran Gratis yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus akte kelahiran dan akte kematian.”ucap Hendra.

Awal sebuah inovasi atau kebijakan ini dibuat, dari sebuah keluhan masyarakat, yang ingin mengurus Akte Kematian dan Akte Kelahiran, namun tidak ada waktu dan tenaga, untuk bisa mengurus sendiri ke Disdukcapil, maka kami membuat suatu kebijakan yakni jemput bola, Ujar Hendra.

Dengan menugaskan Kepala Lingkungan (Kepling) dan Petugas Kelurahan, untuk jemput langsung berkas kerumah warga yang ingin mengurus Akte Kematian dan Akte Kelahiran.

Dijelaskan Hendra, prosedur dari inovasi pelayanan Jemuran Gratis ini sangatlah mudah, masyarakat yang ingin mengurus akte kelahiran maupun akte kematian cukup hanya menghubungi Kepala Lingkungan (kepling) nya masing-masing. Nanti Kepling bersama dengan petugas dari Kelurahan akan datang kerumah warga tersebut untuk menjemput berkas yang telah disiapkan.

Setelah selesai diproses, akte kelahiran maupun akte kematian tersebut akan diantar langsung kerumah warga masing-masing.”lanjut Indra Utama menjelaskan seraya mengatakan layanan ini tanpa dipungut biaya apapun (Gratis).

Dengan adanya inovasi Jemuran Gratis ini, Hendra berharap dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus akte kelahiran dan akte kematian sehingga masyarakat semakin sadar pentingnya mengurus administrasi kependudukan.

“Dengan adanya inovasi ini kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya pencatatan administrasi kependudukan, karena masyarakat cukup hanya menunggu dirumah saja melengkapi berkas yang diperlukan, tidak perlu lagi repot-repot datang ke Kantor Kelurahan untuk mengurusnya, selain itu kami juga semakin mudah untuk melakukan pencatatan administrasi baik itu kelahiran maupun kematian.”harap Hendra.

Alhamdulillah bang, Kebijakan Jemuran Gratis ini sudah berjalan seminggu, meskipun masih baru, sudah ada dampaknya ke masyarakat, ucapnya. Untuk selanjutnya kalw Kepengurusan Akte Kematian dan Akte Kelahiran sudah oke dan mapan, barulah kita berencana untuk membuat jemuran gratis untuk kepengurusan adminitrasi kependudukan lainnya, seperti kepengurusan KTP, KK dan lainnya.

Sampai saat ini sudah banyak program program kami lainnya yang sudah dijalankan, seperti Pomed (Patroli Malam Medan Deli), Pasir Salam (Patroli Sisir Sampah Malam), Grabs (Gerakan Aparatur Bersepeda), Gomas (Gotong Royong Masal) dan Gernam Bebas ( Gerakan Menanam Cabai Botol Bekas). Ucapnya.

Kemudahan dari inovasi pelayanan Jemuran Gratis ini sudah dirasakan oleh salah seorang warga Kecamatan Medan Deli Dwi Melati.

Dwi yang ingin mengurus akte kelahiran anaknya merasa sangat terbantu dengan adanya layanan ini.

“Terbantu sekali dengan adanya layanan ini, saya hanya tinggal whatsapp pak Kepling saja langsung pak Kepling datang menjemput berkas saya, jadi saya tidak perlu lagi pergi ke Kantor Lurah untuk mengurusnya, lebih mudah pokoknya semenjak adanya Jemuran Gratis ini.”ungkapnya sembari menyampaikan ucapan terimakasih kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution beserta Camat Medan Deli Indra Utama yang telah memberikan kemudahan bagi masyarakat. (mag-1/ram)

PSMS Pesta Gol ke Gawang Labura Hebat

SELEBRASI: Rahmat Hidayat, pemain PSMS saat berlaga di turnamen Edy Rahmayadi Cup 2023 di Stadion Teladan, Kamis (10/8/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PSMS Medan berhasil melakukan pesta gol ke gawang Labura Hebat FC pada pertandingan Turnamen Pra Musim Edy Rahmayadi Cup 2023 di Stadion Teladan, Kamis (10/8/2023) malam. Ayam Kinantan mencukur tim Liga 3 itu dengan enam gol tanpa balas.

Dalam laga ini, Labura Hebat sepertinya bukan lawan sepadan bagi PSMS. Terbukti, Ayam Kinantan sudah unggul ketika pertandingan baru berjalan tujuh menit melalui Assanur Rizal.

Gol ini berasal dari umpan Kurniawan Karman yang diterima Putra Chaniago lalu mengarahkan bola kepada Assanur Rizal. Assanur Rizal langsung meneruskan bola ke gawang lawan dan gagal dihalau kiper Muhammad Robby.

Ketinggalan satu gol membuat semangat Labura terlecut dan hampir mencetak gol balasan ke gawang PSMS satu menit berselang. Sayang, sepakan pemain depan mampu ditepis kiper PSMS Abdul Rohim.
Lagi-lagi Labura berpeluang memperkecil ketinggalan, namun sepakan M Alvin Dwiguna hanya melambung di atas mistar gawang.

Gawang tim besutan pelatih Amran malah kebobolan untuk kedua kali menit ke-13 oleh gol dari Ikhsan Chan.

Jual-beli serangan cukup ketat usai PSMS memperbesar keunggula, tapi upaya kedua tim belum bisa memberikan gol. Baru menit ke-31 PSMS berhasil menambah keunggulan. Kali ini gol datang dari kaki Rachmad Hidayat.

Menit ke-40, PSMS punya peluang memperbesar keunggulan, namun sepakan Putra Chaniago ditepis kiper tim Liga 3 Sumatera Utara itu. Hingga peluit tanda babak pertama usai ditiupkan wasit Edy Syahputra, kedudukan bertahan 3-0 untuk keunggulan PSMS Medan.

Usai turun minum, tim Ayam Kinantan tetap bermain dalam tempo tinggi. Hasilnya, baru empat menit pertandingan berjalan, Assanur Rizal mencetak dua gol untuk menambah keunggulan PSMS menjadi 5-0. Dua gol tersebut terjadi pada menit ke 49 dan 62 sekaligus mengantar pemain yang akrab dipanggil Torres itu mencetak hattrick.

Unggul dengan selisih jumlah gol besar, Pelatih PSMS Medan, Ridwan Saragih melakukan sejumlah pergantian pemain. Pemain asing asal Jepang, Hiroya Konno masuk. Konno, sukses memberikan asist untuk gol yang dilesakkan pemain pengganti, Nico Malau menit ke-79.

Umpan lambung Konno dari sisi kanan gawang lawan langsung diteruskan Nico Malau, dan tak mampu dihalau kiper Labura. Hingga peluit babak kedua ditiupkan wasit, PSMS unggul dengan skor 6-0.

Pelatih PSMS Ridwan Saragih mengaku bersyukur dengan kemenangan ini. Kendati laga pra musim, pemain PSMS kata dia tetap bekerja keras. “Artinya walaupun ini pra musim tapi di sini ada marwah dan harga diri PSMS Medan. Apa lagi, lawan kjlub Liga 3 tapi membawa pemain eks Liga I dan Liga II. Mereka (Labura Hebat FC) punya kemampuan, alhamdulillah kita bisa meredam mereka dan menang enam gol,” ujarnya kepada wartawan usai pertandingan.

Selanjutnya, PSMS Medan bakal menghadapi lawan yang cukup kompetitif yakni peserta Liga 2 lainnya PSDS Deliserdang dan Sada Sumut FC. Masih ada kelemahan yang menurut Ridwan Saragih pada timnya dan harus dibenahi jelang laga berikutnya.

“Evaluasi di daerah defending (pertahanan) middle (tengah) , attacking (menyerang) dan transisi,” pungkasnya. (dek/ram)