28 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 1258

Rutan Labuhan Deli Gelar Pengobatan Gratis

PERIKSA: Petugas dari Yayasan Maha Karuna saat memeriksa kesehatan para Warga Binaan Pemasyarakatan, di Rutan Labuhan Deli, Minggu (6/8/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menyambut HUT Republik Indonesia ke–78, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli bekerjasama dengan Yayasan Maha Karuna menggelar Bakti Sosial berupa pemeriksaan Kesehatan Gratis kepada Warga Binaan Pemasyarakatan, di Rutan Labuhan Deli, Minggu (6/8/2023).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dibuka langsung oleh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Benny Tarigan. Dalam sambutannya beliau mengatakan “Bakti sosial kesehatan ini adalah suatu kegiatan yang sangat positif untuk dilakukan.

“Hal ini pastinya akan memotivasi para WBP agar dapat menjaga kebersihan lingkungan di dalam Rutan, juga saling peduli dengan sesama warga binaan untuk saling menjaga kesehatan. Kita harapkan kegiatan ini dapat berjalan terus ke depan,” ujar Benny.

Sebanyak 517 Orang Warga Rutan Labuhan Deli turut berpartisipasi dalam melakukan bakti sosial kesehatan ini, adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pengobatan umum, pengobatan spesialis kulit, pengobatan spesialis THT, pengecekan gula darah, pengobatan kolestrol, pengecekan asam urat, pemeriksaan gigi, pencabutan gigi, akupuntur, dan pembagian kacamata baca kepada petugas dan warga binaan.

Tidak hanya WBP, petugas pun ikut memeriksa kondisi kesehatannya guna melakukan pencegahan dini dari berbagai macam penyakit. Respon positif juga datang dari para Warga Binaan, dimana Warga Binaan turut terbantu dari segi pengecekan kesehatan dan pengobatan yang diberikan secara gratis.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan kondusif, seluruh kegiatan dipantau ketat oleh jajaran Staf Pengamanan.(mag-1/ram)

Polres Tebingtinggi Bersama Penarik Ojek Koordinasikan Tingkatkan Kewaspadaan Dini

SAMBANGI: Polres Tebingtinggi melalui Kasat Binmas AKP BSM Tarigan bersama personel ketika melakukan koordinasi dengan pihak ojek.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Polres Tebingtinggi melalui Satuan Binmas melakukan kordinasi dan silaturahim dengan penarik ojek di pangkalan Ojek Jalan Gunung Krakatau, Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Senin (7/8/2023). Kasat Binmas Polres Tebingtinggi, AKP BSM Tarigan mengatakan bahwa silaturahim kepada komunitas ojek yang ada di wilayah hukum Polres Tebingtinggi sebagai bentuk pembinaan berbasis komunitas.

“Polres Tebingtinggi melakukan pendekatan dan pembinaan terhadap masyarakat berbasis komunitas,” jelas AKP BSM Tarigan.

Dalam silaturahim tersebut, Polres Tebingtinggi mengimbau agar meningkatkan kewaspadaan keamanan lingkungan, serta selalu mengawasi apabila ada orang atau sekelompok orang yang menyebarkan ajaran-ajaran yang bertentangan dengan Pancasila.

“Kami berharap masyarakat tetap memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila adanya isu-isu yang berkembang dimasyarakat terkait hal-hal diatas,” jelasnya.

Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-78, Polres Tebingtinggi mengimbau kepada masyarakat untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia dengan menghargai jasa pahlawan dalam merebut kemerdekaan untuk memasang Bendera Merah Putih di halaman rumah masing-masing.

“Mengimbau masyarakat untuk memasang bendera serta meningkatkan kewaspadaan dini terkait kamtibmas di wilayah hukum Polres Tebingtinggi,” bebernya.

Salah seorang penarik ojek, Sahir mengatakan, apabila mendengar adanya informasi tentang aliran-aliran kepercayaan yang menyimpang, maka dengan segera akan dilaporkan kepada pihak kepolisian.

“Sampai saat ini belum ada aliran yang menyimpang dari wilayah ini,” jelasnya. (ian/ram)

Pansus Ranperda Perlindungan Anak Minta Perpanjangan Masa Pembahasan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Kota Medan tentang penyelenggaran Perlindungan Anak, Sudari ST meminta pimpinan DPRD Medan agar memperpanjang masa pembahasan Ranperda sesuai tata tertib DPRD Medan No. 1 Tahun 2020. Perpanjangaan masa pembahasan dilakukan guna memaksimalkan kajian dan masukan dari dinas dan pihak terkait.

Hal itu disampaikan Sudari ST dalam laporan kinerja Pansus pembahasan Ranperda Kota Medan tentang penyelenggaraan perlindungan anak dalam rapat paripurna DPRD Medan di gedung dewan, Senin (7/8/2023).

Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Medan Hasyim SE didampingi Wakil Ketua H Ihwan Ritonga, Rajudin Sagala, dan T Bahrumsyah serta para anggota DPRD Medan, dan Sekretaris DPRD Medan M Ali Sipahutar. Hadir juga Wali Kota Medan M Bobby Afif Nasution, Sekda Wiriya Alrahman, serta para pimpinan perwakilan OPD Pemko Medan.

Dikatakan Sudari, sejak dibentuk, Pansus telah melaksanakan pembahasan Ranperda dengan melakukan rapat kerja dengan mengundang Dinas terkait yakni Dinas P3APM2KB Kota Medan, Bagian hukum Setda Kota Medan, Dinas Sosial Kota Medan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kantor Kementrian Agama (KUA) Kota Medan, Bapenda Kota Medan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Selain itu, Pansus juga mengundang lembaga masyarakat Kota Medan dan Forum anak di Kota Medan dalam pelaksanaan pembahasan Ranperda guna memberikan masukan masukan dan aturan yang terbaru terkait dengan perlindumgan anak,” ucapnya.

Kemudian, kata Sudari, untuk menambah pengayaan dan perbandingan isi Ranperda serta mendapatkan informasi dan kajian teknis yang lebih jelas terkait perlindungan anak.

“Pansus juga telah mengumpulkan data pendukung dan aturan terkait perlindungan anak dari dinas dan instansi terkait untuk dimasukkan dalam Ranperda sehingga dapat sempurna sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku,” tutupnya.

Adapun anggota DPRD Medan yang bergabung di Pansus adalah Saudari ST (Ketua), Dhiyaul Hayati (Wakil Ketua) dan anggota Johannes Hutagalung, Wong Chun Sen, David Roni Ganda Sinaga, Surianto, Haris Kelana Damanik, Netty Yuniarti Siregar, Rudiawan Sitorus, Sukamto, Modesta Marpaung, Edriansyah Rendy, Dodi Robert Simangunsong dan Janses Simbolon.
(map/ram)

Kapolres Pelabuhan Belawan Berikan Motivasi dan Pesan Kamtibmas Kepada Siswa SMP & SMA Nurani

SWAFOTO : Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP. Josua Tampubolon saat swafoto bersama siswa SMP dan SMA Nurani Belawan, Senin, (7/8/2023).

BELAWAN, SUMUTPOS CO – Kapolres Pelabuhan Belawan mengunjungi SMP dan SMA Nurani Belawan. Dalam kegiatan yang berlangsung penuh semangat ini, Kapolres memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada para siswa tentang pentingnya usaha, ketekunan, dan ketaqwaan dalam meraih cita-cita. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman Sekolah Nurani Belawan, Senin, (7/8/2023).

Dalam suasana yang hangat, Kapolres Pelabuhan Belawan memberikan motivasi kepada para siswa untuk berusaha keras dalam mengejar impian dan cita-cita mereka. “Kalian adalah generasi penerus bangsa, dan untuk mewujudkan impian, diperlukan usaha dan kerja keras. Persiapkan diri kalian dengan belajar dengan sungguh-sungguh, bekerja keras, dan selalu mengingatkan diri akan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” kata Kapolres.

Selain memberikan motivasi, Kapolres juga menekankan pentingnya menjauhi hal-hal negatif seperti terlibat dalam geng motor, tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan kenakalan remaja lainnya. Ia mengingatkan para siswa untuk tetap menjaga diri dan menjalani kehidupan yang positif.

“Kita ingin melihat kalian berkembang menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan menjadi bagian yang positif dalam masyarakat. Jauhi segala bentuk perilaku negatif yang bisa merugikan diri kalian sendiri dan lingkungan sekitar,” tegas Kapolres.

Para siswa pun sangat antusias mendengarkan nasihat dan pengalaman yang dibagikan oleh Kapolres. Mereka mengambil pelajaran berharga tentang pentingnya pendidikan, usaha, dan sikap positif dalam mencapai tujuan hidup.

Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan Polres Pelabuhan Belawan dalam memberikan pengaruh positif kepada generasi muda. Dengan memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada siswa, diharapkan dapat menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap untuk menghadapi masa depan dengan penuh semangat.(mag-1/ram)

Target Surya Paloh di Sumut, NasDem Jadi Parpol Pemenang di Pemilu 2024

SAMBUT: Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh disambut ribuan kader di Medan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh menargetkan partai yang dipimpinnya dapat menjadi partai pemenangan di Pemilu 2024 di Sumatera Utara. Hal ini diungkapkannya saat akan memberikan pembekalan dan orientasi kepada Bacaleg Partai Nasdem di Medan.

“Semangat ketua DPW dan fungsionaris untuk jadi partai pemenang di Pemilu 2024. Pasti (kita) apresiasi dan mendukung sepenuhnya ketua umum DPP,” sebut Surya Paloh di dampingi Ketua DPW NasDem Sumut, Iskandar ST kepada wartawan di Kota Medan, Senin (7/8/2023).

Kehadiran Surya Paloh di Medan, diagendakan akan memberikan pembekalan dan orientasi Kegiatan orientasi ini akan diikuti lebih dari 1.000 Caleg. Rinciannya, Caleg DPR-RI 30 orang, DPRD provinsi 100 orang dan Caleg kabupaten atau kota ada 1.125 orang.

Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh struktur partai, mulai dari tingkat DPW, DPD, sayap partai dan anggota DPRD provinsi dan kabupaten atau kota.

Kegiatan itu, diselenggarakan di Gedung MICC Jalan Gagak Hitam, Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan pada hari ini, Selasa (8/8/2023).

“Kesiapan orientasi dilakukan DPW Nasdem Sumut, berupa Bacaleg. Baik tingkat pusat, provinsi dan Kabupaten/Kota,” tutur Surya Paloh.

Disisi lain, Surya Paloh menyerahkan sepenuhnya kepada Bakal Calon Presiden 2024, Anies Baswedan waktu yang tepat untuk mengumumkan Bacalon Wakil Presiden. Meski itu, dilakukan saat last minute atau menit-menit terakhir.

Ia mengatakan tidak mau ambil pusing, meski ada desak untuk segera mengumumkan pendamping Anies di Pilpres 2024.

“Baik-baik saja, saya menghargai. Mungkin, tingkat pemahaman, strategi. Saya pikir, itu atasnya wajar sekali, tak ada permasalahan,” ucap Surya Paloh.

Surya Paloh menjelaskan kenapa tidak segera diumumkan Bacawapres Anies?. Karena ia memberikan mantan Gubernur DKI itu, untuk berpikir siapa sosok yang tepat mendampingi dirinya di Pilpres.

“Pertimbangannya, karena pertanyaan itu sendiri. Kenapa tidak dicalonkan sekarang?. Bisa saja, bahwa Anies memikirkan sebuah timing (waktu) yang begitu tepat. Saya rasa, bisa dimenit-menit terakhir. Apa itu, terserah calon Presiden lah, Anies Baswedan untuk menentukan itu,” kata Surya Paloh.

Anies Baswedan maju sebagai Bacalon Presiden 2024 dari koalisi Perubahan, diusung oleh Partai NasDem, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Kedatangan Surya Paloh disambut ribuan kader berkumpul di Bandara Kualanamu Internasional Airport, Kabupaten Deliserdang hingga di Hotel JW Marriot, Kota Medan.(gus/ram)

Bupati Serdangbedagai Serahkan 117 Unit Bantuan Alsintan ke Petani

BANTUAN: Bupati Serdangbedagai H. Darma Wijaya saat memberikan alat bantuan mesin pertanian secara simbolis kepada salah seorang perwakilan petani.

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Bupati Serdangbedagai (Sergai), Darma Wijaya menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) pra-panen di Kantor Dinas Pertanian, Sei Rampah, Senin (7/8/2023). Bantuan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2023 di Dinas Pertanian Kabupaten Sergai.

Bupati Darma Wijaya menyampaikan pertanian adalah tulang punggung perekonomian negara, dengan langkah-langkah yang tepat, maka petani Sergai dapat meraih kemajuan yang luar biasa dalam produksi dan produktivitas pertanian.

“Pembangunan pertanian mempunyai peranan penting dalam rangka mewujudkan stabilitas nasional, sehingga harus dilaksanakan secara berkelanjutan. Stabilitas nasional erat kaitannya dengan kecukupan dan ketersediaan pangan. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Sergai yang dijabarkan melalui Sapta Dambaan yaitu Pertanian yang Mandiri dan Berkelanjutan. Mandiri secara usaha dan berkelanjutan dengan menjaga kelestarian lingkungan,” jelas Bupati.

Selanjutnya Bupati yang dikenal luas dengan panggilan akrab Bang Wiwik ini mengatakan dalam hal memenuhi kebutuhan hidup, mayoritas masyarakat Sergai memiliki mata pencaharian bertani. Karena itu menurutnya, pertanian merupakan komoditi unggulan Kabupaten Sergai baik tanaman padi sawah, holtikultura, maupun perkebunan dan menjadi salah satu penyangga kebutuhan bahan pokok (beras) di Provinsi Sumut setelah Deliserdang dengan areal persawahan seluas 29.142 ha, yang menurut data Sergai dalam tahun 2023 lahan sawah di Sergai mampu berkontribusi menghasilkan produksi padi sebesar 431.378 ton.

“Salah satu faktor pendukung dalam peningkatan produksi dan produktivitas pertanian di Kabupaten Sergai adalah dengan menggalakkan mekanisasi pertanian secara menyeluruh. Penggunaan alsintan di lokasi yang sesuai dapat menekan ongkos produksi, mengefektifkan waktu yang digunakan, sehingga dapat meningkatkan pendapatan yang cukup tinggi. Dengan menggunakan alsintan semua tahapan pekerjaan tersebut dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Namun demikian jumlah alat dan mesin pertanian masih sangat sedikit dibanding dengan luas lahan yang ada,” ucapnya.

Ia merinci, adapun alsintan yang akan diserahkan yaitu rice transplanter sebanyak 25 unit, cultivator sebanyak 58 unit, dan pompa air sebanyak 34 unit, atau total sebanyak 117 unit bantuan. Dirinya berharap alat mesin pertanian ini dapat memicu transformasi teknologi menuju pertanian yang lebih modern, efektif, dan ramah lingkungan. Teknologi mekanisasi tersebut harus mencakup dari hulu sampai hilir sehingga tidak hanya meningkatkan produksi, akan tetapi kesejahteraan petani.

“Harapan kami kepada seluruh kelompok tani penerima bantuan agar nantinya alat dan mesin pertanian yang diterima dapat dimanfaatkan dan dipeliharan sebaik-baiknya agar dapat meningkatkan produksi dan indeks pertanaman secara berkelanjutan. Mesin yang tidak dirawat cenderung akan cepat rusak. Jika alsintan sudah memperlihatkan rusak ringan, tapi tidak dilakukan perbaikan, maka rusak ringan ini akan menjadi rusak berat. Selain itu, alsintan yang ada juga harus digunakan seoptimal mungkin, jangan sampai alsintan tidur dan tidak terpakai dan akhirnya rusak,” pesan Bupati.

Dia juga mengimbau kepada seluruh petugas pertanian seperti mantri tani kecamatan, penyuluh pertanian lapangan, dan petugas pengamat hama dan penyakit tanaman, agar melakukan pendampingan dan pembinaan kepada kelompok tani dalam mengoptimalkan penggunaan alat dan mesin pertanian.

“Persiapkan dan bimbing kelompok taninya agar dapat memaksimalkan alsintan yang diterima sehingga dapat meningkatkan daya saing dan perbaikan kesejahteraan petani,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Sergai Dedy Iskandar SP, MM, melaporkan jika 117 unit bantuan alsintan yang diberikan kepada para petani berasal dari DAK Fisik Bidang Pertanian Tahun Anggaran 2023 senilai Rp2.688.000.000, dan diserahkan kepada 117 kelompok tani dari 34 desa di 12 kecamatan di Sergai. (fad/ram)

Pansus Ranperda Perlindungan Anak Minta Perpanjangan Masa Pembahasan

RAPERDA: Ketua Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Kota Medan tentang penyelenggaran Perlindungan Anak, Sudari ST.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Kota Medan tentang penyelenggaran Perlindungan Anak, Sudari ST meminta pimpinan DPRD Medan agar memperpanjang masa pembahasan Ranperda sesuai tata tertib DPRD Medan No. 1 Tahun 2020. Perpanjangaan masa pembahasan dilakukan guna memaksimalkan kajian dan masukan dari dinas dan pihak terkait.

Hal itu disampaikan Sudari ST dalam laporan kinerja Pansus pembahasan Ranperda Kota Medan tentang penyelenggaraan perlindungan anak dalam rapat paripurna DPRD Medan di gedung dewan, Senin (7/8/2023).

Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Medan Hasyim SE didampingi Wakil Ketua H Ihwan Ritonga, Rajudin Sagala, dan T Bahrumsyah serta para anggota DPRD Medan, dan Sekretaris DPRD Medan M Ali Sipahutar. Hadir juga Wali Kota Medan M Bobby Afif Nasution, Sekda Wiriya Alrahman, serta para pimpinan perwakilan OPD Pemko Medan.

Dikatakan Sudari, sejak dibentuk, Pansus telah melaksanakan pembahasan Ranperda dengan melakukan rapat kerja dengan mengundang Dinas terkait yakni Dinas P3APM2KB Kota Medan, Bagian hukum Setda Kota Medan, Dinas Sosial Kota Medan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kantor Kementrian Agama (KUA) Kota Medan, Bapenda Kota Medan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Selain itu, Pansus juga mengundang lembaga masyarakat Kota Medan dan Forum anak di Kota Medan dalam pelaksanaan pembahasan  Ranperda guna memberikan masukan masukan dan aturan yang terbaru terkait dengan perlindumgan anak,” ucapnya.

Kemudian, kata Sudari, untuk menambah pengayaan dan perbandingan isi Ranperda serta mendapatkan informasi dan kajian teknis yang lebih jelas terkait perlindungan anak.

“Pansus juga telah mengumpulkan data pendukung dan aturan terkait perlindungan anak dari dinas dan instansi terkait untuk dimasukkan dalam Ranperda sehingga dapat sempurna sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku,” tutupnya.

Adapun anggota DPRD Medan yang bergabung di Pansus adalah Saudari ST (Ketua), Dhiyaul Hayati (Wakil Ketua) dan anggota Johannes Hutagalung, Wong Chun Sen, David Roni Ganda Sinaga, Surianto, Haris Kelana Damanik, Netty Yuniarti Siregar, Rudiawan Sitorus, Sukamto, Modesta Marpaung, Edriansyah Rendy, Dodi Robert Simangunsong dan Janses Simbolon. (map/ila)

Pastikan Kepesertaan BPJS Kesehatan Aktif, Warga Medan Diminta Cek Kesehatan Secara Rutin

SOSIALISASI: Habib Sinuraya saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No 4 tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan, Minggu (6/8/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Kota Medan Fraksi NasDem, Habiburrahman Sinuraya, meminta warga Kota Medan untuk melakukan cek kesehatan secara rutin di puskesmas. Hal itu harus dilakukan guna mengetahui aktif atau tidaknya kepesertaan BPJS Kesehatan yang dimiliki. Terkhusus untuk mereka yang memiliki BPJS Kesehatan gratis atau yang iurannya ditanggung pemerintah.

Hal itu diungkapkan Habib Sinuraya saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No 4 tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan, Minggu (6/8/2023).  Kegiatan itu digelar di dua lokasi, yakni di Jalan Perjuangan Lingkunfan 22 Kelurahan Tanjung Rejo Kecamatan Medan Sunggal, dan di Jalan Bunga Teratai Simpang Gg Teratai  3 Lingkungan 1 Kelurahan PB Selayang 2, Kecamatan Medan Selayang.

“Kalau sudah punya kepesertaan BPJS gratis, perlu lah sesekali datang ke faskes nya agar tahu apakah kartu BPJS nya masih aktif atau tidak. Karena ada sistem dari pemerintah pusat yang menonaktifkan peserta yang tidak pernah dipakai, karena dianggap tidak membutuhkan,” ucap Habib.

Menurut Politisi Partai Nasdem itu, saat ini ada sekitar 5 ribu hingga 10 ribu peserta BPJS yang dibayar pemerintah, namun orangnya sudah meninggal dunia.

Selain permasalahan BPJS, lanjutnya, masih ada soal kriminalitas dan banjir yang harus diperhatikan. Namun untuk banjir, Pemko sudah melakukan berbagai upaya dalam pengendalian.

Sedangkan untuk kriminalitas, pemerintah dan pihak aparat telah melakukan antisipasi dengan menyiapkan 14 unit patroli yang dilengkapi senjata. Kemudian, para kepling juga telah diminta untuk membentuk posko-posko.

“Tindakan kriminalitas itu dipengaruhi narkoba. Tapi kalau menurut saya pribadi, 75 persennya difaktori kurangnya pengawasan dari orangtua kepada anak-anak remajanya,” kata Habib.

Sementara untuk bantuan sosial dari pemerintah, Habib juga meminta warga yang merasa miskin dan belum mendapatkan bantuan agar mendaftarkan dirinya ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke kelurahan.

“Sebab yang mendapatkan bansos dari pemerintah pusat itu adalah yang terdaftar di DTKS. Namun kalau sudah terdaftar tapi belum mendapatkan bantuan, kemungkinan sedang dalam antrian. Jadi bersabar saja, karena pemerintah juga punya batasan anggaran dalam memberikan bansos itu,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Perda No 4 Tahun 2012 menguraikan seperti dalam BAB II Pasal 2 yakni terciptanya tatanan kesehatan dengan melibatkan semua unsur meningkatkan kesehatan masyarakat. Mewujudkan pembangunan Kota Medan berwawasan kesehatan dan kemandirian daerah dalam bidang kesehatan.

Perda bertujuan guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang aman, adil, terjangkan dan terbuka serta meningkatkan akses memperoleh pelayanan masyarakat.

Pemko Medan dituntut untuk memberikan pelayanan kesehatan yang aman, adil terjangkau dan terbuka kepada masyarakat secara merata di Puskesmas sebagai tingkat pelayanan dasar.

Sedangkan masalah pembiayaan kesehatan seperti pada BAB VII Pasal 43 disebutkan Pemko berkewajiban membiayai seluruh upaya kesehatan dalam menjamin terselenggaranya pelayanan kesehatan yang aman, adil dan terbuka serta terjangkau masyarakat. Di Pasal 44 dikuatkan, Pemko membiayai seluruh pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas. (map/ila)

Vermin Dokumen Persyaratan Bacaleg DPRD Sumut, MS 1.371, TMS 306 dan 21 DPD MS

Kantor KPU Sumut.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara mengumumkan hasil akhir verifikasi administrasi (Vermin) dokumen persyaratan Bacalon Anggota DPRD Sumut atau Bacaleg pada Pemilu tahun 2024. Dalam catatan KPU Sumut, Bacalon Anggota DPRD Sumut pada Pemilu tahun 2023 dengan 1.677 berkas bacalon. Dengan perincian, memenuhi syarat (MS) 1.371 berkas bacalon dan tidak memenuhi syarat (TMS) 306 berkas bacalon (lihat tabel).

“Belum diumumkan (penetapan) DCS, itu masih vermin akhir,” ungkap Anggota KPU Sumut, Batara Manurung saat dikonfirmasi Sumut Pos, Senin (7/8/2023).

Batara mengungkapkan setelah diumumkan vermin terakhir ini. Selanjutnya, partai politik melakukan pencermatan Vermin dokumen persyaratan Bacalon Anggota DPRD Sumut pada Pemilu tahun 2024.

“Pencermatan DCS oleh Partai Politik, sampai dari tanggal 11 Agustus 2023,” tutur Batara.

Batara menjelaskan KPU Sumut mempersilakan partai politik melakukan perbaikan dokumen atau mengganti dokumen persyaratan bacalon anggota DPRD Sumut, yang didaftarkan.

“Boleh mengganti atau memperbaiki dokumen yang TMS atau mengganti dokumen yang TMS,” ucap Batara.

Setelah itu, Batara mengatakan pihak KPU Sumut akan memeriksa dokumen tersebut. Baik dokumen perbaikan dan dokumen yang diganti, sejak tanggal 12 sampai 17 Agustus 2023.

“Tanggal 18 Agustus 2023, KPU menetapkan DCS. Tanggal 19 Agustus 2023 diumumkan (kepada publik),” tutur Batara.

Batara menambahkan hal serupa dilakukan KPU Sumut terhadap 21 berkas persyaratan Bacalon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada Pemilu tahun 2024.”21 DPD berkasnya dinyatakan MS,” tandasnya.(gus/ram)

Perbasasi Bidik Perak di PON 2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di saat cabang olahraga lainnya berambisi untuk meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 mendatang, Perserikatan Baseball dan Softball Indonesia (Perbasasi) Sumatera Utara justru berbeda. Mereka hanya berambisi meraih medali perak.

Hal itu dikatakan Sekretaris Pengprov Perbasasi Sumut, Erwin Syahputra di Posko Publikasi PON XXI kantor Dispora Sumut, Senin (7/8/2023). Erwin datang didampingi pelatih Hasan Latumaha, Rahmansyah, Chandra F Duha, dan Arif Hidayat.

Erwin menjelaskan, dari tiga nomor yang dipertandingkan, Sumut hanya mengikuti nomor softball putri dan baseball putra. Sedangkan softball putra absen, karena ketiadaan atlet. Dari dua nomor itu, Sumut optimis bisa masuk final.

“Jadi kita tidak muluk-muluk dan hanya mematok target masuk final. Artinya merebut medali perak,” ujarnya.

Atlet softball dan baseball sudah menjalani pelatda sejak Oktober 2022 lalu di lapangan Rimbawan samping kampus USU. Pelatda diikuti 20 atlet baseball dan 17 atlet softball putrid. Mereka dijaring melalui Kejurda tahun 2022 lalu.

Selain latihan rutin, softball dan baseball juga menerapkan latihan tambahan melalui metode ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi). “Kita juga akan melakukan try out dua kali sebelum terjun ke PON 2024 untuk mengukur kekuatan tim-tim lain dan kemampuan tim kita sendiri,” tambahnya.

Untuk menambah semangat atlet, Pengprov Perbasasi Sumut juga memberikan pesan-pesan optimis, positif dan empowerment, fighting spirit dan lainnya. “Perbasasi Sumut memang bukan yang terbaik, tapi secara tim kita akan berusaha menjadi yang terbaik. Perjuangan kita di PON ini adalah sejarah, maka kami minta kepada pemain untuk membuat sejarah yang baik kepada Sumatera Utara. Itulah yang selalu kami tanamkan kepada para atlet dan pelatih,” ujarnya.

Sementara itu pelatih softball Hasan Latumahu mengatakan, pada PON XXI Sumut diuntungkan dengan pembatasan usia pemain minimal 23 tahun. Melalui ketentuan baru yang diterapkan sejak Kejurnas 2022 ini, kekuatan semua daerah merata.

“Jika selama ini didominasi DKI Jakarta, Jatim, Banten dan Jabar, kini hampir semua daerah merata. Pasalnya, pemain-pemain berpengalaman sudah tidak bisa ikut pada PON XXI,” ujarnya. (dek)