32 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 1270

Tim Terpadu Cek Izin Peternakan di Binjai Barat

IZIN: Tim terpadu melakukan peninjauan izin OSS ke peternakan di Jalan Anggur, Binjai Barat - Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Tim terpadu yang terdiri dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu bersama Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian dan Peternakan, Satuan Polisi Pamong Praja hingga Dinas Perindustrian dan Perdagangan, melakukan pengecekan izin peternakan yang ada di Kota Binjai. Ini dilakukan DPMPPTSP Kota Binjai selaku stakeholder utama, untuk menggenjot pendapatan asli daerah melalui pengurusan izin.

“Kami tim terpadu melakukan peninjauan dan pengawasan di Kecamatan Binjai. Bersama dengan pak camat, pak kadis lingkungan hidup, dinas Peternakan dan Satpol PP, melakukan peninjauan ke peternakan-peternakan yang ada di Binjai Barat,” kata Heny, Rabu (2/8/2023).

Peninjauan diawali dengan peternakan babi di Jalan Kelengkeng. Tujuan pengecekan ini, untuk melihat izin peternakan tersebut.

“Kita mendatangi 6 lokasi terkait dengan nomor induk berusaha. Kita juga bersama Pak Kadis Lingkungan Hidup untuk melihat terkait UKL-UPL,” ujar Heny.

Terungkap dalam peninjauan ini, 3 di antara lokasi peternakan tidak ada mengantongi izin. Menurut Heny, ada 30 peternakan tersebar di wilayah Binjai Barat.

Namun yang mengantongi nomor induk berusaha, hanya ada 3 peternakan. “Untuk izin OSS yang terdata di kami itu untuk Kecamatan Binjai Barat, hanya ada 3. Sementara setelah kita cek dan ricek, itu ada sekitar 30 peternakan babi, tapi yang terdata di OSS hanya 3,” ujar dia.

“Setelah ini, kami akan berkoordinasi dengan pimpinan kami terkait apa tindakan selanjutnya,” ujar Heny.

Kadis Lingkungan Hidup Binjai, Amas Mansyur Siregar menilai, peternakan di Binjai Barat tidak mematuhi dan tidak memperhatikan pembuangan limbah dengan baik dan benar. Buktinya, limbah atau kotoran dari peternakan tidak ada ditampung oleh pengusaha peternak pada sebuah kolam.

Melainkan, limbah atau kotoran dari peternakan mereka mengalir ke parit yang mengalir melintasi rumah masyarakat sekitar. “Kita menyarankan untuk membuat kolam penampungan sebelum mengalir limbah dari peternakan itu ke parit masyarakat,” pungkasnya. (ted/ram)

Alfamart Meriahkan Hari Anak Nasional Bersama 1.000 Anak di Medan

LOMBA: Ribuan anak mengikuti lomba mewarnai dan menggambar yang diselenggarakan oleh Alfamart dalam memeriahkan hari anak nasional.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional, Alfamart menyelenggarakan lomba Mewarnai dan Menggambar di 3 kota, salah satunya di Kota Medan. Mengusung tema karakter kartun favorit anak-anak yakni Disney Figure, acara yang diselenggarakan pada Minggu (30/7/2023) ini mendapat antusias dari warga Medan.

Untuk peserta lomba mewarnai bertema Disney, terbuka bagi kategori peserta berusia TK-PAUD dan kelas 1-3 SD, sedangkan lomba menggambar untuk SD kelas 4-6 dengan tema yang sama.

“Antusias peserta sangat luar biasa, bahkan kami harus menutup pendaftaran 4 hari sebelum kegiatan karena peserta yang terdaftar sudah 1.000 peserta,” jelas Dede Jaya Wardhana, Branch Manager Alfamart Cabang Medan.

Alfamart menyiapkan hadiah yang sangat menarik. Para pemenang lomba mendapatkan hadiah berupa uang tunai yang totalnya Rp10 juta plus trophy, sertifikat, serta bingkisan. Tak hanya itu, bagi para orang tua peserta juga berkesempatan mendapatkan paket sembako total 1 juta rupiah untuk 10 orang.

Lomba mewarnai ini adalah sarana mengembangkan minat dan kreativitas untuk anak-anak oleh Alfamart.

“Sebagai wujud nyata toko komunitas, Alfamart berupaya terus lebih dekat dengan konsumen. Tak hanya memberikan pelayanan terbaik di toko, namun juga berupaya memberikan kegiatan yang bermanfaat seperi ini contohnya,” tambah Dede.

Bagi yang kemarin belum sempat mengikuti lomba mewarnai ini, Alfamart akan menyelenggarakan kegiatan yang serupa bekerjasama dengan Kodomo. Kegiatan tersebut akan diselenggarakan di Ballroom Asrama Haji-Medan, 20 Agustus 2023 nanti. Untuk mendaftar cukup melampirkan struk pembelian Kodomo minimal Rp 20.000 di Alfamart terdekat.

Untuk info lebih jelas bisa diketahui melalui poster yang ada di toko-toko Alfamart se Kota Medan. (rel/ram)

Tak Terima Diludahi Adik Korban usai Persidangan, Amirah akan Lapor Polisi

LUDAH: Amirah Natsir istri terdakwa Rinaldi, menunjukkan ludah yang masih menempel di wajahnya di PN Medan, Selasa (1/8/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Insiden tak mengenakkan dialami Amirah Natsir, istri dari Rinaldi Akbar Lubis (31) terdakwa dugaan kasus penganiayaan. Pasalnya, usai persidangan beragendakan keterangan terdakwa, ia mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan di depan umum.

Amirah diludahi oleh Laila Umar, yang tak lain merupakan adik dari Ellia, korban kasus penganiayaan terdakwa Nazmi Natsir Adnan dan Rinaldi Akbar Lubis.

“Saya dengar dari dalam dia (Laila Umar) marah-marah, ‘senyum-senyumlah kau sekarang ya, kau Rinaldi ku sumpahkan anak keturunan kau’. Gitu-gitulah pokoknya bang,” ucap Amirah menirukan ucapan pelaku saat itu, kepada wartawan, Selasa (1/8) sore.

Menurut Amirah, ia sebagai Istri Rinaldi merasa tersinggung dengan ucapan pelaku apalagi membawa-bawa suami dan anaknya.

“Ya saya bilang sama dia (Laila), yang kamu sumpahi itu anak saya. Terus dia dengan sumpah serapah keluar dari mulutnya. Tiba-tiba udah agak rame, saya gak tau itu cuma bang Fadil dan bang Ragil lagi megang saya tiba-tiba saya diludahi,” ungkapnya.

Peristiwa itu dialaminya tepat di pintu ruangan menuju ke sel tahanan. Saat itu, kata Amirah, banyak pengunjung yang menyaksikan termasuk pihak keamanan pengadilan.

Atas kejadian itu, Amirah bermaksud melanjutkan kasus yang menimpa dirinya ke kepolisian. “Mungkin insyaallah ada tindak lanjutnya. Kami berembuk keluarga dulu, untuk kearah situ sepertinya ada,” pungkasnya.

Sementara itu, Nazmi Natsir Adnan yang merupakan abang kandung Amirah, yang juga terdakwa dalam perkara penganiayaan, sangat menyesali peristiwa tersebut. Menurutnya, perbuatan pelaku tidak menghormati pengadilan. “Setelah hakim ketok palu mereka ribut sampe keluar ruang sidang,” ucapnya.

Duketahui, sebelum kejadian hakim menyidangkan Nazmi Natsir Adnan dan Rinaldi Akbar Lubis, terdakwa kasus penganiayaan terhadap korban Ellia, di Ruang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Dalam keterangan kedua terdakwa dihadapan majelis hakim, Rinaldi mengaku saat peristiwa itu berada tak jauh dari lokasi kejadian. “Posisi saya saat itu berada di kopi saleha, yang jaraknya dari TKP itu 5 sampai 10 menit. Pada saat saya sampai sana terlihat sudah cukup rame,” ungkapnya.

Kata dia, saat itu dia datang setelah ditelepon oleh abang iparnya, yang tak lain terdakwa Nazmi. Setelah tiba di lokasi, suasana pun telah ramai oleh warga. “Saya gak ada mukul apa-apa,” ucapnya.

Sementara menurut pengakuan Nazmi kepada hakim, dia datang ke TKP tidak ada niat apapun yang mengandung unsur pidana.

“Saya hanya datang untuk bertemu dengan anak saya, yang pada saat itu saya sudah lama tidak bisa bertemu dengan anak saya. Pada saat itu saya panggil anak saya dan disahut anak saya dengan memanggil saya abah dan dia minta gendong saya dan saya gendong,” jelasnya.

Pada saat menggendong anaknya itu, lanjutnya, korban Ellia yang juga mantan mertuanya kembali merampas anaknya dari gendongannya sambil teriak penculikan anak, hingga membuat lokasi ramai oleh warga.

“Apa yang dituduhkan saya menganiaya, mungkin saya sudah meninggal. Jadi intinya saya datang ke TKP hanya ingin bertemu anak saya,” katanya.

Bahkan, kata dia, dialah yang menjadi korban penganiayaan setelah pihak korban merampas anaknya dari gendongannya dengan cara memukulinya. Hal tersebut, ungkap Nazmi, juga sudah dilaporkan ke pihak kepolisian dan mereka juga sudah berstatus tersangka di Polrestabes Medan. (man)

Repdem Laporkan Rocky Gerung ke Polda Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Sumatera Utara secara resmi mengadukan kasus penghinaan berupa ujaran kebencian dan pelanggaran UU ITE yang diduga dilakukan Rocky Gerung ke Polda Sumut, Rabu (2/8/2023). Kepada awak media, Ketua DPD Repdem Sumut Martua Siadari mengungkapkan, pihaknya beserta jajaran telah melaporkan dugaan penghinaan serta ujaran kebencian yang dilakukan Rocky Gerung kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kita melaporkan di sini, sebagai warga negara yang tersakiti hatinya, ketika pemimpin Indonesia saat ini dihina di muka umum dan videonya beredar di media sosial,” ujarnya.

Repdem sebagai wadah para aktivis gerakan reformasi ’98, kata Martua, memiliki tanggung jawab moril, mengawal jalannya reformasi dan sistem demokrasi yang tengah berlangsung. “Kita tahu setiap warga negara memiliki hak konstitusional menyatakan pendapat. Akan tetapi kebebasan berpendapat itu ada aturannya, ada rule of gamenya, bukan seenaknya saja melontarkan ujaran kebencian kepada Kepala Negara,” ucapnya.

Martua menyatakan, sebagai seorang akademisi dan cendekiawan, harusnya Rocky Gerung menjunjung tinggi nilai-nilai ketimuran yang berlaku di masyarakat Indonesia. “Menjelang tahun politik ini, rakyat harus dicerdaskan bukan diberikan ujaran-ujaran kebencian yang belum tentu semua orang menerimanya,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Repdem Bidang Media dan Propaganda, Harizal. Ia berharap kepolosian segera mengusut tuntas dugaan pelanggaran tersebut. Rocky Gerung, lanjut Rizal, paling tidak melanggar Pasal 156 Kitab Undang-undang Hukum Pidana. ‘Barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah’.

“Ini akan menjadi pembelajaran bagi siapa saja yang memberikan kritik. Kritik boleh saja, apalagi kritik intelektual yang konstruktif. Tetapi bila melanggar hukum maka harus ditindak,” pungkas Rizal juga berprofesi sebagai pengacara itu.

Diketahui, video terkait pernyataan Rocky yang dianggap menghina Jokowi ini beredar di media sosial. Dalam video tersebut, Rocky secara terang-terangan melontarkan perkataan kasar tersebut saat menyinggung proyek IKN. “Tidak ada yang peduli nanti. Tapi ambisi Jokowi adalah mempertahankan legasinya. Dia hanya memikirkan nasibnya sendiri,” ujar Rocky Gerung dikutip pada Senin (31/7/2023).

“Dia menawarkan IKN, mondar-mandir ke koalisi, untuk mencari kejelasan nasibnya, dia mikirin nasibnya bukan nasib kita, itu bajingan yang tolol, sekaligus bajingan pengecut,” ujar Rocky dalam video tersebut. (adz)

Jalan Penghubung 2 Desa di Asahan Dibangun

BATU PERTAMA: Bupati Asahan Surya saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan jalan.(foto/ Ist).

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Jalan yang menghubungkan Desa Bandar Pulau Pekan menuju Desa Gonting Malaha Kecamatan Bandar Pulau mulai dibangun. Pengerjaan jalan itu diawali dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Asahan H. Surya dan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, Selasa (1/8/2023).

Menurut PPK Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) II Medan, Yakub Sitepu saat mendampingi Bupati dan Wakil Bupati Asahan beserta rombongan melihat lokasi pembangunan jalan tersebut, memprediksikan bahwa jalan itu akan selesai pada 31 Desember 2023.

Yakub juga mengatakan, dalam pengerjaan nantinya, pihaknya akan memberikan kualitas yang terbaik sesuai dengan harapan Bupati dan Masyarakat Kabupaten Asahan.

“Apabila kualitasnya baik, keberadaan jalan ini akan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan manfaatnya dapat dirasakan sampai anak cucu kita nantinya. Untuk itu kami meminta pihak terkait dan masyarakat sekitar dapat membantu suksesnya pembangunan jalan tersebut,” ujarnya.

Sementara, Bupati Asahan, H. Surya mengatasnamakan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Asahan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan Presiden RI Ir. Joko Widodo yang telah membangun jalan tersebut, melalui Intruksi Presiden (Inpres).

“Kita sama-sama berharap, dengan dibangunnya jalan ini dapat meningkatkan perekonomian di Kabupaten Asahan khususnya di Kecamatan Bandar Pulau dan sekitarnya,” ungkapnya.

Bupati berharap kepada masyarakat Kabupaten Asahan terkhusus masyarakat Kecamatan Bandar Pulau dan sekitarnya untuk dapat menjaga kondisi jalan tersebut dengan mematuhi aturan yang berlaku dan jangan menggunakan jalan tersebut dengan muatan yang lebih dari ketentuan.

“Jaga jalan ini dengan baik dan setelah jalan ini selesai, jangan gunakan jalan melebihi tonase yang telah ditentukan,” tandasnya.(mag-10/ram)

Dinas P3AP2KB Dairi Ajak Warga Kenali & Cegah Kekerasan Seksual Terhadap Anak

RAPAT KOORDINASI: Kepala Dinas P3AP2KB Dairi, Ruspal Simarmata saat pimpin rapat koordinasi dengan pihak terkait upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap anak.Istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), mengajak masyarakat mengenali serta mencegah kekerasan seksual terhadap anak.

Ajakan itu disampaikan Kepala Dinas P3AP2KB Dairi, Ruspal Simarmata saat memimpin rapat koordinasi dengan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk penanganan kasus kekerasaan seksual terhadap anak, Senin (31/7/2023).

Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Anggara Sinurat, Rabu (2/8/2023) mengatakan, rapat kordinasi ini sebagai bukti Pemkab Dairi bekerja semaksimal mungkin agar kasus kekerasaan seksual terhadap anak berkurang.

Dalam rapat tersebut, Ruspal Simarmata mengimbau masyarakat apabila melihat atau terjadi dalam keluarga terdekat ada kekesaran seksual terhadap anak supaya segera melaporkannya kepada pihak berwajib atau ke Dinas P3AP2KB.

“Jika ada yang mengalami, silahkan langsung laporkan. Tidak perlu takut, pemerintah akan hadir melakukan penanganan sebaik mungkin. Identitas dan keselamatan korban kita jamin,” ucap Ruspal.

Ruspal menegaskan, kekerasaan seksual pada anak atau child sexual abuse adalah suatu bentuk penyiksaan oleh orang dewasa atau orang yang lebih tua terhadap anak untuk rangsangan seksual.

Saat ini, kasus kekerasan seksual pada anak terus meningkat dan menjadi fenomena gunung es sebab banyak korbannya takut untuk melapor kepada orangtua atau keluarga.

Selain itu, karena ada ancaman dari pelaku serta stigma yang menganggap bahwa kekerasan seksual merupakan aib.

“Tingkat kekerasaan seksual terhadap anak perempuan, ternyata tiga kali lebih tinggi daripada anak laki-laki,” ungkapnya.

Dan pelaku, umumnya orang terdekat, seperti ayah tiri, guru, paman, kakek, kakak, atau bahkan ayah kandung si anak sendiri.

Salahsatu penyebabnya, kurangnya pendidikan agama pada anak, kurangnya pendidikan seksual pada anak sesuai usia, juga kemiskinan, pengangguran, dan globalisasi informasi.

Di Indonesia sendiri mengenalkan pendidikan seksual kepada anak masih dianggap tabu. Padahal komunikasi orangtua dan anak dalam pendidikan seks merupakan hal yang penting dilakukan.

“Dengan begitu, anak dapat mengenali perilaku mana yang harus dihindari serta akibat yang muncul dari tindakan asusila itu,” terangnya.

Ruspal memaparkan, apa saja yang bisa dilakukan orangtua untuk mengenali dan mencegahnya?. Pertama, mengajarkan kepada anak sejak dini agar memahami privasi terkait daerah-daerah tubuhnya.

Mana yang privat yang boleh disentuh atau tidak oleh orang lain, juga bagaimana kasih sayang diekspresikan dalam bentuk sentuhan serta pentingnya untuk berani berkata tidak apabila anak merasa tidak nyaman apabila disentuh atau dipangku oleh orang lain.

Kedua, harus membatasi akses siapa saja yang dapat masuk ke kamar pribadi anak. Ketiga, orangtua harus lebih selektif dalam memilih sekolah anak.

Keempat, orangtua harus dapat mengenali tanda anak yang mengalami kekerasan seksual. Apabila ada perubahan sikap maupun emosional anak, orangtua harus waspada.

Selanjutnya, Ruspal juga menerangkan perilaku anak yang menjadi korban atau mengalami kekerasan seksual yakni ada 3 yaitu dampak psikologis, fisik, dan sosial.

“Kekerasan seksual terhadap anak akan berdampak panjang, baik masalah kesehatan maupun trauma yang berkepanjangan, bahkan hingga dewasa,” sebut Ruspal.

Trauma yang diakibatkan oleh kekerasan seksual yang dialami anak mengakibatkan hilangnya kepercayaan anak terhadap orang dewasa.

Sehingga menjadikan anak enggan bercerita. Trauma secara seksual akan berdampak pada anak bahkan hingga anak dewasa.

“Anak adalah generasi penerus yang merupakan aset bangsa dan negara sehingga pencegahan kekerasan seksual pada anak merupakan upaya penyelamatan masa depan bangsa,” ungkap Ruspal. (rud/ram)

Pertamina PHU Pangkalan Gas yang Digrebek Polisi

Area Manager Comm, Rel & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Petugas kepolisian dari Subdit IV/Tipiter Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut melakukan penggrebekan di sebuah pangkalan gas Elpiji di Jalan Sei Kapuas Gang abung Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan digrebek Polda Sumut, Kamis malam, 27 Juli 2023 yang lalu.

Dari penggerebekkan tersebut, polisi menemukan barang bukti ratusan tabung gas Elpiji ukuran 3 Kg, 5,5 Kg, 12 Kg dan 50 Kg.

Penggerebekkan ini membuat PT Pertamina mengambil tindakan tegas dengan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHU) kepada agen tersebut.

“Yang pangkalan tersebut, di bawah agen. Dari agen sudah dilakukan PHU. Kalau agennya, masih dalam proses kepolisian. Saya lihat dulu nanti, apa sanksinya,” sebut Area Manager Comm, Rel & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria saat dikonfirmasi Sumut Pos, Rabu (2/8/2023).

Satria mengungkapkan bahwa PHU pangkalan yang diduga melakukan pengoplosan itu, kontrak usahanya ada di agen. Bukan di Pertamina.

“Agennya, melakukan PHU. Karena, kontrak usaha antara agen dengan pangkalan. Dia kontrak usaha dengan agen, bukan Pertamina,” sebut Satria.

Satria menjelaskan langkah-langkah dalam mengantispasi hal serupa terulang kembali. Pihaknya tengah mengembangkan sebuah aplikasi dalam monitoring distribusi hingga transaksi gas elpiji 3 kg.

“Saat rapat kordinasi, banyak saran dari pengamat, akan dilakukan pengawasan dengan sistem digital. Stok pangkalan berapa, sisanya berapa, berapa hari habis. Nanti dibuat sistem digital,” jelas Satria.

Satria mengungkapkan Pertamina tengah melakukan pendataan terhadap seluruh pangkalan gas yang ada di Sumut ini. Kemudian, dilakukan sosialisasi gas subsidi tetap sasaran. Termasuk, melakukan registrasi terhadap seluruh pangkalan.

“Kita juga melakukan sosialisasi, subsidi tetap sasaran. Nanti data itu, akan termonitor lah. Misalnya, pangakalan X dikirim 100 tabung, siapa saja pembelinya ketahuan nanti. Kalau nanti barangnya 100 tabung, yang beli 100 orang, benar datanya. Tapi, tabungnya 100, yang beli 80 beli, kalau minta lagi, perlu dicurigai. Harusnya, barang masuk dan keluar sama,” jelas Satria.

Satria mengatakan aplikasi untuk melakukan pengawasan gas 3 kg ini, hampir sama seperti pengawasan terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, yang ada saat ini.

“Hampir sama lah, dengan BBM subsidi. Ini sekarang tahap sosialisasi dan registrasi pangkalan. Nanti kita kembangkan aplikasi untuk di pangkalan lah. Nanti ketahuan lah, siapa aja yang beli,” tandas Satria.(gus/ram)

Personel Polres Pelabuhan Belawan lakukan Tes Urine

Seluruh Personel Polres Pelabuhan Belawan, melakukan res urine di Aula Wira Satya Polres Pelabuhan Belawan, Selasa (2/8/2023)

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Polres Pelabuhan Belawan mengikuti kegiatan zoom meeting arahan dari Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Agung Setya. Kegiatan yang berlangsung di Aula Wira Satya Polres Pelabuhan Belawan ini dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama, Para Kanit, dan Kasi sejajaran Polres Pelabuhan Belawan. Selasa (1/8/2023)

Dalam arahannya, Kapolda Sumut menyampaikan berbagai hal terkait dengan situasi keamanan dan tugas-tugas kepolisian yang harus diemban oleh Polres Pelabuhan Belawan. Kegiatan zoom meeting ini menjadi momen penting bagi seluruh jajaran untuk memahami tugas dan tanggung jawab dalam mendukung program-program kepolisian serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya.

Setelah mendengarkan arahan dari Kapolda Sumut, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon, mengambil inisiatif yang menarik perhatian para perwira. Beliau memutuskan untuk melakukan tes urine kepada seluruh perwira yang hadir dalam kegiatan zoom meeting tersebut termasuk Kapolres sendiri. Tes urine ini dilakukan sebagai bentuk upaya untuk memastikan kedisiplinan, integritas, dan kesehatan anggota Polres Pelabuhan Belawan.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk menegaskan komitmen kami terhadap disiplin dan integritas sebagai polisi. Tes urine ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menjaga profesionalitas dan kualitas pelayanan Polres Pelabuhan Belawan kepada masyarakat,” ungkap AKBP Josua Tampubolon.

Tes urine ini dilakukan dengan transparansi dan ketelitian untuk memastikan hasilnya akurat dan dapat diandalkan. Semua perwira dengan ikhlas dan patuh menjalani tes urine ini sebagai bentuk dukungan dan kesungguhan untuk menjaga kualitas pelayanan kepolisian.

Kapolres Pelabuhan Belawan berharap, dengan melaksanakan tes urine ini, seluruh perwira dan anggota Polres Pelabuhan Belawan dapat menjadi contoh bagi masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.(mag-1)

Adixi Kembali, PSMS Butuh 4 Kiper untuk Liga 2 2023/2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Adixi Lenzivio akan kembali berseragam PSMS Medan untuk mengarungi Liga 2 2023/2024. Diperkirakan tinggal menunggu waktu saja ia akan resmi diumumkan.

Ini tak lepas karena eks kiper Persija Jakarta itu terlihat tampak di banch pemain, saat PSMS kembali melakoni uji coba keempat di Stadion Teladan, Medan, Selasa (1/8/23) petang. Hal itu dibenarkan pihak PSMS.

“Ya benar, tapi belum (kontrak). Mungkin lihat nanti satu minggu ini dari pelatih seperti apa. Apakah beliau bisa memperkuat kita kembali. Intinya semua keputusan teknisnya ada di pelatih,” kata manajer PSMS, Mulyadi Simatupang, kepada awak media usai uji coba.

Sementara juru taktik PSMS, Ridwan Saragih, turut membenarkan kiper berusia 30 tahun itu masuk dalam proyeksi dari tim pelatih untuk Liga 2 musim ini.

Tak hanya itu, Saragih juga menyebut pihaknya juga sudah kedatangan pemain baru lainnya, yakni Syahrul Mustofa dari tim Liga 1, Persikabo.

“Jadi memang staf pelatih mengajukan ke manajemen untuk merekrut Adixi dari Arema, sama Syahrul Mustofa di bek kiri dari Persikabo. Tadi dia (Syahrul) sudah main di uji coba tadi,” ungkap Saragih.

Lebih lanjut, pelatih 47 tahun itu mengatakan, pihaknya akan menggunakan jasa empat kiper untuk mengarungi ketatnya Liga 2 musim ini.

Diketahui, PSMS telah mengontrak dua kiper, yakni Abdul Rohim dan Dimas Galih Pratama. Setidaknya dua slot tersebut salah satunya akan diisi Adixi. Selian itu, diketahui bahwa PSMS sudah memiliki 2 kiper muda yang dikontrak magang sejak musim lalu, yakni Aditya Ramadhan dan Habbi Ilyasa.

Sementara satu slot lagi diprediksi diisi oleh Ahmad Fauzi. Meski belum ada pengumuman resmi, namun Fauzi sudah sering terlihat dalam latihan tim Ayam Kinantan sejak awal-awal pemusatan latihan (training camp/TC) di awal-awal Juli lalu.

“Rencana kita ambil 4 kiper untuk musim ini. Untuk 2 kiper muda kita, ini lagi komunikasi. Mungkin opsi-opsi lain, mungkin peminjaman lah. Biar dia dapat jam terbang lah. Sehingga dia ke depannya (makin matang) bisa digunakan PSMS,” beber pelatih.

Meski belum resmi diumumkan, diketahui Adixi merupakan bagian skuat PSMS di Liga 2 musim lalu. Saat ini ia sudah sempat berseragam Arema FC untuk Liga 1 musin ini.

Sementara dikutip dari Bola.net, manajemen Arema FC membenarkan Adixi sudah hijrah ke PSMS. Manajer Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas menyebut, sang kiper pergi dengan status pinjaman.

“Adixi dipinjam oleh PSMS Medan. Peminjamannya juga sudah mendapat lampu hijau dari manajemen,” ucap pria yang pernah menjabat sebagai Direktur Bisnis PT. Kinantan Medan Indonesia (KMI) saat di Liga 2 musim lalu. (dek/ram)

Capres RI Gus Muhaimin Disambut Ribuan Masyarakat Deliserdang di KNO

CALON PRESIDEN: Capres RI 2024 Gus Muhaimin dipakaikan pakaian adat Karo disambut Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan, Ketua DPW PKB Sumut HM Ja'far Sukhairi dan ribuan masyarakat di Bandara Kualanamu, Rabu (2/8) - DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

KEDATANGAN Calon Presiden (Capres) RI 2024 Gus Muhaimin ke Sumatera Utara, mendapat sambutan hangat dari tokoh adat Karo di Bandara Kualanamu (KNO) Deliserdang, sekaligus bersama Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan dan Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumut HM Ja’far Sukhairi Nasution dipakaikan pakaian adat suku Karo, Rabu (2/8).

Didampingi Wakil Ketua MPR RI H Jazilul Fawaid dan anggota DPR RI H Marwan Dasopang yang keduanya merupakan politikus dari PKB serta Maikal Febriant dari Tim Peneliti PolMark Risearch, Ketua Umum DPP PKB Gus Muhaimin yang berpakaian adat Karo disambut ribuan masyarakat di depan pintu keluar Bandara Kualanamu.

Yel-yel PKB bangkit, solid dan menang berkumandang menyambut Capres RI 2024 Gus Muhaimin yang berpakaian adat Karo dibarengi musik hadrah dan marching band yang dikawal Ketua Umum Laskar Cak Imin dr Ainul Rahman, Ketua Laskar Cak Imin Sumut Ita Julianti, Sekretaris Dewan Syuro DPW PKB Sumut H Upar Pulungan, Sekretaris Loso Mena dan Bendahara Zaira Ritonga serta Ketua DPC PKB Deliserdang H Said Hadi.

Tampak Gus Muhaimin berjalan santai dengan senyuman khas sambil melambaikan tangan atau menyalami masyarakat dan laskar.

Cak Imin didampingi Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan dan Ketua DPW PKB Sumut HM Ja’far Sukhairi Nasution melihat Laskar Cak Imin dan masyarakat.

Yel-yel Gus Muhaimin Presiden Kita dan bendera PKB serta poster Gus Muhaimin Capres RI 2024 mengikuti iringan rombongan.

Menurut Ketua DPW PKB Sumut HM Ja’far Sukhairi Nasution, kedatangan Ketua Umum DPP PKB Gus Muhaimin untuk membuka acara Bimtek Anggota DPRD kabupaten dan kota se-Sumatera Utara dari Fraksi PKB yang diikuti para Bacaleg DPR RI, DPRD Sumut dan DPRD kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Sekaligus diundang para ulama dalam penyelenggaraan Ijtima Ulama Sumatera Utara di Ball Room Hotel Grand Mercure Medan.

Sementara itu Sekretaris Dewan Syuro DPW PKB Sumut H Upar Pulungan didampingi Ketua Panitia Penyelenggara Bimtek Drs Syaiful Syafri MM menjelaskan bahwa antusias ribuan masyarakat Deliserdang menyambut kedatangan Capres RI Gus Muhaimin karena Gus Muhaimin pulang kampung ke Deliserdang, sebagai kampung halamannya yang kedua.

Pernyataan Deliserdang sebagai kampung halaman kedua itu diungkapkan Gus Muhaimin pada Desember 2022 lalu, ketika bertemu dengan ratusan ulama di rumah dinas Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan di Lubukpakam dalam acara jamuan makan malam.

”Ketika Gus Muhaimin pulang kampung selaku Capres RI 2024 mendapat sambutan dan dukungan dari masyarakat Deliserdang,” tegas H Upar Pulungan. (dmp)