26 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 1280

Legislator NasDem Dorong Pengembangan UMKM di Langkat Lewat KUR

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun SE MAP mengamati peran penting pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya di Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, bagi perekonomian Sumatera Utara. Untuk itu, Rudi menggelar sosialisasi realisasi produk Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dialokasikan ke bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) kepada para pelaku UKM.

Sosialisasi ini dilaksanakan di Gedung Akper Stabat pada Hari Sabtu, 29 Juli 2023 pukul 09.00 WIB. Peserta sangat antusias dengan jumlah lebih kurang 500 orang. Kegiatan tersebut dihadiri narasumber dari BRI, Muhammad Nasrullah.

Rudi mengatakan, kontribusi pelaku UMKM sangat penting dalam perekonomian Indonesia. “Kita melihat begitu banyak pelaku UMKM yang berjualan di Stabat ini. Jika ini terarah, maka akan memajukan perekonomian Langkat Sumatera Utara bahkan Indonesia,” kata Wakil Rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Sumut III itu.

Dengan demikian, sambungnya, pemerintah telah mendorong para pelaku UMKM untuk terus mengembangkan usahanya. Karena ada program pemerintah untuk memajukan dan meningkatkan permodalan UMKM, yaitu berupa KUR dari BRI. Untuk itu, Politisi Nasdem ini terus gencar melakukan sosialisasi ke daerah-daerah.

Rudi berpesan kepada para pelaku UMKM agar memanfaatkan dana KUR ini untuk memajukan usahanya, jangan untuk yang lain. Dengan adanya KUR, bisa memperoleh kesejahteraan perekonomian keluarga bahkan orang lain. Sebab, dalam bersungguh memajukan usaha bisa bermanfaat sehingga menciptakan lapangan pekerjaan. “Dengan adanya dana KUR ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat memperoleh akses permodalan yang bunganya tidak mahal. Selain itu, usaha yang dimiliki tidak jalan di tempat karena dapat dijangkau pasar luas,” pungkasnya. (adz)

PGN SAKA Pacu Portofolio Eksplorasi dan Jaga Kinerja Positif ke Depan

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PGN Saka selaku Anak Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) semakin menggiatkan integrasi portofolio ekplorasi dan produksi dengan lapangan eksisting. Direktur Utama PGN Saka Avep Disasmita mengatakan bahwa pada tahun 2023 ini, PGN Saka akan terus melanjutkan pengeboran dan menyelesaikan produksi diberbagai lapangan yang dikelola.

Pada tahun 2022, PGN Saka juga telah berhasil menyelesaikan 2 (dua) proyek besar berproduksi yaitu Lapangan West Pangkah dan Lapangan Sidayu yang memberi kontribusi tambahan energi. Gas dari Lapangan Pangkah nantinya bisa memberikan kontribusi energi ke seluruhnya, khususnya Jawa Timur.

Sepanjang tahun 2022, PGN Saka mencatat kinerja operasional produksi yang positif membawa pengaruh signifikan terhadap pencapaian Perusahaan. Produksi dari aset yang dioperasikan oleh PGN Saka pada tahun 2022 melebihi target APBN yang dibebankan kepada PGN Saka, masing-masing 109% untuk Blok Pangkah dan 101% untuk Blok Muriah.

Tak hanya di Blok Pangkah dan Blok Muriah, untuk blok partner lainnya yang turut berkontribusi dalam pencapaian PGN Saka yaitu pengembangan Blok Ketapang di Lapangan Bukit Tua fase 2B, pengeboran pada empat sumur drilling & completion (D&C) di Blok Fasken yang telah berproduksi, serta harga komoditas migas yang membaik pada tahun 2022.

“Selain kenaikan harga komoditas migas dan total produksi, pencapaian membanggakan ini juga didukung oleh efisiensi biaya operasional serta pengelolaan portofolio keuangan PGN Saka yang mengacu pada prinsip On Time, On Budget, On Scope, On Safely, On Return (OTOBOSSOR). PGN Saka juga berhasil mencapai kinerja HSSE 1.939.756 jam kerja tanpa kecelakaan,” tambah Avep.

Pencapaian indikator keuangan PGN Saka juga melebihi target KPI Perusahaan pada 2022 realisasi EBITDA 69% lebih tinggi dari target dan Pendapatan Neto SAKA 48% lebih tinggi dari target RKAP 2022 dan peningkatan kinerja keuangan dengan pencatatan laba bersih sebesar USD 86,17 juta atau naik 1.202,90% dari tahun 2021. Diharapkan pencapaian ini terus meningkat dari tahun ketahun.

Avep mengungkapkan bahwa produksi PGN Saka sebagian besar berasal dari lapangan Pangkah sebesar 28.000 barel eq minyak. PGN Saka menyuplai gas ke PLN sekitar 20 – 15 BBTUD, sementara minyak sekitar 7.000 – 8.000 barel dari Lapangan Pangkah.

“Skala kami tetap skala upstream. Kedepan kami ingin menggiatkan kembali eksplorasi, karena bisa menambah portofolio cadangan energi. Program eksplorasi merupakan program strategis untuk PGN Saka di tahun 2023 ini untuk kami melihat kembali potensi apalagi yang bisa dikembangkan ke depannya. Utamanya gas di Jawa Timur dan menambah minyak untuk bangsa Indonesia,” papar Avep.

Selain Pangkah, PGN Saka akan melakukan eksplorasi pada 1 (satu) sumur di Lapangan Kepodang. Eksplorasi diakukan agar dapat menambah cadangan migas. Dengan adanya pipa gas 14 inch yang dioperasikan oleh PT Kalimantan Jawa Gas (KJG), feeding bisa berkelanjutan untuk Jawa Tengah dan sekitarnya.

“Mudah-mudahan eksplorasi gasnya berhasil dan bisa mulai produksi di Lapangan Kepodang,” harap Avep.

PGN Saka juga dipercaya untuk dapat melakukan eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi di Blok Sangkar melalui PT Saka Eksplorasi Timur dengan area seluas 8.122,58 kilometer persegi. Total investasi Komitmen Pasti tiga tahun pertama masa eksplorasi sebesar USD 3 juta, meliputi kegiatan studi G&G (Geology& Geophysic), akuisisi dan processing 150 kilometer persegi data seismik 3D. Lokasi Prospek dan Lead yang terdapat di area Offshore. Blok Sangkar berdekatan dengan area prospek Blok Pangkah yang saat ini dioperasikan 100% oleh PGN Saka.

Avep juga menerangkan bahwa PGN Saka memprioritaskan sumber daya dari dalam negeri untuk dapat berpartisipasi dalam bidang hulu migas. “Kami dan beberapa operator migas diarahkan oleh SKK Migas untuk bisa mengatur bisa bersinergi dengan pengusaha lokal dan menambah potensi bisa dijalankan,” katanya.

Digitalisasi oleh PGN Saka untuk operasi sudah dijalankan dan mampu membuat bisnis lebih efisien, serta bisa memberikan value creation. “Ini hal menarik untuk dikembangkan ke depan, karena cukup canggih. Kami tidak lagi tergantung pada software luar negeri, kami coba kembangkan dari dalam negeri. Era digital ini sangat membantu di hulu migas dan untuk bisnis yang lain,” pungkas Avep.

Kini PGN SAKA memiliki 10 aset hulu migas di Indonesia dan 1 aset di luar negeri. Satu asset dalam hal ini adalah di Fasken, Texas untuk memanfaatkan gas yang unconventional dan sudah berproduksi sekitar 80 – 90 MMSCFD. PGN Saka memiliki 36 persen Pericipating Interest (PI). Sementara di Indonesia, PGN Saka mengelola 10 asset. Terdapat 2 aset dioperasionalkan dimana PGN Saka sebagai operator di Pangkah PSC yang memproduksi minyak, gas dan LPG. Kemudian Muriah PSC yang menyuplai gas ke PLN Tambak Lorok yang berjarak sekitar 200 Kilometer dari operasional PGN Saka.

“Selebihnya kami adalah partner, baik itu di Ketapang dengan Petronas, Muara Bakau dengan Eni, Bangkanai di Kalimantan Tengah dengan Medco. Sementara ini, kami mendapatkan satu blok yakni Sangkar yang berjarak tidak jauh dari daerah operasional kami. Tujuan kami kedepan adalah mengintegrasikan portofolio kami ke eksisting lapangan dan mengoptimasi seluruh investasi, terutama di Lapangan Pangkah yang akan mensupport rencana pengembangan ke depan,” jelas Avep. (rel/ram)

Indosat Catatkan Laba Bersih Sebesar Rp1,9 Triliun di Semester I Tahun 2023

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Indosat Ooredoo Hutchison (IDX: ISAT) (“Indosat”, “IOH”, atau “Perseroan”) melaporkan kinerja keuangan yang solid pada kuartal kedua tahun 2023. Perseroan kembali mencatatkan laba bersih di sepuluh kuartal berturut-turut dan pendapatan yang terus bertumbuh di lima semester terakhir.

Indosat mencatatkan total pendapatan Rp24,7 triliun pada semester I 2023 atau meningkat 10% dibanding tahun lalu (Year-on-Year, YoY). Pertumbuhan pendapatan yang kuat tersebut dikontribusi oleh kinerja positif dari semua lini bisnis Perusahaan. Pendapatan Selular naik 8,4%, sementara itu pendapatan Multimedia, Data Communication, and Internet (MIDI) bertambah 15,7%, serta layanan Telekomunikasi Tetap yang bertumbuh 25,9% YoY. Selanjutnya, pertumbuhan kinerja top-line yang solid mampu menghasilkan peningkatan EBITDA yang kuat sebesar 24% YoY menjadi Rp11,4 triliun, dengan marjin EBITDA mencapai 46,1% pada semester pertama 2023. Adapun Laba Periode Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk tercatat sebesar Rp1,9 triliun.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan, laporan hasil kinerja perusahaan selama semester I tahun 2023 dengan hasil yang positif.

“Pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh karyawan yang didukung oleh para mitra dan pemegang saham kami, dalam mencapai tujuan bersama yaitu memberdayakan Indonesia,” ujarnya.

Percepatan integrasi jaringan dengan teknologi Multi Operator Core Network (MOCN) mulai menunjukkan hasilnya. Indosat mencatat pertumbuhan total pelanggan berkualitas sebesar 4% atau 3,8 juta YoY menjadi 100 juta dengan peningkatan pendapatan rata-rata per pengguna (Average Revenue Per User, ARPU) Perseroan menjadi Rp35.800 pada kuartal kedua dan trafik data meningkat sebesar 16,8% YoY atau lebih dari 7.000 Petabyte. Seluruh peningkatan layanan tersebut ditopang oleh lebih dari 215 ribu total BTS pada semester I 2023 yang meningkat 8,5% YoY, dengan 167 ribu merupakan BTS 4G.

“Percepatan integrasi MOCN yang dikombinasikan dengan strategi Go-to-Market yang tepat, membawa kami pada jalur yang tepat dalam memberikan pengalaman terbaik kepada seluruh pelanggan. IOH ingin terus menjadi kolaborator utama dalam mempercepat transformasi digital Indonesia untuk membuka peluang tanpa batas dan memaksimalkan potensi yang ada di masyarakat,” tutup Vikram.

Sahabat Media Sumatera, ada tambahan informasi Siaran Pers terkait laporan Semester 1 IOH khusus untuk Region Sumatera.. Silakan bilamana ingin ditambahkan di rilis hari ini..

Kinerja Memuaskan Regional Sumatera

Sejalan dengan perolehan secara konsolidasi atas, Indosat regional Sumatera turut mencatatkan pertumbuhan kinerja yang tetap terjaga di kuartal kedua tahun 2023. Jumlah Pelanggan berkualitas tercatat sebesar 15,8 juta pengguna dengan penambahan 200.000 pelanggan dari tahun 2022. Disusul dengan peningkatan trafik data 4G yang tumbuh sebesar 25 persen (YoY) serta jumlah pengguna data yang tumbuh mencapai 10 persen secara tahunan (YoY).

Sepanjang paruh pertama 2023, total BTS 4G telah bertambah lebih dari 7.500 unit BTS atau meningkat 42 persen YoY (dibandingkan periode yang sama tahun lalu). Hal ini membuktikan semakin mumpuninya performa jaringan Indosat yang mampu memberikan marvelous experience bagi pelanggannya.

Dengan pencapaian tersebut, kini pelanggan Indosat baik IM3 maupun Tri yang tersebar di seluruh Indonesia, sudah dapat merasakan jangkauan jaringan yang lebih luas dengan tambahan lebih dari 700 kecamatan, kualitas layanan di dalam ruangan yang lebih baik untuk tambahan 32% populasi, serta pengalaman internet yang lebih cepat hingga dua kali lipat. Kecepatan unduh dan latensi yang lebih baik meningkatkan sekitar 20% pengalaman pelanggan untuk layanan utama seperti video streaming dan gaming. (rel/ram)

Fisik Pemain PSMS Meningkat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejak awal Juli 2023, sudah sebulan penuh PSMS Medan menjalani pemusatan latihan (training camp/TC) untuk persiapan menuju Liga 2 2023/2024 yang bergulir pada September mendatang.

Pelatih fisik PSMS, Rony Azani mengatakan, progres kondisi fisik para pemain sudah menunjukkan peningkatan secara bertahap. Dikeranakan tim pelatih terus memberikan intensitas latihan yang cukup tinggi.

“Pemain yang dari awal jelas progres fitness-nya ada. Apalagi dua pekan terakhir volume latihan kita tinggi lalu ada uji coba seminggu dua kali (termasuk internal game),” katanya kepada awak media, Minggu (30/7).

“Lalu terakhir kemarin kita ada cross country, tentu para pemain masih ada rasa lari yang berat jadi tidak fresh, tapi soal fitness-nya progresnya bagus,” sambungnya.

Rony menambahkan, tim pelatih baru sekali melaksanakan tes VO2 Max kepada para pemain, yakni saat pertengahan bulan alias saat TC baru berjalan dua pekan.

“Tes VO2 Max kita baru sekali, itu di minggu kedua dan hasilnya juga pada saat itu sudah cukup baik. Tapi itu belum potensi maksimal mereka, makanya kita terus genjot,” ungkap pelatih 32 tahun itu.

“Terakhir kita ada running cross country 10KM. Anak-anak menyelesaikannya rata-rata di bawah 40 menit, itu sudah sangat baik di saat kondisi mereka tidak fresh. Sebab dua hari sebelumnya mereka uji coba. Meski lawannya low tetapi tenaga yang mereka keluarkan tetap sama,” sambungnya.

Lebih lanjut pelatih asal Cianjur ini berpesan, agar Rachmad Hidayat dan kawan-kawan untuk lebih profesional dalam menjaga kondisi fisik, mengingat kick-off Liga 2 semakin di depan mata.

“Kita minta anak-anak untuk lebih profesional. Hal ini bukan hanya di dalam latihan saja, tapi juga dalam hal istirahat dan nutrisi yang mereka konsumsi, baik di dalam mess maupun di luar. Karena itu sangat mempengaruhi performa mereka dalam pertandingan,” ungkapnya.

“Jika latihan berat, lalu jika nutrisi dan istirahat tidak terpenuhi tentu saja performa tidak akan maksimal. Jadi intinya kita (tim pelatih) hanya menjaga mereka di lapangan, kalau di luar selebihnya itu profesionalitas mereka dan harus lebih ditingkatkan kembali. Sebab sudah yang kita bagun selama ini jangan jadi sia-sia,” harap pelatih berlisensi B AFC itu. (dek/ram)

Lemahnya Kualitas Pendidikan & Tingginya Pengangguran Dinilai Jadi Penyebab Maraknya Aksi Kriminal

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPRD Kota Medan menilai, kualitas pendidikan di Kota Medan terbilang masih lemah. Hal itu dapat dilihat dari tingginya angka pengangguran di Kota Medan karena ketidakmampuan bersaing dalam dunia kerja dan minimnya ketrampilan.

“Semua berawal dari rendahnya tingkat dan kualitas pendidikan. Selain pendidikan, juga minimnya keterampilan. Hal itu membuat seseorang tidak punya daya saing, sehingga sulit untuk memiliki pekerjaan atau menjadi seorang wirausaha,” ucap Wakil Ketua Komisi I DPRD Medan, Abdul Rani, Jumat (28/7/2023).

Alhasil, sambung Rani, pengangguran dan kemiskinan terus terjadi di Kota Medan, hal ini pun berdampak pada maraknya tindak kejahatan mulai dari peredaran narkoba, aksi begal, dan pencurian. Hal itu pun kerap membuat solidaritas dan moralitas masyarakat terus menurun dan terdegradasi.

“Masyarakat khususnya pemuda yang tidak memiliki pekerjaan atau pengangguran, kerap kali melampiaskan ekspresinya ke hal-hal negatif, apalagi bila mereka berada di lingkungan yang negatif,” ujarnya.

Untuk itu, kata Abdul Rani yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PPP Kota Medan tersebut, semua persoalan itu harus menjadi perhatian serius bagi seluruh pemangku kepentingan.

Terkhusus kepada Pemko Medan, Rani mengingatkan agar segera memikirkan langkah dan kebijakan untuk menanganinya. Untuk salah satu bagian dari penangannya, dirinya mendorong Pemko Medan supaya melakukan evaluasi kualitas pendidikan untuk masyarakat Kota Medan yang lebih baik.

“Kemudian tingkat pengangguran harus terus ditekan dan peredaran narkoba harus diberantas, inilah kunci untuk menekan angka kriminalitas,” katanya.

Terkhusus narkoba, sambung Rani, kerap menjadi faktor utama terjadinya aksi begal dan aksi kriminalitas lainnya. Hal itu terbukti dari para pelaku begal yang berhasil ditangkap aparat hukum, kebanyakan terindikasi bahkan terbukti menggunakan narkoba.

Untuk itu, lanjut Rani, DPRD Kota Medan juga m minta Pemko Medan untuk segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba ditingkat lingkungan sebagai langkah antisipatif untuk menimalisir peredaran narkoba yang semakin merajalela.

“Satgas Anti Narkoba dalam melaksanakan tugasnya berkolaborasi dengan aparat hukum dan tokoh masyarakat, sehingga upaya mencegah peredaran narkoba akan lebih masif dan terkordinir,” pungkasnya.
(map/ram)

Tempat Disko di Batangserangan Ilegal, Faisal: Pemkab Langkat Dapat Menertibkan

OPERASIONAL: Diskotik OKG yang tidak mengantongi izin alias ilegal dibiarkan beroperasi oleh Pemkab Langkat, tanpa melakukan penindakan - Teddy Akbari/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) Provinsi Sumatera Utara menyesalkan sikap Pemerintah Kabupaten Langkat terkait keberadaan Diskotik OKG yang terletak di Kecamatan Batangserangan. Pasalnya, Pemprov Sumut menuding Pemkab Langkat tidak peduli dengan tempat disko tersebut.

Kepala Dinas PMPPTSP Sumut, Faisal Arif Nasution membenarkan bahwa pihaknya yang menerbitkan izin untuk THM tersebut. “Namun, pemerintah kabupaten bisa melakukan pengawasan. Memang pemerintah provinsi yang mengeluarkan izin, tapi pemerintah kabupaten bisa mengawasinya,” kata dia, Jum’at (28/7).

Artinya, Pemkab Langkat jangan seakan tidak peduli dengan hal tersebut. Faisal menegaskan, Diskotik OKG tidak mengantongi izin.

Namun dia mengakui, kalau tempat dugem yang dikelilingi perkebunan sawit ini sudah mengurus izinnya. Sayang, izin belum terbit tapi, Diskotik OKG sudah beroperasi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan PTSP Langkat terkait Diskotik OKG atas nama Pasta Herius Ginting (pemohon izin). Jadi status permohonan mereka sampai hari ini di OSS belum melengkapi persyaratan,” kata mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sumut ini.

Faisal terdengar berang saat dikonfirmasi dari sambungan telepon selularnya, terkait Pemkab Langkat yang diduga acuh terhadap diskotik ilegal tersebut. Bagi Faisal, Pemkab Langkat sejatinya harus menjalankan fungsi pengawasan terkait keberadaan tempat disko tersebut.

Jika memang belum mengantongi izin, Faisal menegaskan, Pemkab Langkat dapat melakukan penindakan. “Memang izinnya provinsi yang mengeluarkan, tapi pemkab bisa mengawasinya. Bahkan ketika izin sudah keluar dan terjadi keributan di tengah masyarakat, pemkab bisa mengirim rekomendasinya kepada kami untuk melakukan evaluasi terkait izin tersebut,” seru dia.

Sementara, Kadis PMPPTSP Langkat, Edi Suratman menyebut, bukan pihaknya yang menerbitkan izin. “Izinnya melalui OSS, di mana pun bisa membuatnya. Tapi itu (izin diskotik) bukan kami, di provinsi itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Diskotik OKG yang tidak mengantongi izin tetap beroperasi. Bahkan sebelum diresmikan pada Kamis (27/7/2023), tempat dugem ini sudah beroperasi.

Kawula muda yang berada di Batangserangan pun sudah menikmati dentuman musiknya. Keberadaan diskotik baru ini dinilai telah menodai visi Kabupaten Langkat yang religius.

Meski lokasinya dikelilingi perkebunan sawit, tapi pengunjung tetap ramai masuk ke tempat hiburan malam yang berukuran besar dan berwarna emas tersebut. Informasi dari masyarakat menyebut, pengunjung berjenis kelamin pria dikenakan biaya sebesar Rp30 ribu untuk masuk ke hall.

Sementara untuk pengunjung wanita, menejemen OKG tidak memungut biaya alias gratis. Selain itu, OKG tidak hanya memfasilitasi hall kepada pengunjung untuk menikmati dentuman musik.

Juga ada KTV atau ruangan privasi kepada pengujung yang datang secara rombongan. Bahkan, KTV tersebut juga menyediakan adanya satu ruangan tersendiri yang disediakan tempat tidurnya.

Di sekitar lokasi THM, diduga juga ada barak narkotika untuk mengisap sabu. Artinya, pengunjung diduga dapat mengisap sabu sebelum masuk ke THM OKG. (ted/ram)

Kadisdukcapil Sebut Blangko e-KTP Jadi Terbatas Karena Banyak Warga Luar Medan Cetak KTP di Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Baginda P. Siregar, mengatakan bahwa saat ini persediaan blangko e-KTP dalam keadaan terbatas. Baginda menuding, terbatasnya blangko KTP disebabkan banyaknya warga luar Kota Medan yang justru mencetak KTP di Kota Medan melalui pihak-pihak kecamatan yang ada di Kota Medan.

“Banyak warga luar Medan yang melakukan pencetakan e-KTP di kecamatan maupun kelurahan kita. Akibatnya persediaan blangko e-KTP kita jadi terbatas,” ucap Baginda di Medan, Sabtu (29/7).

Oleh karena itu, kata Baginda, pihaknya akan membatasi penggunaan KTP. Salah satunya, menerapkan aturan bahwa stok blangko KTP yang ada saat ini tidak bisa lagi untuk melakukan pencetakan bagi warga luar Medan.

Selanjutnya blangko e-KTP yang ada saat ini juga hanya diperuntukkan bagi warga Kota Medan dengan prioritas pemula, yakni warga yang baru pertama kali mengurus KTP atau berusia 17 tahun.

“Karena itu, kita batasi penggunaannya. Persediaan yang ada saat ini diperuntukan hanya bagi warga Kota Medan dengan prioritas warga pemula,” ujarnya.

Dia mengatakan, pelayanan pengurusan e-KTP saat ini terus berjalan. Bahkan, Disdukcapil melakukan sistem jemput bola perekaman e-KTP untuk warga pemula. Sistem ini dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi warga pemula dalam pengurusan dan perekaman e-KTP.

“Seperti sore hingga malam ini, kita jemput bola ke Beranda Kreatif Medan di halaman kantor Wali Kota. Sebelumnya mulai 25 sampai 28 Juli, kita juga buka stand perekaman e-KTP di Medan IKM Fest di Brastagi Supermarket,” katanya.

Baginda menambahkan, pihaknya juga melakukan jemput bola perekaman e-KTP ke SMA/SMK/MA yang ada di Kota Medan. Kegiatan ini dilakukan setiap pekannya, yakni pada hari Senin, Selasa, dan Rabu.

Dengan kata lain, dirinya menegaskan bahwa dalam kondisi ketersediaan blangko yang terbatas, pihaknya tetap memberikan pelayanan yang maksimal kepada warga Medan.

“Intinya dengan persediaan blangko yang terbatas, pelayanan pengurusan e-KTP tetap kita maksimalkan. Tentunya kita harus batasi pencetakan. Blangko yang ada pada kita hanya untuk warga Medan dengan prioritas warga pemula,” tuturnya.

Baginda mengatakan, pihaknya telah menyurati Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar bisa menambah persediaan blangko e-KTP untuk Kota Medan.

“Mudah-mudahan secepatnya kita akan mendapatkan tambahan blangko,” harapnya.

Lantas, bagaimana solusi untuk warga Kota Medan yang bukan kategori pemula namun memerlukan KTP dalam kondisi blangko KTP terbatas seperti saat ini?

Baginda menjelaskan bahwa warga yang mendesak sebenarnya dapat melakukan aktivitasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Dalam IKD ini, juga terdapat dokumen kependudukan berupa KTP elektronik dan Kartu Keluarga. Sampai saat ini, jumlah warga Medan yang sudah mengaktivasi IKD sudah berjumlah lebih 15 ribu orang.

“Aktivitasi IKD ini dapat dilakukan di kantor Disdukcapil, kelurahan, kecamatan dan stand yang kita buka di berbagai even di Kota Medan,” pungkasnya.
(map/ram)

KPU Medan Belum Sosialisasikan PKPU No.15/2023 secara Tatap Muka

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah mengesahkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum (pemilu). PKPU tersebut ditandatangani Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari iut ditetapkan pada Jumat (14/7/2023) dan diundangkan pada Senin (17/7/2023) lalu.

Terkait hal itu, KPU Kota Medan mengaku belum menyosialisasikan PKPU No.15 tahun 2023 yang memuat 85 pasal terkait aturan kampanye tersebut secara tatap muka kepada para pengurus partai politik (parpol) tingkat Kota Medan.

Anggota KPU Medan, Nana Miranti, mengatakan bahwa saat ini KPU Medan masih berfokus kepada tahapan verifikasi administrasi perbaikan dokumen persyaratan bakal calon.

“Kalau sosialisasi tatap muka langsung dengan parpol belum (dilakukan), karena minggu ini kita masih fokus terkait tahapan verifikasi administrasi perbaikan dokumen persyaratan bakal calon,” ucap Nana Miranti kepada Sumut Pos, Minggu (30/7/2023).

Namun, kata Nana yang sehari-hari bertugas sebagai Komisioner KPU Medan divisi Program, Data, dan Informasi tersebut, pihaknya memastikan akan segera menyosialisasikan PKPU No.15 tahun 2023 tersebut dalam waktu dekat.

“dalam waktu dekat akan kita laksanakan sosialisasinya,” ujarnya.

Senada dengan Nana, Anggota KPU Kota Medan lainnya, Rinaldi Khair, mengatakan bahwa pihaknya belum menyosialisasikan PKPU No.15 tahun 2023 tersebut ke parpol-parpol tingkat Kota Medan.

Mengingat, masa kampanye baru akan dimulai pada Bulan November mendatang. Sementara saat ini, KPU Kota Medan masih berfokus pada tahapan pemilu yang sedang berjalan.

“Belum kita sosialisasikan, karena masa kampanye masih lama, masih di November nanti. Kemungkinan setelah dibimtek, baru mulai kita sosialisasikan,” jawabnya.

Sebelumnya, Ketua Partai Gelora Kota Medan, Muhammad Nasir mengatakan aturan PKPU No.15/2023 masih merupakan aturan dalam bentuk baku. Sejatinya, para pengurus partai politik belum mengetahui aturan tersebut secara teknis dan lebih merinci.

Oleh sebab itu, pihaknya pun meminta KPU Medan untuk segera menyosialisasikan teknis aturan yang tertuang dalam PKPU No.15/2023 tersebutm

“Kita minta KPU Medan agar mulai menyosialisasikan teknis aturan ini ke setiap parpol, mana yang boleh dan mana yang tidak agar dapat kami sosialisasikan ke pengurus partai di tingkat bawah,” pungkasnya.

Seperti diketahui, dengan berlakunya PKPU 15/2023, berarti PKPU 23/2018 tentang Kampanye Pemilihan umum, PKPU 28/2018 tentang Perubahan atas PKPU 23/2028 tentang Kampanye Pemilihan Umum, dan PKPU 33/2018 tentang Perubahan Kedua atas PKPU 23/2018 Kampanye Pemilihan Umum dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Dalam PKPU No 15/2023 itu dijelaskan, bahwa kampanye Pemilu 2024 akan berlangsung pada 28 November 2023 hingga 10 februari 2024 mendatang.

Dalam Kegiatan itu, seluruh peserta pemilu sebagaimana tertuang dalam PKPU 15/2023 boleh melakukan pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, penyebaran bahan kampanye kepada umum, pemasangan alat peraga kampanye di tempat umum, debat pasangan calon presiden dan wakil presiden, berkampanye di media sosial.

Sedangkan untuk kegiatan kampanye rapat umum, beriklan di media massa, cetak, elektronik, dan daring dapat dilakukan oleh peserta pemilu pada 21 Januari 2024 hingga 10 Februari 2024. Kemudian seluruh peserta pemilu memasuki masa tenang dari 11 Februari 2024 hingga 13 Februari 2024.
(map/ram)