26 C
Medan
Thursday, April 2, 2026
Home Blog Page 1317

Tingkatkan Pelayanan Publik, Sekdakab Asahan Monitoring di Puskesmas dan OPD

IST MONITORING: Sekdakab Asahan, Drs. John Hardi Nasution, M. Si didampingi pimpinan OPD melakukan monitoring dan evaluasi di sejumlah puskesmas dan kantor OPD.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Untuk meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Asahan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution, M. Si didampingi Kabag Organisasi, Kabag Hukum Setdakab Asahan dan Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Asahan melakukan monitoring dan evaluasi di sejumlah puskesmas dan OPD di antaranya UPTD Puskesmas Gambir Baru dan Dinas Sosial Kabupaten Asahan, Rabu (12/7).

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelayanan Publik ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan penyelenggaraan pelayanan publik yang telah diterapkan serta menerapkan standar operasional prosedur dan standar pelayanan, untuk menjadi acuan kepada masyarakat.

Selain itu monitoring ini juga, untuk menindaklanjuti Surat Ombudsman Republik Indonesia nomor B/1673/PC.02/V/2023 tanggal 31 Mei 2023 perihal Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2023, yang nantinya akan dilakukan penilaian penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2023 oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara yang dijadwalkan Bulan pada Juli sampai dengan Oktober 2023.

Disela-sela monitoring tersebut, Sekdakab menegaskan kepada Kepala Puskesmas dan OPD untuk berbenah diri dan berperan proaktif dalam melaksanakan tugas-tugas pelayanan publik kepada masyarakat, sehingga terciptanya pelayanan publik yang berkualitas dan prima. “Hal ini juga diharapkan terus berkesinambungan, sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan terbaik yang diberikan Pemerintah Kabupaten Asahan”, pintanya.

Disamping itu, Sekda mengatakan, monitoring ini juga menjadi rutinitas Pemerintah Kabupaten Asahan dalam meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Asahan, untuk menjamin masyarakat Kabupaten Asahan mendapatkan pelayanan yang terbaik ditempat pelayanan publik yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Asahan. “Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, buat mereka nyaman dan puas dengan pelayanan yang kita miliki, karena kita merupakan pelayan bagi mereka”, ucap Sekda. (dat/han)

234 SC Sumut Dukung Tindakan Tegas Terhadap Pelaku Begal di Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Maraknya begal dan geng motor di Kota Medan beberapa waktu belakangan ini sangat membuat resah masyarakat. Bahkan Gubernur Sumatera Utara Letnan Jenderal TNI (Purn) H.Edy Rahmayadi dan Walikota Medan Bobby Nasution meminta pihak kepolisian untuk menindak tegas pelaku begal.

Terkait atensi Gubernur Sumatera Utara tersebut, DPW 234 SC Sumatera Utara (Sumut) pimpinan Octo Gabriel M.Simangunsong SH, langsung merespon hal tersebut dan mengutuk keras para komplotan begal yang sudah meresahkan warga Sumut khususnya Kota Medan dan sekitarnya.

“Terkait maraknya geng motor dan begal, kami sangat mengutuk dan mengecam keras aksi tersebut dan kami mendukung apa yang menjadi atensi bapak Gubernur dan Walikota untuk memberantas para begal khususnya di Medan dan sekitarnya,” kata Octo melalui Sekjen DPW 234 SC Sumut, Ricky Matondang didampingi pengurus lainnya Harmudia Syahputra dan Boni Pangaribuan, Roni Panjaitan dan Michael Silalahi, Rabu (12/7).

Ricky mengatakan bahwa apabila ada kader dari ormas mereka ikut terlibat dalam aksi begal yang meresahkan masyarakat, mereka dengan tegas akan memperosesnya secara hukum. Ricky berharap agar masyarakat tidak gampang termakan isu ataupun berita HOAX yang akhir-akhir ini sering beredar di media sosial supaya tidak ada lagi kelompok tertentu yang menunggangi hal seperti ini.

DPW 234 SC Sumatera Utara yang dipimpin Octo GM Simangunsong SH adalah organisasi masyarakat yang berdiri sendiri dan solid dibawah kepemimpinan Ketua Umum DPP 234 SC
KRMH Sahid Abishalom Soerjosoemarno yang bertempat di Jakarta , dan berdiri tegak dan tidak berafiliasi pada ormas mana pun seperti yang belakangan ini di klaim beberapa saat ini.

“Apabila ada anggota kami yang terlibat dalam aksi begal dan geng motor, kami siap menyerahkan tanpa ada tawar menawar kepada pihak kepolisian dan kami siap bekerja sama membantu pihak pemerintah dan kepolisian untuk memberantas aksi begal yang sudah sangat meresahkan tersebut dengan tujuan kami untuk menyelamatkan komunitas motor yang sifatnya damai berkumpul, berkarya, berkreatifitas dan menyalurkan ide baik untuk berorganisasi. Sumatera Utara dan Kota Medan sejatinya adalah daerah yang kondusif” ujarnya.

Ketua RNR Roni Panjaitan menambahkan, bahwa ormas atau komunitas motor tidak semua dipandang negatif. Karena 234 SC berdiri berdasarkan legalitas hukum dan mematuhi aturan. dan pimpinan kami tidak pernah menginstruksikan perbuatan tersebut.

“Kami ormas 234 SC berdiri sendiri dan tidak berafiliasi pada ormas yang lain. Kami tetap satu komitmen dalam hal-hal yang positif. Kami berdiri atas legalitas hukum berdasarkan UUD dan Pancasila,” jelasnya.

Oleh karena itu, Boni Pangaribuan menambahkan bahwa mereka mendukung dengan penuh pihak kepolisian untuk memberantas begal di Kota Medan, dan tetap mematuhi semua arahan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution selaku pimpinan di Sumatera Utara dan Kota Medan.

“Kepada pihak Polri, kami mendukung tindakan tegas dan terukur kepada setiap pelaku begal, dan kami juga akan membantu menjaga stabilitas dan keamanan Sumatera Utara khususnya Kota Medan dan sekitarnya untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat” ucap Boni.(rel/tri)

Peletakan Batu Pertama Revitalisasi Polsek Parapat, Kapolda Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

LETAKKAN: Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan dan revitalisasi Polsek Parapat, jajaran Polres Simalungun di Mako Polsek Parapat, Selasa (11/7).

Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, melakukan peletakan batu pertama pembangunan dan revitalisasi Polsek Parapat, jajaran Polres Simalungun, di Mako Polsek Parapat, Selasa (11/7) lalu.

Acara ini dihadiri berbagai pihak, termasuk Kapolres Simalungun AKBP Ronald FC Sipayung, serta unsur Forkopimda Kabupaten Simalungun, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Panca mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemkab Simalungun, yang telah mendukung pembangunan Polsek Parapat. Dia menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk peningkatan solidaritas antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat, dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Simalungun.

Setelah prosesi peletakan batu pertama dan penandatanganan prasasti, rangkaian acara dilanjutkan dengan pembagian bantuan sosial (bansos) kepada anak yatim dan masyarakat Parapat.

“Terima kasih kepada Pemkab Simalungun yang telah mendukung pembangunan dan revitalisasi Polsek Parapat ini. Ini bukan hanya tentang struktur fisik, tapi juga penguatan kerja sama antara semua pihak, dalam menjaga kamtibmas,” ungkap Panca.

Panca juga menekankan, pentingnya peranan Polri dalam menjaga ketertiban dan keamanan.

“Polri memiliki peran penting dalam memastikan keamanan dan ketertiban di masyarakat. Serta menjadi penghubung antara pemerintah dengan masyarakat. Revitalisasi ini diharapkan dapat memperkuat peran Polri dalam menjalankan tugasnya,” sebutnya.

Dia juga berharap, pembangunan Polsek Parapat ini, dapat berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat. “Harapan kami, pembangunan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kinerja Polri, tapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Panca.

Panca pun mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk tetap menjaga situasi yang kondusif dan berpartisipasi aktif dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan damai.

“Pada akhirnya, tujuan utama kita adalah terciptanya masyarakat yang aman dan damai. Untuk itu, mari kita jaga selalu kerukunan dan persatuan, serta berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan bersama,” pungkasnya. (mag-7/saz)

Tinjau Pertanian Bawang Merah di Humbahas, Bupati: Terus Koordinasi dengan Distan Ketapang

TINJAU: Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, saat meninjau pertanian bawang merah milik warga Desa Dolok Margu, Kecamatan Lintong Nihuta, Marganda Silaban.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Bupati Humbanghasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor, berharap kepada seluruh petani di daerah tersebut, untuk terus berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan (Distan Ketapang), agar hasil pertanian bisa lebih maksimal.

Harapan itu disampaikan Dosmar kepada petani Desa Dolok Margu, Kecamatan Lintong Nihuta, saat berkunjung ke pertanian bawang merah milik warga, Marganda Silaban, belum lama ini.

Dosmar juga menyampaikan, jika dalam hal pertanian ada permasalahaan yang dihadapi, perlu dikoordinasikan ke petugas PPL Distan Ketapang Kabupaten Humbahas. Hal tersebut, agar hasil pertanian dari bibit yang ditanam dapat membuahkan hasil semaksimal mungkin.

“Setiap saya berkunjung ke pertanian milik warga, selalu saya ingatkan, agar tetap berkoordinasi dengan petugas PPL. Sehingga, panennya bisa maksimal,” ungkap Dosmar.

Sementara itu, Marganda Silaban mengatakan, pertanian bawang merah sangat cocok dikembangkan di Kecamatan lintong Nihuta, selain jagung. Apalagi dalam pertanian ini, Pemkab Humbahas mendukung petani dengan cara menyediakan alat mesin pertanian (alsintan).

“Jadi, kami sangat terbantu dengan alsintan itu. Kami sangat mengapresiasi itu,” katanya.

Selain itu, dia juga tak luput mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Dosmar Banjarnahor, yang terus memberikan perhatian kepada masyarakat.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Pemkab Humbahas, yang selalu menyarankan bercocok tanam bawang merah serta jagung,” pungkas Marganda. (des/saz)

LPSK Bunga Teratai Sumut Sediakan Hadiah Lucky Draw Hari Lansia

HARI LANSIA: Ketua Umum LPSK Bunga Teratai Sumut Ir Erliyanto Harahap AMaKA (2 kanan) bersama ketua DPRD Sumut, Gubsu dan Dirut Bank Sumut pada acara hari lansia, Rabu (12/7).

SUMUTPOS.CO – LEMBAGA Pemberdayaan Sosial Keluarga (LPSK) Bunga Teratai Sumut menghadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) tahun 2023 di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubsu, Rabu (12/7).

Dalam acara yang dihadiri Gubsu H Edy Rahmayadi bersama Forkompimda Sumut, LPSK Bunga Teratai Sumut bersama pendukung acara menyiapkan hadiah-hadiah lucky draw. ”LPSK Bunga Teratai beri enam hadiah lucky draw untuk menyemarakkan acara HLUN Sumut,” kata Ketua Umum LPSK Bunga Teratai Sumut Ir Erliyanto Harahap AMaKA.

Didampingi pengurus LPSK Bunga Teratai Sumut Jefri MPsi dan Eva Martina Sose, ketua umum usai acara menyampaikan ucapan selamat hari lansia yang mengangkat tema: Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat tersebut.

Acara lansia diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars lansia serta penyerahan bingkisan, bantuan alat, stimulus dan bantuan lainnya pada lansia.

Dalam acara ini juga diadakan pemeriksaan kesehatan gratis diantaranya meliputi cek tensi, gula darah, kolesterol, asam urat dan pemeriksaan mata.

Ketua Umum LPSK Bunga Teratai Sumut Ir Erliyanto Harahap AMaKA mengemukakan harapan agar gubernur dapat memperhatikan para lansia di Sumut. Gubernur bersama Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting pun menaruh perhatian pada hari lansia.

Secara khusus, Ir Erliyanto Harahap AMaKA terkenang pada almarhum H Sanggup Purba, ketua Yayasan Prestasi Lansia Sumut yang meninggal dunia pada 26 November 2022.

Menurut ketua umum LPSK Bunga Teratai Sumut, H Sanggup Purba yang juga purnawirawan merupakan sosok peduli pada lansia. ”Tahun ini, kita tidak lagi bersama almarhum H Sanggup Purba, memperingati HLUN,” katanya. (dmp)

F-PDIP Kawal Anggaran Pembangunan Rumah Bolon & Situs Kerajan Sinaga di APBD Sumut 2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Mangapul Purba mengusulkan ke Pemprov Sumut Cq Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, untuk menampung anggaran pembangunan Rumah Bolon dan Situs Kerajaan Sinaga di Kabupaten Simalungun sebesar Rp7,9 miliar di APBD Sumut TA 2024.

“Kita tau Rumah Bolon yang ada di Desa Purba, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, sudah ambruk dan tidak ada anggaran Pemkab Simalungun memperbaikinya, sehingga kita usulkan anggarannya ditampung di APBD Sumut 2024 yang saat ini sedang digodok eksekutif dan legislatif,” kata Mangapul Purba kepada wartawan di gedung DPRD Sumut, kemarin (12/7).

Berdasarkan perhitungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut beserta tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumut, kata Mangapul, untuk memperbaiki Rumah Bolon tersebut diperkirakan menghabiskan anggaran Rp5 miliar. “Namun pada APBD Sumut 2024, tahap awal hanya dialokasikan Rp1,9 miliar dan akan ditampung di APBD berikutnya sebesar Rp3 miliar lebih, mengingat kondisi Rumah Bolon sudah sangat parah kerusakannya,” kata Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut ini.

Selain itu, tambah Mangapul, pihaknya juga mengusulkan anggaran pembangunan situs Kerajaan Sinaga di Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, ditampung di APBD Sumut 2024 sebesar Rp2 miliar, mengingat pemugaran situs sejarah ini sangat diharapkan masyarakat, demi kelestarian cagar budaya peninggalan sejarah. “Dengan melestarikan kebudayaan dan adat, tentu tidak akan pernah hilang secara turun-temurun, sehingga melalui perbaikan Rumah Bolon yang ambruk dan pembangunan situs Kerajaan Sinaga, cagar budaya tidak akan pernah musnah dari masyarakat adat Simalungun,” sebutnya.

Menyangkut kajian dan tahapan perencanaannya, tambah anggota dewan Dapil Simalungun dan Kota Pematangsiantar ini, sedang dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut bersama Badan Pengelola Kebudayaan Sumut, sehingga besar harapan masyarakat pembangunan Rumah Bolon dan Situs Kerajaan Sinaga ini dapat dimulai pada 2024. “Kami Fraksi PDI Perjuangan akan terus mengawal pengalokasian anggaran ini hingga benar-benar tertampung di APBD 2024, jJangan sampai dicoret atau digeser ke penggunaan lain. Sebab, ini merupakan usulan masyarakat setiap saya reses ke Simalungun,” pungkas Mangapul. (adz)