Home Blog Page 13619

Nadal Mengaku Gugup

MONTE CARLO-Rafael Nadal akan berusaha mempertahankan gelar juara Monte Carlo Masters, yang juga dihelat di permukaan favoritnya. Tetapi Nadal mengaku gugup.

Monte Carlo Masters 2012 sudah mulai bergulir dari tanggal 16 April sampai dengan 22 April mendatang. Nadal, yang membidik gelar nomor delapannya di atas permukaan tanah liat Monte Carlo Country Club, baru akan menjalani laga pertamanya kontra Jarkko Nieminen di babak kedua, Selasa (17/4).
Menjelang pertandingan tersebut Nadal yang merupakan petenis putra peringkat dua dunia tampak khawatir mengingat ia akan kembali tampil di ajang kompetitif lagi setelah mengalami cedera lutut bulan lalu. “Aku gugup karena ini adalah awal dari musim penting buatku. Semoga semua baik-baik saja. Kini saatnya melihat seperti apa kondisiku,” katanya di ESPN.

Sebelumnya, cedera lutut itu membuat Nadal mesti mundur di laga semifinal Sony Ericsson Open saat menghadapi Andy Murray. Petenis berusia 25 tahun itu kemudian menjalani perawatan di negaranya, Spanyol.

“Aku harus bisa bermain di level terbaikku dan berlari tanpa perlu merisaukan lutut. Aku sudah berusaha sebisa mungkin dan semoga saja semua sudah membaik dan aku bisa berlatih dengan kondisi yang tepat. Hari ini itulah yang terpenting buatku,” lugas Nadal. (bbs/jpnn)

Akpar Taman Harapan Buka Program Kuliah Gratis

MEDAN-Tingginya biaya kuliah menyebabkan banyak tamatan SMU/SMK tak sanggup untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Buntutnya, tak punya pengetahuan dan keahlian, sehingga susah mendapatkan pekerjaan yang layak.

“Hal itu yang membuat Akademi Pariwisata (Akpar) Taman Harapan Medan terpanggil, untuk memberikan kuliah gratis bagi generasi muda yang ingin memiliki keahlian dan mendapatkan pekerjaan lebih cepat di bidang perhotelan,” kata Zulkifli Gurning Amd Par SE, Direktur Operasional Taman Harapan Medan.

Menurutnya, dengan kuliah selama 3 tahun, mahasiswa hanya membayar biaya keberangkatan praktek kerja nyata (PKN) atau on the job training ke luar negeri mencakup biaya paspor, medical ceck up, visa, tiket dan administrasi.  Setelah menyelesaikan program mahasiswa akan mendapatkan gelar Amd Par (Diploma 3 Pariwisata).

Zulkifli menambahkan program kuliah gratis mahasiswa di wajibkan mengikuti PKN ke luar negeri selama 6 bulan. Mahasiswa akan memperoleh uang saku dari pihak hotel setiap bulannya.

“Uang saku ini dapat digunakan menggantikan biaya keberangkatan training ke luar negeri yang di keluarkan oleh mahasiswa sebelumnya.
Di samping uang saku yang diberikan pihak hotel mahasiswa juga mendapatkan fasilitas pemondokan/akomodasi, makan dan over time (lembur) selama menjalani PKN di luar negeri dan juga sertifikat,” katanya.

Zulkifli menyampaikan untuk program pelatihan kapal pesiar memberikan materi pelatihan sama dengan materi hotel, hanya pelatihan selama 6 bulan dengan program 3 bulan teori dan 3 bulan peraktek di hotel bintang 5 luar negeri dan untuk program pelatihan juga tidak dipungut biaya tetapi biaya transpotasi keberangkatan PKL.(red)

Harus Hafal UU Penyiaran

Tujuh Komisioner KPID Sumut Dilantik

MEDAN-Tujuh orang Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Utara (Sumut), yang dilantik Pelaksana Tugas (Plt) Gubsu Gatot Pujo Nugroho, Selasa (17/4), di Aula Martabe, Lantai II Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro Medan, harus benar-benar memiliki  kepedulian dan pengawasan terhadap siaran yang mengandung konten lokal yang disalahtafsirkan dalam siaran.

Karena selama ini, KPID Sumut masih sangat jauh tertinggal untuk urusan itu jika dibandingkan dengan KPID Bali. Selain itu, KPID Sumut juga diminta aktif mengawasi media siaran di pusat. Seperti yang pernah dilakukan KPI Papua Barat yang memprotes iklan televisi, tentang kalimat krim pemutih yang kini telah berubah sebutannya menjadi krim pencerah.

“Kendati Sumut menjadi pionir dalam pembentukan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah, dengan menjadi provinsi pertama yang memiliki komisi penyiaran indonesia daerah, namun untuk urusan kepedulian dan pengawasan terhadap siaran yang mengandung konten lokal yang disalahtafsirkan dalam siaran, Sumut masih jauh tertinggal dari KPID Bali serta Papua Barat,” ungkap Komisioner KPI Pusat Bidang Kelembagaan, Azimah Subagyo pada kesempatan itu.

Sementara itu, Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho menyatakan, KPID Sumut harus dapat menjalankan tugas dan amanah yang diberikan sebagaimana yang tercantum dalam Pasal  3 UU Nomor 32 tahun 2002, tentang penyiaran.

“Apa yang menjadi tanggungjawab utama KPI adalah mewujudkan penyiaran sebagaimana Pasal 3 UU Nomor 32 tentang penyiaran yaitu penyiaran diselenggarakan dengan tujuan untuk memperkukuh integrasi nasional, terbinanya watak dan jati diri bangsa yang beriman dan bertakwa, mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan kesejahteraan umum dalam rangka membangun masyarakat yang demokrasi, adil dan sejahtera serta mengukuhan industri penyiaran,” kata Gatot.

Bunyi pasal 3 tersebut, menurut Gatot, harus dihafal oleh anggota KPID Sumut, dan menjadi sumber rujukan dalam menjalankan tugas dan fungsinya selama tiga tahun mendatang.

Karena, lanjutnya, KPI memiliki peranan yang sangat penting dan strategis untuk memastikan penyiaran memiliki konten yang bersifat membangun, bukannya merusak. Ketujuh komisioner yang dilantik antara lain, Edy Sahputra Sormin, Isfan Dahrian Nasution, Abdul haris Nasution, Mutia Atika Rahmat, Dr Safrudin Pohan, Parulian Tampubolon.(ari)

Mayat Wanita tanpa Identitas

MEDAN-Mayat wanita yang diperkirakan berusia 50 tahun masuk ke instalasi jenazah RSU dr Pirngadi Medan, Selasa (17/4). Mayat wanita tanpa identitas itu sebelumnya sempat dirawat selama seminggu di RS Bayangkara.

Petugas Sat Lantas Polresta Medan, Aiptu K Nasution mengatakan, jenazah wanita tanpa identitas itu diantar ke RS Bayangkara setelah ditabrak lari oleh pengendera sepeda motor 4 April yang lalu.

“Setelah seminggu lebih dirawat, wanita tanpa identitas itu menghembuskan nafas terakhirnya. Selama dirawat di RS Bayangkara wanita itu tak sadarkan diri sehingga tak bisa dimintai keterangan,” ujarnya.

“Saat dibawa dan ditemukan di lokasi kejadian, korban tak ada membawa identitas apapun,” ungkapnya.(jon)

Tingkatkan Kualitas, Sebaran Guru Diatur

Wali Kota Medan Tinjau Pelaksanaan UN di SMAN 20 Belawan

Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM berjanji Juni mendatang, pemeratan sebaran guru akan segera direalisasikannya. Hal tersebut dilakukan, selain menghindari terjadinya penumpukan guru, juga sebagai langkah upaya untuk meningkatkan derajat pendidikan di Kota Medan.

“Habis Ujian Nasional (UN) ini, saya langsung melakukan maping (pemetaan). Ini sudah tidak benar lagi, masak ada sekolah yang kekurangan guru. Sementara itu ada sekolah yang terjadi penumpukan guru, seharusnya satu bidang studi diajar oleh tiga guru di satu sekolah,” kata Rahudman ketika meninjau pelaksanaan UN di SMAN 20 Jalan Besar Bagan Deli, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Selasa (17/4) pagi.

Dicontohkannya, di SMA N 20 ternyata kekurangan guru. Hal itu mengakibatkan jumlah murid dengan tenaga pengajar tidak seimbang. “Jumlah guru di SMA Negeri 20 hanya 29 orang, paling tidak sekolah ini harus memiliki 50 guru sehingga mutu dan kualitasnya lebih baik lagi,” ujar Medan-1 ini.
Untuk itu, Juni mendatang sudah dilakukan pemerataan guru-guru di Kota Medan. Langkah awal, pihaknya akan melakukan evaluasi dan segera menindaklanjutinya.

Selain pemerataan guru, Pemko Medan akan membangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di kawasan Medan bagian Utara tahun ini juga. Lokasinya di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan. Dengan kehadiran SMK ini diharapkan mampu mengatasi akan minimnya sekolah negeri di kawasan pesisir tersebut.

“Kita juga harus melakukan pemerataan pendidikan,” jelasnya.

Sedangkan untuk pelaksanaan UN di hari kedua, Rahudman menilai sejauh ini tidak ada kendala. Pelaksanaan ujian berjalan lancar dan tertib. Dari 118 siswa yang mengikuti UN, seluruhnya hadir dan soal tidak ada yang kurang.

Kepala sekolah SMA Negeri 20 Drs Ilyas MPd peserta UN sebanyak 120 orang. Namun menjelang UN berlangsung, dua siswanya meninggal dunia.
“Sabtu (14/4), seorang siswi kita meninggal dunia di kawasan Marelan akibat kecelakaan. Sementara itu sebelumnya seorang lagi meninggal dunia karena sakit,” jelas Ilyas.

Usai meninjau UN, Rahudman didampingi Sekda Ir Syaiful Bahri, Kadis Pendidikan DR M Rajab Lubis bersama sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Medan meninjau Puskesmas pembantu di belakang SMA Negeri 20. Selain melihat kondisi bangunan Puskesmas, Rahudman juga bersilaturahmi dengan sejumlah pegawai Puskesmas.

Setelah itu, Rahudman meninjau Puskesmas Rawat Inap Belawan di Jalan Stasiun Komplek PJKA. Di tempat itu, Rahudman ingin melihat kondisi bangunan puskesmas yang berlantai dua tersebut sekaligus melihat masyarakat yang tengah menjalani perawatan.

“Kita melihat sejauh mana Puskesmas ini memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu pengguna Jamkesmas maupun JPKMS,” jelasnya.

Rahudman melihat jumlah tenaga medis baik dokter maupun perawat di puskesmas itu masih kurang. Untuk itu, Rahudman langsung memerintahkan Kadis Kesehatan Dr Edwin Effendi untuk segera menambah tenaga medis tersebut.

Rahudman pun berharap dilakukan penambahan peralatan medis dan obat-obatan yang dianggap masih kurang. Apalagi ada warga  yang minta agar dilakukan penambahan peralatan KB, baik bentuk obat maupun suntik.

Selesai meninjau Puskesmas Belawan, Rahudman dan rombongan bergerak menuju Jalan Karya Cilincing, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat. Walikota ingin melihat jembatan gantung yang telah selesai dibangun Dinas Bina Marga .Meski ada jembatan permanen namun kehadiran jembatan gantung ini dinilai sangat vital karena menghubungkan Kelurahan Karang Berombak dengan Kelurahan Brayan Kota.

Sore harinya, Rahudman melanjutkan peninjauan ke Puskesmas Sunggal di Jalan TB Simatupang (Pinang Baris). Setelah meninjau satu persatu ruangan, Rahudman menilai kondisinya masih cukup baik. Namun, ada satu ruangan terlalu kecil sehingga tidak representative untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Rungan ini tidak standar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” beber Rahudman sekaligus meminta untuk disikapi. (adl)

Terbukti Curang, Masuk Penjara

Pemerintah Kota (Pemko) Medan menjamin pelaksanaan ujian nasional (UN) yang dilaksanakan Senin (16/4) hingga Kamis (19/4) akan berjalan baik. Jika ditemukan kecurangan, terutama oleh pihak sekolah atau guru pengawas, akan dikenakan sanksi pidana.

Dijelaskannya, setelah Disdik Medan menerima soal pada, Sabtu (14/4), selanjutnya tinggal mendistribusikan ke sekolah penyelenggara.
“Kita tinggal menunggu pihak sekolah datang menjemput soal ke disdik. Secara keseluruhan, persiapan lain seperti pengawas, ruang ujian dan pengamanan sudah rampung 100%,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Medan.

Untuk distribusi, soal langsung dijemput ketua tim sub rayon didampingi kepala sekolah penyelenggara yang dikawal polisi. Jika saat pengiriman soal ada pihak yang terbukti melakukan tindakan curang, akan dikenakan sanksi. Sanksi terberat bisa berupa pidana karena telah menyelewengkan tugas negara.
“Siapapun tidak boleh melakukan kecurangan terlebih lagi pihak sekolah. Sanksinya, yang terberat bisa dikenakan hukuman penjara karena hal tersebut merupakan tindak pidana,” tegasnya.

Total jumlah sekolah penyelenggara UN tahun ini sebanyak 672 sekolah mulai Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (MTS), Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dari total itu sebanyak 113 sekolah menggabung karena dianggap tidak layak menjadi penyelenggara UN.

“Dari Disdik, kami memastikan tidak ada upaya tindakan melakukan kecurangan dengan menyerahkan soal dalam keadaan masih tersegel. Tapi kalau ternyata pihak sekolah, entah itu guru atau pihak yang ternyata berupaya curang, akan dikenakan sanksi tapi tentunya ada bukti hukum yang jelas,” ucapnya.

Seluruh jumlah soal yang tiba di Disdik Medan sesuai dengan jumlah peserta UN tahun ini mulai dari SMP, MTS, SMA, MA dan SMK yakni 83.159 siswa dengan rincian, jumlah peserta negeri sebanyak 23.548 siswa dan swasta ada 59.611 siswa.

Mengenai soal yang rusak, sekolah penyelenggara diperbolehkan memperbanyak dengan memfotokopi yang tentunya disaksikan polisi dan pengawas independen. Kemudian sekolah penyelenggara harus buat berita acara yang berisi total soal tambahan yang dibutuhkan atau lainnya.
“Tahun ini tidak ada soal cadangan karena berpotensi terjadi kecurangan. Jadi kalau ada soal  yang rusak atau lainnya, diperbolehkan melakukan fotokopi,” ucapnya.

Sementara itu mengenai tingkat kelulusan, seperti diberitakan sebelumnya kota ini menargetkan sama dengan tahun lalu, 97 persen. Target itu sesuai dengan berbagai persiapan seperti les tambahan, try out atau ekstrakurikuler yang dilakukan sendiri oleh sekolah atau bekerjasama dengan pihak lain. “Tiap sekolah sudah berupaya. Mudah-mudahan target tercapai,” ujarnya.(adl)

Dishub Sita 130 Unit Betor

Tertibkan Betor Plat Hitam dan Pelanggar Trayek

Dalam operasi penertiban becak bermotor (betor) yang melanggar izin trayek dan menggunakan plat hitam, selama 10 hari, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan berhasil menindak 130 unit betor. Sebagian besar betor yang diamankan berasal atau memiliki izin trayek hanya untuk wilayah Kabupaten Deliserdang dan Kota Binjai saja.

“Operasi itu dilakukan selama 10 hari. Operasi sudah berakhir Selasa (17/4) kemarin. Waktu dan tempat secara acak dilakukan di bulan April 2012 dengan target betor yang melanggar izin trayek,” kata Kadishub Medan, Syarif Armansyah Laubis, Selasa (17/4) siang.

Dikatakanya, penertiban yang dilakukan di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Thamrin di hari pertama, berhasil menindak 40 unit betor. Kemudian razia dilakukan di empat lokasi yakni, di kawasan Jalan Titi Bobrok dan Jalan Thamrin sebanyak 20 unit betor, Jalan Bigjen Katamso dan Jalan MT Haryono berhasil menindak sebanyak 30 unit Betor.

“Operasi bersama Satlantas Polresta Medan ini, seluruh betor yang kita tahan dibawa ke pergudangan Dishub, Jalan Kayu Putih, Tanjung Mulia Medan,” ungkapnya.

“Sebagian besar betor yang di tindak berasal dari Kabupaten Deliserdang dan hanya beberapa unit betor saja yang berasal dari Kota Binjai. Pelanggaran yang dilakukan betor ini karena masuk wilayah Kota Medan dan tidak sesuai izin trayek. Jadi, mereka sudah melanggar izin trayek, wilayah trayek yang diperbolehkan itu hanya untuk wilayah Deliserdang dan Binjai saja. Jadi, jika trayek diterbitkan di Kota Binjai dan Kabupaten Deliserdang, trayek hanya boleh beroperasi di wilayah itu saja, tidak boleh ke wilayah lain apalagi Kota Medan. Izin trayek tidak boleh dilanggar, kita menindak tegas jika betor melanggarnya,” tegas dia.

Dijelaskannya, para pemilik dan pengemudi betor diberikan waktu selama 30 hari ke depan untuk memproses pelanggaran yang telah dilakukannya. Setelah itu, betor akan diproses di PN Medan untuk pelanggaran tindak pidana ringan (tipiring) dan tidak bisa ditebus untuk saat ini agar bisa keluar.
“Kali ini, operasi penertiban tidak boleh menebus betor yang sudah ditangkap dan disita. Setelah kita bawa ke Pergudangan Kayu Putih, kita akan memprosesnya ke PN Medan untuk tipiring,” sebutnya.

Setelah itu, sambung Syarif, pihaknya sudah ada kesepakatan dengan Satlantas Polresta Medan. Bagi betor yang sudah disita tidak boleh ditebus pemilik atau pengemudi di lokasi penangkapan.

“Nanti semuanya diselesaikan saja di PN Medan. Kalau boleh ditebus, operasional betor yang melanggar ini tidak akan jera. Tidak ada efek jera, jadi kita tegas saja dan hanya bisa diambil setelah proses di PN Medan,” pungkasnya.(adl)

Bank Sumut Bagikan 15 Paket Umroh

Bank Sumut Syariah telah melakukan penarikan hadiah Tabungan Islamic Bank (IB) Martabe Bagi Hasil dan Tabungan IB Martabe periode 2011 berupa 15 paket umroh yang diselenggarakan di Merdeka Walk baru-baru ini.

“Pemberian hadiah ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan sejak dibukanya unit Bank Sumut Syariah tujuh tahun lalu, tepatnya 4 Nopember 2004. Tabungan IB Martabe Bagi Hasil dan Tabungan IB Martabe merupakan produk tabungan Bank Sumut unit usaha syariah,” jelas Gus Irawan.

Gus Irawan mengatakan, unit Bank Sumut Syariah ini untuk memenuhi kebutuhan nasabah Bank Sumut maupun masyarakat Sumut yang ingin bertransaksi secara syariah, dan ini didasari hasil survei Bank Indonesia (BI). “Selain itu, seperti yang dicanangkan BI, share perbankan syariah terhadap konvensional sebesar 5 persen sedangkan Bank Sumut Syariah terhadap Bank Sumut telah mencapai 6,8 persen,” paparnya.

Gus Irawan menyebutkan, total aset Bank Sumut Syariah pada 2010 sebesar Rp826,126 miliar menjadi Rp1,333 triliun pada 2011 atau naik sebesar 161,4 persen.

Sementara total penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada 2010 sebesar Rp431,5 miliar naik menjadi Rp666,916 miliar atau 64,7 persen dengan rincian tabungan Rp265,005 miliar, deposito Rp296,072 miliar, dan Giro sebesar Rp105,842 miliar.

Sementara itu, total penyaluran pembiayaan pada 2010 sebesar Rp408,549 miliar naik menjadi Rp880,689 miliar atau tumbuh 46 persen. Perolehan laba sebelum pajak yang berhasil didapat Bank Sumut unit Syariah per posisi Desember 2010 sebesar Rp23,124 miliar meningkat menjadi sebesar Rp25,061 miliar per Desember 2011.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya para nasabah Bank Sumut, sampai dengan saat mesin ATM Bank Sumut berjumlah 227 unit yang tersebar di seluruh Sumut, bahkan juga terdapat di DKI Jakarta dan dengan jaringan mesin ATM Bersama yang berjumlah sekitar 22.000 unit, serta jaringan mesin ATM Bankcard di Malaysia dengan jumlah sekitar 7.000 unit.

Adapun 15 nasabah Bank Sumut Syariah yang memenangkan paket umroh ke tanah suci yakni nasabah Bank Sumut Syariah Cabang Medan (Nastiana Siregar, Hanifah Hanum Nasution, Mufida Nur, Liza Ananda Lubis, Sofi Winanda, Sarina Ama), Tebing Tinggi (Indra Warman, Badrun Isya), Padangsidempuan (LP3DSU), Kisaran (Dani Zahria, Amran), Binjai (Imanuddin), Penyabungan (Bahrum, Neli Ritonga, Ramli Tanjung). (*)

Nyalakan Lampu Jalan di Jalan Sei Belutu

081269977xxx

Tolong Pak di Jalan Sei Blutu Medan Baru dekat Kantor SOKSI Sumut lampu jalan sudah bertahun-tahun padam. Kita sudah laporkan ke Dinas Pertamanan Kota Medan namun jawabannya tidak ada anggaran memperbaikinya. Trims.

Kami Periksa ke Lapangan

Kami akan minta petugas memeriksa langsung ke lapangan untuk selanjutnya mengusulkan ke dinas terkait dalam hal ini Dinas Pertamanan Kota Medan. Terima kasih.

Robert Napitupulu
Camat Medan Baru

Perkuat Koordinasi dengan Kecamatan

Banyaknya lampu jalan yang mati di Kota Medan, sebenarnya bukan disebabkan pasokan energi listrik yang kurang, tapi diakibatkan kurang dilakukannya perawatan lampu jalan pada tahun-tahun sebelumnya, sehingga, kepemimpinan saat ini cenderung hanya bertugas memperbaiki saja.
Seharusnya, Dinas Pertamanan Kota Medan berkoordinasi dengan pihak kecamatan, khususnya untuk pendataan kerusakan atau kondisi lampu jalan masing-masing kecamatan.

Bila ada kerusakan segera melaporkannya ke Dinas Pertamanan Kota Medan, selanjutnya setiap tiga bulan petugas patroli Dinas Pertamanan juga melakukan pengecakan rutin terhadap lampu jalan yang ada. Tanpa keduanya dilaksanakan, maka sepenuhnya masyarakat hanya membayar pajak saja sedangkan pelayanan yang diberikan seperti mendapatkan penerangan jalan jauh dari harapan. Kami minta agar segera dilakukan perbaikan lampu jalan, jangan sampai masyarakat semakin tak percaya dengan pemerintahan ini.

Ahmad Arif
Ketua Fraksi PAN DPRD Medan

Tuah Torres

Chelsea vs Barcelona

Luar biasa pencapaian Chelsea paska ditangani pria asal Italia yang pernah memperkuat klub itu pada tahun 1996 hingga 2002, Roberto Di Matteo.

Ya, sejak dipercaya menangani The Blues menggantikan Andres Villas –Boas, pria berkepala plontos itu sukses membawa timnya menorehkan catatan 9 kali menang, dua kali imbang dan sekali kalah. Satu-satunya kekalahan yang dialami The Blues adalah ketika bertandang ke markas Manchester City pada 21 Maret lalu.

Dengan hasil ini, sontak popularitas Di Matteo mengapung ke permukaan. Bahkan beberapa pemain senior di tim itu seperti Frank Lampard, Didier Drogba dll secara tegas mengatakan bahwa mereka tak membutuhkan pelatih baru lagi.

“Itu adalah keputusan klub di musim panas. Apakah mereka ingin berbicara dengan Robbie (panggilan akrab Roberto Di Matteo) atau tidak. Saya tidak paham, namun saya tak dapat berbicara banyak atas apa yang dia lakukan,” ujar Lampard. “Ia datang dan langsung menyuntikkan kepercayaan diri, ia berbicara kepada para pemain di ruang ganti , raihlah yang terbaik, dan meminta hal-hal yang sederhana dilakukan dengan benar. Ia mencintai klub ini, Anda dapat melihat semangatnya dalam pertemuan tim, dan para fans telah bereaksi dengan sangat baik terhadapnya,” bilang Lampard di Soccernet.
Meski menginginkan Di Matteo bertahan di Chelsea, namun Lampard jangan over confidence menatap beberapa pertandingan ke depan, utamanya saat menjamu Barcelona di ajang Liga Champions yang berlangsung di Stamford Bridge, dini hari nanti.

“Menjamu Barcelona adalah ujian sesunggunya, untuk melihat sejauh mana klub ini telah melakukan perbaikan. Mereka (Barcelona) disebut sebagai tim terbaik dunia. Jadi wajar jika mereka adalah lawan tersulit yang kami hadapi pada periode ini,” bilang Roberto Di Matteo, tactician Chelsea.  Beruntung bagi Di Matteo karena menatap pertandingan ini dirinya memiliki kartu truf yang paham bagaimana cara memporak-porandakan sekaligus membobol gawang Barcelona.

Memang, meski sejauh ini Fernando Torres masih tampil di bawah performa terbaiknya, namun pria berkebangsaan Spanyol yang pernah menjadi ikon Atletico Madrid pada era 2011 hingga 2007 itu memiliki catatan yang apik setiap kali sua Barcelona.

Bayangkan dari sepuluh kesempatan menghadapi Barcelona, Atletico Madrid menang sebanyak 4 kali, sedang Barcelona hanya menang 2 kali, dan 2 pertandingan lainnya berakhir imbang.

Dari seluruh pertandingan itu Torres membobol gawang Barcelona sebanyak delapan kali. Prestasi terbaiknya adalah ketika mencetak hat-trick pada pertandingan yang berlangsung 1 Februari 2003.

“Menghadapi mereka selalu memiliki arti tersendiri dan mampu membuat kita menjadi sosok pemain yang hebat. Selalu ada motivasi berlebih untuk dapat mengalahkan tim sebesar Barcelona,” tandas Torres.

Di tempat terpisah gelandang Barcelona Andres Iniesta mengatakan bahwa meski bermain di kandang lawan namun dirinya memberi garansi jika timnya bakal tampil menyerang.

“Kami akan datang ke markas mereka dengan mental kemenangan dan mental juara. Kami juga akan berusaha tak melakukan kesalahan, karena itu (kesalahan, Red) akan mahal harganya pada leg kedua nanti,” tegas Iniesta.

“Kami selalu masuk ke lapangan untuk menang. Tapi kami juga harus berpikir bahwa fase ini dimainkan dua leg. Artinya,  kami akan menjalani laga yang berat di kandang mereka, besok (hari ini, Red),” lanjutnya. Sebuah pengakuan jika Stamford Bridge bukan venue yang bersahabat bagi Barcelona. Terlebih  dari enam pertemuan yang berlangsung di Camp Nou, Chelsea menang 4 kali, sementara Barcelona menang sekali, dengan  satu pertandingan lainnya berakhir imbang.

Dengan semua fakta di atas, masih pantaskah menjagokan Barcelona sebagai pemenang pertandingan dini  hari nanti? (*)

Dibayangi Kasus Ovrebo

Di ajang Liga Champions, Barcelona dan Chelsea telah berhadapn sebanyak sebelsa kali. Namun dari seluruh pertemuan itu, yang paling dikenang adalah di musim 2008/09, dengan melibatkan wasit Tom Henning Ovrebo.

Laga yang dianggap penuh kontroversi tersebut terjadi di Stamford Bridge, pada leg kedua babak semifinal. Sebelumnya, pada leg pertama di Camp Nou, kedua tim bermain imbang tanpa gol 0-0.

Dalam pertandingan tersebut Chelsea unggul cepat melalui Michael Essien di menit sembilan. The Blues sepertinya akan masuk final karena sampai menit 90 keunggulan tersebut tetap terjaga, sampai akhirnya Andres Iniesta melepaskan tendangan keras yang merobek gawang Petr Cech di menit 93. The Catalans masuk final karena unggul agresifitas gol tandang.

Bukan gol telat tersebut yang disesali Chelsea. Pemain-pemain Frank Lampard dkk dibuat sangat emosional lantaran mereka menganggap banyak keputusan kontroversial dibuat wasit dan menguntungkan tim tamu.

“Tidak (dendam) sama sekali. Masa lalu adalah masa lalu dan itu sangat disayangkan dalam sebuah pertandingan dan terkait kerja wasit,” sahut Petr Cech, kiper Chelsea. (bbs/jpnn)

Jalan Setia Bhakti Mulai Hancur

08126019xxx

Kepada Yth Pemkab Deli Serdang terima kasih atas mulai diperbaikinya Jalan Setia Indah Sunggal Kanan dan mohon agar diperbaiki juga Jalan Setia Bhakti Komplek Srigunting yang mulai dari depan komplek sampai ke dalam mulai hancur dan berlubang. Sayang kalau dibiarkan makin hancur, terima kasih.

Usulkan Pada P-APBD

Terima kasih, perbaikan jalan merupakan tanggung jawab camat. Untuk itu agar diusulkan melalui Perubahan APBD.

Drs Umar Sitorus
Kabid Humas Dinas Infokom Deliserdang