Home Blog Page 13625

Richard Lingga Motivasi Anak Panti Asuhan

KARO-Menghadapai Ujian Nasional (UN), SD, SMP dan SMA/AMK anggota DPRD Sumut dari komisi E Richard Eddy M Lingga motivasi dan bimbing sebanyak 105 orang anak-anak panti asuhan, yang tinggal di  UPT Pelayanan Sosial Anak  Provsu, di Kabanjahe, Sabtu (14/4) malam.

Menurut politisi asal dari fraksi Partai Golkar itu, banyak siswa yang pintar namun gagal dalam mengikuti UN karena tidak mengerti dan paham bagaimana cara mengisi lembaran jawaban computer (LJK).

Untuk meminimalkan masalah itu, dirinya berjunjung ke asrama UPT Pelayanan Sosial, untuk memberikan bimbingan lebih lanjut. “Saya sengaja datang membawa contoh lembaran jawaban UN untuk dipelajari bersama. Belajar dan lahatihlah diri kalian mengisi lembaran jawaban, agar di hari H nya nanti adik-adik tidak menemui kendala menghadapi ujian,”  papar Richard.

Ia mengatakan, sebagai wakil rakyat di   Komisi E, DPRD Sumut yang membidangi pendidikan, pihaknya senantiasa memperhatikan dan peduli untuk memajukan pendidikan. Secara pribadi khususnya di daerah pemilihan dirinya, di Dapil X, Karo, Dairi dan Pakpak Barat, Richarad mengaku lebih pro aktif.

“Sebulan lalu  saya  menggelar Try Out masuk perguruan tinggi di SMA Negeri I Tigapanah dan SMA GBKP dan sejumlah sekolah SMA di Sidikalang dan Pakpak Barat. Ini semua tujuannya untuk memajukan anak-anak sekolah keaarah lebih baik dalam menghadapi persaingan. Saya tidak mau anak-anak sekolah di daerah ini ketinggalan dan kalah bersaing dengan anak-anak sekolah dari daerah lain,” beber Lingga.

Dalam kesempatan kemarin, secara simbolis Richard Eddy M Lingga menyerahkan sampel  LJK UN kepada kepala UPT Pelayanan Sosial Anak Kabanjahe, Hj Br Surbakti diwakili Formil Simanjutak SH di dampingi Nuah Ginting, Br Siboro dan sejumlah staf lainnya.

Sebelum Richard memberi motivasi dan bimbingan, Pdt Jhon Seven Simanihuruk melaksanakan kebaktian rohani dengan mengambil thema khotbah 2 Samuel 5 ayat 17-25.

Pendeta dalam khotbahnya itu menyemangati anak-anak panti asuhan yang akan mengikuti UAN, dengan mencontohkan bagaimana raja Daud menghadapi tantangan dan musuh-musuh dengan meminta petunjuk kepada Tuhan. (*/wan)

SK Pemberhentian Bupati Palas ‘Bermasalah’

Ali Sutan Harahap Belum Juga Resmi Gantikan Basyrah Lubis

JAKARTA-SK Pemberhentian Basyrah Lubis sebagai Bupati Padanglawas (Palas) telah terbit. Sudah enam hari surat itu diserahkan Kemendagri ke pihak Pemprov Sumut. Namun, SK tersebut ternyata masih ‘bermasalah’.

Padahal, menurut pihak Kemendagri, SK itu telah berpindah tangan ke pihak Pemrovsu pada enam hari yang lalu. Tak pelak, pelantikan Ali Sutan Harahap sebagai Bupati Palas yang belum dilaksanakan menuai pertanyaan.

“Gubernur harus ambil inisiatif. Sudah ada SK, maka harus segera ditindaklanjuti oleh gubernur,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Diah Anggraeni, kepada Sumut Pos di kantornya, Senin (16/4).

Diah mengatakan, dampaknya tidak baik jika SK pemberhentian Basyrah tidak segera diikuti dengan pelantikan wakilnya. Menurutnya, jika tak segera dilantik, maka bisa menimbulkan keresahan. “Jangan malah membuat keresahan. Harus cepat dilantik dong,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri, Djohermansyah Djohan, memastikan bahwa SK pemberhentian tetap Basyrah Lubis dari jabatannya sebagai bupati Palas, telah diserahkan ke pihak Pemprov Sumut pada Rabu (11/4) siang.

Dengan telah diserahkannya SK dimaksud, Djohermansyah berharap agar Gatot segera memanggil Basyrah secara resmi, untuk memberitahukan bahwa dirinya sudah dicopot dari jabatannya.

Sementara itu dari Medan, pihak Pemprovsu melalui Sekda Provsu Nurdin Lubis menyatakan SK sudah diterima. Tapi, SK itu belum di tangan Plt Gubsu, Gatot Pujo Nugroho. “Ya surat itu nanti disampaikan oleh Gubernur,” katanya, kemarin.

Tapi, ketika ditanya kapan surat itu datang, Nurdin malah mengatakan sesuatu yang tak pasti. “Ya, mungkin akan kita terima hari ini (kemarin, Red),” jawabnya. (ari/sam)

Syahidan Targetkan Timnas

MEDAN- Timnas Futsal akan segera bertarung menghadapi Piala AFF U-21 di Thailand. Bagi Syahidan Lubis, ini kesempatan yang sangat spesial karena ini merupakan kali pertama dirinya berbaju timnas. Apalagi pemain yang juga andalan skuad futsal PON Sumut ini merupakan satu-satunya wakil Sumut di timnas.

Syahidan yang dihubungi Sumut Pos disela-sela persiapannya berangkat ke Bangkok, Thailand, Senin (16/4) kemarin mengatakan dirinya siap untuk bertarung untuk debut perdananya di timnas itu. “Iya sangat menunggu-nunggu sekali karena ini pertama kali saya mengenakan kostum timnas di ajang resmi. Persiapan sudah matang dan saya siap untuk tampil,” katanya.

Pemain yang dikenal punya kaki kidal yang mumpuni itu juga tak ingin performanya itu berujung tanpa gelar. Ia berharap mampu membawa timnas menjadi yang terbaik. “Motivasinya yang pasti bawa Indonesia juara. Minimal masuk final. Saya dan kawan-kawan lainnya siap untuk tampil habis-habisan,” tambahnya.

Saat ditanya posisinya sebagai pemain inti di tim, Syahidan mengatakan dirinya tidak masalah walaupun tidak menempati starting line up. “Untuk starting line up di awal kemungkinan saya tidak masuk. Tapi dalam futsal tidak mengenal istilah pemain inti dan cadangan karena terus melakukan rotasi. Namun saya yakin kami akan bergiliran mendapat kesempatan tampil,” ujarnya yakin.

Namun melihat gambaran di beberapa laga ujicoba terakhir, Syahidan cukup pantas diandalkan. Pemilik nomor 14 ini mampu menceploskan beberapa gol. Satu gol diceploskannya ke gawang tim Tax Usakti, dua gol ke gawang UBI, 1 gol ke gawang AMFC dan 3 gol ke gawang tim Chairoo. Bahkan saat laga ujicoba kontra timnas senior, Jumat (13/4) lalu di GOR POPKI Cibubur Jakarta, Syahidan turut mencatatkan namanya di papan skor.
“Sering diturunkan di ujicoba dan mencetak beberapa gol. Yang paling berkesan saat saya mencetak gol ke gawang timnas futsal senior. Mudah-mudahan di turnamen nanti saya bisa kembali mencetak gol,” pungkasnya.

Timnas futsal U-21 akan bertolak ke Thailand, Selasa (17/4) ini dari Jakarta. Garuda Muda tergabung di Grup B bersama Thailand, Timor Leste, Brunei Darussalam dan Laos.Tim besutan Israqul Issa akan menjalani laga perdana melawan Timor Leste pada Kamis (19/4) mendatang. (mag-18)

SM Britama Minimalisir Kesalahan

JAKARTA- Tak ada yang meragukan mental juara Satria Muda (SM) Britama Jakarta. Musim ini, misalnya. Faisal Julius Achmad dkk berkali-kali mampu lolos dari lubang jarum. Mental tak mau kalah itu akan melengkapi kemampuan teknik para pemain SM yang memang di atas rata-rata.

Kombinasi itu dianggap menjadi modal berharga bagi sang pelatih Octaviarro Romely Tamtelahitu menghadapi Championship Series mendatang.
“Semangat untuk lapar kemenangan itu memang menjadi modal. Tapi bukan advantage. Semua tim memiliki peluang yang sama. Tapi, anak-anak secara organisasi memang selalu ditekankan untuk menang,” terang pelatih yang karib disapa Ocky tersebut.

Namun, Ocky tak bisa terus-terusan mengandalkan semangat pantang menyerah itu. Dia mengakui bahwa dirinya mesti memperbaiki banyak kelemahan pada diri Faisal dkk. Faktanya, SM, meski mampu menjadi juara musim reguler, namun tetap menyimpan banyak kelemahan. Free throw mereka hanya 55 persen atau yang terendah di banding tim-tim penghuni big five. Hal yang sama juga terjadi di turn over. SM adalah tim big five dengan jumlah turnover terbanyak, yakni 683. Beruntung, mereka memiliki bigman yang sangat piawai dalam urusan rebound. SM adalah tim dengan koleksi rebound terbanyak, yakni 1606 rebound.

Ocky sangat sadar dengan berbagai kelemahan tersebut. Karena itu, dia terus berusaha memperbaikinya. Salah satunya ialah melalui uji coba. Kemarin (16/4), SM sukses menekuk Pelita Jaya (PJ) Esia Jakarta dengan skor 80-67 di Hall Basket, Senayan, Jakarta.

“Ini bukan urusan menang atau kalah. Kami hanya terus berusaha memperbaiki berbagai kelemahan. Misalnya di rebound, box out maupun sistem jaga anak-anak. Kami masih harus terus belajar,” tambah mantan point guard Merah Putih tersebut.

Bigman SM yang juga top rebounder sementara Galank Gunawan bertekad tampil habis-habisan di Championship Series. Dia ingin melengkapi raihan top reboundernya dengan gelar juara. Motivasinya semakin kuat karena keluarganya yang berada di Magelang dipastikan bakal menyaksikan langsung. Musim lalu, saat final di DBL Arena, Surabaya, keluarganya juga hadir.

“Musim ini sepertinya memang berjalan bagus untuk saya pribadi. Tapi target utama memang memberikan juara untuk tim. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa jadi juara,” tegas Galank. (ru/jpnn)

NBL Disiarkan ANTV

JOGJAKARTA-Pencinta basket nasional kembali mendapatkan kabar gembira. Sebab mereka bisa menyaksikan seluruh laga di Championship Series Flexi National Basketball League (NBL) Indonesia 2011-2012. Laga yang berlangsung mulai 21-29 April di GOR UNY Jogjakarta itu dapat disaksikan melalui berbagai akses.

PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia menjalin kerjasama dengan benyak pihak untuk memuwudkan hal ini. Hal tersebut memungkinkan penggemar untuk menikmati laga-laga mendebarkan itu via stasiun televisi nasional AnTV, televisi berbayar berlangganan TelkomVision, atau lewat live streaming pada situs resmi www.nblindonesia.com.

“Bag i penggemar yang datang langsung ke GOR UNY Jogjakarta selama Championship Series, mereka akan mendapatkan kemasan even yang tidak akan terlupakan,” kata Azrul Ananda, direktur PT DBL Indonesia, commissioner NBL Indonesia.

“Tapi bagi penggemar yang tinggal jauh, semua tetap bisa menyaksikan laga-laga yang mendebarkan. Semua bisa menonton dengan berbagai cara. Dari televisi sampai layar komputer. Terima kasih kepada AnTV, TelkomVision, dan Mitranet. Dukungan mereka membuat liga ini semakin dekat dengan para penggemar,” lanjutnya.

Pihak penyelenggara telah merilis jadwal tayangan live dari GOR UNY Jogjakarta. Nantinya, AnTV akan menayangkan salah satu laga semifinal pada 26 April. Babak puncak yakni Grand Final pada 29 April juga disiarkan melalui televisi nasional tersebut.

“Laga NBL akan memasuki babak paling penting dan sangat ditunggu oleh penggemarnya. Kami di AnTV bangga bisa menjadi bagian dari kompetisi ini. Semoga pemirsa dan para pecinta basket dapat menikmati tayangan akhir dari satu musim yang begitu luar biasa ini. ,” ujar H. Azkarmin Zaini, direktur News, Sports & Corporate Communications ANTV.

Selain AnTV, dua laga seru playoff akan bisa disaksikan melalui TelkomVision channel Arena. Yaitu partai semifinal lain pada 26 April, dan laga perebutan juara ketiga, sebelum Grand Final, pada 29 April. Selain itu, total 15 laga bisa dilihat via live streaming di situs resmi liga, termasuk Grand Final.  (nur/jpnn)

PON 2012 Tetap Berjalan

JAKARTA- Seperti tak mau belajar, setiap ada penyelenggaraan multieven olahraga pasti selalu ada masalah korupsi. Setelah SEA Games 2011, korupsi juga terjadi di PON 2012. Gubernur Riau Rusli Zainal bahkan disebut-sebut sebagai salah satu pihak yang terlibat. Meski hingga kini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum melakukan pemeriksaan.

Nah, menanggapi hal tersebut, Menpora Andi Alifian Mallarangeng menyatakan tak mau tahu. Dia tetap menuntut agar PON bisa berjalan dengan baik. Tidak ada alasan PON terganggu karena ulah segelintir oknum tersebut.

“Kesuksesan penyelenggaraan serta persiapan atlet tak boleh terganggu dengan hal tersebut. Soal hukum harus jalan terus, tetapi penyelenggaraan juga harus jalan,” terang Andi saat ditemui di Gedung Serba Guna (GSG) Senayan, Jakarta kemarin (16/4).

Pemerintah memang perlu memastikan bahwa PON berjalan dengan sukses. Pasalnya, dana yang dikucurkan juga tidak sedikit. Andi menyatakan, untuk sarana dan prasarana, pihaknya sudah menggelontorkan dana sebesar Rp80 miliar. Sementara, untuk biaya penyelenggaraan masih perlu diverifikasi lagi.
“Biaya penyelenggaraan sudah siap Rp100 miliar. PB PON memang meminta Rp150 miliar. Namun, kan harus disesuaikan dengan kemampuan pemerintah. Jumlah Rp100 miliar itu juga belum tentu diserahkan semua,” tambah mantan juru bicara Kepresidenan tersebut.

Korupsi selah menjadi pelengkap kisruh yang melanda PON. Pasalnya, hingga kini KONI juga masih terus dicibir banyak pihak karena dianggap bertindak sendirian. Salah satunya dengan memutuskan menggelar cabor dansa. Andi sendiri masih terus menunggu kepastian mengenai hal itu. Meski, Ketum KONI Tono Suratman sudah memastikan bahwa dansa dipertandingkan. (ru/jpnn)

Disiplin Berlalu lintas itu Penting

Wali Kota Medan Buka RAT KPUM 2011

Wali Kota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM hadir dalam pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPUM, Senin (16/4) di Pardede Hall Medan. Dalam paparanya, Rahudman mengaku salut melihat KPUM, usianya yang mendekati setengah abad mampu terus mengayomi anggotanya dan berkontribusi terhadap PAD Kota Medan.

Begitupun, dia menyampaikan, ada satu hal penting yang perlu menjadi konsentrasi bersama antara Pemko Medan dengan KPUM. Perihal itu disiplin berlalu lintas pengemudi angkutan milik KPUM. Dengan disiplin, bukan hanya keselamatan yang didapat melainkan kenyamanan para penumpang didalamnya. Selain itu, KPUM dicintai masyarakat Kota Medan.

“Kuncinya, mulai sekarang pengemudi KPUM harus disiplin dalam berlalu lintas,” katanya.

Rahudman menyebutkan, diusianya yang sudah menginjak 49 tahun, masyarakat sudah terkadung cinta dan merasa memiliki KPUM. Demi menjaga konsitensinya, KPUM bisa tetap menjadi satu moda transportasi publik pilihan utama warga Kota Medan dalam membantu aktifitasnya sehari-hari.
Seperti daya yang dimiliki Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, tercatat 430 ribu orang, sekitar 17 persen penduduk Kota Medan perharinya dilayani oleh mobil penumpang umum, termasuk KPUM.

“Saya berharap mobil penumpang umum, termasuk KPUM terus meningkatkan dan memperbaiki pelayanannya, khususnya dalam disiplin berlalu-lintas,” harapnya.

Dia menerangkan, disiplin itu memikul tiga pokok nilai kehidupan yakni menerima tanggung jawab, menjunjung tinggi kebenaran, dan menunda kepuasan. Meski berat tapi itu penting dan harus dilakukan.

Tak lupa Rahudman menyampaikan Pemko Medan berencana menertibkan angkutan umum dari luar kota, yang beroperasi memasuki wilayah Kota Medan. Dalam melakukan penertiban, ia sudah mengistruksikan Dishub Kota Medan bersinergi dengan aparat  kepolisian. Termasuk, penertiban terminal liar yang ada di Kota Medan serta beroperasinya becak bermotor (Betor) dari luar kota.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Rahudman mengingatkan RAT KPUM 2011 dapat menghasilkan sesuatu yang berharga bagi kemajuan KPUM. Selanjutnya, seluruh pengurus dan anggota KPUM bisa bersama-sama mewujudkan Kota Medan Medan, yang sesuai motonya “Hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih cerah dari hari ini.”

Usai menyampaikan kata sambutannya, Rahudman didampingi Ketua Umum KPUM, Ferdinand S dan Kasdishub Medan Armansyah Lubis memukul gong pertanda dibukanya RAT KPUM 2011. Setelah itu, dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada 15 supir terbaik, 8 orang mandor terbaik serta 20 anggota KPUM terbaik.

Ketua Umum KPUM Ferdiannd S dalam laporannya menjelaskan, KPUM didirkan sejak 17 April 1963 oleh pemilik BEMO (Becak Bermotor), awalnya jumlah anggota 42 orang dengan 42 unit kenderaan . Sekarang KPUM telah menjelma menjadi satu perusahaan besar yang bergerak di bidang jasa transportasi sekaligus sebagai mitra Pemko Medan.

Dia menyebutkan, kini anggota KPUM terdiri dari pemilik mobil penumpang umum, pemilik angkutan MRE dan MRT serta pemilik taksi yang jumlahnya mencapai sekitar 6.000 orang. Jumlah itu masih ditambah lagi, lebih kurang 4.000 orang pengusaha pemilik betor.  Sedangkan jumlah karyawan yang dimiliki sekarang ini mencapai 500 orang.

“Jika dihitung-hitung jumlah anggota ditambah karyawan dan pengemudi yang tergabung dalam KPUM lebih kurang 17.000 orang. Apabila dihitung 1 kepala keluarga (KK) anggota memiliki anggota keluarga berjumlah 5 orang, maka yang disuapi KPUM mencapai lebih kurang 85.000 orang,” paparnya.
Ferdinand menyatakan, diusia yang tidak muda lagi, KPUM berkomitmen tetap memberikan pelayanan terbaik untuk warga Kota Medan. Sehingga menjadi angkutan yang bermanfaat dan membantu aktifitas warga Kota Medan.  (adl)

Segera Tertibkan Terminal Liar

Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Medan menilai penertiban pool angkutan liar serta  betor yang menyalahi SK Wali Kota No. 551.21/059/2008 adalah satu bukti pengemplang pajak kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

“Organda sangat bergembira ada penertiban terminal liar atau pool. Karena sudah membuat dunia tranportasi tak bergairah akibat adanya angkutan liar yang tak memiliki izin,” ujar Ketua DPC Organda Medan, Drs Mont Gomery Munthe.

Selain itu, dia menyebutkan kini ada becak motor (betor) yang datang dari luar daerah. Jumlahnya terus bertambah, bisa dikatakan seperti jamur tumbuh dimusim hujan, menyebar dan banyak beredar. Alhasil, betor luar Kota Medan semakin merajalela, padahal tak menghasilkan PAD bagi Kota Medan.

Menurut dia, rencana Pemko Medan menertibkan dan sekarang telah jalan ada tiga tim, maka Organda hanya meminta disiapkan penindakan secara maksimal. Bila tidak dijalankan secara gabungan, maka Organda akan menagihnya hingga benar-benar aturan itu menjadi panglima untuk membangun Kota Medan yang lebih baik.

“Organda tetap menagih janji Pemko Medan, karena ini merupakan operasi yang besar-besaran. Kami sangat menyesalkan jika ada oknum yang menepis kalau penertiban ini harus disosialisasikan dahulu. Padahal didalam UU No 29/2009 sudah disosialisasikan dan hanya tinggal pelaksanaan saja,” cetusnya.

Menurut Gomery, sudah sebaiknya Dihub Medan melakukan penataan terhadap transportasi Kota Medan, yang selama ini sudah semeraut. Sudah saatnya transportasi di Kota Medan ditata. Bila tidak, sebagai gabungan pengusaha angkutan darat yang ada di Kota Medan, Organda dan Kesper merasa dirugikan karena ini bukti tidak adanya kontribusi Pemerintah.

“Selama ini, yang membayar retribusi adalah angkutan yang memiliki izin, tapi yang tidak berizin bebas berkeliaran. Kami hanya minta tertibkan angkutan yang tak memiliki izin,” sebutnya.

Dia berharap, Pemko Medan melalui Dishub bisa melakukan penataan lalu lintas dan menjadi bukti sebagai momentum perbaikan di bidang transportasi.(adl)

Kaget Dinilai Paling Cantik

Inggrid Kansil

Berparas ayu, multitalenta dan tangguh sebagai politisi. Rasanya tak aneh kalau Inggrid Kansil dinobatkan sebagai salah satu 50 wanita tercantik versi majalah lifestyle High End Indonesia.

Ia bersanding dengan nama-nama seperti Asmirandah, Donna Agnesia dan Sandra Dewi. Toh begitu, Inggrid merasa kaget dan kurang pede saat pertama tahu dirinya dianggap yang tercantik oleh High End Indonesia, pekan lalu.

“Pas diberi tahu masih sedikit nggak percaya. Ternyata tidak hanya dinilai cantik secara fisik tapi dilihat dari kiprahnya juga. Ini kan bukan kontes tapi penghargaan karena yang menerima bukan hanya artis tapi berbagai kalangan,” kata Inggrid kepada JPNN, kemarin.

Lebih jauh, istri Menteri Koperasi dan UKM  Syarief Hasan ini menyoroti apa sih sebenarnya kecantikan itu. Katanya, cantik itu bukan diukur mutlak dari bentuk tubuh dan paras muka. Melainkan bagaimana caranya merawat diri, menjaga inner beauty dan perilaku sehari-harinya.  “Cantik bagi perempuan itu bukan fisik semata. Tapi bagaimana dia bisa menginspirasi, berempati dan memberikan manfaat untuk orang-orang yang ada di sekitarnya,” cetus pesinetron dan bintang iklan yang banting stir jadi politisi Senayan ini.

Adanya ajang penghargaan kecantikan wanita dianggap positif oleh Inggrid. Dia dan lainnya, jadi merasa termotivasi untuk berbuat lebih banyak untuk perempuan. Khususnya memperjuangkan akses perempuan untuk setara gender dalam pekerjaan.

“Dalam tingkat atas mungkin sudah tercapai. Tapi untuk di grassroot, keadilan dan kesetaraan gender masih timpang. Tapi ingat lagi, perempuan jangan sampai melupakan hal yang kodrati dari perempuan itu sendiri,” tutur Anggota Komisi VIII DPR ini.

Inggrid prihatin maraknya praktik diskriminasi dan pelecehan terhadap perempuan. Misalnya, masih banyak perusahaan yang paksa karyawan perempuan memakai rok mini saat bekerja. Terutama SPG (Sales Promotion Girl) dan umbrella girl yang selalu mengenakan pakaian terbuka.
Nah, bicara merawat diri, Inggrid mengaku bukan tergolong shopaholic dan ngoyo tampil trendy. “Aku nggak terlalu branded minded, yang penting nyaman dipakai dan sesuai karakter,” tuntasnya.  (rm/jpnn)

Anti Tamu

Bayern Munchen vs Real Madrid

APA jadinya bila dua tim raksasa di tanah Eropa saling jajal di babak semifinal Liga Champions? Pastinya, selain sarat gengsi, pertandingan yang mempertemukan dua kultur sepak bola yang berbeda ini pun berlangsung seru dan menarik.

Tuan rumah Bayern Munchen saat ini menempati posisi kedua klasemen sementara Bundesliga setelah mengumpulkan poin 64, atau tertinggal delapan angka atas pemuncak klasemen Borussia Dortmund.

Sementara itu tim tamu Real Madrid hingga kini masih kokoh di puncak klasemen La Liga Primera dengan poin 85 atau unggul empat angka atas rivalnya Barcelona.

Jika berkaca pada prestasi keduanya di kompetisi domestik, jelas Real Madrid dianggap lebih favorit dibanding Bayern Munchen. Inkonsistensi permainan yang diperlihatkan The Bavarian (julukan Bayern Munchen) pada beberapa pertandingan terakhir berbading terbalik dengan kemapanan dan hasil impresif yang dipetik Los Merengues di pentas La Liga Primera.

Namun begitu pelatih Bayern Munchen Jupp Heynkes mengungkapkan bahwa dirinya tak gentar dengan nama besar serta segudang prestasi yang dimiliki calon lawannya tadi.

Tak sampai di situ, pada beberapa kesempatan Heynckes yang kini berusia 66 tahun  menegaskan jika dirinya sudah tak sabar untuk melakoni pertandingan sarat gengsi dengan klub yang pernah diantarkannya meraih tropi Liga Champions tahun 1998 itu.

“Ya, pertandingan ini lebih istimewa dari yang bisa saya bayangkan. Ketika saya mendengar hasil drawing ini, saya langsung menghubungi beberapa pemain ketika saya melatih di sana (Real Madrid), termasuk Aitor Karanka (asisten pelatih),” bilang Heynckes.

“Berlaga di Santiago Bernabeu akan sangat menyenangkan. Itu adalah stadion yang hebat dengan atmosfer luar biasa. Saya tidak sabar kembali ke sana dan merasakan kembali perasaan itu,” tambahnya lagi.

Terasa wajar jika Heynckes mengaku optimis, sebab berkaca pada rekor pertemuan kedua tim jika bertanding di tanah Jerman, jelas terlihat jika The Bavarian sangat dominan atas Los Merengues.

Bayangkan dari 9 kali pertemuan yang berlangsung di Allianz Arena, tim tamu Real Madrid tak sekalipun meraih kemenangan. Praktis dari semua pertemuan yang telah terjadi di sana The Bavarian menang 8 kali, sedang satu pertandingan lainnya berakhir imbang.

“Tim ini memiliki sejarah yang sangat bagus jika menghadapi Real Madrid. Saya yakin sejarah takkan ternoda karena kami tak ingin melakukan kesalahan yang bisa membuat kami merugi di hadapan fans,” tandas Heynckes.

Keseriusan Heynckes menghadapi Real Madrid dapat dilihat saat mereka ditahan imbang dengan skor 0-0 oleh Mainz 05 di ajang Bundesliga, akhir pekan lalu.

Saat itu Heynckes menyimpan sejumlah pemain pilar sebagai seperti Philip Lahm, Frank Ribéry, Danijel Pranjic, Toni Kroos dan Mario Gomez. “Mereka harus  tampil bugar pada pertandingan nanti. Ini bukan semata gengsi, tapi lebih dari itu, kemenangan harus diraih karena kami tak ingin terlihat bodoh di hadapan fans,” tandas Heynckes lagi.

Terpisah, pelatih Real Madrid Jose Mourinho memang terlihat lebih tenang dibanding Heynckes. Lihatlah dengan pede-nya pria berkebangsaan Portugal itu menurunkan seluruh pemain terbaiknya pada jornada ke-34 La Liga Primera, meski lawan yang dihadapi adalah tim semenjana Sporting Gijon.
“Saat ini semua pertandingan sama pentingnya. Saya tak dapat memilih mana yang lebih penting antara Liga Champions ataukah La Liga Primera. Tapi, yang pasti semua pertandingan harus dimenangkan,” bilang Mourinho yang pernah sukses mengantarkan Porto (2004 ) dan Inter Milan (2010) tampil sebagai juara Liga Champions. (*)

Maradona Jagokan Bayern

LEGENDA sepakbola Argentina, Diego Maradona, memprediksi Bayern Muenchen akan sanggup menjungkalkan Real Madrid di sepasang leg semi-final Liga Champions untuk melangkah ke partai puncak yang digelar di markas sendiri, Allianz Arena.

“Bayern Muenchen adalah perusahaan swasta yang diatur berdasarkan kepemilikan saham, di mana fans adalah para bos sebenarnya, dan sukses datang baik di lapangan maupun operasi pemasarannya,” tambahnya.

“Ini adalah contoh sebuah klub demokratis yang dijalankan dengan baik, dan secara pribadi saya pikir mereka akan mengalahkan Real Madrid untuk mencapai final Liga Champions menghadapi Barcelona. Secara kebetulan final Liga Champions akan dimainkan di Allianz Arena, kandang Bayern Munchen,” tuntasnya.(bbs/jpnn)

Terbantu Gol Hantu

Tottenham vs Chelsea

LONDON – Chelsea mendapat modal berharga saat menjamu Barcelona di leg pertama semi final Liga Champions Kamis dini hari WIB (19/4). Apa lagi jika bukan sukses melangkah ke final Piala FA seusai mengalahkan Tottenham Hotspur 5-1 di Stadion Wembley kemarin dini hari WIB (16/4).
Dalam partai puncak yang juga dilangsungkan di Wembley (5/5), The Blues “ sebutan – Chelsea akan ditantang Liverpool. Final tahun ini merupakan yang keempat bagi Chelsea dalam enam edisi terakhir. Dalam tiga edisi sebelumnya, Chelsea selalu merebut gelar.

Sukses Chelsea pun memperpanjang catatan positif pelatih interim Roberto Di Matteo. Yakni, selalu memenangi laga di Wembley baik sebagai pemain maupun pelatih. Juga tidak pernah kalah dari Spurs -sebutan Tottenham- baik sebagai pemain maupun pelatih.

“Anda melihat statistik dan itu sangat menarik. Tapi, catatan itu adalah masa yang sudah terlewati karena kami harus menatap masa depan.” ungkapnya kepada ITV.

Sayang, lolosnya Chelsea menuai kontroversi. Itu terkait dengan disahkannya gol kedua milik Juan Mata pada menit ke-49. Padahal, dari rekaman televisi bola masih di luar garis gawang saat dihalau bek kiri Spurs Benoit Assou-Ekotto. Kapten Chelsea John Terry yang juga dekat dengan posisi bola juga mengatakan belum terjadi gol.

Gol hantu Chelsea itu pun dituding Spurs sebagai biang keladi kekalahan. Sebelumnya, Spurs tertinggal oleh gol Didier Drogba (43’). Spurs memang merespons melalui Gareth Bale (59’). Tapi, upaya Spurs menyamakan kedudukan malah berbuah kebobolan tiga gol di 13 menit terakhir, masing-masing oleh Ramires (77’), Frank Lampard (80’), dan Florent Malouda di menit keempat masa injury time.

“Kami hanya bisa menyalahkan wasit (Martin Atkinson, Red),” kata striker Spurs Emmanuel Adebayor kepada Sky Sports.
“Seusai pertandingan, wasit mengakui kesalahannya. Saya pikir teknologi garis gawang sangat mendesak digunakan,” sahut pelatih Spurs Harry Redknapp.

FIFA sebagai penentu kebijakan teknologi garis gawang pun tidak tinggal diam. Rencananya, baru pada 2 Juli nanti mereka akan memutuskan apakah teknologi Hawk-Eye (sistem kamera seperti di tenis dan kriket) atau GoalRef (bola spesial yang terkoneksi dengan peralatan yang dikenakan wasit) yang akan digunakan untuk masa depan sepak bola. Tapi, seiring kasus gol hantu Chelsea, tes akan dilangsungkan lebih cepat alias akhir bulan ini. (dns/jpnn)