Home Blog Page 13650

Chelsea Mendominasi tapi Melempem

LONDON-Chelsea hanya bisa mendapatkan satu poin kala bertanding menghadapi Fulham. Meski mendominasi jalannya laga di Craven Cottage, The Blues tampil kurang menggigit.

Satu-satunya gol Chelsea dalam pertandingan tersebut hadir melalui eksekusi penalti Frank Lampard di menit ke-45. Keunggulan (sekaligus kemenangan) mereka buyar ketika sundulan Clint Dempsey di menit ke-82 membobol gawang yang dikawal Petr Cech.
“Saya pikir, kami mengontrol jalannya pertandingan dan mungkin kami tak cukup berbahaya untuk menciptakan gol kedua,” ujar Roberto Di Matteo kepada Sky Sports.

Di Matteo bisa jadi benar kalau melihat penguasaan bola timnya yang mencapai 53%. Namun, Chelsea tak punya banyak peluang. Dari 15 tembakan yang dihasilkan, hanya tiga yang mengarah tepat ke sasaran. Sebaliknya, Fulham yang hanya punya 11 tembakan bisa mendapatkan tujuh tembakan tepat sasaran.

“Kami selalu memimpin dan satu-satunya cara mereka bisa mencetak gol adalah melalui set-play dan sayangnya mereka berhasil melakukannya. Namun, kami terus bertahan. Kami tahu bahwa Craven Cottage adalah tempat yang sulit dan kini kami kian dekat dengan tim-tim yang ada di depan kami,” lanjut Di Matteo.

Hasil imbang 1-1 di kandang Fulham membuat Chelsea gagal menyamai perolehan poin Tottenham Hotspur dan Newcastle United. Meski begitu, Roberto Di Matteo yakin The Blues bakal finis di posisi empat besar.

Bermain di Craven Cottage, Selasa (10/4) malam WIB, Chelsea unggul lebih dulu lewat gol penalti Frank Lampard di akhir babak pertama.
Kemenangan tim milik Roman Abramovich itu lepas dari genggaman setelah Clint Dempsey mencetak gol balasan delapan menit menjelang laga bubar.
“Anda melihat itu dan kami lebih dekat dengan peringkat empat klasemen sementara dari posisi kami saat ini. Kami selalu bermain untuk mengejar selisih poin. Jadi situasi ini sulit sejak awal,” jelas Di Matteo yang dilansir oleh ESPN Star. (bbs/jpnn)

Saatnya Bangkit

Manchester City vs WBA

MANCHESTER-Kondisi Manchester City kini tak lagi bersinar seperti ketika mereka masih berada di puncak klasmen Premier League.
Perlagan suasana tegang mulai menyelimuti tim ini. Apalagi setelah sang rival Manchester United semakin jauh meninggalkan The Citizens dalam pengumpulan nilai.

Padahal, dalam beberapa musim terakhir, City terhitung sebagai klub yang paling boros di bursa transfer. Dengan kekuatan finansial yang dimilikinya, The Citizens mengucurkan ratusan juta pounds demi memboyong pemain-pemain kelas wahid ke Eastlands.

Tujuan akhir dari belanja besar itu jelas: menjadikan City klub top di Inggris yang ditandai dengan trofi-trofi yang menghiasi lemari juara mereka.
Sejauh ini, usaha City baru membuahkan satu trofi, yakni Piala FA di musim lalu. Musim ini, mereka sebenarnya tampil baik di paruh pertama dan unggul cukup jauh dari MU. Namun, setelah pergantian tahun, pasukan Roberto Mancini mulai menurun dan sebaliknya ‘Setan Merah’ terus menggeliat dan akhirnya berhasil merebut puncak klasemen.

Peluang City untuk merebut titel Premier League musim ini cukup tipis. Mereka tertinggal delapan poin dari MU dengan enam partai tersisa.
“Kami mendatangkan pemain-pemain dan butuh waktu bagi mereka untuk menyesuaikan diri. (Mereka) datang dari luar negeri atau klub lain, butuh waktu untuk menyatu sebagai sebuah tim,” ucap gelandang Manchester City James Milner.

“Kami sudah menjadi penantang gelar pada musim ini dan akan bertarung sampai akhir. Sebagai sebuah tim, untuk bisa maju, untuk terus berkembang, Anda harus bekerja keras dan tetap bersama dalam beberapa tahun,” jelas Milner.

Ya, mental dan semangat bertanding pemain Manchester City banyak menjadi sorotan. Tak terkecuali jelang tim ini menjamu West Brimwich Albion (WBA), dini hari nanti.

Penyebabnya apalagi kalau bukan dua hasil imbang yang didapat saat menghadapi tim kacangan Stoke City (1-1) dan Sunderland (3-3) serta kekalahan 0-1 yang diderita atas Arsenal, tiga hari lalu.

“Semoga kami akan terus berkembang sebagai sebuah tim dan mendapatkan kemajuan sebagai sebuah klub,” harap james Milner.
Sebagai refrensi, dari 60 kali menjamu WBA, tuan rumah Manchester City menang 35 kali, dan hanya kalah 16 kali. Artinya, peluang The Citizens untuk kembali mengukuhkan dominasi atas WBA sangat terbuka. (bbs/jpnn)

Napoli Optimis Finis di Posisi Tiga

NAPLES- Napoli kini tercecer di peringkat lima klasemen sementara Liga Italia usai gagal meraih kemenangan dalam empat laga terakhir. Kendati begitu, I Partenopei masih yakin finis di posisi tiga.

Performa Napoli terus menurun semenjak kemenangan telak 6-3 atas Cagliari di pekan ke-27. Pada dua laga sesudahnya, Edinson Cavani dkk. ditahan imbang oleh Udinese dan Catania. Lalu, disusul kekalahan dari Juventus dan Lazio menjadi hasil buruk berikutnya.

Secara matematis, peluang Napoli untuk mengamankan satu tiket untuk berlaga di Liga Champions belum habis. Tim besutan Walter Mazzarri itu kini menempati peringkat lima dengan koleksi 48 poin, tertinggal tiga angka dari Udinese yang ada di posisi empat dan enam angka dari Lazio yang ada di posisi tiga.

Namun, Napoli tak mau jika hanya sekadar finis di urutan empat. Penyerang Napoli, Ezequiel Lavezzi, menyatakan bahwa mereka bakal mampu mewujudkan ambisi untuk finish di posisi tiga besar.

“Mereka semua mengatakan (kans meraih tiket Liga Champions) sudah berakhir bagi kami, namun itu tidak benar,” ujar Lavezzi seperti dilansir Football Italia.

“Kami akan mengeluarkan kemampuan terbaik yang kami miliki. Masih ada tujuh pertandingan untuk dimainkan dan kami tidak akan menyerah,” tambahnya.

Senada dengan Lavezzi, Marek Hamsik juga menyatakan keyakinannya kalau Napoli bakal menempati posisi ketiga di klasemen akhir.
“Kami tahu kami berada dalam saat yang sulit. Kami tidak beruntung, wasit menghukum kami (saat melawan Lazio) namun kami tidak akan menyerah. Tujuan kami selalu sama. Kami tetap yakin bisa menempati peringkat tiga klasemen akhir,” pungkasnya. (bbs)

Jaga Kestabilan dan Fokus Tim

Juventus vs LAZIO

TURIN- Skuad Juventus harus berhati-hati dalam laga melawan Lazio, Kamis (12/4) nanti. Dengan menyisakan tujuh laga dalam musim ini, Juve tidak akan mau kecolongan. Mereka akan tetap mempertahankan rekor tak pernah kalah guna merebut scudetto.

Berkaitan dengan itu, libur Senin paskah kemarin mereka menghabiskan waktu di tempat kem latihan, Vinovo.

Pelatih Juventus Antonio Conte mengaku sangat berhati-hati dalam menjaga kestabilan dan fokus tim. Selain itu, latihan ini adalah yang kedua semenjak libur akhir pekan dan juga paskah. Mereka tentu saja tidak ingin kembali kehilangan momen pemuncak klasemen sementara Serie A.
La Vechia Signora memulai latian dengan persiapan-persiapan atletik. Setelah itu dengan latihan penguasaan bola dan selanjutnya terbagi dalam tim-tim kecil untuk uji coba permainan.

Conte berharap dapat memberikan perhatian lebih untuk memainkan pertandingan penuh taktik pada saat latihan terakhir, Selasa sore (10/4) waktu setempat.

Hal yang sama juga dikatakan pemain Juventus Fabio Quagliarella. “Kami harus terus bermain seperti ini dari sini internal, terlepas dari hasil Milan. Kami hanya perlu fokus pada pertandingan kami sendiri, tanpa memikirkan hal lainnya”, ucapnya di situs resmi juventus.com.
Perihal ketajamannya yang mulai muncul lagi, mantan pemain Napoli ini punya pendapatnya sendiri “Ketika anda menang dan mencetak gol, maka itu bakal menjadi pertandingan yang sempurna,” ungkapnya.

“Game di Palermo adalah game kelima saya di starting line up dan gol itu adalah kepuasan yang menyenangkan, seperti halnya merasakan kembali sebagai capolista (pimpinan klasemen),” sambungnya.

“Kami mempunyai peluang 50 persen untuk menjuarai liga dan 50 persen sisanya adalah Milan yang tetap menjadi kandidat kuat peraih scudetto. Menurut saya, Milan tidak mengalami krisis, kekalahan mereka Sabtu kemarin hanyalah imbas dari ketatnya jadwal di Liga Champion,” tambah Andrea Pirlo lagi.

Meski kini Juve berada di atas angin, pemain jebolan akademi Brescia ini masih menyebut kans timnya menjuarai liga masih 50-50.
Sedangkan Lazio diyakini akan memberikan perlawanan pantang menyerah mereka demi mempertahankan tempat ketiga yang dibayang-bayangi oleh Udinese. Apalagi Lazio sendiri belum pernah dikalahkan Juventus sejak tahun 2003, meskipun mereka tidak memenangkan pertandingan pada Coppa Italia beberapa waktu lalu. (bbs)

Odom Hengkang dari Mavericks

DALLAS-Juara bertahan NBA, Dallas Mavericks telah memutus kerjasama dengan Lamar Odom untuk sisa musim ini. “Kami membutuhkan pemain yang dapat konsisten bermain,” kata General Manager Mavericks, Donnie Nelson. “Sayangnya dengan kondisi dan situasi yang dihadapinya saat ini, ia tidak dapat memenuhi harapan ini.”

“Kami mengerti sepenuhnya bahwa ia tengah menghadapi masalah yang sangat berat. Namun kami tengah menghadapi situasi di mana kami harus memenangi pertandingan,” kata Nelson.

Odom akan masuk daftar sebagai pemain yang tidak aktif dan tidak memperkuat Mavericks. Juara bertahan NBA ini kini tengah berada di peringkat tujuh  kompetisi NBA wilayah barat.

Sejak pindah dari Los Angeles Lakers, Odom tampaknya sulit menikmati keberadaannya di Dallas. Meski pada awal ia selalu ditemani isterinya, bintang televisi Khloe Kardashian.

Ia mencatat hanya poin rata-rata 6.6 poin, 4.2 rebound dan 20.5 menit yang merupakan rata-rata terendah dalam karirnya. Ia bahkan selalu dicemooh oleh para pendukung Dallas saat memainkan partai kandang.

Karir Odom mulai terganggu sejak ia mengalami dua musibah berturut-turut. Saat musim lock-out NBA,  odom kehilangan sepupunya yang tewas terbunuh. Beberapa hari kemudian ia terlibat dalam kecelakaan mobil yang menewaskan seorang remaja pejalan kaki.
Odom sendiri mengaku mengerti dengan keputusan klubnya. “Saya minta maaf karena semuanya tidak dapat berjalan dengan sesuai,” kata Odom.
“Saya hanya berharap Dallas Mavericks akan sukses mempertahankan gelar juara NBA,” tuntasnya. (bbs/jpnn)

Rekor Spurs Pupus

UTAH – Sebelas kemenangan beruntun yang diraih San Antonio Spurs harus berakhir usai mereka dikalahkan tuan rumah Utah Jazz 91-84 dalam lanjutan kompetisi NBA, Selasa (10/4) malam waktu setempat.

Devin Harris mencetak 25 poin untuk Jazz, 11 poin di antaranya diciptakan pada kuarter empat. Paul Millsap menambah 18 poin untuk membantu kemenangan Jazz, sekaligus membuka peluang timnya lolos ke babak play-off.

Dengan kemenangan ini, rekor bertanding Jazz menjadi 30 menang dan 28 kali kalah. Saat ini, Jazz sendiri berada di peringkat kesepuluh klasemen sementara Wilayah Barat, sedangkan untuk mendapat tiket play-off, mereka harus menempati peringkat kedelapan klasemen.
Spurs yang tidak menurunkan tiga bintangnya dalam pertandingan ini, Tim Duncan, Tony Parker dan Manu Ginobili, tampaknya memang tidak lagi mengejar kemenangan setelah mereka sudah jauh-jauh hari memastikan diri lolos ke babak play-off dan kini memiliki catatan bertanding 40-15.
Poin dari Spurs didulang oleh Gary Neal dan Tiago Splitter yang masing-masing mencetak 14 poin. DeJuan Blair juga menambah 13 poin dalam laga kekalahan pertama Spurs sejak 17 Maret lalu.

Pada pertandingan NBA lainnya, Oklahoma City Thunder sukses menghajar tuan rumah Milwaukee Bucks 109-89, sekaligus mempertahankan persaingan di tempat teratas Wilayah Barat bersama San Antonio Spurs.

Russell Westbrook tampil mengesankan dengan menyarangkan 26 poin untuk Thunder, Kevin Durant menambah perolehan poin Thunder dengan mencetak 19 poin demi mengantarkan kemenangan ke-42 timnya musim ini.

Di kubu Bucks, Ersan Ilyasova menjaringkan 18 poin dan Drew Gooden mencetak 14 poin. Kekalahan ini juga kian memberatkan kesempatan Bucks melaju ke babak play-off. (bbs/jpnn)

HRT Pede Manatap GP China

SHANGHAI – Pedro de la Rosa terkesan dengan kemampuan Hispania Racing Team (HRT) sejauh ini, terutama semenjak kegagalan mereka finis di Grand Prix Australia pada 18 Maret lalu.

Peningkatan yang ditunjukkan HRT dalam hal pengembangan mobil dan perombakan internal yang membuat kemampuan timnya kini dinilai de la Rosa lebih baik. Dua pembalap HRT sendiri terakhir finis paling buncit, urutan ke-21 dan ke-22 kala turun di GP Malaysia.

“Setelah dua Grand Prix pertama, kami tiba di China dengan jauh lebih siap, dengan jarak tempuh lebih dan kami juga telah belajar banyak, terutama setelah Grand Prix Malaysia,” ujar de la Rosa seperti dilansir GPUpdate, Selasa (10/4).

“Semua data yang dikumpulkan dalam balapan terakhir sangat penting bagi kami, karena kami tidak boleh lupa bahwa kami tidak memiliki waktu untuk menjalani pra-musim,” tutur driver kelahiran Barcelona yang berdomisili di Munich ini.

Menurut de la Rosa, pengetahuan timnya setelah menjalani dua balapan pertama mampu memperbaiki kekurangan yang dimiliki HRT. Dia merasa, Sirkuit Shanghai Internasional akan menjadi tempat yang tepat bagi perkembangan ke arah yang lebih baik untuk timnya.
“Sekarang kami memiliki wawasan yang lebih baik pada bagian di mana kami harus memperbaiki, tetapi hal yang paling penting dalam tahap awal adalah untuk menyelesaikan balapan,” terang pembalap berusia 41 tahun ini.

“Itu adalah tujuan utama untuk belajar dan meningkatkan kemampuan kami dari race ke race lainnya. Bagian tersulit datang saat ini, tapi kami lebih siap. China adalah sirkuit di mana saya selalu melakukan dengan sangat baik dan tempat yang saya kenal dengan baik, baik dalam kondisi kering dan basah,” pungkasnya. (bbs/jpnn)

Dirut Siap Berikan Bukti ke Penyidik

RSU Pirngadi Digugat Pasien Rp3,16 Miliar

MEDAN-Gugatan Berliana br Tamba Rp3,16 miliar yang diajukan ke RSU dr Pirngadi Medan, karena lalai yang menyebabkan anaknya Ganda Hermanto Nainggolan (19) meninggal dunia, ditantang manajemen RSU dr Pirngadi Medan.

“RS dr Pirngadi siap memberikan bukti-bukti dan keterangan kepada pihak penyidik terkait gugatan penggugat, karena rumah sakit sudah melakukan prosedur yang berlaku,” kata Dirut RSU dr Pirngadi Medan, dr Dewi S, Selasa (10/4). Menurutnya, rumah sakit tak ada memulangkan pasien dan sudah memberikan pelayanan.

“Rumah sakit sudah memberikan pelayanan yang terbaik. Pasien tak ada disuruh dokter pulang,” kata Dewi.

Hal senada juga diungkapkan Kasubbag Hukum dan Humas RSU dr Pirngadi Medan, Edison Perangin-angin SH MKes. Diterangkannya, rumah sakit siap memberikan keterangan terkait gugatan penggugat. Diterangkannya, pihaknya sejauh ini tak ada memulangkan pasien dan sudah memberikan pelayanan yang terbaik.

“Tak benar memulangkan pasien dan tak ada dokter yang menyuruh pasien pulang. Dokter yang merawatnya sudah saya tanyai dan tak ada dokter menyuruh pulang. Keluarga pasien ada menandatangani permintaan pulang atas keinginan sendiri dan pihak keluarga ada menandatangani surat perjanjian tersebut,” tegasnya.

Menurutnya, rumah sakit sejauh ini tak ada membeda-bedakan pasien dan semua dirawat sesuai proporsinya.

“Pasien di rumah sakit dirawat dengan sepenuhnya baik itu pasien umum, pasien Jamkesmas, pasien Medan Sehat dan lain-lain,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Edwin Effendi juga mengatakan hal yang serupa.

“Rumah sakit siap membuktikan bahwa rumah sakit sudah memberikan yang terbaik dan rumah sakit juga mempunyai bukti-bukti kalau keluarga pasien pulang sesuai dengan keinginannya. Rumah sakit tak ada membeda-bedakan pasien,” katanya.

Sementara itu, DPRD Medan sudah melayangkan surat pemanggilan kepada Direktur RSU dr Pirngadi Medan, dr Dewi F Syahnan, SpTHT.
Anggota DPRD Medan, HT Bahrumsyah menilai manejemen RSU Pirngadi harus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Selama ini, penanganan pasien di ruang ICU RSU Pirngadi Medan dilakukan oleh coas yang masih belajar. Diharapkan pelayanan yang diberikan kepada pasien harus ditangani oleh dokter yang berpengalaman,” jelasnya.

“Ya, kita (manajemen RSU Pirngadi) ada dipanggil. Kita akan membuat rekomendasi dari dokter yang menangani pasien tersebut,” kata Dewi.
Dirinya siap dimintai keterangan oleh Komisi B DPRD Kota Medan. “Jika pihak DPRD Kota Medan meminta klarifikasi dan minta keterangan, kita siap memberikannya,” jelasnya.

Sekadar mengingat Berliana br Tamba mengajukan gugatannya dengan register No 189/PDT.G/2012/PN-Medan. Berliana menggugat rumah sakit karena lalai dalam menjalankan tugasnya yang mengakibatkan anaknya, Ganda Hermanto Tua Nainggolan yang menderita sesak nafas dan disertai dengan pembengkakan meninggal dunia 28 Maret 2012 lalu.(adl/jon)

Spies Fokus ke Jerez

LOSAIL-Ben Spies mengawali musim 2012 dengan hasil mengecewakan. Tak mau larut dalam kecewa, rider Yamaha itu bertekad segera bangkit di seri berikutnya.

Era 1.000cc disibak Spies dengan buruk. Setelah sempat mengalami crash, dalam balapan MotoGP Qatar ia juga diganggu oleh masalah chatter yang dialaminya pada YZR-M1.

Pada akhirnya Spies menuntaskan balapan di Losail di posisi 11, sebuah start terburuknya semenjak turun secara penuh di kelas MotoGP—di seri pembuka 2010 ia finis kelima di Losail dan semusim setelahnya ia finis keenam di tempat yang sama.
Spies, yang digadang-gadang akan lebih mencuri perhatian pada musim ini, jelas kecewa. Tetapi ia tak mau berlama-lama merisaukan hasil buruk itu dan sudah fokus ke seri berikutnya di Jerez pada 29 April mendatang.

“Kami akan ke Jerez dan semoga mendapatkan motor yang bekerja dengan baik. Aku yakin dengan motor ini ketika performanya sedang oke. Tapi kami mesti menelaah sejumlah hal dan mencari solusinya,” kata Spies di MCN.

“Aku suka Jerez dan baru-baru ini kami menjalani tes dengan baik di sana dan merasa nyaman,” simpul pebalap asal Amerika Serikat berusia 27 tahun tersebut. (bbs/jpnn)

Medan Hujan Sepanjang April

April hujan bakal terjadi di Kota Medan dan seluruh daerah di Sumut. “Intensitas hujan gerimis hingga deras diprediksi terjadi sampai akhir April,” kata Kepala Data dan Informasi BMKG Wilayah I Stasiun Bandara Polonia Medan, Hartanto, Senin (9/4).

Menurutnya, potensi turunnya hujan hampir terjadi  di seluruh wilayah Sumatera Utara, khususnya di wilayah Pantai Timur dan Pantai Barat.
“Potensi hujan 25-50 milimeter per harinya. Hujannya turun mulai dari siang hingga malam harinya. Sedangkan untuk pagi potensinya sangat kecil,” katanya.

Hartanto menyebutkan, daerah di Sumut juga rawan longsor meliputi Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah dan Mandailing Natal.
“Untuk daerah Pantai Barat yang rawan longsor itu Karo, Simalungun dan Dairi. Kepada warga yang berada di daerah pegunungan agar tetap waspada,” terangnya.

Hartanto juga menyebutkan, berpotensi angin puting beliug. “Daerah yang berpotensi angin puting beliung Medan, Langkat, Binjai, Sergai, Tebing Tinggi dan daerah-daerah yang berada di sekitar perbukitan dan pegunungan.

Bagaimana kecepatan angin? “Kecepatan lebih dari 40 knot (km/jam) dan itu sudah masuk kategori besar,” tegasnya.

Untuk jarak penerbangan, Hartanto mengaku, jarak pandang sejauh ini masih aman. “Jarak pandang 3 km dan cuaca buruk terjadi siang dan sore harinya saat awan berkumpul menjadi gumpalan-gumpalan hujan,” pungkasnya.

Hartanto meminta kepada warga agar waspada dengan genangan air saat hujan turun karena ini bisa menyebabkan banjir.
“Kepada warga agar memperhatikan selokan. Jika ini dibiarkan bisa menyebabkan banjir,” pungkasnya. Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II, Pardomuan Gultom mengatakan Medan akan tetap menjadi wilayah yang selalu dilanda banjir meskipun ada perencanaan pembangunan Bendungan Lau Simeme.

“Bendungan Lau Simeme adalah solusi pengentasan banjir di Kota Medan dan sekitarnya. Namun, sampai saat ini masih terkendala dalam pembebasan lahan, sehingga konstruksi belum bisa dilaksanakan,” ungkapnya, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi D DPRD Sumut dengan BWSS II, di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (9/4).

Pada kesempatan itu, Pardomuan Gultom sempat mengibaratkan, penanganan banjir di Kota Medan seperti baju tanpa lengan. maksudnya adalah berbagai upaya telah dilakukan, namun belum seluruhnya bisa terlaksana, sehingga pengentasan banjir di Kota Medan dan sekitarnya belum maksimal.
Untuk itu, sambungnya, pihaknya membutuhkan dukungan semua pihak di jajaran Pemprovsu, termasuk anggota dewan untuk segera merealisasikan pembangunan bendungan tersebut.

Karena itu, katanya, pembebasan lahan harus disegerakan untuk kemudian dilakukan langkah-langkah selanjutnya terhadap pembangunan bendungan senilai Rp1,4 triliun tersebut.

“Pemerintah pusat menyatakan komit untuk merealisasikan Bendungan Lau Simeme yang akan menjadi waduk pertama di Sumut. Namun, tanpa ada upaya serius dari daerah, khususnya dalam pembebasan lahan, maka sulit melaksanakan tindaklanjutnya,” ungkapnya.

Anggota Komisi D DPRD Sumut, Fadly Nurzal menyatakan, agar BWSS II segera merealiasikan pembangunan bendungan tersebut. Sebab, katanya, jika itu bisa menjadi solusi semua pihak tentu siap mendukung untuk kepentingan masyarakat banyak. “Itu rencananya sudah lama, jadi harus segera direaliasikan,” tegasnya.

Komisi D DPRD Sumut dalam salah satu kesimpulannya pun menyepakati untuk mempercepat realisasi Bendungan Lau Simeme. Untuk itu, akan diintensifkan koordinasi ke depan terkait segala sesuatunya dalam upaya percepatan tersebut.(ari/jon)