31 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 1366

Legislator PKS Sebut Negara Harus Diatur dengan Sportif

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) H Hidayatullah SE mengatakan, negara ini harus diatur secara sportif. Artinya, semua warga negara harus mengikuti aturan main yang ada.

“Semua warga negara Indonesia mempunyai hak yang sama, baik itu di depan hukum, ekonomi, pendidikan, maupun politik. Apalagi, penegakan hukum jangan hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” kata Hidayatullah ketika menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Cafe Hitam Putih, Tanjung Morawa, Deliserdang, Jumat (23/6). Kegiatan sosialisasi 4 Pilar ini dihadiri para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda yang ada di Kecamatan Tanjungmorawa.

Dalam pemaparannya mengenai 4 Pilar MPR RI, Hidayatullah menjabarkan beberapa poin penting yang terkandung di dalamnya seperti: Pancasila sebagai dasar dan Ideologi Negara, UUD Negara Tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Politisi senior PKS ini juga menyinggung soal dunia pendidikan yang masih jauh dari harapan. Meskipun sudah dianggarkan 20 persen dari APBN, tapi faktanya 70 persen warga Indonesia hanya tamatan sekolah menengah pertama (SMP). “Jadi ke mana selebihnya anggaran tersebut digunakan,” ketusnya.

Dalam kesempatan itu, Hidayatullah juga mendoakan para jamaah haji khususnya jamaah Haji asal Sumatera Utara, semoga selamat mulai dari berangkat sampai kembali lagi ke Tanah Air. “Semoga para jamaah haji kita menjadi haji Mabrur,” harapnya. (adz)

J Trust Bank Lanjutan Kinerja Positif di Kuartal I 2023

JAKARTA, SUMUTPOS.CO– PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank/Perseroan) melanjutkan kinerja positif dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp73,23 miliar dalam Laporan Keuangan Kuartal I tahun 2023.

Katalis dalam peningkatan kinerja tersebut dipicu oleh pertumbuhan kredit bruto sebesar Rp20,06 triliun dari sebelumnya Rp 12,41 triliun atau tumbuh 61,58 persen YoY (Year-on-Year). Pada perolehan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh menjadi Rp25,46 triliun dari Rp17,46 triliun atau sebesar 45,84 persen YoY pada posisi Kuartal I 2023 dibandingkan Kuartal I 2022.

Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai menjelaskan, segmen Corporate Banking, Commercial & SME, Business Linkage serta Consumer menjadi penopang utama pertumbuhan kredit J Trust Bank. Ekspansi kredit J Trust Bank yang terbilang cukup agresif dilakukan secara selektif.

“Kami senantiasa berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian sehingga membuat rasio NPL (non-performing loan) Bank pada Kuartal I 2023 terus membaik, dengan NPL gross berada di level 1,73 persen dan NPL net di 1,24 persen,” kata Ritsuo Fukadai.

Capital Adequacy Ratio (CAR) J Trust Bank tercatat sebesar 14,27 persen pada Maret 2023 dengan modal inti sebesar Rp3,14 triliun dimana tetap memenuhi Peraturan OJK No.12/POJK. 03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum yang mewajibkan bank memiliki modal inti Rp3 triliun.

Sementara itu, pendapatan bunga tercatat meningkat menjadi Rp559,25 miliar pada Kuartal I 2023 dari sebelumnya Rp342,42 miliar pada Kuartal I 2022 atau tumbuh 63,33 persen YoY yang dipicu oleh peningkatan pendapatan bunga pinjaman.

Sejalan dengan perbaikan kinerja bisnis, J Trust Bank terus memperkuat komitmennya pada pembiayaan hijau sebagai penerapan aspek ESG (economy, social, governance). Pada Kuartal I 2023, portfolio pembiayaan hijau J Trust Bank sebesar 10,32 persen dari total portfolio kredit dengan pertumbuhan kredit terbesar di 3 Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan yaitu; (1) Pengelolaan Air dan Air Limbah yang Berkelanjutan, (2) Bangunan Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi Standar atau Sertifikasi yang Diakui Secara Nasional, Regional, atau Internasional, dan (3) Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan. (adz)

Catatan Perbaikan Vermin Bacaleg, KPU Sumut Serahkan Berkas ke Parpol Hari Sabtu

Kantor KPU Sumut - Bagus Syahputra/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara, menjadwalkan penyerahan berkas bakal calon Legislatif (Bacaleg), hasil verifikasi administrasi (Vermin), untuk dilakukan perbaikan oleh partai politik (Parpol), pada Sabtu (24/6/2023).

“Kita jadwalkan jam 9-10 pagi, untuk penyerahan berkas tersebut,” kata Komisioner KPU Sumut, Batara Manurung saat dikonfirmasi Sumut Pos, Jumat (23/6/2023).

Batara mengungkapkan ada catatan perbaikan berkas yang dibuat KPU Sumut ke parpol. Namun, lagi-lagi KPU Sumut enggan membeberkan terkait dengan catatan vermin perbaikan tersebut.

“Catatan kita akan disampaikan ke partai politik, kemudian dilakukan perbaikan. Pokoknya, ada kekurangan kita sampaikan kepada partai politik,” jelas Batara.

Sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 10 tahun 2023 tentang Pencalonan anggota DPR RI, DPRD Sumut dan DPRD Kabupaten/Kota.

Kemudian, pengajuan perbaikan dokumen persyaratan bacalon, sejak 26 Juni 2023 hingga 9 Juli 2023. Nantinya, baru disusun Data Caleg Sementara (DCS) hingga ditetapkan Data Caleg Tetap (DCT) pada bulan September 2023.

“Artinya, kita sudah selesai melakukan vermin. Hasil penelitian vermin kita itu, semua catatan administrasi yang untuk diperbaiki kita tuliskan untuk diperbaiki,” kata Batara.

Setelah dilakukan perbaikan berkas oleh Parpol tersebut. Batara menjelaskan pihaknya akan kembali melakukan vermin untuk mengecek berkas yang sudah diperbaiki dalam persyaratan Bacaleg.

“Baru kita lakukan verifikasi kembali, dari dokumen perbaikan mereka lakukan menuju DCS. Pada umumnya, DCS yang diumumkan sudah memenuhi syarat,” ujar Batara.

Penyerahan berkas Bacaleg itu, Batara mengatakan dilakukan serentak oleh KPU Kabupaten/Kota dimasing-masing daerah ke perwakilan parpol.

“Kabupaten/Kota sama jadwalnya dengan Provinsi. Tidak ada masalah, besok (hari ini) kita serahkan semuanya,” ucap Batara.

Vermin berkas Bacaleg dilakukan KPU Sumut untuk 18 parpol, yang merebut kursi DPRD Sumut periode 2024-2029, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Buruh, Partai Gelora.

Kemudian, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Hanura, Partai Garuda, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB),

Partai Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Perindo, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Ummat.(gus/ram)

Polres Pelabuhan Belawan Gelar Donor Darah dan Bakti

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Polres Pelabuhan Belawan menggelar kegiatan bakti kesehatan dan donor darah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-77. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Wira Satya Polres Pelabuhan Belawan dan dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon, SH., MH. di Aula Mapolres Pelabuhan Belawan, Kamis (22/06/2023)

Acara bakti kesehatan dan donor darah ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua Bhayangkari Cabang Pelabuhan Belawan Nyonya Yuli Josua, serta peserta dari personil Polres Pelabuhan Belawan, personil Lantamal I Belawan, personil Kejaksaan Negeri Belawan, dan Bhayangkari Cabang Pelabuhan Belawan. Kegiatan tersebut juga bekerja sama dengan tim kesehatan dari RS. Umum Adam Malik Medan.

Dalam sambutannya, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Pelabuhan Belawan terhadap kesehatan masyarakat. Melalui bakti kesehatan, mereka memberikan pelayanan medis gratis kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, donor darah juga dilaksanakan untuk mendukung kebutuhan darah di rumah sakit dan membantu mereka yang membutuhkan transfusi darah.

“Kami berharap melalui kegiatan bakti kesehatan ini, masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang baik dan memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kestabilan pasokan darah di wilayah ini,” ujar AKBP Josua Tampubolon.

Dalam kegiatan bakti kesehatan ini, tim medis yang terdiri dari dokter dan perawat dari RS. Umum Adam Malik Medan memberikan pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, pengobatan ringan, serta pembagian obat-obatan secara gratis kepada masyarakat yang hadir. Selain itu, tim juga memberikan penyuluhan mengenai pola hidup sehat, pencegahan penyakit, dan pengelolaan kesehatan secara umum.

Sementara itu, kegiatan donor darah juga berlangsung dengan antusias. Para peserta, termasuk anggota kepolisian, anggota Lantamal I Belawan, dan anggota Kejaksaan Negeri Belawan, dengan sukarela mendonorkan darahnya untuk membantu mereka yang membutuhkan. Proses donor darah dilakukan oleh tim medis yang terlatih dan dengan mematuhi protokol keamanan dan sterilisasi yang ketat.

Kegiatan bakti kesehatan dan donor darah ini merupakan bentuk nyata dari semangat Bhayangkara yang selalu siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Polres Pelabuhan Belawan berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kepedulian sosial dalam menjaga stabilitas dan harmoni di wilayah Pelabuhan Belawan.

Dalam kesempatan ini, Polres Pelabuhan Belawan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan bakti kesehatan dan donor darah ini, serta berharap semangat gotong royong dan kebersamaan terus diperkuat untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan aman. (mag-1/ram)

Miliki 1.005 Butir Ekstasi, Warga Padang Dituntut 12 Tahun Penjara

TUNTUTAN: Majelis hakim mendengarkan tuntutan yang dibacakan JPU terhadap terdakwa kasus ekstasi secara virtual, Jumat (23/6/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa Indra Sanjaya (37) warga asal Kota Padang, Sumatera Barat dituntut jaksa 12 tahun penjara. Dia dinilai terbukti memiliki 1.005 butir pil ekstasi, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 7 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (23/6/2023).

Jaksa penuntut umum (JPU) Marina Subakti dalam nota tuntutannya menyatakan, perbuatan terdakwa dinilai melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009.

“Meminta kepada majelis hakim agar menjatuhkan terdakwa dengan pidana 12 tahun penjara, denda Rp1 miliar, sub sider 6 bulan penjara,” kata JPU.

Menurut JPU, perbuatan terdakwa yang juga memiliki rumah di Jalan Karya Sastra Tembung Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Seituan, Medan tidak mendukung program pemerintah tentang pemberantasan narkotika.

“Sedangkan hal meringankan terdakwa belum pernah dihukum dan sopan selama mengikuti persidangan,” ujarnya lagi.

Usai mendengarkan tuntutan, hakim ketua Khamazaro Waruwu menunda hingga pekan depan, dengan agenda pembelaan (pledoi) terdakwa.

Mengutip dakwaan, terdakwa ditangkap oleh personel Ditresnarkoba Polda Sumut, yang mendapat informasi bahwa terdakwa akan menerima barang tersebut pada 20 Februari 2023, di dalam Loket Indah Logistik Cargo di Jalan Bhayangkara, Medan.

Petugas menemukan barang bukti ekstasi berupa 2 bungkus plastik tembus pandang berisikan yang diduga narkotika jenis ekstasi warna abu-abu logo kuda jingkrak dengan jumlah 166 butir.

Selanjutnya, empat bungkus plastik tembus pandang yang berisikan pil ekstasi warna abu-abu logo kuda jingkrak dengan jumlah 379 butir dan 3 bungkus plastik berisikan pil ekstasi warna hijau logo GC dengan jumlah 460 butir, total keseluruhan 1.005. (man)

Korupsi Pengajuan Klaim Asuransi Poktan, 3 Terdakwa Dituntut Variasi

VIRTUAL: Tiga terdakwa kasus korupsi menjalani sidang tuntutan secara virtual, Jumat (23/6/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tiga terdakwa dugaan korupsi pengajuan klaim asuransi kelompok tani (poktan) yang terkena dampak serangan banjir/kerusakan di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) TA 2020, dituntut bervariasi, di Pengadilan Tipikor Medan, Jumat (23/6/2023).

Terdakwa Yuhda Hartas sebagai petugas survey klaim dan administrasi survey Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan Deniel Turnip selaku Agen Asuransi Kerugian poktan yang sawahnya terkena musibah banjir/rusak, masing-masing dituntut 1 tahun 3 bulan penjara.

Selain itu, keduanya juga dituntut membayar denda Rp50 juta dengan subsider 3 bulan kurungan.

Selain itu, Yuhda Hartas dan Deniel Turnip dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp34 juta. Dengan ketentuan sebulan setelah perkaranya berkekuatan hukum tetap, harta benda terpidana disita kemudian dilelang JPU.

“Bila tidak mencukupi menutupi uang pengganti tersebut, maka diganti dengan pidana penjara 8 bulan,” ucap JPU Imam Darmono.

Menurut JPU, perbuatan para terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Sedangkan hal meringankan untuk kedua terdakwa, mengakui dan menyesali perbuatannya serta telah mengembalikan kerugian keuangan negara masing-masing Rp41 juta.

“Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHPidana,” tegas JPU.

Sementara terdakwa lainnya, Daeng Khairunil Azwar selaku Ketua Poktan Gelam, dituntut lebih tinggi yakni, 5 tahun penjara dan denda Rp200 juta dengan subsider 6 bulan kurungan serta dikenakan membayar uang pengganti sebesar Rp250 juta, subsider 6 bulan penjara.

Usai persidangan, JPU Imam Darmono mengatakan, dalam perkara ini total kerugian keuangan negara sebesar Rp1.861.060.00. (man/ram)

Mahasiswa CUHK Hongkong Gelar Bakti Sosial di Belawan 1

PERIKSA: Mahasiswa Kedokteran CUHK Hongkong saat melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga Belawan 1, Jumat (23/6/2023).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO- Mahasiswa Kedokteran CUHK Hongkong bekerjasama dengan SCO mengadakan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis di Lorong Melati Kelurahan Belawan 1 Kecamatan Belawan, Jumat (23/6/2023). Sebelumnya, bakti sosial ini sudah dilaksanakan di Kelurahan Bagan Deli dan Kelurahan Belawan Bahari Kampung Kurnia.

Kordinator Bakti Sosial oleh Mahasiswa Kedokteran CUHK Hongkong, Riska Simangunsong menyatakan ada 26 mahasiswa kedokteran CUHK yang ikut bergabung. Dan mereka sudah tiba sejak tanggal 12-24 Juni mendatang.

“Dalam kegiatan ini kami hanya melakukan pelayanan kesehatan. Bukan pengobatan atau memberi obat,” ujarnya.

Adapun pelayanan kesehatan yang dilakukan seperti pemeriksaan mata, gigi, tensi tekan darah dan konsultasi tentang pelayanan pemeriksaan kesehatan agar masyarakat lebih bisa memahami hidup sehat dan bersih.

Kegiatan sosialisasi perjalanan pemeriksaan kesehatan ini dihadiri oleh warga masyarakat sekitar lebih kurang 170 orang dari berbagai seputaran lorong.

Ketua IPK Ranting Kelurahan Belawan 1 Syahrial mengatakan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa CUHK Hongkong yang sudah peduli dengan warga Belawan.

“Masyarakat juga senang dengan kegiatan ini, terbukti berbagai warga dari lorong-lorong sekitar ikut serta,” ungkapnya.

Sementara itu, penasehat IPK Ranting Kelurahan Belawan 1 Dedy Satria Ainal, mengatakan rasa syukurnya dengan kegiatan ini.

“Semoga semua merasa senang dengan kegiatan ini, dan mendapatkan berkah,” tutupnya. (mag-1/ram)

Pertahankan Budaya Leluhur, Pengrajin Seni Ukir di Toba Bertahan Usai Pandemi

PAMERAN: pengrajin seni ukir (tengah) bersama istri dan pegawai BRI saat mengikuti pameran UMKM di Lapangan Benteng Medan tahun 2022.

TOBA, SUMUTPOS.CO – Tradisi suku Batak Toba sejak ratusan tahun yang lalu dikenal dengan sebi ukur yang berasal dari nenek moyang mereka.

Seni ukiran di kebudayaan masyarakat Batak Toba memberikan repsentasi simbol serta maksud tertentu. Karenanya tak jarang rumah – rumah orang Toba dihiasi pernak – pernik ukir yang penuh arti.

Pengrajin seni ukir atau sering dikenal dengan sebutan handycraft dapat dijumpai di Desa Pardamean Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.
M Samosir (48) merupakan salah satu pengukir di kawasan destinasi Danau Toba. Dia menyadari saat ini minat masyarakat terutama kaum muda sangat minim dengan sebi ukir.

“Ya karena salah satu alasannya adalah arus modernisasi,” ujarnya, Kamis (22/6/2023).

Dijelaskannya, seni ukir ini bukan hanya sekadar seni, tetapi juga untuk melestarikan budaya. Karena dibesarkan di keluarga pengukir, M Samosir pun mulai mempelajari dan menjadikannya profesi.

Bahkan, sejak tahun 2012, dia sudah aktif mengikuti berbagai pameran.

“Orang toba menyebut seni ukir itu bernama gorga, berupa pahatan kayu yang dilukis sedemikian rupa membentuk karakter tertentu,” jelas M Samosir.

Bagi orang Batak Toba, ukiran tak hanya dipandang sebagai sesuatu objek seni yang indah. Lekukan hasil dari pahatannya bermakna magis dengan karaker warna merah, hitam dan putih yang sangat kuat. Sarat dengan simbol hukum, aturan serta adat istiadat yang mengikat.

ia menjelaskan ukiran atau gorga bagi pengrajin di Batak Toba masih menggunakan peralatan seperti ketam, pahat, mesin amplas, pisau ukir, gergaji, bor tangan, dan lain-lain. Semua dilakukan dengan manual sesuai dengan motif ukiran yang dipesan.

Kayu yang digunakan adalah kayu ungil, sebab ketahanan kayu tersebut cukup kuat. Serta tidak begitu sukar membentuk bagian permukaan hingga dalamnya saat proses pemahatan dilakukan.

Hasil pahatan seni yang dibuat M Samosir berupa perkakas rumah tangga, hiasan dinding, miniatur aksesoris gantungan kunci, tongkat adat, hingga peti mati. Hal tersebut menjadi media yang lazim bagi orang toba untuk mengaktualisasikan seni ukir yang berasal nenek moyang mereka.

Hasil kerajinannya berupa aksesoris buat wisatawan sering dijajakan toko-toko souvenir di Samosir, Balige, Parapat. “Miniatur budaya dan gantungan kunci yang saya buat ini, nanti ada yang ambil. Biasanya mereka pesan dulu,” ujarnya.

Bahkan pesanan kerajinan ukiran tak datang dari kawasan toba saja. Pertengahan Mei 2023, ia menyelesaikan pesanan Tunggal Panaluan (tongkat kayu panjang sekitar 2 meter) dan sudah mengirimnya ke Kota Bekasi, Jawa Barat. Tongkat yang biasanya digunakan untuk acara adat ini, ia bandrol seharga Rp2,5 juta.

Di tempat berbeda, M Sirait (55) menyarankan agar pengrajin membuat komunitas lalu berdiskusi bagaimana memanfaatkan teknologi untuk membuat iklan dan sistem penjualan online.

Sosok pria yang juga pendiri Taman Eden 100 di Toba menyampaikan bahwa perlu adanya sekumpulan tempat khusus menjajakan semua hasil seni lokal. “Jadi wisatawan yang ingin mencari souvenir kesana semua. Seperti yang ada di Provinsi Bali, tempatnya besar dan semua karya seni Bali ada di sana,” jelasnya.

Diselamatkan KUR BRI dari keterpurukan Covid-19

Pandemi Covid-19 diawal tahun 2020 lalu, sempat membuat usaha M Samosir terpuruk. Sebab kunjungan wisatawan ke Danau Toba menurun drastis. Membuat toko toko souvenir banyak yang tutup dan tak ada yang membeli karya seni ukirnya.

“Wah, kalau masa cCovid itu memang gawat kali. Saya sampai kehabisan modal juga,” kata M Samosir.

Untuk mencari kesibukan waktu luangnya, ia berladang serta membantu profesi istrinya menjadi pengepul hasil bumi di daerahnya. Sebab tak ada orderan kerajinan yang diterimanya.

Kini aktivitas pariwisata kembali normal. Ia pun memulai kegiatannya seperti semula. Kendala berikutnya dialami adalah kurangnya modal. “Disitulah saya punya pengalaman meminjam KUR ke Bank BRI,” kenangnya.

Ia juga bercerita soal keseriusan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk membatu pelaku usaha yang terpuruk usai hantaman tsunami Covid-19, diakuinya sangat menolong pinjaman tersebut. Ia pun tak menyangka dengan suntikan modal pinjaman itu, usahanya kini perlahan bangkit.

“Kalau tak dibantu BRI entah bagaimana lah saya saat itu. Mungkin saya tak begini lagi. Yah, ke ladang-ladang saja lah,” ujar M Samosir.

Tak hanya memberikan suntikan permodalan, ia juga kerap dilibatkan dalam program BRI berupa pameran dari karya kerajinannya.

“Jadi kalau orang BRI bikin acara saya sering dikontak untuk bantu isi stand UMKM. Lumayan juga saya pikir, habis Covid itu, saya lebih punya kesempatan memperkenalkan budaya nenek moyang kami melalui seni,” ucapnya.

Namun ketika ditanya tentang proses penunjang pemasaran melalui sarana digitalisasi, M Samosir menjawab disitulah kelamahanya. “Saya gak bisa main hp, paling anak saya la yang pintar main hp,” pungkasnya. (Dat)

PRULink NextGen Wujudkan Perlindungan Meningkat di Jenjang Kehidupan Nasabah

Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen (tengah) didampingi oleh Product Design and Performance Management Prudential Indonesia, Junaedy Aries Wijaya saat memberi keterangan kepada wak Media, Jumat (23/6)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Prudential Life Assurance atau Prudential Indonesia, terus berinovasi dalam produk asuransi di Indonesia dengan menghadirkan PRULink NextGen. Yang memiliki manfaat turut meningkat jenjang kehidupan.

Hal itu, diungkapkan oleh Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen, dalam jumpa pers di Belmondo Cafe, Jalan Teuku Daud Medan, Jumat (23/6) sore.

Karin menjelaskan mengenai Produk Asuransi yang dikaitkan dengan Investasi (PAYDI), asuransi jiwa PRULink NextGen. “Kami melihat PAYDI masih diminati masyarakat, karena menggabungkan manfaat perlindungan dan investasi sekaligus,” sebutnya.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat PAYDI masih mendominasi pendapatan premi industri asuransi jiwa sebesar 57,7 persen di tahun 2022. Keunikan dan kompleksitas PAYDI menjadi tantangan tersendiri bagi industri asuransi untuk mengemas dan menjual PAYDI.

Karin menambahkan dengan kepemimpinan pasar selama lebih dari 20 tahun untuk produk yang dikaitkan dengan investasi pihaknya mempertegas komitmen dalam mendengarkan, memahami, dan mewujudkan perlindungan optimal yang berkelanjutan dan manfaat yang turut meningkat disetiap jenjang kehidupan melalui PRULink NextGen.

“Produk tersebut memberikan nasabah atau calon nasabah ragam, pilihan solusi perlindungan dengan berbagai pilihan fund, serta dirancang. Untuk melengkapi kebutuhan nasabah sesuai kebutuhan, profil risiko, kemampuan finansial dan tujuan keuangannya,” jelas Karin.

Dia juga mengungkapkan sebagai produk perlindungan jangka panjang PRULink NextGen menawarkan keunggulan usia masuk tertanggung hingga 75 tahun, dengan fleksibilitas dalam pilihan masa perlindungan 75, 85, 99 tahun.

Kedua produk ini juga memberikan perlindungan 300 persen uang pertanggungan meninggal dunia, karena kecelakaan, ketika periode musim liburan Tahun Baru atau Lebaran.

“Kemudian, memberikan manfaat jenjang kehidupan atau life events benefit berupa pengajuan peningkatan Uang Pertanggungan sebesar 10 persen hingga Rp 1 miliar, atas peristiwa hidup yang dialami oleh Tertanggung Utama, berupa pernikahan dan/atau kelahiran sedarah dari Tertanggung Utama,” kata Karin memaparkan.

Selain itu, nasabah juga dapat menikmati loyalty bonus hingga 200 persen yang akan dialokasikan ke dalam Saldo Unit Premi Berkala sejak tahun ke-11 hingga tahun ke-20 polis. Beragam keunggulan yang ditawarkan untuk nasabah/calon nasabah akan memberikan keyakinan dan ketenangan jiwa dalam membangun resiliensi finansial keluarga.

Guna lebih memudahkan nasabah/calon nasabah untuk mendapatkan informasi detail mengenai PRULink NextGen, fitur produk dapat diakses melalui website dan juga media sosial Prudential Indonesia.

Selain calon nasabah mendapatkan penjelasan produk dari tenaga pemasar, Prudential Indonesia juga menyempurnakan proses penjualan PAYDI dengan menyediakan penjelasan produk dalam format video.

Sehingga setiap calon nasabah akan mendapatkan pemahaman yang sama terkait produk, seperti informasi mengenai manfaat, biaya, fitur tambahan, risiko dan pengecualian produk serta adanya analisa profil risiko masing-masing calon nasabah.

Karin menjelaskan bahwa kualitas tenaga pemasar juga terus ditingkatkan dengan melakukan pelatihan ulang (retraining) dan sertifikasi tentang PAYDI.

“Sehingga dapat memberikan informasi produk dengan lebih transparan dan tepat untuk nasabah atau calon nasabah sesuai kebutuhan dan kemampuan finansialnya,” ucap Karin.

Didampingi oleh Product Design and Performance Management Prudential Indonesia, Junaedy Aries Wijaya, Karin menambahkan inovasi PRULink NextGen makin lengkap dengan upaya perlindungan melalui produk asuransi tambahan PRUPrime Healthcare Plus Pro, yang menawarkan manfaat yang lengkap mulai dari pra rawat inap, ketika rawat inap hingga rawat lanjutan pasca-inap, termasuk memfasilitasi pembiayaan terhadap kebutuhan obat medis modern maupun tradisional yang direkomendasikan oleh dokter yang merawat Tertanggung selama rawat inap.

Dengan bekal pengalaman 175 tahun melindungi nasabah serta keluarganya di dunia dan lebih dari 27 tahun di Tanah Air, Prudential Indonesia teguh berkomitmen mendukung kualitas hidup nasabah dan masyarakat Indonesia.

“Kami harap dengan kehadiran PRULink NextGen semakin banyak keluarga Indonesia yang mendapatkan perlindungan jangka panjang dan memiliki resiliensi finansial, sejalan dengan aspirasi kami agar masyarakat Indonesia #YakinMelangkah wujudkan hidup yang lebih sehat dan lebih sejahtera dan mendapatkan yang terbaik dalam kehidupannya.” pungkas Karin.(rel/tri)