Home Blog Page 13724

Sasa Zecevic Stres

MEDAN-Stopper PSMS Sasa Zecevic yang masih berada di negara asalnya Siberia, mengaku stres karena tak kunjung menerima gaji dari manajemen di Medan. Sementara, Markus dkk yang berada di Mess Kebun Bunga sudah mendapat uang cicilan gaji dari manajemen sekitar Rp10 jutaan, dari kewajiban manajemen yang menunggak hingga hampir tiga bulan gaji pemain.

Dari percakapan di social network Facebook, Sasa berharap uang yang diakui manajemen sudah dikirimkan ke rekeningnya masuk tepat waktu. “I hope money will come on time… I can buy ticket…,” ujar sepenggal kalimatnya, Kamis (22/3) pagi.

Menunggu kiriman gaji yang berusaha dicicil pihak manajemen ini memang diakui Sasa membuatnya uring-uringan, sementara fans di Medan juga sudah sangat merindukannya. “Sabar… Saya sama stres… I hope money will come on time… I can buy ticket… Soon I will come, when I will back…,” katanya.
Hingga saat ini, jadwal kepulangan stopper jangkung itu masih tak dapat diprediksi. Meski, Selasa (20/3) malam Sasa sudah kembali mengirimkan nomor rekening baru yang diperlukan manajemen untuk mengirimkan uang cicilan gaji.

Pelatih PSMS sementara Suharto AD mengatakan, manager PSMS telah mendapatkan nomor rekening baru dari Sasa. “Jadi, Rabu (21/3) siang manajemen sudah mengirimkan kembali cicilan gaji kepadanya. Manajemen juga sudah mendesak Sasa agar segera balik ke sini,” tuturnya, Kamis (22/3).

Menurut manager PSMS, Sasa sudah menerima uang pinjaman tersebut dan saat ini sedang mencari-cari tiket dan jadwal yang tepat untuk kembali bergabung dengan tim. “Sudah dipastikan dan ditanya kapan bisa pulang. Tapi Sasa masih car-cari tiket,” jelasnya.

Sementara, kepulangan Sasa juga sangat diharapkan Suharto. “Kalau memang dia sudah dijadwalkan pulang. Kita harap, ia bisa pulang besok (Hari ini) paling lambat,” tegasnya.

“Pasalnya, jika lewat waktu itu, kita tak yakin dia mampu melakukan recovery fisik untuk bisa memperkuat tim saat menjamu PSPS Pekanbaru nanti,” tambah Suharto.

Selain recovery fisik, ada hal yang lebih penting yang tak bisa ditinggalkan pemain menghadapi laga dalam waktu dekat. “Kalau dia datang terlalu lama, atau terlalu dekat dengan waktu pertandingan, takutnya dia tak bisa menguasai taktik yang sudah dibangun dalam tim selama latihan yang sudah digelar,” tutur Suharto lagi.

“Karena itu kita juga sudah melakukan antisipasi dengan mempersiapkan gantinya. Kita sudah persiapkan Ramadhan untuk mengisi posisi Sasa yang masih  belum memberi  kepastian,” tambah Suharto. (saz)

Olympiysky Dilengkapi 500 Kamera

KIEV – Stadion Olympiysky terpilih sebagai final Euro 2012 (1/7). Tidak heran apabila stadion yang saat Euro berkapasitas lebih dari 70 ribu penonton itu dilengkapi dengan sarana terbaik. Kamera misalnya. Olympisky telah meng-install lebih dari 500 kamera !

Normalnya, jumlah kamera di stadion Eropa hanya puluhan. Apalagi stadion di Indonesia yang paling-paling hanya belasan. Timur Kondratiev, direktur pelaksana Olympiysky, mengatakan apabila tiga perempat dari kamera dialokasikan di sekeliling lapangan.

“Sekitar 360 kamera akan meng-cover area lapangan, sedangkan lainnya di tribun penonton dan pintu-pintu masuk stadion,” kata Kondratiev kepada Kyiv Post.

“Semakin banyak kamera semakin bagus karena hal-hal detail yang terjadi di area stadion bisa terpantau,” sambungnya.

Banyaknya kamera sekaligus membantu tugas petugas keamanan mengawasi gerak-gerik penonton yang mungkin berulah. Sebagai catatan, pertandingan Euro di Olympiysky sedikitnya akan dikawal 1.500 polisi. Jumlahnya ditambah menjadi 7 ribu personel untuk final.Itu belum termasuk volunteer atau relawan yang disebar di semua area stadion. (dns/jpnn)

Pemain India Tewas di Lapangan

NEW DELHI – Seorang pesepakbola lokal India tewas setelah tak sadarkan diri di lapangan. Pesepakbola itu diketahui bernama D Venkatesh berusia 27 tahun dan bermain di klub Bangalore Mars.

Tragedi tersebut terjadi di menit-menit akhir pertandingan antara Bangalore Mars kontra South Western Railway di Stadion Sepak Bola Bangalore, Selasa (22/3) lalu.

D Venkatesh, yang baru masuk sebagai pemain pengganti di paruh kedua laga, tiba-tiba terjatuh di lapangan dan tidak sadarkan diri. Dengan diagnosis henti jantung mendadak. Ia langsung dilarikan dari stadion ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih menyeluruh.

Sialnya, tidak ada ambulans yang dipersiapkan di stadion tersebut. Rekan-rekan setim Venkatesh terpaksa menyewa tuk-tuk (sejenis kendaraan bermotor mirip dengan angkutan bajaj—red) untuk membawanya ke rumah sakit setempat.

Nyawa Venkatesh rupanya sudah tidak tertolong lagi. Sesampainya di rumah sakit, pemain berusia 27 tahun itu dinyatakan meninggal dunia.
“Venkatesh turun sebagai pemain pengganti untuk klubnya di babak kedua laga melawan Western Railway di partai Divisi ‘A’ Distrik Bangalore dan pingsan beberapa saat sebelum pertandingan berakhir,” kata All India Football Federation (AIFF) di situs resminya yang dikutip Reuters. (net)

Thunder Puncaki Barat

OKLAHOMA CITY – Dengan diperkuat point guard veteran Derek Fisher, Oklahoma City Thunder berhasil menekuk tamunya LA Clippers 114-91 di Chesapeake Energy Arena.

Kunci keberhasilan Thunder adalah menutup ruang gerak center andalan Clippers Blake Griffin. Griffin tidak berhasil membuat satu dunk pun dan hanya mengemas tujuh poin dari 33 menit penampilannya.

Selain itu, kemenangan Thunder juga diraih berkat penampilan gemilang Kevin Durrant dan Russell Westbrook. Durrant menjadi pencetak angka terbanyak di pertandingan itu dengan 32 poin plus sembilan rebound, sementara Westbrook menambah dengan 19 angka.

Mengenakan kostum bernomor 37, sesuai usianya, Fisher tampil selama 20 menit dan membukukan lima poin, satu assist, dan satu rebound. Saat laga tersisa 6 menit 13 detik lagi di kuarter keempat, eks point guard LA Lakers ini berhasil menceploskan tiga angka untuk membawa Thunder unggul 100-81.
Sekitar dua menit kemudian, pelatih Clippers Vinny Del Nigro memutuskan memasukkan para pemain cadangan tanda menyerah. Chris Paul sukses menyumbang double-double dengan 13 poin dan 10 assist. Shooting guard Randy Foye ikut menyumbang 23 angka bagi Clippers.

Ini merupakan kekalahan tandang keenam Clippers dari delapan laga tandang terakhir. Secara total, rekor tandang Clippers adalah 11 menang dan 12 kalah. Kini mereka mencatat rekor 26 menang dan 20 kalah serta menempati peringkat enam Wilayah Barat. Sementara Thunder kokoh di posisi pertama Wilayah Barat dengan rekor 35-12. (bbs/jpnn)

Button Makin Pede

KUALA LUMPUR – Balapan Formula One (F1) seri kedua akan berlangsung di Malaysia. Jenson Button percaya diri (pede) bisa meraih kemenangan dua kali secara beruntun.

McLaren memang membuat kejutan besar di Grand Prix Australia. Button berhasil meraih kemenangan pada serie pembuka F1 musim ini.  Sedangkan Lewis Hamilton menempati peringkat ketiga dibelakang Sebastian Vettel ada di peringkat kedua.

Kendati McLaren mendominasi jalannya lomba di Melbourne, tapi Button masih mewaspadai sejumlah tim yang bisa menjadi ganjalan Tim Silver Arrows dalam meraih kemenangan kedua kali secara beruntun.

“Saya rasa hasil lomba menunjukkan ada beberapa tim papan atas di Formula One, dan saya rasa kami bisa mengharapkan mereka untuk bertarung dalam meraih kemenangan di Malaysia,” tegas Button. “Dua pembalap Red Bull sangat cepat pada saat lomba. Selain itu, kami juga harus mewaspadai tim lain seperti Mercedes dan Lotus yang bisa sangat cepat dalam lomba pekan ini,” lanjutnya.

“Namun, kami tidak akan bersantai dan kami siap balapan di Malaysia untuk pertarungan yang sangat ketat,” tandas pembalap asal Inggris tersebut dilansir dari Autosport, Kamis (22/3). (bbs/jpnn)

Sutomo vs Wahidin, Final Ulangan

MEDAN-Turnamen Basket Antar SMP Piala Lions Club 2012 memasuki babak akhir. Dua tim terbaik Sutomo 1 dan Wahidin akhirnya bersua di final, Jumat (23/3) hari ini di GOR Angsapura, Jalan Logam Medan. Ini merupakan final ulangan tahun lalu. Ketika itu Sutomo 1 yang keluar sebagai pemenang.

Wahidin tentu tak ingin jatuh dua kali. Pelatih Wahidin, Okiem siap melakukan revans kepada musuh bebuyutannya itu. “Sutomo 1 punya materi yang bagus tahun ini. Bahkan mungkin lebih baik dari kami. Tapi tidak berarti kita akan menyerah. Tahun lalu kami  kalah. Kami tentu akan berusaha memenangkan pertarungan kali ini,” ujarnya.

Tak berbeda dengan timnya, Sutomo 1 juga menerapkan strategi full pressure. “Mereka juga pakai full pressure. Sama seperti kami. Agar lawan tidak leluasa untuk masuk ke area pertahanan kami,” lanjutnya.

Keperkasaan Wahidin pantas diperhitungkan Sutomo 1. Terlihat dari laga semifinal, Kamis (22/3) kemarin saat menumbangkan SMP Wiyata Dharma. Bermaterikan Tommy, Suhendra, Tommy Halim, Edison dan Anggrezy, Wahidin tak terbendung meski sempat tertinggal 9-16 di kuarter awal. Tambahan 13 angka di kuarter dua sekaligus memacetkan keran angka lawan yang hanya mampu menambah tiga angka membuat Wahidin berbalik memimpin.
Dua kuarter tersisa, duel berlangsung ketat. Terutama di kuarter pamungkas, Wiyata terus menjaga selisih angka tidak menjauh dari 10 angka lewat aksi John Albert yang melesat cepat menerobos zona lawan. Lay up Edy mengakhiri perjuangan Wiyata 48-60.

Laga semifinal lainnya, Sutomo 1 yang sejak awal diunggulkan tak terlalu kesulitan menumbangkan Methodist 2.

Diawali three point shoot kapten tim Gerry, seterusnya Sutomo 1 melesat meninggalkan Methodist 2. 30 angka diciptakan Kevin dkk di kuarter awal. Sementara Methodist 2 yang dimotori Michael hanya 11 kali menorehkan poin yang didominasi dari free throw.

Kuarter berikutnya, Methodist 2 mencoba bangkit. Tim besutan Jenny ini menggalang pertahanan ketat dan kerap memenangkan pertarungan rebound. Leonardo, Erick, Jordan, Salvian dan Michael memperkecil selisih 18-37.

Namun dua kuarter berikutnya, Sutomo 1 semakin menggila menambah angka. Selain Jason, Anthony juga tampil produktif membawa Sutomo 1 memimpin 52-28 sebelum akhirnya mengakhiri laga 65-41 untuk tiket final.

Pelatih Sutomo 1, Heru Minardi mengatakan lawannya di final kali ini memang tak lagi asing. Namun pihaknya mewaspadai tiga pemain Wahidin yang dianggap mengancam timnya dan akan mendapat perhatian ekstra. (mag-18)

Warga Tioghoa Gelar Kejuaran Catur Gajah

LUBUK PAKAM-Warga keturunan Tionghoa yang bermukim di Lubuk Pakam akan mengelar kejuaran catur gajah laupa Xiang Qi Cup IV yang bertempat di Car Park Panitia Laupa Club Jalan T.Fahruddin Lubuk Pakam, Sabtu (24/3) – Selasa (3/4) mendatang.

Untuk pelaksanan kegiatan kejuaran itu, unsur panitia kejuaran melakukan audensi ke Camat Lubuk Pakam, Drs.Citra Efendy Capah M.SP, Jum’at (16/3) lalu. hadir pada audensi itu, Ketua Panitia Pelaksana Laupa Xioang Qi Cup IV, Kok Siong didampingi Hasan Halim dan Kok Fen  selaku Komisi Pertandingan dan Bendahara.

Bahkan dalam laporannya, kejuaraan kali ini akan diikuti sekira 60 peserta dari berbagai kecamatan di Deli Serdang dan Kabupaten Serdang Bedagai, dimana panitia membagi dua katagori peserta Senior (A) dan Junior (B).

Seperti kegiatan sebelumnya panitia telah menyiapkan hadiah berupa Tropy, Tabanas dan souvenir  untuk Senior dan Junior.Kejuaraan itu direncanakan akan dihadiri oleh KONI Deli Serdang, Ketua Percasi DS, Pengurus Xiang Qi Profinsi Sumut dan Wasit Internasional Xiang Qi.

Kok Fen selaku Bendahara Panitia dalam kesempatan yang sama menyatakan, kalau pihaknya bertekad untuk menggelar kejuaraan ini untuk melestarikan olah raga tradisionil ini juga menyentuh pada masyarakat umum dan pelajar. Kemudian untuk menjauhkan regenerasi dari ancaman bahaya narkoba dan bentuk kenakalan kriminal lainnya.

Disebutkan, selain warga keturunan keturunan tionghoa, Kejuaraan Xiang Qi (Catur Gajah) diikuti oleh warga pribumi.”Pada kejuaraan Tiongkok Xiang Qi (RRC) Tahun 2010, Laupa Club telah mengirim dutanya  Muhamad Ali (Angik) warga Indonesia asli,” Kok Fen.(btr)

Mike Tyson Kejutkan Rossie O’Donnell

DI ulang tahunnya yang ke-50 tahun, Rossie O’Donnell mendapat kejutan manis dari Mike Tyson. Mantan juara tinju kelas berat itu muncul ruang atas Paris Club Studio di Chicago pada Senin malam (19/3).

Ketika kue sudah disajikan, Tyson memimpin banyak orang untuk menyanyikan lagu Happy Birthday. Mantan petinju berusia 45 tahun tersebut juga turut membawa serta istri, anak dan keponakannya.

Tyson juga sempat memposting status di twitter jika dia senang berada di pesta tersebut. Posting itupun langsung di reply oleh Rossie dengan: “I will be there – u r quite lovely with such an open heart – ur family is beautiful – so r u – xxx see u in Vegas!!!”

Di acara ulang tahunnya, Rossie O’Donnell turut mengundang sang tunangan Michelle Rounds, staf dari acara The Rossie Show. Acara ulang tahun ke-50 itu diawali dengan pembatalan program The Rossie Show supaya tim produksi acara tersebut bisa mempunyai banyak waktu.

Dilansir melalui People, acara ulang tahun tersebut akan ditayangkan di acara talk show milik Rossie. Selain itu, wanita berambut gelap ini juga terlihat menyanyikan ulang lagu Sixteen Candless berjudul Don’t Stop Believing dan Jesse’s Girl. (bbs/jpnn)

Wiyata B Kalahkan Chandra Kusuma

MEDAN- Tim Futsal SMP Wiyata B sukses memetik kemenangan setelah mengalahkan Chandra Kusuma dengan skor 2-0 pada babak  penyisihan turnamen futsal Wiyata Darma yang diselenggarakan di Lapangan Futsal Yayasan Perguruan Wiyata Darma yang Jalan Wahidin Medan Area dari Kamis 22 hingga 31 Maret.

Kedua gol milik SMP Wiyata Darma itu diciptakan oleh Adrian Wijaya dan Kevin.

Sementara di partai berikutnya tim futsal Prime One School menang atas Cinta Budaya dengan skor 2-0. Pertandingan ketiga dimenangkan oleh tim Brigjend Katamso atas Wiyata A dengan skor 0-13. Sementara itu pada pertandingan terakhir antara Methodist-II atas Kalam Kudus berakhir dengan skor 9-0 untuk kemenangan Methodist 2.

Selain pertandingan futsal yang menjadi agenda utama, pembukaan turnamen itu juga di hibur oleh dua kelompok tari remaja, Wiyata Disciples dan Mix Max.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Jhonson Lumban Batu mengatakan bahwa tujuan di gelarnya turnamen kali ini adalah meningkatkan silaturrami di antara peserta. “Olah raga ini bias dimainkan dengan jumlah pemain terbatas serta tidak memerlukan biaya yang besar,” katanya. (mag-10)

Dovizioso Banggakan Yamaha Tech 3

PARIS-Potensi yang telah diperlihatkan Andrea Dovizioso ternyata mengejutkan tim barunya, Monster Yamaha Tech 3. Apalagi inilah musim debutnya menunggangi Yamaha.

Sepanjang kariernya membalap, Dovi sapaan akrabnya selalu berada di atas motor Honda. Bersama Honda pula ia menjuarai kelas 125cc di 2004, menjadi runner-up 250cc dua musim beruntun pada 2006 dan 2007, dan terakhir finis di posisi tiga klasemen pebalap MotoGP 2011.
Musim depan, rider Italia itu akan ganti haluan dengan membela panji Yamaha. Meski memiliki tantangan baru, potensi yang ia tunjukkan di dalam sesi tes pra-musim terbilang memuaskan.

Di dalam tes hari terakhir di Sepang pada awal bulan Maret ini, Dovi bahkan berhasil menorehkan waktu terbaik ketiga di belakang dua rider Honda, menjadikannya pebalap Yamaha dengan waktu terbaik, melampaui Ben Spies dan Jorge Lorenzo. Ini Dovi lakukan dengan kondisi belum 100% karena bulan Januari lalu mengalami patah tulang selangka.

“Kami semua tahu betapa tingginya level Andrea, tapi saya tetap sedikit kaget dengan kecepatannya. Sangatlah menyenangkan melihatnya sudah menjadi pebalap tercepat Yamaha di atas kertas dan bersaing dengan Jorge setelah waktu (adaptasi) yang minim,” kata bos Monster Yamaha Tech 3 Herve Poncharal kepada MCN.

Poncharal pun optimistis Dovi akan bisa tampil lebih baik lagi seiring dengan waktu, setelah ia semakin nyetel dengan mesin 1.000cc YZR-M1.
“Saya percaya ia akan tampil jauh lebih baik karena saat ini belum mendapatkan ‘rasa’ yang pas 100% dengan motornya dan bagaimana cara terbaik mengendarainya,” simpul Poncharal. (bbs/jpnn)