31 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 13735

PPP Diminta Komit Perjuangkan Aspirasi Umat

PALUTA-  Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) Drs H Kosim Pohan mengatakan, sosok Ketua DPW PPP Sumatera Utara H Fadly Nurzal SAg adalah seorang yang amanah, berwibawa dan bersahaja. Sehingga wajar jika ia dihormati dan disayangi masyarakat.
Hal itu dikatakan Kosim Pohan di sela-sela acara pelantikan dan Mukercab DPC PPP Paluta di Gunungtua, beberapa hari lalu. “Untuk itu, saya berdoa kepada Allah, semoga Fadly Nurzal tetap teguh melaksanakan amanah yang diberikan umat,” katanya.

Kosim juga mengaku sangat mendukung sikap teguh PPP tetap menjadi partai Islam. Karenanya, ia berharap seluruh pengurus PPP, lebih meningkatkan kerja-kerja yang bersentuhan langsung dengan umat Islam.

“Ketika PPP komit memegang teguh Islam sebagai azas partai, konsekuensinya seluruh kader PPP harus mempraktekkan nilai-nilai dan ajaran Islam dalam setiap gerak langkah dan programnya,” imbuhnya.

Kosim juga mengajak umat Islam di Paluta untuk bersama-sama PPP memperjuangkan aspirasi umat Islam. Sebab, katanya, Allah tak akan mengubah nasib satu kaum, sebelum mereka berusaha mengubah nasibnya.(ade)

Sales Telur Dirampok, Uang Setoran Rp48 Juta Lewong

LUBUKPAKAM- Sudah dua hari ini Herdiansyah alias Mardian (38), warga Dusun 3, Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, mengerang menahan rasa sakit, akibat bekas luka bacokan di pinggang sebelah kanan, hidung dan pilipis kanannya. Luka bacokan ini dialaminya pada Jumat (30/3) dini hari pukul 02.30 WIB, saat dirinya dihadang perampok yang menggasak uang setoran penjualan telur milik tokenya senilai Rp48 juta.

Saat wartawan Sumut Pos mengunjungi rumahnya pada Minggu (1/4) sore pukul 15.30 WIB, Mardian masih terlihat lemas dan tergolek di atas sofa ruang tengah rumahnya. Mardian pun menceritakan kejadian yang dialaminya.

Saat itu, pria yang sudah sepuluh tahun berkerja sebagai sales penjualan telur itu baru pulang dari luar kota. Saat menuju rumahnya dengan berjalan kaki, tiba tiba dari arah belakang, dia dipukul  dengan pelepah kelapa sawit. Akibatnya, dia langsung tersungkur ke tanah.

Karena merasa terancam, Mardian lantas berteriak minta tolong sembari melakukan perlawanan. ”Saya kira hanya seorang, tapi dua temannya yang sembunyi di pepohonan sawit langsung menyerang, akibatnya pinggang saya disabit,” terangnya.

Tak puas, tiga perampok yang mengenakan sebo itu, lantas merampas tas yang disandang Mardian. Tas itu berisi uang hasil penjualn telur senilai Rp48 juta. Tak mau kehilangan uang setorannya, korban kembali melakukan perlawanan.

Tetapi upaya mempertahankan tas sandang itu gagal. Bahkan, korban kembali dipukul dengan pelepah kelapa sawit. Setelah korban tidak berdaya, ketiga pelaku meninggalkan korban. ”Saya sempat berdiri mengejar ketiga pelaku yang melarikan diri, namun tiba-tiba ketiganya kembali lagi dan hendak menyerang. Terpaksa saya mengurungkan niat, soalnya ketiganya sudah dipersenjatai parang panjang,” ujarnya.

Setelah ketiga pelaku kabur, baru warga Dusun 3 Desa Denai Lama berdatangan memberikan pertolongan serta mengejar ketiga kawanan perampok itu. Upaya warga itu pun gagal, karena ketiga perampok hilang di perkebunan sawit. Tapi, sekitar 20 meter arah depan rumah korban warga menemukan, tiga puntung rokok, dua botol minuman dan obat anti nyamuk. “Tampaknya perampokan ini telah direncanakan,” katanya. Rencananya, hari ini (2/4), Mardian membuat laporan ke Mapolsek Beringin. .(btr)

Sejarah Baru Dunia Pendidikan

Wali Kota Medan Cor Perdana Gedung FK UISU Senilai Rp70 Miliar

Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (FK UISU) merupakan suatu kebanggaan dan kebahagiaan bagi masyarakat Kota Medan. Sebab UISU telah mencetak sejarah baru bagi dunia pendidikan sebagai fakultas tertua di Sumatera dan telah memiliki akreditasi yang sama dengan perguruan tinggi negeri.

UNGKAPAN ini dikemukakan Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM pada pengecoran pertama gedung FK UISU di Jalan STM Medan, Sabtu (31/3). Rahudman datang bersama Ketua DPRD Medan Amiruddin, dan mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Drs Hasan Basri MM.

Hadir dalam kegiatan ini Hj Sariani AS, seorang dari lima Pendiri UISU, Ketua Umum Yayasan UISU Prof Dr H Usman Pelly MA, Pengurus Yayasan UISU OK Nazaruddin Hisyam, Ir Iqbal Nasution MT, Ali Amran Tanjung SH MHum dan M Idris SH MHum, Pembantu Dekan II FK UISU yang juga Ketua Pembangunan Gedung FK UISU dr Suwarno Usman, Prof dr Joesoef Simbolon, Pembantu Dekan III FK UISU dr Syaiful Batubara dan Kabag Keuangan FK UISU Mhd Iwan Syahputra AMS SE, Kabag Humas UISU H Syahrial AMS SH, dosen, mahasiswa FK UISU dan sejumlah anak yatim dan undangan.

Sebagai alumni UISU, Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM mengungkapkan rasa bangga dan memberi apresiasi atas kemajuan yang telah dicapai FK UISU dibawah pimpinan Ketua Yayasan Prof Dr H Usman Pelly MA dan Rektor Dr Ir M Asaad MSi. “Seperti sama-sama sudah kita ketahui FK UISU sudah berada di Grade B setara dengan FK USU. Satu hal yang sangat membanggakan tenaga-tenaga kesehatan di Kota Medan pada umumnya adalah alumni FK UISU,” puji Rahudman.

Petinggi Pemko Medan ini berharap pembangunan Gedung FK UISU dilengkapi auditorium dapat selesai Desember 2012. “Dengan berdirinya Gedung Kuliah FK UISU di Jalan STM ini kita harapkan akan dapat meningkatkan kualitas FK UISU di masa mendatang,” harap Wali Kota Medan.
Dukungan terhadap pengembangan UISU juga disampaikan Ketua DPRD Medan Drs H Amiruddin. Ia mengatakan UISU sebagai lembaga pendidikan swasta tertua di Sumatera yang banyak melahirkan totok intelektual. ‘’Dengan dibangunannya Gedung FK UISU ini, atas nama Pimpinan DPRD Medan mengucapkan selamat dan memberi apresiasi yang setinggi-tingginya,’’ kata Amiruddin.

Ia yakin dengan berdirinya Gedung FK UISU akan meningkatkan kualitas lulusan FK UISU sekligus Kota Medan telah memiliki sejarah baru yaitu hadirnya FK swasta yang setara dengan perguruan tinggi negeri.

Sedangkan Ketua Umum Yayasan UISU Prof Dr H Usman Pelly MA dan Rektor Dr Ir M Asaad MSi dalam sambutannya mengatakan Milad ke-60 UISU ditandai dengan berbagai aktivitas syukuran, pengajian, sport, kerja bakti dan kesenian. ‘’Saat ini dilaksanakan kegiatan yang lebih monumental yaitu pengerocan pertama Gedung FK UISU yang memiliki basemen berlantai tujuh dengan luas lantai tujuh ribu meter persegi.

Usman menerangkan FK UISU merupakan fakultas kedokteran swasta tertua dan terbaik di luar Pulau Jawa, alumninya tersebar tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Asia Tenggara. ‘’Islam memiliki tradisi kedokteran yang merupakan tonggak ilmu kesehatan modern di dunia. Dari sinilah barat kemudian mengembangkan ilmu kedokteran modern. Padahal Islam yang pertama kali melakukan modernisasi ilmu kedokteran. Sejarah panjang tersebut akan diteruskan kembali di FK UISU yang akan mengangkat kembali citra Ilmu Kedokteran Islam sebagai tonggak utama kiprah ilmiah UISU dalam sejarah bangsa,’’ katanya.

Ketua Umum Yayasan UISU ini mengatakan, ke depan juga akan didirikan Rumah Sakit Islam Modern, di depan lapangan Gedung FK UISU. “Pengecoran pertama Gedung Kuliah FK UISU disamping merupakan proklamasi berdirinya UISU Baru, juga merupakan Kampus UISU ke-8. Terima kasih kepada H Zainuddin Tanjung, dr H Suwarno Usman MKT serta Ir Holid sebagai pelaksana pembangunan FK UISU,’’ ucapnya.

Sementara Panitia Pembangunan FK UISU dr H Suwarno Usman MKT mengatakan saat ini telah berdiri 600 tiang pancang sebagai awal berdirinya FK Kedokteran UISU. “Ruang kuliah FK UISU berdiri di atas tanah seluas satu hektar, memiliki tujuh tingkat dengan luas lantai tujuh ribu meter persegi.  Pelaksanaan pembangunan bekerjsama dengan PT Pembangunan Perumahan,” ujar Suwarno.

PD II FK UISU ini berharap dukungan baik moril maupun materil kepada undangan acara pengecoran perdana, alumni UISU dan masyarakat untuk pelaksanaan pembangunan di kawasan asri dan nyaman yang mudah dijangkau akses transportasi senilai Rp.70 milliar tersebut. ‘’Usai pengecoran perdana, mulai Senin (2/4) terus dibangun hingga selesai pembangunan struktur lima bulan, pembangunan bangun dan fasilitas 15 bulan. Pak Wali Kota Medan yang juga Ketua Ikatan Alumni Magister UISU janji memberikan dana hibah dan melaksanakan malam penggalangan dana pembangunan. Kita sangat terbuka bagi alumni dan masyarakat yang ingin memberikan bantuan yang dapat disampaikan ke Yayasan UISU,” katanya. (*)

Ika FISIP UMSU-Sumut Cemerlang Gelar Diskusi

KONDISI sebagian masyarakat Sumut semakin maju. Namun disisi lain masih banyak terlihat masyarakat tertinggal dan terbelakang. Banyak kebohongan yang dialami masyarakat sehingga saat ini dibutuhkan kejujuran sebagai sebuah kemestian.

Oleh karena itu kecerdasan adalah jawabannya. Bahwa di masa-masa rakyat merindukan pemimpin yang mampu memahami perasaan rakyat, maka pemimpin yang merakyat adalah hakikatnya. Kesimpulan ini mencuat pada Diskusi Publik Harapan dan Tantangan Menyonsong Pilgubsu 2013 di Hotel Madani Medan, Sabtu (31/3).

Diskusi publik yang diselenggarakan alumni FISIP UMSU dan Sumut Cemerlang ini dibuka Rektor UMSU Drs Agussani MAP dan menghadirkan pembicara Guru Besar IAIN Sumut Prof Hasyimsyah Nasution MA dan Pakar Otonomi Daerah dari USU, Drs M Ridwan Rangkuti.

Pertemuan ini juga menghasilkan rekomendasi agar masyarakat memilih Gubsu dengan pengalaman dan wawasan yang kuat di bidang ekonomi maupun politik. Ada pula rekomendasi agar Gubsu mendatang memiliki keberanian untuk melakukan terobosan konsep dan pengembangan asas dekosentrasi dan desentralisasi Provinsi Sumut demi terwujudnya perimbangan, pemerataan dan peningkatan pembangunan yang terpadu serta mengatasi hambatan-hambatan struktural dan kebijakan.

Diskusi juga mendesak agar kemajuan Sumut diberlukan figur Gubsu yang memiliki keberanian yang ditujukan bukan untuk diri sendiri melainkan untuk kepentingan dan kemaslahatan masyarakat luas, wawasan dan kecukupan intelektual yang mumpuni, integritas yang tinggi, inovatif dan kreatif serta jauh dari sikap primordialis, apalagi etnosentris.

Calon Gubsu yang dipilih mampu memiliki posisi yang lepas dari pengaruh partai politik sehingga objektivitas dan kemandirian akan menjadi sebuah garansi dari sikap independensi dan menjadikan posisinya sebagai pemimpin seluruh orang, kelompok dan golongan. Juga menyerukan kepada masyarakat Sumatera Utara bahwa di tengah kebohongan yang sering dialami masyarakat, maka kejujuran adalah sebuah kemestian. Bahwa di masa-masa rakyat merindukan pemimpin yang mampu memahami perasaan rakyat, maka pemimpin yang merakyat adalah hakikatnya yakni jujur, cerdas dan merakyat menuju Sumut Gemilang.

Rektor UMSU Agussani mendukung diskusi publik yang membuktikan FISIP UMSU selangkah di depan dalam membicarakan Sumut. “FISIP dapat melahirkan kader-kader yang melakukan pencerahan di daerah. Selain itu, dengan adanya IKA FISIP juga dapat memberikan masukan kepada UMSU, Muhammadiyah dan pemerintahan daerah. FISIP is the best,” kata rektor yang juga alumni FISIP UMSU.

Prof Hasyimsyah Nasution mengatakan, calon Gubsu mendatang mesti memiliki keberanian. “Bukan untuk dirinya sendiri. Tapi untuk kepentingan masyarakat luas,” katanya. Selain berwawasan luas, dia juga mesti orang yang mandiri dan independen sehingga objektif dan bebas dalam melihat permasalahan di Sumut dimana harus lepas dari pengaruh partai politik sehingga lepas dalam memutuskan sesuatu,’’ katanya.

M Ridwan Rangkuti mengatakan keberanian dari calon Gubsu terutama ditujukan agar mampu menyoal pusat dan mengatasi hambatan struktural kebijakan. “Dibutuhkan kreativitas dan inovasi untuk mampu mencari solusi dari keterbatasan yang ada,” imbuhnya.

Ridwan juga menyoroti soal Undang-undang Nomor32 Tahun 2004 yang tidak memberikan ruang kepada daerah untuk maju karena terjadinya ketidakadilan. “UU itu membuat gubernur gamang karena berposisi ganda, dipilih langsung oleh rakyat daerah namun juga sebagai wakil pemerintah pusat,” jelas dia.

Ketua Sumut Cemerlang, Daudsyah didampingi Ketua SC Rafdinal MAP, Sekretaris Affan Al Quddus dan Dekan FISIP UMSU Drs R Koesnadi MAP menilai, untuk mencapai harapan besar masyarakat dibutuhkan calon pemimpin yang jujur, cerdas dan merakyat, menuju Sumut Gemilang,’’ imbuhnya.
Katanya, diskusi publik merupakan paket acara Mubes Ika FISIP UMSU yang digelar Minggu (1/4) di kampus III UMSU. Ia menyebut, seminar ini memang terbuka dan digagas untuk menjaring pemikiran yang  bisa menyelamatkan Sumut ke depannya. (*/dmp)

Bayar Klaim Lebih Rp96 Juta

MEDAN-PT Asuransi Jiwasraya (Persero) membayar klaim meninggal dunia kepada ahli waris Parulian Silalahi, peserta polis kumpulan PD Pasar Kota Medan pada tanggal 12 Maret 2012 lalu. Pembayaran klaim ini berjumlah Rp96.355.181.

Acara tersebut disaksikan oleh Direktur Utama PD Pasar Benny Sihotang dan jajaran Direksi Osman Manalu (Direktur Pengembangan dan SDM), Lely Amra Siregar (Direktur Administrasi Keuangan) serta Rotua Pasaribu selaku Kakanwil PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Wilayah Sumbagut Aceh dan Eko Fazra (Kabag Adm & Keu).

Demikian disampaikan Instruktur Kanwil PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Wilayah Sumbagut Aceh Ediwardo Ritonga di Medan, Jumat (30/3) sore. Menurut Ediwardo, pada pembayaran klaim ini, Dirut PD Pasar menyampaikan harapan agar Kanwil PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Wilayah Sumbagut Aceh meningkatkan kerjasama untuk kesejahteraan haritua karyawan di lingkungan PD Pasar Medan.

Atas permintaan ini, lanjut Ediwardo, pihak PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang diwakili Rotua Pasaribu menyambut baik. Kakanwil pun berkomitmen memberikan pelayanan prima kepada seluruh nasabah khususnya PD Pasar Kota Medan. (*/dmp)

Efektivitas Kuda Pegasus

Pro Duta vs PSSB Bireuen

LUBUKPAKAM- Pro Duta mengawali putaran kedua Divisi Utama Liga Prima Indonesia dengan manis. Berlaga di Stadion Baharoeddin Siregar Lubukpakam, Minggu (1/4) kemarin, Kuda Pegasus tampil perkasa dengan menekuk PSSB Bireuen 2-1.  Dua gol kemenangan Pro Duta diceploskan Ghozali dan Laakkad sementara PSSB hanya mampu menciptakan satu gol lewat kaki Carlos Alfredo.

Pro Duta yang tampil dengan wajah baru pemain belia, M Nur Adli yang ditempatkan bersama dua penyerang lainnya, Ghozali Muharram dan Abdelhadi Laakkad bermain efektif.

Meski memegang kendali bola, para pemain PSSB kesulitan masuk ke daerah lawan. Apalagi gelandang serangnya, Jose harus ditandu keluar lapangan di menit 5 pasca berebut bola dengan Ghozali. Pemain Portugal itu digantikan Taufik Aqsar.

Laga baru berjalan tujuh menit, Tuan rumah sudah unggul lewat Ghozali Muharram. Striker mungil itu lebih dulu mencuri bola dari kaki lawan lalu mengecoh dan melepaskan plessing dengan kaki kiri ke tiang jauh tanpa bisa dihalau kiper PSSB, Rahmanuddin. Ghozali pun terpaksa meninggalkan lapangan lebih dini karena cedera dan digantikan Arif Sajali.

Tertinggal satu gol, Laskar Kota Juang tersentak. Menit 14, kerjasama satu dua Carlitos dan Jawalandi sukses menembus kotak 16, Pro Duta. Namun sepakan Jawalandi melenceng tipis. Delapan menitberselang gantian Pro Duta mengancam lewat Laakkad namun sontekannya diblok dan hanya berujung sepak pojok. Namun di percobaan berikutnya Laakkad sukses mencetak gol keempatnya musim ini lewat sontekan terarah ke sudut kanan kiri gawang lawan. Rahmanuddin hanya bisa melongo melihat bola bergulir ke gawang. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Pasca jeda, Pro Duta kembali menggebrak. Laakkad sukses menembus kotak penalti di menit 49, namun sontekannya mampu diblok kiper lawan. PSSB Bireuen kembali menggempur Pro Duta. Namun duet Suyatno dan Antoni Soldevilla sigap membentengi.

Menit 65, usaha menembus kotak penalti sukses dilakukan Jawalandi. Namun tendangan kerasnya tak terarah. Gempuran kembali berlanjut lewat Carlitos. Namun tendangannya juga menyamping. Pro Duta yang mengandalkan serangan balik bahkan meninggalkan Laakkad sendirian di depan. Namun usaha pantang menyerah itu berbuah gol di menit 86, setelah umpan tarik Jawalandi diteruskan Carlitos. Gol itu menjadi gol penutup laga.

Pelatih Pro Duta, Roberto Bianchi mengakui timnya bermain buruk di babak kedua. “Ini satu kemenangan penting. Tiga poin kita bisa membuat kita kembali ke puncak klasemen. Memang waktu babak kedua kita bermain lebih buruk dari babak pertama. Di babak kedua kita lebih bertahan karena tidak pegang kendali bola,” katanya.

Sementara itu Pelatih PSSB, Simon Pablo menyebut kekalahannya dikarenakan kecolongan dua gol cepat di awal laga. “Kita kecolongan di 25 menit pertama. Tertinggal dua gol membuat kita sulit bangkit. Karena itu di babak kedua banyak pemain di posisi penyerang yang saya tempatkan sehingga meninggalkan  ruang kosong dibelakang. Tapi saya harus ambil resiko untuk cari seri,” katanya.

Selain itu cederanya playmaker asal Portugal, Jose juga membuat serangan timnya kurang greget. “Dia terlalu cepat cedera dan kurang beruntung. Itu cukup mempengaruhi,” pungkasnya. (mag-18)

Menatap Putaran Kedua Sisakan 20 Pemain

MEDAN- Menatap putaran kedua, ternyata PSMS hanya bakal menyisakan 20 pemain plus dua pemain magang.

Dengan latar belakang efisiensi dana, hari ini (2/4) manajemen PSMS bakal menggelar rapat untuk menentukan berapa pemain baru yang bakal direkrut, dan siapa saja pemain yang bakal didepak.

Manajer PSMS Benny menuturkan, pemain yang ada saat ini bakal dipangkas.

“Tentunya jika bakal ada yang masuk, harus ada pula yang keluar. Nah, masalah siapa pemain yang direkrut dan diputus kontrak, itu bakal dirapatkan besok (Hari ini). Dan kebutuhan pemain dalam tim tentu saja masuk ranah kepelatihan dan itu mutlak keputusannya ada di tim pelatih,” jelasnya, Minggu (1/4).

Ia juga tak menampik, manajemen PSMS bakal menyisakan sedikit pemain menghadapi putaran kedua. “Kita pastikan akan menyisakan 20 pemain, baik pemain yang baru direkrut maupun pemain lama, plus dua orang pemain magang. Pemain muda asal Medan juga bakal kita daftarkan ke BLI, karena menurut pelatih mereka memiliki skill yang potensial,” ujar Benny.

Sementara itu, caretaker PSMS Suharto AD masih belum mau memaparkan siapa saja pemain yang bakal memperkuat tim besutannya itu di putaran kedua. “Kita lihat nantilah, bisa saja pada awal putaran kedua ini kita menambah pemain baru. Tapi bisa juga tidak akan ada perubahan dalam skuad,” tegasnya.

Mengenai posisi pelatih kepala yang masih lowong, kembali Benny menuturkan, posisi tersebut sepertinya tak akan dipenuhi. “Yang menangani tim masih tetap bang Harto (Caretaker PSMS). Akan sulit beradaptasi dengan pelatih baru, jika keadaan tim sedang menanjak dan harus berubah konsep lagi, bisa bahaya,” katanya.

Namun, jika BLI mengharuskan adanya pelatih kepala di tubuh PSMS, hal tersebut bisa lain cerita. “Kalau BLI memaksa, terpaksa juga kita carikan pelatih kepala. Namun, tetap saja kita harapkan yang menukangi anak-anak adalah bang Harto,” tutur Benny.

Mengenai gaji pemain yang tertunda, ia juga menerangkan, pihak manajemen bakal membayarkannya hari ini (2/4). “Sebenarnya Jumat (30/3) lalu gaji pemain sudah ditransfer oleh pihak sponsor. Namun, karena PSMS bermain ke Deliserdang, gaji itu tak sempat dibagikan. Sabtu (31/3) dan Minggu (1/4) juga kita masih libur. Jadi besok (Hari ini) baru bisa kita bayarkan gaji itu,” jelas Benny.

“Pemain yang sudah berada di Mess akan kita bayarkan langsung. Untuk pemain yang masih berada di kampung halaman, kita akan transfer ke rekening masing-masing,” tambahnya.

Namun, jumlah pasti yang dibayarkan ke pemain, ia mengaku belum tahu pasti. “Jumlah pastinya saya tak tahu. Tapi saya piker itu untuk pembayaran satu bulan gaji dulu,” tandasnya. (saz)

Euforia Dahsyat di Kalbar, Menunggu Rekor di Jogja

PONTIANAK- Pontianak menjadi kota ke 15 dalam kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia, Honda Develompent Basketball League (DBL) 2012. Penyelenggaran Honda DBL 2012 West Kalimantan Series akhirnya resmi berakhir kemarin (31/3) di GOR Pangsuma, Pontianak.

Tercatat lebih dari lebih dari 5.000 penonton bergantian menyesaki tribun GOR Pangsuma, Pontianak untuk menyaksikkan dua laga puncak di final party Honda DBL 2012 seri Kalimantan Barat (Kalbar). SMA Santu Petrus Pontianak kembali berpesta dengan melakukan sapu bersih gelar dengan mengawinkan gelar juara serta most valuable player (MVP) putri dan putra, yaitu Sri Utari Ngadimin dan Julius Caesar Wongso.

Pada pertandingan final putri, SMA Santu Petrus Pontianak menjadi yang terbaik setelah menang jauh melawan SMA Santo Paulus Pontianak dengan skor 95-17. Sedangkan di final putra, SMA Santu Petrus Pontianak mampu menumbangkan SMK Immanuel 1 Pontianak lewat skor 74-52.

Hendry Bonardi, coach SMA Santu Petrus Pontianak memuji spirit bertanding anak asuhnya di laga final.” Mereka terus bermain fight meskipun telah unggul jauh atas lawan. Ini permainan terbaik dari anak-anak sepanjang kompetisi berlangsung,” ucap pelatih yang akrab di sapa Abun.

Meskipun kalah, ratusan suporter dari SMA Santo Paulus Pontianak tak lantas kecewa. Mereka tetap bangga dengan pencapaian tim putri sekolahnya yang mampu menembus babak final.  “Mereka sudah bermain maksimal, namun lawan memang memiliki kualitas yang lebih baik. Tapi saya tetap bangga dengan perjuangan anak-anak. Apalagi kami bisa merasakan bagaimana serunya atmosfer di final party,” terang Valensius Ngandi Taib kepala sekolah SMA Santo Paulus Pontianak.

Dahsyatnya suasana final party Honda DBL 2012 seri Kalbar tak hanya dirasakan oleh suporter dari tiga sekolah yang berlaga di partai puncak. Ribuan penonton lain dari luar tiga sekolah tersebut juga ikut merasakan euforia dari final party.

Seperti para pendukung dari SMAN 1 Pontianak. Mereka tampak memenuhi salah satu sisi tribun GOR Pangsuma, Pontianak. “Total ada 400an lebih anak-anak Smansa (sebutan SMAN 1 Pontianak) yang datang kemari. Selain untuk merasakan atmosfer final Honda DBL, kami juga sekalian mendukung tim dance sekolah,” ujar Tika, pelajar  Smansa.

Dukungan total yang diberikan oleh ratusan suporter Smansa berbuah manis. Tim dance Smansa sukses menjadi juara pertama dance competition Honda DBL 2012 seri Kalbar, menyisihkan SMAN 10 Pontianak dan SMAN 4 Pontianak.

Dengan berakhirnya Honda DBL 2012 West Kalimantan Series, sudah 15 kota di 14 Provinsi yang telah dikunjungi oleh PT. DBL Indonesia selaku penyelenggara liga.” Besok (hari ini.Red) seri Jogjakarta akan menyelesaikan partai final. Jogjakarta menjadi seri yang paling berpotensi untuk memecahkan berbagai rekor yang sempat tercipta di Honda DBL 2012,” ucap Donny Rahardian event manager PT DBL Indonesia.

Final party Honda DBL 2012 DI Jogjakarta Series akan berlangsung hari ini di GOR UNY, Jogjakarta. Open gate kompetisi basket pelajar tersebar di Indonesia itu akan dimulai pada pukul 14.00.(afi/jpnn)

Kejurda Tako Sumut Ajang Seleksi Kejurnas

MEDAN- Kapolda Sumut, Irjen Wisjnu Amat Sastro resmi membuka Kejuaraan Daerah Tako Sumut di Gelanggang Remaja, Jalan Sutomo, Sabtu (31/3) kemarin. Kejuaraan ini digelar Pengprov Tako Sumut sebagai ajang seleksi menghadapi Kejurnas Tako di Medan tahun yang sama.

“Kami memberikan apresiasi kepada Pengda Tako Sumut yang terus meningkatkan pembinaan atlet, salah satunya dengan menggelar Kejurda ini. Semoga event ini benar-benar menjadi ajang seleksi atlet terbaik yang akan tampil di Kejurnas,” ucap Kapolda.

Sementara itu Ketua Umum Pengda Tako Sumut, Syamsul Sianturi SH, beserta pengurus lainnya mengaku salut dengan Kapoldasu yang tetap bersedia hadir membuka Kejurda meski di tengah kesibukannya mengontrol keamanan seiring gelombang unjukrasa yang terus meningkat di Sumut.

“Kami pengurus Tako Sumut terus meningkatkan pembinaan atlet dengan dukungan semua pihak, khususnya para insan Tako Sumut. Kita berharap Kejurda ini dapat menjaring atlet terbaik sehingga prestasi Tako Sumut di Kejurnas nanti dapat lebih meningkat,” ucapnya.

Disebutkan, Kejurnas Tako akan berlangsung di Medan pada akhir April nanti. Pengda Tako Sumut dalam hal ini berupaya tampil maksimal dengan menurunkan atlet-atlet terbaik hasil Kejurda. “Ini saatnya seluruh atlet Tako Sumut menunjukkan kemampuan terbaik jika ingin mendapat kepercayaan tampil di Kejurnas,” pungkas Syamsul. Pembukaan kejuaraan ditandai dengan pemukulan gong oleh. Kapoldasu. Kejuaraan diikuti 358 karateka bersaing dari 19 Pengcab Tako seluruh Sumut. Kejuaraan yang mempertandingkan 23 kelas putra dan 19 kelas putri itu. (mag-18)

Hariman Siregar Ketua Kadin Deliserdang

SIBOLANGIT: Hariman Tua Dibata Siregar terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupatem Deliserdang dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) ke IV Kadin Deliserdang di Hotel Hill Sibolangit, Kamis (29/3).

Mukab Kadin Deliserdang yang mengambil tema dengan Mukab ke IV Kadin mari kita tingkatkan iklim berusaha yang kondusif untuk perkembangan dunia usaha di Kabupaten Deliserdang dihadiri 106 anggota dari 160 anggota dibuka Bupati Deliserdang diwakili staf ahli bupati Zainal Arifin.

Dalam sidang yang dipimpin Goemala Poetera Harahap yang juga caretaker Kadin Deliserdang, Sekretaris M. Santri Azhar Sinaga dan anggota Hendra Utama, seluruh peserta menyatakan secara aklamasi memiliki Hariman Tua Dibata Siregar sebagai ketua Kadin Deliserdang masa bhakti 2012-2017.
Usai dilantik Ketua Kadin Sumut diwakili Gunawan Tio, Hariman Siregar kemudian mengatakan visi, misi dan program ke depan yakni siap menjadikan Kadin Deliserdang sebagai organisasi yang mampu memperkuat daya saing usaha di era global ini.

“Saya mengajak segenap pelaku usaha untuk bersama-sama melangkah ke depan mewujudkan pembangunan ekonomi yang berdaya saing, mampu berprestasi dan memiliki reputasi di dunia nasional dna internasional,” katanya.

Sebagai pelaku usaha lanjutnya, kita yang terhimpun di Kadin Deliserdang memiliki tanggungjawab besar untuk membawa Deliserdang setara dengan kabupaten lainnya di Indonesia.

Untuk mampu memperkuat daya saing usaha, kita harus dapat menyediakan kesempatan yang sama di Deliserdang yang mencakup, semua pelaku usaha mendapatkan pendidikan yang berkualitas untuk pembangunan karakter.

“Kesempatan yang sama antara pelaku usaha mikro, kecil dan menengah dengan industrialis dalam kaitannya dengan pengembangan usaha,” jelasnya.
Kemudian kesempatan sama antar kecamatan di Deliserdang dalam kaitannya pemerataan pembangunan ekonomi dan kesempatan sama antara tua dan muda dalam kepemimpinan berdasarkan kapasitas dan kompetensi.

Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut lanjutnya, telah kita siapkan program kerja yang akan dilaksanakan secara konkret dan konsisten diantaranya konsolidasi organisasi, diikuti dengan desentralisasi kebijakan untuk pemberdayaan pengusaha daerah.

“Modernisasi manajemen Kadin Deliserdang dan peningkatan kemampuan financial Kadin Deliserdang. Meningkatkan reputasi dan ekspansi pengusaha di pasar nasional dan internasional,” jelasnya.

Kemudian, meningkatkan kerjasama dengan Kadin kab/kota lainnya untuk terlibat penuh dalam proses pembangunan nasional melalui mekanisme public private partnership dengan pemerintah pusat dan daerah.

“Meningkatkan peran dan kapasitas Kadin Deliserdang dalam mendorong kebijakan pemerintah yang pro-modernisasi, pro-inovasi, pro-kreatifitas, pro-keahlian unik dan pro-pendidikan tinggi,” jelas Hariman Siregar.

Dengan pendidikan yang berorientasi pada pembangunan karakter lanjutnya, bisa menghasilkan sumber daya manusia kreatif, inovatif dan kompetitif.
“Dengan kesempatan yang terbuka luas maka SDM tersebut bisa menghasilkan karya, tidak hanya kerja. Karya inovasi yang terhubung baik dengan usaha akan meningkatkan daya saing pengusaha di Deliserdang,” katanya.

Susunan pengurus Kadin Deliserdang yakni Ketua Hariman Tua Dibata Siregar, SE, Ketua Dewan Penasehat Amri Tambunan, Ketua Dewan Pertimbangan Otom Dalimunthe dll. (azw)