29 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 13739

Partai Gila Borussia Dortmund

DORTMUND-Tuan rumah Dortmund gagal memetik poin penuh saat menjamu VfB Stuttgart. Delapan gol tercipta dalam laga yang berakhir imbang 4-4 itu.

Menjamu Stuttgart di Signal-Iduna-Park, Sabtu (31/3) dinihari WIB, Dortmund unggul lebih dulu lewat kaki Shinji Kagawa di menit 33. Jakub Blaszczykowski kemudian menggandakan keunggulan tuan rumah lewat golnya di menit 49.
Tim tamu kemudian memperkecil ketinggalan di menit 71 lewat Vedad Ibisevic. Enam menit kemudian, Stuttgart mampu menyamakan kedudukan usai Julian Schieber merobek gawang Dortmund.
Schieber kemudian membawa Stuttgart berbalik unggul di menit 79. Namun tuan rumah mampu membalas lewat sepakan Mats Hummels.

Tiga menit sebelum laga usai, Ivan Perisic memberikan memberikan keunggulan untuk Dortmund. Namun kemenangan Dortmund yang sudah di depan mata akhirnya buyar ketika Christian Gentner mencetak gol untuk Stuttgart di masa injury time.

Hasil imbang ini masih belum menggoyahkan Dortmund dari puncak klasemen dengan koleksi 63 poin. Sementara Stuttgart naik satu tingkat ke posisi lima dengan 40 poin.
“Ini pertandingan yang gila. Saya tak pernah mengalami pertandingan dengan perubahan skor semacam itu,” seru Juergen Klopp, pelatih Dortmund.

Meski hasil seri ini akan memberi kesempatan kepada Bayern Munich untuk mendekati Dortmund di papan klasemen, Klopp mengaku tetap puas.
“Setelah unggul 2-0, kami kehilangan fokus dan Stuttgart bermain dengan sangat baik. Saya puas dengan hasil imbang ini karena di beberapa titik kami sudah keluar dari permainan,” kata Klopp. (bbs/jpnn)

Wade Benam Raptors

TORONTO – Terpacu dengan keponakannya yang ditembak, Dwyane Wade tampil luar biasa saat membantu Miami Heat menekuk Toronto Raptors 113-101. Wade tampil on-fire dengan 30 poin.
Wade menambahnya dengan enam rebound, enam assist, dan tiga steal. Bersama Chris Bosh, Wade menjadi pengumpul angka terbanyak dalam pertandingan yang berlangsung di Air Canada Centre pada Sabtu (31/3) pagi WIB.
Wade mempersembahkan penampilan cemerlangnya ini bagi keponakannya, salah satu dari enam orang yang tertembak (dua diantaranya kritis) dalam sebuah aksi kekerasan selama enam jam di kampung halaman Wade di Chicago pada Kamis (29/3) kemarin.

“Saya bermain untuknya dan pikiran saya bersamanya. Saya baru sembilan tahun ketika dia lahir. Saya sudah menjadi seorang paman ketika berumur sembilan tahun. Begitu banyak yang berkecamuk dalam pikiran saya,” kata Wade seperti dikutip dari ESPN, Sabtu (31/3).

“Doa saya bagi seluruh keluarganya. Ini berat karena jika menyangkut seseorang dalam keluarga, maka ini sungguh memukul kamu,” ungkap Wade.
All-Star NBA delapan kali ini sebenarnya tidak mengetahui kabar penembakan tersebut sampai Heat menang saat melawan Dallas Mavericks pada Kamis (29/3) malam kemarin. Beruntung, kondisi keponakannya kini membaik setelah menjalani operasi.

“Yang terpenting, dan saya berterima kasih kepada Tuhan adalah kondisinya baik-baik saja,” tandas Wade.

Megabintang Heat LeBron James tak mau kalah dengan dua rekannya dan menyumbangkan 26 poin plus sembilan assist. Sementara point guard Heat Mario Chalmers membuat 14 poin.
Dari kubu Raptors, shooting guard DeMar DeRozan dan center Andrea Bargnani tampil bagus dengan masing-masing membukukan 28 serta 27 angka.

Point guard Jose Calderon bahkan mencetak 16 assist tetapi sayang semua penampilan cemerlang tersebut belum menolong Raptors terhindar dari kekalahan keenamnya dalam delapan pertandingan terakhir.
Heat kini menduduki posisi kedua Wilayah Timur di bawah pemuncak klasemen Chicago Bulls dengan 37-13 atau tertinggal lima kemenangan. (bbs/jpnn)

Durrant Calon MVP

POINT guard andalan Chicago Bulls dan penyandang MVP Derrick Rose menilai bahwa gelar MVP tahun ini akan jatuh ke tangan forward Oklahoma City Thunder, Kevin Durrant.
Durrant sejauh ini mencatat rata-rata 27,7 poin; 8,1 rebound; 3,5 assist; 1,5 steals; dan 1,2 blocks. Statistik yang mengesankan ini membantu Thunder bertengger di puncak Wilayah Barat.
Di mata Rose, torehan KD ini lebih baik dibanding performa LeBron James yang juga sebenarnya tak kalah cemerlang. James kini mengumpulkan rata-rata 26,5 poin; 8,3 rebounds; 6,5 assist dan persentase tembakan 53 persen (tertinggi sepanjang karier James).

“KD bermain hebat. Saya mendengar apa yang dia lakukan, mendengar bagaimana dia bermain. Angka-angkat tersebut telah berbicara, bagaimana dia bekerja keras pada musim panas lalu, dan dia memainkan basket yang luar biasa,” kata Rose seperti dikutip dari ESPN, Sabtu (31/3).

Rose yang menjadi MVP termuda sepanjang sejarah (22 tahun), hampir dipastikan gagal mempertahankan gelarnya tersebut mengingat dirinya sudah absen dalam 17 laga musim ini karena cedera.
Beruntung, tanpa Rose Bulls tetap solid. Selama dirinya absen, rekor Bulls adalah 12-5. Bahkan, Bulls kini sukses memuncaki Wilayah Timur dengan 41-11.
Rose kini sudah melakukan treadmill pada Minggu (25/3) lalu meski belum diperbolehkan kontak fisik dalam latihan. “Saya semakin baik. Saya mencoba untuk kembali bugar. Semoga saya bisa segera bermain,” harap Rose. (bbs/jpnn)

Djokovic Lolos ke Final

NOVAK Djokovic memastikan satu tempat di partai final turnamen Sony Ericsson Open. Djokovic melaju setelah menghentikan perlawanan Juan Monaco.
Dalam pertandingan yang selesai Sabtu (31/3/2012) pagi WIB, Djokovic hanya butuh waktu 27 menit untuk menutup set pertama dengan kemenangan 6-0.
Di set kedua, pertandingan berlangsung lebih ketat. Namun Djokovic mampu memenanginya dengan skor 7-6.

Djokovic yang merupakan unggulan utama akan berhadapan dengan Andy Murray di babak final. Murray ke final usai Rafael Nadal yang sedianya mejadi lawannya di semifinal mengundurkan diri karena cedera lutut.
Rekor pertemuan antara Djokovic dan Murray adalah 7-5 untuk Djokovic. Namun Murray memenangi pertemuan terakhir di semifinal Dubai Tennis Championship dengan 6-2 dan 7-5.
Laga final nanti juga merupakan ulangan dari partai semifinal Australia Terbuka. Kala itu Djokovic butuh 4 jam 50 menit untuk menundukkan Murray 6-3, 3-6, 6-7, 6-1, dan 7-5. (bbs/jpnn)

Ducati tanpa Keajaiban

BOLOGNA – Pembalap Ducati memberikan sinyal negatif terhadap timnya. Dia menilai bahwa Ducati tidak akan bisa mengikuti jejak Ferrari di Formula One (F1) dengan membuat keajaiban, yang selama ini sebetulnya diharapkan Ducati.
Beberapa waktu lalu Ducati telah mengatakan bahwa keajaiban di seri pembuka bakal mengarah ke tim asal Italia tersebut di seri pembuka MotoGP 2012 yang berlangsung di Qatar.
Rossi justru menilai timnya tidak terlalu bersemangat menyambut musim ini. Dia juga mengaitkan dengan upaya timnya Ducati dengan Ferrari di F1. Dia tidak tahu apakah timnya  akan mampu memiliki usaha yang sama dengan kemenangan Fernando Alonso di GP Malaysia akhir pekan lalu.

“Saya tidak tahu apakah mungkin bagi kami untuk melakukan hal seperti keajaiban seperti yang diciptakan Ferrari saat di Malaysia bakal terjadi di Doha nanti?
Ini adalah situasi yang nyata yang kami hadapi saat ini. Saya lihat tim tidak terlalu bersemangat seperti saat tes di Sepang dan kami tidak begitu metasa tertekan seperti di Sepang,” jelas Rossi, seperti disitat Autosports, Sabtu (31/3).
Pembalap yang juga merupakan seorang Interisti ini mengatkan bahwa terjadi salah arah yang diambil timnya di Sepang lalu. Meski begitu Rossi masih berharap motor yang ditungganginya bisa dapat berkembang lagi.
“Saya sudah mengatakan (Filippo) Preziosi (manajer umum Ducati) apa saja hal-hal yang tidak bekerja. Setelah tes pertama di Malaysia,” kesalnya. (bbs/jpnn)

Tim MotoGP Dapat Rp182 Miliar

CEO Dorna Carmelo Ezpeleta ingin budget setiap tim MotoGP tidak lebih dari 15 juta euro (Rp182 miliar) per musim. Angka ini, menurut Ezpeleta, di luar alokasi gaji pembalap dan keperluan promosi.
Saat ini Honda menjadi tim dengan pengeluaran terbesar di antara tim-tim MotoGP lainnya yakni 40 juta euro (Rp487 miliar). Ezpeleta tidak senang dengan angka tersebut.

“Batas bagi setiap tim harusnya 15 juta euro, belum termasuk gaji bagi pembalap dan marketing,” kata Ezpeleta kepada AS seperti dikutip dari Crash, Sabtu (31/3).
“Yang tidak bisa diterima adalah Honda saat ini mengeluarkan 40 juta euro setiap tahunnya,” sebut Ezpeleta.

Bila pembatasan pengeluaran ini berhasil digolkan, maka bukan tidak mungkin raksasa otomotif asal Jerman BMW akan segera bergabung dalam MotoGP. Saat ini, ada tiga pabrikan yang berkompetisi di ajang MotoGP yakni Honda, Yamaha, dan Ducati.

Selain soal budget, Ezpeleta juga mengusulkan soal peraturan jumlah tim. Ezpeleta ingin setiap pabrikan tidak boleh lebih dari dua tim resmi dan dua tim satelit. Akhir Mei 2012 mendatang menjadi tenggat bagi perubahan-perubahan peraturan ini.  MotoGP musim ini akan dibuka di Qatar pada 8 April nanti. (bbs/jpnn)

Bantah Hamilton ke Mercedes

BRACKLEY – Direktur Motorsports Mercedes Norbert Haug menyatakan kabar bahwa Lewis Hamilton akan menjadi pembalap mereka musim depan adalah tidak benar. Kontrak Hamilton di McLaren-Mercedes akan habis akhir musim ini.
Rumor ini merebak setelah kontrak Michael Schumacher yang merupakan pembalap Mercedes juga habis pada akhir tahun ini. Hamilton disebut akan mengisi kekosongan yang ditinggalkan juara dunia tujuh kali tersebut.
Hanya saja, spekulasi ini terbilang aneh karena untuk apa juara dunia 2008 itu ingin hengkang dari McLaren ke Mercedes mengingat jauhnya perbedaan level kompetitif di antara kedua tim.

“Saya bisa membantah spekulasi tersebut. Lewis memang merupakan bagian dari Mercedes tetapi tidak ada kesepakatan atau pembicaraan yang mengarah ke sana (kepindahan Hamilton),” kata Haug kepada Sports Bild seperti dikutip dari Crash, Sabtu (31/3).

“Pada saat ini kami hanya memikirkan bagaimana membuat mobil kami cepat dan reliable. Barulah kita berbicara soal perpanjangan kontrak Michael,” tandas Haug. (bbs/jpnn)

SMP Brigjend Katamso Juara

Setelah menjalani serangkaian pertandingan, akhirnya SMP Brigjend Katamso berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan SMP Methodish 2 di partai final dengan skor 2-0, pada kompetisi futsal SMP Yayasan Wiyata Dharma di Lapangan Futsal Wiyata Darma Jalan Wahidin Medan Area, Sabtu (31/3).

Kedua gol milik SMP Brigjend Katamso itu tercipta oleh Verli (6′) dan Sam Alfajar (14′). Tak ayal, tim SMP Brigjend Katamso besutan Dwarta Lubis itu tidak pernah mengalami kekalahan dalam total lima pertandingan.
Selain di partai final, SMP Brigjend Katamso juga telah mengalahkan SMP Methodist di pertandingan penyisihan kedua dengan skor telak 8-0 dan juga di pertandingan ketiga dengan skor 5-1.
Bahkan jumlah gol pantastis juga telah diciptakan tim ini, yakni pada pertandingan penyisihan pertama ketika berhadapan dengan tim SMP Wiyata Dharma dengan skor 13-0.

Ketika ditemui di lapangan usai pertandingan, Dwarta mengaku senang dan bangga terhadap anak asuhnya.”Saya hanya menerapkan latihan rutin dan seefektif mungkin kepada anak-anak dan ternyata usaha itu dapat terbayarkan,” katanya.
Dwarta juga mengatakan, timnya kerap menorehkan juara, salah satunya kejuaraan futsal yang terakhir timnya memperoleh juara tiga pada kompetisi futsal Yayasan Iskandar Muda beberapa waktu lalu. “Pihak sekolah dan orangtua juga mendukung semua kegiatan yang bertujuan peningkatan prestasi siswa,” katanya mengakhiri.

Sementara di peringkat ketiga diraih oleh SMP Prime One School, dan gelar top skor diraih oleh Winson dengan perolehan skor sebanyak 14 gol.
Di tempat yang sama, Jhonson Lumban Batu selaku Ketua Panitia Kompetisi memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang berpartasipasi dalam ajang itu. “Ini merupakan kalender tahunan kami dan mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi setiap peserta,” katanya mengakhiri pembicaraan.(mag-10)

Target Menang di Ronde Kelima

Tommy vs Cabilla

JAKARTA- Ketangguhan Tommy Seran sebagai juara WBO Asia-Pasifik akan diuji. Malam nanti. Petinju binaan sasana Rokatenda Sidoarjo ini akan ditantang Marzon Cabilla asal “Filipina dalam pertarungan kelas terbang junior (49 kg) di Jakarta (siaran langsung TVRI pukul 21.00 WIB).

Bentrok tersebut merupakan pertarungan keempat Tommy mempertahankan gelarnya. Kali terakhir, petinju kelahiran Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT), ini mempertahankan sabuknya saat melawan Mating Kilakil (Filipina) di Surabaya pada akhir Januari lalu. Saat itu, dia menang KO pada ronde kelima.

“Saya sudah bertemu langsung dengan lawan (Cabilla, Red). Dan tidak ada yang istimewa dari dia. Saya tidak mau berandai-andai dalam pertarungan ini, tapi kemungkinan untuk menang lebih cepat itu pasti ada,” ujar Tommy Seran kepada Jawa Pos (grup Sumut Pos), kemarin (31/3)

Bagi Tommy, pertarungan ini sangat penting untuk menentukan karir tinju profesionalnya. Sebab, bila memenangkan pertarungan ini, Tommy di gadang-gadang untuk merebut sabuk kejuaraan dunia pertengahan tahun ini.
Manajer Rokatenda sekaligus promotor tinju Internasional, Damianus Wera menargetka Tommy harus bisa menjatuhkan Cabilla pada ronde kelima. “Melihat persiapan Tommy sangat maksimal, dan dia layak menyelesaikan pertarungan ini lebih cepat,” ucap Damianus.

Sebagaimana diketahui, Tommy sudah mempertahankan gelar juara WBO kelas terbang junior ini sebanyak empat kali. Gelar ini dia rebut setelah berhasil mengalahkan petinju Thailand Liempetch Sor Veerapol dengan KO pada ronde kesembilan di Denpasar, Bali, pada 27 Januari 2010.

Kendati begitu, Tommy harus bisa memaksimalkan waktu sisanya tersebut dengan maksimal. Sebab, rekor bertanding yang dimiliki oleh lawannnya, Marzon Cabilla tidak terlalu buruk. Dari 14 kali naikn ring, Cabilla mengantongi sembilan kemenangan, dengan empat di antaranya dengan kemenangan KO serta lima kali kalah (3 KO).

Sementara Tommy, sudah 21 kali naik ring, dengan baru satu kali merasakan kekalahan. Pelatih Sasana Rokatenda Yani Malhendo mengatakan, Tomy sudah siap untuk menjalani pertarungan itu.(dik/jpnn)

Ketat Jaga Disiplin Latihan

Bintoro Terus Berjuang Bangkitkan Comfort Mobile BSC Jakarta

Tak mudah menangani tim dengan mayoritas pemain muda. Pelatih BSC Bintoro merasakannya. Tanpa mental pantang menyerah, sulit membayangkan dia bisa terus ngotot memimpin BSC untuk bangkit.

Memasuki musim kedua Flexi NBL Indonesia, performa BSC tak juga meningkat. Mereka masih terkungkung di peringkat kesepuluh dari 12 tim. Tentu saja, Bintoro merasakan tekanan tersendiri.
Pantang menyerah bagi Bintoro. Kondisi itu malah dijadikan sebagai cambuk untuk lebih baik lagi.

“Ini tantangan bagi saya pribadi untuk mengukur kemampuan. Namun, paling tidak kami sudah mendapatkan lima kemenangan musim ini,” terang Bintoro.

Bagi BSC, kondisi skuad yang ada memang membuat lima kemenangan di antara 28 yang telah dilakoni merupakan hasil yang bagus. Musim ini mereka ditinggal tiga pemain hebat mereka. Evin Istianto Hadi dan Yan Steven Pattikawa ke Stadium Jakarta, sedangkan I.G.N Teguh Putra Negara ke Muba Hangtuah Indonesia Muda Sumsel. Evin adalah scorer utama BSC, sementara Ngurah Teguh adalah top block.

Hijrahnya tiga pemain bintang itu menjadi kali kesekian perginya pemain utama BSC. Sebelumnya mereka juga ditinggal Fadlan Minallah ke Garuda dan Bonanza Siregar ke Satria Muda (SM).
“Saya sering susah tidur hanya untuk memikirkan permainan anak-anak. Sebab, mereka masih sangat muda, belum punya banyak pengalaman di kompetisi profesional,” ungkap pelatih kelahiran 12 April 1969 tersebut.
Belum matangnya para pemain BSC bisa dilihat ketika pertandingan sudah memasuki kuarter ketiga dan keempat. Mereka kerap kehilangan kepercayaan diri. Akibatnya, permainan mereka menjadi kacau balau. Bahkan, beberapa kali para pemain BSC juga tak bisa mencetak poin melalui easy layup. Kalau sudah begitu, Bintoro tidak bisa marah. Hanya bisa geleng-geleng kepala.

Tapi dia tak patah arang menghadapi berbagai kendala tersebut. Selain terus mengasah kemampuan teknis para pemain, Bintoro juga menerapkan disiplin ketat terhadap perilaku pemainnya di luar lapangan. (ru/nur/ang/jpnn)
Salah satunya ialah mengenai cara berpakaian Richardo Orlando Uneputty dkk. Dia bakal sangat marah besar jika anak asuhnya tampil kusut sebelum dan setelah pertandingan. Sementara, di dalam lapangan, dia bakal menghukum anak asuhnya yang telat latihan. Jika latihan berlangsung selama dua jam, pemain yang telat harus berlari selama sejam. Jika latihan berlangsung selama tiga jam, pemain tersebut mesti berlari 1,5 jam.
“Semua memang harus dimulai dari hal-hal yang kecil. Anak-anak harus berpakaian yang rapi karena mereka adalah pemain yang bermain di level tertinggi. Itu juga akan menjadi cermin bagi mereka sendiri. Mereka harus menghormati dirinya sendiri,” ujar pelatih yang sudah menangangi BSC sejak 2003 tersebut.

Sikap pantang menyerah Bintoro itu membuat dia mendapatkan dukungan penuh dari manajemen BSC. Mereka tetap mempercayai Bintoro untuk terus memimpin tim.
“Bisa merebut lima kemenangan ibarat mukjizat bagi kami,” kata manajer BSC Romy Tanaka Pattipeilohy. “Kami ada di atas Satyawacana yang komposisi timnya tak berubah. Kami harus mengakui jika tim ini memang masih sangat muda dan belum matang. Yang terpenting, sejauh ini anak-anak selalu berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tandasnya.