Home Blog Page 13774

Adu Kreasi di Festival Seni Anak Bangsa STT Sinar Husni

17 Maret Hadirkan Ustad Maulana Ceramah Maulid dan Tabligh Akbar

Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi (BEM STT) Suinar Husni menggelar Festival Seni Anak Bangsa di kampus STT Sinar Husni, Jalan Veteran Pasar V Gang Utama, Deli Serdang, Minggu (11/3). Lomba yang diadakan meliputi mewarnai tingkat TK dan SD, fashion show TK dan SD, fashion show umum, modern dance serta festival band pelajar dan umum.

SELAIN festival seni anak bangsa, keluarga besar STT Sinar Husni juga akan melaksanakan tabligh akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang akan dilaksanakan Sabtu (17/3) di lokasi yang sama. Maulid ini akan menghadirkan Ustadz Maulana, pengisi ceramah agama di Trans TV dari Jakarta.
Ketua STT Sinar Husni Ir H Agus Husni MPd saat pembukaan acara mengatakan, festival anak bangsa yang diikuti siswa dari berbagai sekolah di Medan, Simalungun, Langkat dan Aceh merupakan gebrakan STT Sinar Husni dalam memberikan apresiasi dan kreasi anak bangsa di Sumut.

Ia yakin ajang ini akan melahirkan siswa berprestasi sehingga STT Sinar Husni memberikan dukungan pelaksanaan festival serupa di tahun mendatang. ‘’Kita akan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan festival anak bangsa yang diadakan perdana tahun 2012. Tahun depan, kita akan undang artis dari Jakarta untuk menjadi juri dan bintang tamu pada festival anak bangsa,’’ katanya.

Dalam pembinaan generasi muda, Agus mengatakan, pihaknya juga mengundang Ustadz Maulana dari Jakarta untuk memberikan tausyiah pada pelaksanaan tablig akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan 17 Maret 2012. ‘’Kita undang semua siswa dan mahasiswa Sinar Husni, peserta festival anak bangsa dan masyarakat menghadiri acara tabligh akbar. Kita tidak ada mengutip bayar dari siswa untuk pelaksanaan tabligh akbar.
Dukungan serupa juga dilontarkan Ketua Pembina Yayasan Sinar Husni dr Syoufi Rizal Husni MARS. Syoufi yang juga Direktur RSU Sinar Husni mengatakan, siswa yang menempuh pendidikan saat ini dalam kurun beberapa tahun ke depan akan mampu menjadi orang-orang yang memiliki segudang prestasi dan berperan aktif dalam pembangunan. ‘’Cintai sesama umat dengan cinta selamanya. Terus kobarkan semangat dalam meraih cita-cita,’’ pesannya.

Syoufi menambahkan, Sinar Husni dengan tiga pilar yang dimilikinya akan terus berperan aktif dalam bidang program pendidikan, program kesehatan dan program sosial keagamaan. Dalam kegiatan ini turut memberikan kata sambutan Pembantu Ketua III STT Sinar Husni Apri Sugiarto SE, dosen STT Sinar Husni Lambok Nainggolan, Ketua BEM STT Sinar Husni Siti Maysarah Dalimunthe dan Ketua Panitia Feri Ashari. (*)

Perampok Bersenpi Sikat Sepeda Motor

MEDAN- Aksi perampokan di jajaran Polresta Medan marak terjadi. Kali ini dialami Muliadi Saputra (18), warga Mabar, Minggu dini hari (11/3), pukul 02.00 WIB. Sepeda motornya dirampok lima pemuda bersenjata api di kawasan Jalan Merbau Medan. Kasus ini kemudian dilaporkan orangtuanya ke Polresta Medan, Senin (13/3) sore.

Berdasarkan laporan korban di Mapolresta Medan, peristiwa itu berawal saat dia hendak pulang dari rumah temannya pada Minggu (11/3) dinihari sekira pukul 02.00 WIB. Ketika itu korban melintas di Jalan Merbau Medan. Tiba-tiba dari arah belakang, datang mobil Avanza menyalip sepeda motor yang dikendarainya.

Tidak berapa lama, empat pemuda turun dari mobil tersebut dan langsung menodongkan senjata api ke kepala korban. Tiga pelaku memaksa korban masuk ke mobil, dan seorang lagi membawa sepedamotor milik Muliadi.

Di dalam mobil, korban diancam dengan senpi. Selanjutnya matanya dilakban dan tangannya diikat. Sepanjang perjalanan, para pelaku terus melakukan penganiayaan hingga korban pingsan.

Selanjutnya, korban dibuang di perkebunan sawit di kawasan Marindal, Deliserdang. Pada Minggu (11/3) pagi, sekira pukul 10.00 WIB, korban sadar. Lantas dia berupaya mencari pertolongan. Beruntung, seorang pengendara sepeda motor melintas dan menolongnya.
Setelah itu, pengendara sepemotor menghubungi keluarga korban. Mendapat kabar tersebut, orangtua korban bergegas menjemputnya. Senin (12/3) sore, korban dan orangtuanya mengadukan kasus ini ke Polresta Medan(gus)

Dikira Dibunuh, Ternyata Korban Lakalantas

LUBUKPAKAM- Ruas jalan arteri Bandara Kualanamu telan korban jiwa. Muliaman alias Robet (30), warga Jalan Perhubungan, Dusun IX, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, ditemukan tewas, Selasa (13/3) pukul 07.00 WIB. Awalnya, Robert diduga korban pembunuhan. Namun setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh polisi, barulah diketahui kalau dia tewas karena kecelakan tunggal.

Korban ditemukan pertama kali oleh Iriadi (40), warga Dusun 2, Desa Sena, Kecamatan Batangkuis, yang hendak melintas. Iriadi melihat ada sesosok mayat lelaki di dalam parit yang tidak jauh dari SD Negeri di Simpang Dalu X, Desa Sena, Kecamatan Batangkuis.

Di samping korban, ditemukan sepeda motor Jupiter MX BK 3350 ABK yang diyakini milik korban dengan kondisi lampu menyala. Penemuan mayat itu, dilaporkan ke Polsek Batangkuis. Kemudian dilakukan melakukan olah TKP. Dari tubuh korban ditemukan STNK dengan nama pemilik kendaraan Syahruddin, warga Desa Bandar Setia, yang merupakan paman korban.(btr)

JYJ Siapkan Album Berbahasa Inggris Kedua

Setelah merilis  album berbahasa Inggris pertama mereka ‘The Beginning’ Oktober 2010 lalu, JYJ  siap merilis album kedua. Album kedua itu akan dirilis antara pertengahan sampai akhir tahun ini. Hal tersebut disampaikan langsung oleh CEO agensi yang menaungi JYJ C-JeS Entertainment.
“JYJ akan fokus pada produksi album dan aktivitas individual saat ini. Di akhir tahun ini, mereka akan merilis album berbahasa Inggris kedua,” ujar Baek Chang Joo.

Setelah merilis album itu, JYJ juga akan kembali berkeliling dunia untuk tur. Tak heran karena fans mereka memang tersebar di berbagai penjuru dunia.
“ Popularitas mereka sangat besar dan mampu untuk konser di mana pun di dunia. Lewat konser itu, mereka jadi percaya diri dan mendapatkan berbagai hal baru. Itulah beberapa alasan aku akan kembali menggelar tur dunia untuk JYJ,” sambung Chang Joo.

JYJ adalah boy band asal Korea Selatan yang beranggotakan tiga orang mantan anggota boy band yang juga bersal dari Korea Selatan bernama TVXQ. Mereka adalah Jaejoong, Yoochun, dan Junsu. Dikabarkan, grup TVXQ bubar karena adanya permasalahan dalam kontrak kerja dan jumlah upeti yang diterima oleh para anggota grup tersebut.

Selain tampil sebagai grup, para anggota grup ini juga bersolo karir. Salah satu anggotanya, Junsu, merilis single solo perdananya yang berjudul Xiah. Single ini mampu menempati posisi kedua di tangga lagu Oricon. Jaejoong, anggota yang lain, tampil dalam drama berjudul Sunao ni Narenakute dan juga di video klip penyanyi bernama Ayumi Hamasaki yang berjudul Blossom. (bbs/net)

Gebyar Motor Bekas PT Adira Dinamika Multi Finance

Tak terbantahkan bisnis motor bekas di Jabodetabek dan Serang kian hari kian bergairah. Salah satu alasannya karena  bisnis ini masih tetap prospektif di tengah makin mudahnya akses motor baru. Alasan lain tentu saja karena motor bekas mempunyai pangsa pasar sendiri. Harga yang lebih murah, kondisi motor bekas yang prima, ditunjang dengan garansi yang diberikan pihak showroom, menjadi pertimbangan konsumen tetap loyal memilih motor bekas. Inilah yang membuat kebutuhan motor seolah tak terbendung, dan terus mengalir.

Meski trend pasar motor bekas saat ini meningkat pesat, tidak bisa dipungkiri bahwa masih banyak tantangan dan rintangan dalam memperluas pasar motor bekas khusus di Area Jabodetabekser. Dan baru-baru ini, PT. Adira Dinamika Multi Finance.tbk menggelar program Gebyar Mokas yang dibuka oleh Kepala Wilayah  Adira Finance Area Jabodetabekser, A Barta Pelawi, di Senayan Jakarta. Acara tersebut juga di hadiri beberapa jajaran petinggi PT Adira Dinamika Multi Finance.tbk.

Dalam sambutannya, Barta mengatakan bahwa pebisnis mokas selama ini masih cenderung  pasif. Menurutnya, para pebisnis mokas tersebut belum melakukan edukasi mengenai motor bekas itu sendiri. Artinya, masih banyak pebisnis yang hanya menunggu pembeli di showroom mereka. Padahal metode marketing ini terbilang konvensional atau tak berdampak baik bagi penjualan mokas.

“Belum lagi soal lainnya seperti masalah persepsi. Masih ada sebagian kalangan masyarakat yang menilai negatif motor bekas. Mereka menilai motor bekas masih identik dengan motor rusak, buangan dan sebagainya. Mereka mengira motor bekas tidak memiliki surat –surat, (BPKB, STNK), hingga jaminan garansi, seperti halnya motor baru,” kata Barta dalam sambutannya.

Pada kesempatan tersebut, Deputy Director Head Of  MCY ( Motorcycle ) Financing 3, Nugroho Budi Prasetyo menambahkan bahwa dengan melihat hal tersebut,PTAdira Dinamika Multi Finance tbk, (baca: ADMF) selaku perusahaan pembiayaan otomotif terbesar di Indonesia tidak tinggal diam. “Perusahaan kami terus melakukan analisa hingga beragam strategi dan terobosan baru demi meningkatkan pangsa pasar motor bekas,” ujar Nugroho.
Sementara itu, Kepala Divisi Motor Bekas Nasional, Sugianto, mengatakan bahwa penurunan suku bunga, penyesuaian harga Kendaran, edukasi dealer mitra, hingga promosi hadiah undian merupakan sejumlah upaya yang terus menerus digalakkan Adira Area Jabodetabekser melalui Divisi Use Motor Cycle (UMCY).

“Dalam hal Harga Kendaran, Adira secara berakala mengeluarkan release harga terbaru pertiga bulan. Hal ini dilakukan dengan cara ‘membaca’ segmen pasar motor bekas yang berkembang di setiap daerah. Tujuannya agar tetap terjadi penyesuaian harga mokas per tipe dan per merek sesuai dengan harga pasar real yang berkembang saat itu,” jelas Sugiyanto.

Untuk mengubah persepsi negatif sebagian kalangan tentang mokas, Adira divisi UMCY tak henti-hentinya mengedukasi pihak dealer selaku rekanan untuk menyediakan unit sepeda motor yang berkualitas baik. Hasilnya? Kini semua dealer rekanan Adira telah menyediakan garansi mesin selama 6 bulan, bahkan tidak sedikit dealer rekanan yang memberikan servis gratis sebanyak 6 kali pada konsumennya. (rel)

Aa Gym Kembali ke Pelukan Teh Ninih

Kabar bahagia datang KH Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym. Pendakwah kondang ini dikabarkan kembali rujuk bersama Ninih Muthmainah atau akrab disapa Teh Ninih. Sebelumnya pasangan ini sempat bercerai pada Juni 2011.

Mantan sekretaris Teh Ninih, Rasmi membenarkan kabar ini. Dia mengatakan kabar gembira ini saat ditemui di lingkungan Pesantren Daarut Tauhid, Geger Kalong, Bandung, Selasa (13/3). “Alhamdulilah mereka rujuk kembali pada hari ini. Ya benar (Aa Gym dan Teh Ninih Rujuk),” singkat Rasmi.
Rasmi mengatakan jika akad rujuk telah dilakukan di daerah Ciwaruga, Bandung pada pagi tadi pukul 08.00 WIB. Namun ia enggan bicara lebih lengkap mengenai kabar bahagia itu.

Para santri Muslimah Center Yayasan Daarut Tauhid Bandung, lembaga yang dipimpin Teh Ninih juga membenarkan kabar rujuknya Aa Gym dan Teh Ninih.

Kembalinya Aa Gym ke pelukan Teh Ninih menjadi kabar bahagia untuk para rekan dan sahabatnya. Eka Santosa salah satunya. Sebagai kerabat dekat dan juga orang kepercayaan Aa Gym, ia juga ditunjuk menjadi juru bicara yang berhak memberikan kabar soal pernikahan Aa Gym dan Teh Ninih. Saat ditanya perihal sah tidaknya pernikahan Dai kondang itu, Eka menjelaskan bahwa kembalinya Aa Gym pada Teh Ninih sudah disahkan secara legal. Mereka bahkan kembali menjalankan akad nikah sesuai syarat pernikahan. “Kalau persisnya saya tidak tahu bagaimana, tetapi setahu saya nikah kali ini, dilakukan di rumah teteh yang ada di Sariwangi, Kabupaten Bandung Barat,” ujar Eka yang saat dihubungi sedang berada di Jakarta.

Eka menambahkan, jika Aa Gym dan Teh Ninih hanya menikah secara agama, sepertinya tidak mungkin. Karena Aa Gym, katanya, memang sudah memiliki niatan kembali merajut rumah tangga dengan Teh Ninih cukup lama.  “Saya rasa tidak mungkin begitu, Aa lebih tahu mana yang legal atau tidak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Humas Pengadilan Agama Bandung Acep Syaifuddin mengatakan,  kembali bersatunya Aa Gym dan Teh Ninih dalam ikatan suci pernikahan bukan disebut rujuk. Sebab mereka menikah kembali di luar masa iddah. Mereka bisa dikatakan rujuk jika kembali bersama dalam masa 90 hari pasca cerai. “Harus dibedakan rujuk atau bukan. Jika dalam masa 90 hari atau iddah, mereka bersatu lagi maka disebut rujuk. Kalau di luar 90 hari, maka ya disebut menikah lagi,” ujar nya.

Berdasarkan catatan Pengadilan Agama Bandung, putusan pengadilan mengabulkan permohonan talak Aa Gym terhadap Teh Ninih keluar pada 21 Juni 2011 dengan nomor berkas perkara 845/pdt.g/2011/PA BDG. Sementara ikrar talak dilaksanakan pada 26 Juli 2011.
Jika menghitung 90 hari sejak ikrar talak, maka masa iddah Teh Ninih berakhir pada pertengahan Oktober 2011. “Jadi dicek dulu, keduanya itu rujuk atau menikah lagi. Kalau rujuk mereka harus lapor ke KUA pertama mereka menikah dulu di Ciamis. Nah kalau menikah lagi, bisa di KUA terdekat rumahnya sekarang,” katanya. (bbs/net)

Mendagri Didemo di JW Mariott

MEDAN- Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Kebijakan Sumatera Utara (FMKP-SU), menyerbu Hotel JW Mariott, Jalan Putri Hijau, Medan, tempat menginap Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Selasa (12/3). Kehadiran massa tersebut untuk mempertanyakan sikap Mendagri, terkait kebijakan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho yang memutasi ratusan pejabat eselon II Pemprovsu beberapa waktu lalu.

Koordinator aksi FMKP-SU, Yakin Sitorus dalam orasinya mengatakan, proses pemutasian tersebut sempat mendapat pertentangan dari anggota DPRD Sumut, dengan rencana pengajuan Hak Interpelasi.

Pantauan wartawan, saat aksi berlangsung, Mendagri Gamawan Fauzi malah pergi meninggalkan Hotel JW Mariott dengan dikawal ketat Satpol PP dan personel Polresta Medan. Sebagian pengunjuk rasa, terlihat mengejar mobil yang ditumpangi Mendagri sembari melemparkan kertas-kerta berisi pernyataan sikap mereka.(ari)

Rachel Maryam Diam–diam Menikah Lagi

Tidak hanya dari pasangan Aa Gym-  Teh Ninih, kabar bahagia juga datang dari Rachel Maryam. Setelah sekian lama dekat dengan Edo pasca perceraiannya, Rachel ternyata telah menikah dengan kekasihnya itu.

Kabar bahagia itu disampaikan  asisten pribadi Rachel, Kris. Kris membenarkan bahwa bintang film ‘Arisan’ itu telah melepas status jandanya.
Sayangnya Kris enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai pernikahan Rachel. Ia mengaku kurang tahu detail itu.

“Untuk detail jelasnya saya kurang tahu,” ujarnya.

Seperti diketahui, bintang film Arisan! ini resmi bercerai dari Ebes pada 13 Oktober 2010. Rachel pertama kali bertemu dengan Edo saat tergabung dalam kelompok pengajian Al Maghribi. Kedekatan keduanya terjalin saat mereka melaksanakan ibadah umrah bareng .(bbs/net)

Lima Rumah dan Pabrik Minuman Terbakar

KARO- Lima unit rumah terbakar di Desa Samura, Kabanjahe, Selasa (13/3) pukul 17.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian  ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sementara di Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, satu unit pabrik pengolahan minuman ringan merk Damare yang juga tempat penampungan cup plastik sisa minuman, hangus terbakar.

Keterangan yang  diperoleh Sumut Pos, kelima rumah yang terbakar di Desa Samura, Kabanjahe, merupakan milik Tenget Br Tarigan (86). Empat di antara rumah kontrakan  milik korban, dihuni oleh Saiful Bahri (35), Gelora Berahmana (45), Dedi Purba (32), dan  Wandi (35).

Sementara pabrik pengolahan minuman ringan merk Damare di Desa Purwodadi, Sunggal, Deliserdang, yang terbakar diduga disebabkan ledakan tabung gas. Pasalnya, menurut Yono (35), warga sekitar, sempat terdengar suara ledakan cukup keras, diduga berasal dari tabung gas.(wan/cr-3/smg)

Sumut Berpotensi Jadi Provinsi Terbaik

MEDAN- Sumatera Utara (Sumut) memiliki potensi menjadi provinsi terbaik di Pulau Sumatera. Sumut dikenal memiliki beragam etnis dan letaknya sangat strategis serta dekat dengan Singapura. Kemudian, wilayahnya relatif jarang dilanda bencana alam dan aman.

Selain itu, wilayah Sumatera Utara memiliki kekayaan alam seperti hasil perkebunan berupa sawit dan karet, serta tambang. Berbeda dengan provinsi lain seperti, Sumatera Barat, dalam satu hari bisa tiga kali diguncang gempa.

“Mudah-mudahan Sumatera Utara bisa menjadi provinsi terbaik diantara provinsi yang ada di Pulau Sumatera,” ungkap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, pada acara jamuan makan malam dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubsu, Gatot Pujo Nugroho di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Medan, Senin (12/3) malam.

Selain itu, Gamawan juga menyatakan, kerukunan masyarakat Sumut dengan keberagaman etnis dan kaya sumber daya alam, semua menjadi modal Sumut untuk menjadi provinsi besar.

“Masyarakat yang heterogen cenderung lebih dinamis dari pada masyarakat yang homogen, karena perbedaan itu hikmah. Masyarakat yang heterogen akan lebih cepat maju dari pada masyarakat yang homogen,” kata Gamawan.

Gamawan memaparkan, sejak era reformasi ada kebebasan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat. Kebebasan itu, sebenarnya tidak serta merta bebas, tapi semuanya tetap dikawal dalam satu aturan perundang-undangan.

Seperti Organisasi Kemasyarakat (Ormas), paparnya, hingga kini ada sebanyak 65.577 ormas yang ada di Indonesia, baik organisasi kepemudaan, agama, maupun adat.

Dijelaskannya, keberagaman etnis ini mengarahkan kepada satu pelajaran tentang demokrasi. Karena multietnis di Sumatera Utara masih memiliki aturan adatnya masing-masing.

“Hal inilah yang menjadi pelajaran kita semua. Jadi perlu dipahami, demokrasi itu sebagai alat, nilai dan cara. Bila selama ini DPRD tidak akur dengan kepala daerah, maka dibilang tak demokrasi. Justru sebaliknya, demokrasi itu harus bersatu dan bermusyawarah untuk mencapai tujuan bersama,” jelasnya.

Sementara itu, H Gatot Pujo Nugroho menyatakan, Sumatera Utara memiliki beragam etnis, satu-satunya aset yang berbeda dari provinsi lain di Indonesia. Dengan keberagaman ini, bisa semakin indah untuk membangun Sumut. Apalagi, trilogi seperti tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan tokoh agama bersatu memberikan pemikiran demi menciptakan Sumut yang mandiri, sejahtera dan Sumut luar biasa.

“Sinergitas para tokoh agama, masyarakat dan pemuda bisa menciptakan pembangunan Sumut luar biasa,” katanya.
Sedangkan Ketua Umum Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumut, Maratua Simanjuntak mengatakan, ada tiga pilar penting untuk menciptakan kerukunan, pertama kerukunan budaya, umat beragama dan pemuda. Ketiganya inilah yang bisa menciptakan dengan saling menghargai dan silaturahim. (ari/ril)