30 C
Medan
Tuesday, February 3, 2026
Home Blog Page 13828

Garang di Luar Kandang

Aston Villa vs Manchester City

BIRMINGHAM-Dari tiga kekalahan yang diderita Manchester City di Premier League musim ini, semuanya dialami di laga away.

Antara lain dari Chelsea, Sunderland, dan Everton.

Bukti apabila City bermasalah dalam laga away adalah dengan hanya sekali menang dalam enam lawatan terakhir.

Karena itu, menjadi tantangan bagi City untuk tidak menambah buruk catatan tersebut saat bertandang ke Villa Park, kandang Aston Villa malam nanti. Villa Park juga termasuk stadion yang menyulitkan City dengan tidak pernah menang enam tahun terakhir.

Tudingan muncul bahwa masalah City dalam penampilannya di laga away tak lepas karena strategi defensif yang diusung pelatih City Roberto Mancini. Di empat home terakhirnya, City mampumencetaktigagoldalam tiga laga di antaranya. Sebaliknya, di empat away terakhirnya, The Citizens hanya mengemas sebiji gol.

“Tidak mungkin bagi kami untuk selalu mencetak tiga gol di setiap laga away,” kelit Mancini kepada Sky Sports.

Pelatih yang akrab disapa Mancio tersebut juga menilai apabila tiga kekalahan away timnya musim ini tidak layak diterima. Dengan kata lain, keoknya City hanya karena faktor ketidakberuntungan.

“Di Sunderland, kami mendominasi 70 persen penguasaan bola, tapi kalah lewat sebuah gol offside di masa injury time. Sedangkan di Everton dan Chelsea, selain unggul penguasaan bola, kami juga lebih baik dalam jumlah tembakan ke gawang,” paparnya.

Tidak hanya bakal sibuk membenahi timnya sendiri, Mancini bakal berurusan dengan motivasi berlipta tiga penggawa Villa yang pernah disia-siakannya semasa masih berkostum City.

Antara lain kiper Shay Given, defender Richard Dunne, dan gelandang Stephen Ireland.

Di sisi lain, dua gelandang City merupakan mantan bintang Villa, yakni Gareth Barry dan James Milner. “Ini adalah pertandingan antara Manchester City melawan Aston Villa dan bukan melawan Dunne, Ireland, maupun Given,” tepis Mancini.

Selain Given cs, ancaman lain bakal datang dari striker pinjaman asal Los Angeles Galaxy, Robbie Keane, yang menjalani home terakhir.

Itu mengigat durasi pinjaman Keane bakal habis seusai laga di kandang Wigan Athletic (25/2). Villa sebenarnya ingin memperpanjang pinjaman pemain yang mencetak tiga gol dari empat penampilannya bersama Villa tersebut, sayangnya tidak dikabulkan Galaxy.

Tapi, kegagalan memperpanjang pinjaman Keane bukan sesuatu yang tengah mengganggu benak pelatih Villa Alex McLeish.

Fans rupanya masih mengungkit penunjukan McLeish di awal musim ini mengingat background-nya sebagai eks pelatih Birmingham City yang notabene klub rival sekota Villa. Entah karena konflik dengan pendukungnya sendiri, Villa belum pernah meraih kemenangan di kandangnya sendiri sejak mengalahkan Norwich City 3-2 pada 5 November tahun lalu.

“Capaian kami sepanjang musim ini memang bak rollercoaster. Tapi, seiring waktu, kami akan membuat para fans terkesan,” ujar McLeish. ( d n s / jpnn)

Stephen Tong, Seniman dan Pendeta Penentang Teologi Kemakmuran

Stephen Tong adalah seorang pendeta Kristen yang dilahirkan di Xiamen, provinsi Fujian, Republik Rakyat Cina pada 1940. Ia kemudian menjadi warganegara Indonesia dan saat ini tinggal di Jakarta dan sejak usia 17 tahun telah dipanggil untuk menjadi penginjil. Ia adalah salah satu tokoh teologi Reformed terkemuka, mengadakan seminar-seminar di seluruh dunia secara teratur setiap tahun. Ia juga mendirikan Stephen Tong Evangelistic Ministries International (STEMI) dan anggota International Consultants of the Lausanne Committee of World Evangelization. Selain seorang pendeta, ia juga seorang komposer, konduktor, artis, dan arsitek.

SELAMA 25 tahun, Pdt Stephen Tong mengajar teologi dan filosofi di Seminari Alkitab Asia Tenggara di Malang dan lama mengajar di Sekolah Tinggi Teologi Reformed Injili Indonesia (STTRII) di Jakarta yang ia dirikan. Ia telah menulis lebih dari 75 buku. Pada tahun 1990 ia mendirikan Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII), termasuk sebuah seminari, Institut Reformed, Jakarta Oratorio Society, departemen literatur, dan pusat penerjemahan teologi, serta pusat aktivitas-aktivitas evangelistik, seminar, dan konseling.

Pada tahun 1996 Pdt. Tong mendirikan Reformed Institute for Christianity and 21st Century di Washington DC, Amerika Serikat.

Ia dikenal sebagai pengritik keras gerakan Karismatik, New Age Movement, Postmodernisme, Seni Kontemporer, psikologi, budaya Barat, budaya Timur, filosofi, dan Teologi Kemakmuran. Sebagai pendeta, ia memiliki pengetahuan luas di bidang seni, musik, filsafat, sejarah, dan arsitektur. Ia telah menulis banyak lagu gereja, menulis banyak buku rohani dan merancang beberapa bangunan gereja.[2] Seminar-seminarnya diadakan di berbagai kota di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan di kota-kota mancanegara seperti di Cambridge (Massachusetts Institute of Technology), Hong Kong (China Graduate School of Theology), Taiwan (China Evangelical Seminary), Singapura (Trinity Theological College), Westminster Theological Seminary, Regent College, Columbia University, University of California at Berkeley, Stanford University, University of Maryland, dan Cornell University. Ia menyampaikan khotbah dalam bahasa Indonesia, Mandarin, dialek Fujian, dan Inggris.

Stephen Tong lahir pada 1940 di Xiamen, provinsi Fujian, RRC. Ayahnya berkebangsaan Cina dan ibunya seorang Tionghoa Indonesia.

Pada usia tiga tahun, ayahnya meninggal dunia. Keluarganya bermigrasi ke Indonesia ketika ia berumur 9 tahun. Orangtuanya memiliki tujuh anak laki-laki (Tony, Yohanes, Petrus, Caleb, Solomon, ia sendiri, Joseph), lima di antaranya menjadi pendeta Kristen, dan seorang anak perempuan (Maria). Pada usia 17 tahun, ia menyatakan tekad untuk mengabdi pada Kristus setelah mendengar sebuah khotbah oleh Andrew Gih di sebuah KKR di Surabaya.

Stephen Tong memperoleh gelar Bachelor Degree in Theology (BTh) dari Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) di Malang, Indonesia, di mana ia kemudian melayani di fakultas dan mengajar teologi dan filsafat selama 25 tahun. Pada tahun 1985, Stephen Tong dianugerahi gelar doktor kehormatan dalam kepemimpinan dalam penginjilan Kristen dari La Madrid International Academy of Leadership di Manila, Filipina. Pada Mei 2008, ia menerima gelar kehormatan Doctor of Divinity dari Westminster Theological Seminary.

Sebagai seniman, sensitivitas yang sangat tinggi terhadap segala bentuk seni, termasuk musik, lukisan, arsitektur, dan seni pahat, diperolehnya sejak kecil. Ia mengamati dan mempelajari seni-seni tersebut sejak kecilnya secara otodidak. Ia telah menciptakan musik sejak usia 16 tahun dan memimpin oratorio sejak umur 17. Sejak saat itu ia telah memimpin oratorio dan musik gerejawi baik di Seminari Alkitab Asia Tenggara maupun gereja-gereja yang ia layani.

Pada tahun 1986 ia mendirikan Jakarta Oratorio Society yang melakukan penampilan di Jakarta dan di kota-kota besar lainnya di Indonesia, Singapura, Kuala Lumpur, Hong Kong, Taiwan, dan Malaysia.

Konser-konser tersebut dihadiri oleh ribuan orang dan mendapatkan sambutan yang positif.

Ia memecahkan rekor pada 1985 dengan menarik 27.000 pengunjung pada konser di tujuh kota (Malang, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Solo, Bandung, dan Jakarta) untuk memperingati seratus tahun JS Bach dan GF Handel. Konser tur tersebut menuai banyak pujian dari berbagai kritikus dan pecinta seni.

Salah satu mimpinya yang sudah terwujud adalah pendirian Katedral Mesias di Jakarta pada 2008, tepatnya di gedung Gereja Reformed Injili Indonesia pusat. Penyelesaian gedung tersebut diliput secara khusus oleh jurnalis mancanegara, termasuk dari Reuters dan Wall Street Journal.

Pada bulan Desember 2008, Dr Tong kembali membuat rekor dengan menarik 9.000 pengunjung ke pagelaran musik lengkap Messiah oleh Handel di Katedral Mesias. Ini adalah rekor penampilan musik klasik terbesar di Indonesia. Dalam acara tersebut Dr Tong memimpin 200 orang lebih anggota koor dan orkestra Jakarta Oratorio Society.

Pada Oktober 2009 Aula Simfonia Jakarta yang baru selesai dibangun di kawasan Kemayoran didedikasikan untuk Tuhan dan seluruh pecinta musik klasik Indonesia dengan konser yang dipimpin oleh Dr Jahja Ling, music director San Diego Symphony, dan Dr Tong yang memainkan karya GF Handel Organ Concerto in B flat major Op 4 No 6 HWV 294 dan FJ Haydn The Creation. (*/ wikipedia)

Nikmati Asimilasi, Ariel Kerja di Kantor Arsitek

Separo Gaji Disetor ke Kas Negara

Apa kabar Ariel Peterpan? Dia memang masih menjadi penghuni Rutan Kebonwaru, Bandung, Jawa Barat. Namun, Ariel kini sudah “setengah bebas”. Dia menikmati masa asimilasi dengan bekerja di kantor arsitek.

PIET ARDYAN, Bandung

ARIEL mendekam di Rutan (Rumah Tahanan) Kebonwaru, Bandung, sejak Juni 2010. Pria kelahiran Pangkalan Brandan, Sumatera Utara, 16 September 1981, itu divonis tiga tahun enam bulan atas kasus video porno yang juga menyeret artis Luna Maya dan Cut Tary.

Nah, setelah menjalani hampir separo hukuman, Ariel bisa menikmati masa asimilasi. Eks vokalis grup band Peterpan itu bisa menghirup udara bebas di luar rutan.

Tidak bebas murni Sebab, Ariel masih harus menginap di balik jeruji besi.

Ayah satu anak tersebut mengisi masa asimilasi dengan bekerja di sebuah perusahaan arsitek di Bandung. Pilihan itu beralasan. Ariel memang jebolan Jurusan Arsitektur Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Bandung.

Aktivitas sehari-hari Ariel pun bak pekerja kantoran. Berangkat kerja dari rutan pukul 07.00 dan pulang pukul 17.00. Pagi kemarin, misalnya, dia berangkat kerja dengan dijemput mobil Nissan Grand Livina. Menurut petugas rutan, mobil itu milik perusahaan tempat Ariel bekerja.

Yang menarik, mobil tersebut parkir di dalam rutan, bukan di tempat parkir umum. Hanya ada seorang sopir di dalam mobil. Ariel duduk di belakang sopir. Penyanyi yang banyak dipuja kaum hawa itu mengenakan pakaian kasual.

Sayang, Ariel tidak mau melayani pertanyaan wartawan. Dia hanya sedikit membuka kaca mobil dan melambaikan tangan. Mobil tersebut lantas meninggalkan rutan.

Petugas rutan meminta wartawan tidak menguntit mobil. “Itu kan wilayah privasi.

Mohon pengertiannya.?Biarkan Ariel konsentrasi dengan kerjaannya,” kata Kepala Keamanan Rutan Kebonwaru Ahmad Tohari.

Upaya wartawan untuk mengejar mobil Ariel tidak membawa hasil. Mobil itu “menghilang” di kawasan Cikapayang. Kabarnya, kantor Ariel berada di Jalan Ir H Juanda, Dago.

Ahmad Tohari mengatakan, salah satu syarat agar Ariel cepat bebas bersyarat adalah tidak boleh ada wawancara dengan media. Kecuali, mendapat izin Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM. Ariel bekerja mulai Senin sampai Jumat.

“Kalau Sabtu dan Minggu dia libur dan berbaur penuh dengan penghuni rutan lainnya,” jelas Ahmad.

Sementara, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat M. Nasir Almi mengatakan, Ariel akan bebas bersyarat pada pertengahan Juli 2012. Nah, untuk bisa mendapatkan pembebasan bersyarat, Ariel harus menjalani asimilasi dengan mulus. “Jika tidak baik, dicabut asimilasinya,” tegas dia.

Ariel bisa mendapat asimilasi karena sudah menjalani hampir separo masa tahanan. Mengacu pada vonis hakim, Ariel baru bebas pada September 2013. Karena selama ditahan berkelakuan baik dan sudah membayar denda Rp250 juta kepada Pengadilan Negeri Bandung, dia bisa bebas lebih cepat.

Selama masa asimilasi, Ariel hanya boleh bekerja di luar rutan. Tidak boleh melakoni show atau diwawancarai wartawan. “Jika melanggar, bisa kena penalti,” tegas Nasir Almi.

Praktis, Ariel hanya keluar rutan untuk menuju tempat kerja. Di luar itu, dia harus kembali ke rutan. “Selama asimilasi ini, yang penting tidak berbuat hal yang neko-neko,” ucapnya.

Selain itu, gaji yang diterima Ariel harus dipotong untuk kas negara. “Ariel kerja dapat gaji. Setengahnya masuk kas negara dan menjadi pendapatan negara,” jelas Karutan Kebonwaru Wahid Husein. Ketentuan itu berdasar aturan yang berlaku bagi warga binaan yang menjalani asimilasi dengan cara bekerja.

Sekitar pukul 17.10 Ariel pulang dari tempatnya bekerja. Dia tiba di rutan dengan menentang map putih. Tak banyak kata yang keluar dari mulutnya. Dia hanya tersenyum kepada wartawan. “Baik. Sehat,” katanya kepada wartawan.

Budi Soeratman, manajer Ariel, mengatakan bahwa map yang dibawa Ariel berisi surat jalan dari rutan dan berkas-berkas untuk keperluan kerja. Menurut Budi, Ariel sangat menikmati pekerjaannya. Mantan suami Sarah Amalia itu juga bersemangat menjalankan tugas sebagai pegawai di kantor arsitek. “Dia selalu bekerja memenuhi deadline perusahaan,” ujar Budi.

Asimilasi yang saat ini tengah dijalani Ariel sejatinya diurus pihak manajemen tiga bulan lalu. Asimilasi adalah hak warga binaan di rutan.

Kebetulan, Ariel sudah memenuhi syarat untuk mendapatkannya. Pemberian asimilasi merupakan kebijakan dan keputusan yang diberikan oleh kepala rutan. “Kita ajukan, sudah berapa lama Ariel ditahan di dalam rutan.

Seperti apa sikapnya selama di dalam.

Kemudian, pihak rutan menilai dan memberikan hak asimilasi kepada Ariel,” ucapnya.

Budi menambahkan, dalam proses pengajuan asimilasi Ariel, ternyata perusahaan konsultan arsitek meminta tenaga kerja. “Karena butuhnya tenaga untuk konsultan arsitek, ya cocok dengan Ariel,” tuturnya. (*/c10/ca/jpnn)

Tak Pikirkan Setan Merah

TAK mau terpengaruh dengan perang mental Sir Alex Ferguson.

Mancini mengaku tidak tidak pedulikan hasil yang didapat Manchester United.

Seperti diketahui, permainan gemilang memang diperlihatkan oleh Patrice Evra dkk pada saat menyambangi markas Chelsea di Stamford Bridge, akhir pekan kemarin.

Bagaimana tidak, setelah sempat tertinggal 3-0 dari The Blues, United mampu bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 3-3 dalam lanjutan Premier League.

Kemudian, sejumlah wartawan mencoba menanyakan hasil ini kepada Mancini. “Saya tidak tahu. Saya tidak menyaksikkan pertandingan itu,” jawabnya dilansir Daily Mail, Sabtu (12/2).

Jawaban pelatih asal Italia itu memang cukup mengejutkan. Namun, kemungkinan besar ini dilakukan untuk menjaga tekanan dari para pemainnya.

Mancini sadar Ferguson adalah pelatih yang gemar menyerang mental lawannya. Beberapa pelatih seperti Arsene Wenger dan Kevin Keegan suka termakan ucapannya.

Beruntung, Mancini sudah bisa memainkan Vincent Kompany saat menyambangi markas Aston Villa. Selain itu, Yaya dan Kolo Toure juga sudah kembali dari ajang Piala Afrika. (bbs/jpnn)

Wesley Sneijder Ditawari Gaji Rp1,8 M Per Minggu

MENURUT Mediaset, Klub Kaya Anzhi Makhachkala asal Rusia telah meluncurkan tawaran sebesar 25 juta Euro kepada Inter Milan untuk Wesley Sneijder. Anzhi juga menawarinya gaji 155.000 Euro atau setara 1,8 miliar rupiah per minggu.

Anzhi bersedia menunggu hingga 24 Februari, hari terakhir bursa transfer Rusia, untuk mendapatkan jawaban dari Inter Milan.

Sneijder tidak menutup kemungkinan hengkang dari San Siro dengan menyatakan: “Saya tak pernah tahu apa yang akan terjadi, jadi saya takkan menutup segala kemungkinan. Saya bahagia di Inter, tapi kita lihat saja nanti,” katanya.

Jika Inter menerima tawaran itu dan Sneijder juga bersedia pindah, maka Sneijder akan berkumpul lagi dengan Samuel Eto’o, mantan rekan setimnya di Inter dahulu.

Selain Eto’o, Anzhi juga diperkuat oleh sejumlah mantan bintang tim elit Eropa, seperti Roberto Carlos (Real Madrid, 1996–2007) dan Yuri Zhirkov (Chelsea, 2009–2011).(net/jpnn)

TB Silalahi Bersihkan Kader Demokrat

JAKARTA- Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat Tiopan Bernhard (TB) Silalahi menyatakan sudah mulai memanggil kader-kadernya yang bermasalah.

Baik terkait dengan kisruh perbedaan pendapat mengenai rapat dewan pembina di Kemayoran, dugaan politik uang di daerah, hingga sanksi Badan Kehormatan terhadap anggota karena masalah rumah tangga.

“Kemarin kami sudah panggil para tokoh yang bermasalah, yang banyak omong, bicara saling menyerang.

Sudah panggil yang bersangkutan,” katanya.

TB Silalahi menyatakan pihaknya belum bisa mengumumkan nama-nama yang telah direkomendasikan untuk ditindak kepada publik. Menurut dia, DPP PD di bawah komando Anas sebagai ketua umumlah yang berhak mengumumkannya. “Berdasar etika, harus mereka (DPP) yang umumkan,” ujarnya. Soal kemungkinan DPP tidak mengindahkan rekomendasi tersebut, purnawirawan jenderal yang dikenal dekat dengan Presiden SBY itu menampiknya. “Saya yakin Ketua Umum Anas juga ingin membersihkan partainya. Kalau dia tidak mau, nantimalahmerugikanpartaidanmerugikandia. Kitaberi tempo selama seminggu,” tandasnya lagi.

Selain Angelina, beberapa waktu terakhir, berkembang kabar nama lain yang juga telah direkomendasikan untuk dilakukan pemberhentian. Di antara nama yang paling santer disebut adalah Ketua Divisi Pembinaan Organisasi DPP PD Sudewo. Seperti halnya Angelina, yang bersangkutan juga dikenal sebagai orang dekat Anas selama ini. Munculnya kabar keputusan rekomendasi penindakan terhadap Sudewo berbeda dengan Angelina. Beberapa waktu lalu, kabar pemberhentian Angie, sapaan Angelina, dari jabatan sebagai Wasekjen disampaikan langsung oleh salah seorang anggota DK Jero Wacik.

Menurut pensiunan letnan jenderal ini, pembicaraan terfokus pada komentar-komentar yang membocorkan isi rapat di Kemayoran 23 Januari lalu. Bocoran ini pun berujung pada kegaduhan di internal Partai Demokrat.

Soal Ruhut Sitompul, TB Silalahi tak hanya bertanya tentang gerakan internal partai dan pernyataannya yang kontroversial. “Kami tanya juga tentang sanksi Badan Kehormatan,” kata pria yang sekarang merangkap menjadi Sekretaris Dewan Pembina ini.

Sejak Selasa, 7 Februari malam lalu, Ruhut mendapat sanksi dari Badan Kehormatan DPR karena terbukti menelantarkan istri pertamanya, Anna Rudhiantiana Legawati. Walau belum jelas sanksi apa yang akan diterapkan.

(dyn/c9/tof/jpnn)

Razia Geng Motor!

Perintah Kapolresta Medan Kepada Seluruh Jajaran

MEDAN-Kombes Pol Monang Situmorang diawal menjabat sebagai Kapolresta Medan berjanji akan memprioritas tugasnya untuk memberantas gank motor yang selama ini meresahkan masyarakat. Sebagai langkah awal ia telah menginstruksikan seluruh jajaran Polresta Medan menggelar razia geng motor.

“ Saya akan memfungsikan petugas patroli, dengan menempatkan di daerah-daerah yang dianggap rawan di wilayah hukum Polresta Medan untuk menggelar razia geng motor,” seru Kombes Pol Monang Situmorang kepada wartawan usai melakukan peninjauan lokasi kebakaran di Jalan Brigjen Katamso Medan, Sabtu (11/2).

Perwira berpangkat melati tiga ini juga mengatakan, bahwa pihaknya telah mendata daerah- daerah yang dianggap menjadi titik kumpul bagi geng motor. “Saya telah perintahkan seluruh jajaran Polsekta di Medan untuk menggelar patroli dan razia di daerah hukumnya masing-masing. Bagi pengendara harap melengkapi kelengkapan dokumen kendaraannya , apabila tidak lengkap akan ditindak, dan bagi yang melakukan tindak pidana akan diproses secara hukum” tegas Monang.

Sebelumnya, Armi (19) warga Jalan Panglima Denai Gang Komar, belum lama ini membuat laporan ke Polresta Medan akibat dipukuli oleh sekelompok anak remaja yang menggunakan motor dan merampas sepeda motornya.

Warga Jalan Panglima Denai ini mengaku kalau dirinya menjadi korban penganiayaan pelaku geng motor, yang berjumlah puluhan orang. Bukan itu saja harta benda milik korban juga turut menjadi sasaran genk motor, untuk dirampas..

Kapolsekta Percut Seituan, Kompol Maringan Simanjuntak menyambut hangat perintah Kapolresta Medan itu. Ia bahkan tidak segansegan mengatakan tidak akan memberi ampun kepada geng motor melakukan kejahatan tertangkap.

” Sudah berbagai upaya kita lakukan untuk mencegah aksi geng motor ini, namun tetap saja polisi menerima laporan dari korban. Ini tidak bisa dilembuti lagi, makanya, akan kita tindak tegas,” seru mantan Kasat Reskrim Polresta Tebing Tinggi ini. (rud/gus)

DPO Curanmor Ditangkap

TEBING TINGGI- Pelarian tersangka pencuri kendaraan bermotor (Curanmor), Gianto Sianturi (23) warga Jalan Pasar Tengah, Kelurahan Lubuk Baru, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi berakhir sudah. Setelah empat tahun menjadi daftar pencarian orang (DPO), Goanto akhirnya ditangkap Satuan Reskrim Polres Tebing Tinggi di salah satu kedai tuak di Jalan Gatot Subroto Tebing Tinggi, Sabtu (11/2) sekitar pukul 10.00 WIB.

Aksi kejahatan yang dilakukan Gianto terjadi pada Juni 2008 lalu. Waktu itu Gianto membawa kabur sepeda motor Honda Astrea Grand warna hitam BK 5910 NB milik temannya, Japinta Iwan Tarigan di Jalan Lorong Batu Sangkar, Kelurahan Durian, Kota Tebingtinggi. Setelah itu Gianto melarikan diri bersama sepeda motor curiannya.

Empat tahun menjadi DPO, petugas akhirnya mengetahui keberadaan Goanto. Ia ditangkap saat hendak pergi ke Medan yang sebelumnya mampir di sebuah kedai tuak di Jalan Gatot Subroto.

Gianto langsung digiring ke Mapolres Tebing Tinggi guna menjalani pemeriksaan. (mag-3)

Empat Jari Tangan Terpotong

MEDAN- Empat jari tangan kanan pekerja pabrik pemotongan besi baja, TAO Nainggolan (45), warga Jalan Sri Gunting, Sunggal, terpotong. Itu terjadi saat bekerja di pabrik besi baja tak jauh dari rumahnya, Sabtu (11/2). Kini TAO Nainggolan harus dirawat intensif di RSU Pirngadi Medan.

Pengakuan Rita br Aritonang (40), istrinya, suaminya pagi itu berangkat kerja sekitar pukul 09.00 WIB, lalu mendengar kabar suaminya masuk RSU Pirngadi Medan.

Katanya, peristiwa itu terjadi saat TAO hendak memasukkan besi untuk dipotong kedalam tempat pemotongan.

“Saat bahan dimasukkan ke dalam, rupanya tangan suami saya, ikut masuk ke dalam dan jari tangan kanan suami saya pun ikut terpotong,” terangnya.

Akibat luka itu suaminya harus menjalani perawatan untuk beberapa hari. “Saya mengharapkan agar suami saya cepat sembuh,” harapnya.(jon)

Mobil PNS Dishub Medan Digasak Maling

LABUHAN- Semalaman main facebook (FB) membuat, Syafrizal (34) lupa dengan mobil miliknya yang diparkirkan di depan warnet (warung internet). Akibatnya, mobil jenis Panther BK 9508 BN milik PNS Dinas Perhubungan (Dishub) kota Medan ini hilang digasak pencuri.

Dengan wajah lesu warga Perumahan Griya Minimalis Kecamatan Medan Marelan ini melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsekta Medan Labuhan, Sabtu (11/2).

Diceritakan korban, dirinya baru menyadari mobil miliknya raib dicuri pada saat hendak pulang seusai bermain internet di Friends Net di kawasan Jalan Marelan Raya Pasar IV Kel.Rengas Pulau, Medan Marelan.

“Tadinya mobilku parkirkan di depan warnet, aku baru sadar pada saat aku mau pulang ke rumah,” ucapnya.

Sadar mobilnya tak lagi berada di depan warnet, Syafrizal lalu mencoba menanyakan pada pekerja operator di warnet tersebut. Namun pria pekerja warnet mengaku tak mengetahuinya. “Aku sering main di warnet itu, dan biasanya tak pernah terjadi seperti ini,” keluhnya. (mag-17)